Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NEGOSIASI DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL BAMBANG PRIYANTO.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NEGOSIASI DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL BAMBANG PRIYANTO."— Transcript presentasi:

1 NEGOSIASI DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL BAMBANG PRIYANTO

2 APA ITU NEGOSIASI

3 Pengertian NEGOSIASI 1. Adalah suatu proses dimana dua belah pihak atau lebih dengan keadaan biasa atau dengan adanya konflik kepentingan, masing-masing duduk bersama dengan keinginan untuk mencapai PERSETUJUAN

4 Pengertian NEGOSIASI 2. Sebuah keinginan untuk berdiskusi, berkomunikasi, berinteraksi dengan orang lain dalam rangka menemukan dan mencapai suatu persetujuan 3. Seni yang sopan membujuk orang bahwa anda dapat membantu mereka mencapai apa tujuan mereka jika mereka dapat membantu anda mencapai tujuan anda

5 SYARAT TERJADINYA PERUNDINGAN 1. Ada dua pihak yang berbeda kepentingan 2. Masing-masing pihak memiliki daya tawar (bargaining power) yang cukup untuk mendukung kepentingannya

6 KEPENTINGAN PENGUSAHA 1. Memperoleh profit / laba yang lebih tinggi 2. Dana yang lebih banyak untuk investasi 3. Popularitas / Nama Baik 4. Kelangsungan Usaha

7 KEPENTINGAN PEKERJA 1. Kondisi kerja yang baik 2. Upah yang tinggi 3. Keselamatan Kerja 4. Jaminan kerja lebih baik 5. Bebas dari tekanan (Proteksi) 6. Kelangsungan Kerja

8 KESEIMBANGAN KEPENTINGAN KEDUA BELAH PIHAK MENGINGINKAN AGAR PRODUKSI BERLANJUT DAN MENINGKAT KARENA MERUPAKAN SUMBER PENGHASILAN DAN KEUNTUNGAN MEREKA

9 Ketrampilan Negosiasi 1. Mendengar 2. Pengumpulan Fakta 3. Komunikasi 4. Kepekaan Bahasa Tubuh 5. Taktik 6. Notulasi 7. Konsepsi 8. Kejujuran & Integritas 9. Kesabaran 10. Mengenali Inti Permasalahan 11. Fokus 12. Kerja Keras 13. Bertanya 14. Menguji Pengertian

10 Teknik Negosiasi 1. Sebelum negosiasi 2. Pada saat negosiasi 3. Sesudah Negosiasi

11 Sebelum negosiasi 1. Kumpulkan semua data 2. Rumuskan tuntutan 3. Daftar pilihan yang tersedia 4. Persiapkan alasan dan argumen pendukung 5. Pikirkan tentang alasan dan argumen lawan 6. Pikirkan tentang taktik 7. Pembagian tugas team negosiasi 8. Tentukan tempat dan waktu 9. Informasi tentang perusahaan ( keuntungan, kondisi pasar, kepemilikan, dbandingkan dengan perusahaan lain, kondisi tempat kerja ( jumlah karyawan, komposisi pekerja perempuan/laki2, divisi dan departemen yang ada dll) 10. Konsolidasi organisasi untuk memperoleh dukungan anggota

12 Selama Negosiasi 1. Bersikap sopan tetapi tegas 2. Juru bicara team harus mengontrol teamnya 3. Meminta pihak manajemen untuk menjelaskan posisinya 4. Dengarkan dengan baik dan ajukan pertanyaan (pada saat yang tepat) untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan mendapatkan pemahaman posisi mereka dengan lebih jelas. 5. Tegaskan posisi anda dengan jelas dan mudah dimengerti, katakana apa saja yang anda ingin mereka lakukan dan jelaskan alasannya. 6. Jawab atas maksud dari manajemen 7. Dengarkan penawaran dari manajemen, jika memungkinkan dapatkan penegasan atas penawaran tersebut. 8. Jangan mengalihkan pokok pembicaraan, tetap pada pokok persoalan

13 9. Yakinkan bahwa seseorang melakukan tugas notulensi 10. Pastikan tentang hal-hal yang telah dicapai dan disetujui, ringkasan posisi terakhir para pihak 11. Jika hal pokok masalah tidak ada perkembangan bagus, katakan bahwa posisi permasalahan akan dikembalikan dahulu kepada para anggota SP untuk mendapatkan masukan dan pertimbangan. 12. Hindari perbedaan pendapat antar anggota team didepan Management 13. Jeda / skors pertemuan jika diperlukan 14. Hindari kesepakatan dengan orang yang tidak mempunyai otoritas memutuskan 15. Hindari bernegosiasi sendirian

14 Setelah Negosiasi 1. Sesegera mungkin setelah negosiasi team perunding harus mengumpulkan, membandingkan dan memeriksa catatan- catatan, diskusikan hasil dan proses perundingan ( bisa jadi hasil nya berbeda, bagaimana, mengapa, bagaimana persiapan sebelumnya dll) 2. Hal-hal apa saja yang tidak kita ketahui sebelumnya yang seharusnya kita tahu 3. Diskusikan langkah selanjutnya yang diperlukan atau mungkin dilakukan

15 Setelah Negosiasi 4. Laporkan kembali kepada pengurus & anggota SP secepatnya 5. Lakukan tindakan lanjutan atau aksi jika diperlukan atau diminta 6. Simpan dan dilakukan pengarsipan atas hasil – hasil persetujuan 7. Pastikan hal-hal yang telah disetujui/dimufakati dijalankan

16 Jika negosiasi macet/mandeg 1. Adakan rapat intern 2. Ringkaskan kembali posisi kedua belah pihak 3. Raih persetujuan terhadap hal-hal pokok 4. Diskusikan kemungkinan yang akan terjadi jika anda tidak bisa memutuskan/memecahkan masalah 5. Pergunakan tehnik pemecahan masalah 6. Sorot dari berbagai sisi keuntungan dari pemecahan masalah 7. Buat pernyataan “ Jika Tidak “ 8. Minta coffe break/istirahat

17 Kunci keberhasilan Negosiator 1. Kejujuran, seseorang tidak dapat memperkirakan pentingnya menyatakan sebuah kebenaran 2. Cobalah untuk mengidentifikasikan elemen-elemen penting dari sebuah perselisihan 3. Cobalah untuk tidak memasukkan pertimbangan – pertimbangan yang tidak berhubungan / tidak ada relevansinya dengan perselisihan 4. Memiliki kesabaran yang tinggi 5. Kesiapan untuk bekerja keras dan menjaga fisik tetap fit/sehat 6. Fleksibel 7. Tunjukkan imajinasi dan persiapkan untuk mencoba beberapa usulan yang mungkin kelihatan/kedengarannya lucu/menggelikan

18 PRINSIP HUBUNGAN INDUSTRIAL Mutual Understanding Mutual Agreement Mutual Responsibility Mutual Benefit


Download ppt "NEGOSIASI DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL BAMBANG PRIYANTO."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google