Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sistem ekskresi Created by : Fitria Anggraeni 1111016100030 Created by : Fitria Anggraeni 1111016100030.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sistem ekskresi Created by : Fitria Anggraeni 1111016100030 Created by : Fitria Anggraeni 1111016100030."— Transcript presentasi:

1

2 Sistem ekskresi Created by : Fitria Anggraeni Created by : Fitria Anggraeni

3 Standar kompetensi Kompetensi dasar indikator Sistem ekskresi pada invertebrata Sistem ekskresi pada vertebrata Sistem ekskresi pada manusia Hati Kulit Paru - Paru Paru - Paru Ginjal home exercise

4 Standar kompetensi Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada saling temas. back

5 Kompetensi dasar Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi,dan proses serta kelainan atau penyakit yang dapat terjadi pada sistem ekskresi pada manusia dan hewan. back

6 Indikator 1.Mengenal struktur dan fungsi sistem ekskresi pada hewan dan manusia. 2.Membedakan sistem ekskresi pada manusia dan hewan. 3.Memberikan contoh penyakit atau kelainan yang dapat terjadi pada sistem ekskresi pada manusia dan hewan. 4.Menghubungkan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelaianan atau penyakit yang dapat terjadi pada manusia dan hewan. 1.Mengenal struktur dan fungsi sistem ekskresi pada hewan dan manusia. 2.Membedakan sistem ekskresi pada manusia dan hewan. 3.Memberikan contoh penyakit atau kelainan yang dapat terjadi pada sistem ekskresi pada manusia dan hewan. 4.Menghubungkan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelaianan atau penyakit yang dapat terjadi pada manusia dan hewan. back

7 SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA backnext Coba klik!!

8 Proses Pengeluaran Berdasarkan zat yang dibuang, proses pengeluaran pada manusia dibedakan menjadi:  Defekasi: pengeluaran zat sisa hasil pencernaan (feses)  Ekskresi: pengeluaran zat sisa hasil metabolisme (CO 2, keringat dan urine)  Sekresi: pengeluaran getah yang masih berguna bagi tubuh (enzim dan hormon) Berdasarkan zat yang dibuang, proses pengeluaran pada manusia dibedakan menjadi:  Defekasi: pengeluaran zat sisa hasil pencernaan (feses)  Ekskresi: pengeluaran zat sisa hasil metabolisme (CO 2, keringat dan urine)  Sekresi: pengeluaran getah yang masih berguna bagi tubuh (enzim dan hormon) next

9 Sistem Ekskresi Adalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti: Menghembuskan gas CO 2 ketika kita bernafas Berkeringat Buang air kecil (urine) Adalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti: Menghembuskan gas CO 2 ketika kita bernafas Berkeringat Buang air kecil (urine) nextback

10 Alat-alat Ekskresi Alat-alat ekskresi pada manusia meliputi: -Ginjal -Hati -Kulit -Paru-paru Alat-alat ekskresi pada manusia meliputi: -Ginjal -Hati -Kulit -Paru-paru home

11 Ginjal (ren) Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di depan sebelah kiri dan kanan tulang belakang bagian pinggang. next

12 korteks Medula/ Sumsum ginjal glomerulus Pembuluh kapiler Arteri ginjal Vena ginjal ureter Saluran pembawa Hasil penyaringan next

13 Struktur Ginjal Rongga Ginjal (pelvis renalis)pelvis renalis Pada rongga ginjal bermuara pembuluh- pembuluh. Dari tiap rongga keluar ureter. ureter Ureter berfungsi mengeluarkan dan menyalurkan urine ke kantung kemihurine Rongga Ginjal (pelvis renalis)pelvis renalis Pada rongga ginjal bermuara pembuluh- pembuluh. Dari tiap rongga keluar ureter. ureter Ureter berfungsi mengeluarkan dan menyalurkan urine ke kantung kemihurine (yang bertanda biru silakan klik) Arteri ginjal Vena ginjal ureter Saluran pembawa Hasil penyaringan next

14 Fungsi Ginjal Ginjal memiliki fungsi: -Menyaring darah sehingga menghasilkan urine -Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat) -Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula) -Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler -Mempertahankan keseimbangan asam dan basa Ginjal memiliki fungsi: -Menyaring darah sehingga menghasilkan urine -Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat) -Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula) -Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler -Mempertahankan keseimbangan asam dan basa nextback

15 home Pembentukan Urine Filtrasi darah di dalam glomerulus menghasilkan filtrat glomerulus (urine primer) Urine primer di reabsorsi di dalam tubulus konturtus proksimal untuk menyerap zat-zat yang masih berguna bagi tubuh. Dihasilkan filtrat tubulus (urine sekunder) Urine sekunder di augmentasi didalam tubulus konturtus distal menghasilkan urine Dalam keadaan normal urine mengandung air, urea,amonia, garam mineral, zat warna empedu, vitamin, obat-obatan dan hormon Filtrasi darah di dalam glomerulus menghasilkan filtrat glomerulus (urine primer) Urine primer di reabsorsi di dalam tubulus konturtus proksimal untuk menyerap zat-zat yang masih berguna bagi tubuh. Dihasilkan filtrat tubulus (urine sekunder) Urine sekunder di augmentasi didalam tubulus konturtus distal menghasilkan urine Dalam keadaan normal urine mengandung air, urea,amonia, garam mineral, zat warna empedu, vitamin, obat-obatan dan hormon back

16 Hati (hepar) Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia (2 kg) yang terletak di rongga perut sabelah kanan di bawah diafragma next

17 Struktur hati next

18 Struktur hati next

19 Fungsi Hati Hati menghasilkan empedu (bilus) yang mengandung zat sisa dari perombakan eritosit di dalam limpa Hati berfungsi: -Menyimpan gula dalam bentuk glikogen -Mengatur kadar gula darah -Tempat pembentukan urea dari amonia -Menawarkan racun -Membentuk vitamin A dari provitamin A -Tempat pembentukan fibrinogen protrombin Hati menghasilkan empedu (bilus) yang mengandung zat sisa dari perombakan eritosit di dalam limpa Hati berfungsi: -Menyimpan gula dalam bentuk glikogen -Mengatur kadar gula darah -Tempat pembentukan urea dari amonia -Menawarkan racun -Membentuk vitamin A dari provitamin A -Tempat pembentukan fibrinogen protrombin home

20 Kulit (integumen) Merupakan lapisan terluar tubuh manusia dan merupakan pelindung bagian dalam tubuh Struktur Kulit

21 Granulosum spinosum Germinativum/basal next

22 Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai: -Mengeluarkan keringat -Melindungi bagian dalam tubuh dari gesekan, kuman, penyinaran, panas dan zat kimia -Mengatur suhu tubuh -Menerima rangsangan dari luar -Mengurangi kehilangan air Kulit berfungsi sebagai: -Mengeluarkan keringat -Melindungi bagian dalam tubuh dari gesekan, kuman, penyinaran, panas dan zat kimia -Mengatur suhu tubuh -Menerima rangsangan dari luar -Mengurangi kehilangan air home

23 Paru-paru (pulmo) Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada. Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan CO 2 + uap air Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada. Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan CO 2 + uap air Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan Struktur paru – paru

24 Struktur Paru – paru home

25 Kelainan dan Penyakit Albuminuria Tanda: urine banyak mengandung albumin Penyebab : kekurangan protein, penyakit ginjal dan hati Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan tidak keluar dari darah Nefritis Tanda: radang ginjal bagian nefron yang diawali peradangan glomerulus Albuminuria Tanda: urine banyak mengandung albumin Penyebab : kekurangan protein, penyakit ginjal dan hati Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan tidak keluar dari darah Nefritis Tanda: radang ginjal bagian nefron yang diawali peradangan glomerulus next

26 Kelainan dan Penyakit Nefrolitiasis (batu ginjal) Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran ureter Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah Nefrolitiasis (batu ginjal) Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran ureter Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah nextback

27 Kelainan dan Penyakit Gagal ginjal Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah Penyebab : nefritis (radang ginjal) Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam darah Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal Gagal ginjal Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah Penyebab : nefritis (radang ginjal) Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam darah Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal nextback

28 Kelainan dan Penyakit Diabetes Insipidus Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat) Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH) Akibat : sering buang urine Pengobatan : pemberian ADH sintetik Diabetes Insipidus Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat) Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH) Akibat : sering buang urine Pengobatan : pemberian ADH sintetik nextback

29 Kelainan dan Penyakit Diabetes Melitus Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal Penyebab : kekurangan hormon insulin Akibat : luka sulit sembuh Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan pemberian obat penurun kadar glukosa darah Diabetes Melitus Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal Penyebab : kekurangan hormon insulin Akibat : luka sulit sembuh Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan pemberian obat penurun kadar glukosa darah nextback

30 Kelainan dan Penyakit Hepatitis Tanda : perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan seperti air teh Penyebab : virus Akibat : hati meradang dan kerja hati terganggu Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung atau penggunaan barang bersama-sama dengan penderita hepatitis, gunakan jarum suntik untuk sekali pakai. Hepatitis Tanda : perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan seperti air teh Penyebab : virus Akibat : hati meradang dan kerja hati terganggu Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung atau penggunaan barang bersama-sama dengan penderita hepatitis, gunakan jarum suntik untuk sekali pakai. nextback

31 Kelainan dan Penyakit Sirosis Hati Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati Sirosis Hati Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati nextback

32 Kelainan dan Penyakit Gangren Tanda: kematian jaringan lunak pada kaki atau tangan diawali dengan kebiruan pada kulit dan terasa dingin jika disentuh, kemudian menghitam dan berbau busuk Penyebab: gangguan pengaliran darah kejaringan tersebut. Sering terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik, bagian terkena gangren harus diamputasi. Gangren Tanda: kematian jaringan lunak pada kaki atau tangan diawali dengan kebiruan pada kulit dan terasa dingin jika disentuh, kemudian menghitam dan berbau busuk Penyebab: gangguan pengaliran darah kejaringan tersebut. Sering terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik, bagian terkena gangren harus diamputasi. nextback

33 Kelainan dan Penyakit Kencing Batu Tanda: sulit buang urine Penyebab: pengendapan zat kapur dalam ginjal Pengobatan: pembedahan, obat-obatan dan penembakan dengan sinar laser Kencing Batu Tanda: sulit buang urine Penyebab: pengendapan zat kapur dalam ginjal Pengobatan: pembedahan, obat-obatan dan penembakan dengan sinar laser home

34 So, are all of you understand with this substance? Lets click here exercise home


Download ppt "Sistem ekskresi Created by : Fitria Anggraeni 1111016100030 Created by : Fitria Anggraeni 1111016100030."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google