Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof. Soemarno Malang- September 2013 Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof. Soemarno Malang- September 2013 Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof."— Transcript presentasi:

1

2 Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof. Soemarno Malang- September 2013 Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof. Soemarno Malang- September 2013

3 Karakteristik utama dari Program Pascasarjana adalah: 1. Thesis/Dissertation composition 2. Thesis/Dissertation research 3. Thesis/Dissertation test THESIS/DISSERTATION PRODUCED FROM RESEARCH Karakteristik utama dari Program Pascasarjana adalah: 1. Thesis/Dissertation composition 2. Thesis/Dissertation research 3. Thesis/Dissertation test THESIS/DISSERTATION PRODUCED FROM RESEARCH

4 KEPMENDIKBUD No. 212/U/1999 DISERTASI adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan baru bagi perkembangan ilmu pengetahuan, atau menemukan jawaban baru bagi masalah-masalah (yang sementara) telah diketahui jawabannya, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru terhadap hal-hal yang dipandang telah mapan; di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian; yang dilakukan calon doktor di bawah pengawasan para pembimbingnya

5 KEPMENDIKBUD No. 212/U/1999 PENELITIAN adalah kegiatan taat kaidah dalam upaya untuk menemukan kebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian.

6 TUGAS PENELITI a.l. Mendidik dan membantu unt membelajarkan dirinya sendiri Menyiapkan diri agar dpt memecahkan masalah yg dihadapi secara mandiri dg IPTEK yg telah dikuasainya

7 TUGAS PENELITI a.l. Membantu diri- sendiri unt mampu menggunakan ilmu & ketrampilannya dalam menjawab masalah penelitian Menyiapkan diri untuk menguasai ketrampilan transfer of learning Menyiapkan diri untuk menguasai ketrampilan transfer of learning

8 KETRAMPILAN TRANSFER OF LEARNING Adalah “Ketrampilan seseorang mengendalikan dan menggunakan IPTEK yg dikuasainya untuk menghadapi masalah-masalah penelitian “ Seseorang yg telah menguasai ketrampilan “transfer of learning”, dikatakan ia telah mempunyai “STRATEGI KOGNITIF”

9 STRATEGI KOGNITIF = Kemampuan tertinggi dari domain kognitif STRATEGI KOGNITIF EVALUASI SINTESIS ANALISIS …………...

10 PRESENTASI BUKAN SEMATA PENYAMPAIAN informasi Strategi kognitif dpt dipelajari peneliti dg bantuan dosen Peneliti yg berhasil adlh mereka yg mampu mengembangkan kemampuan STRATEGI KOGNITIF dalam dirinya Peneliti yg berhasil adlh mereka yg mampu mengembangkan kemampuan STRATEGI KOGNITIF dalam dirinya

11 Gagne (1974): Strategi Kognitif = kemampuan internal yg terorganisasi yg dpt membantu mhsw dlm proses belajar, proses berfikir, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Kemampuan strategi kognitif menyebabkan: 1. Proses berfikir seseorang bersifat unik 2. Cara pemecahan masalah, 3. Pengambilan keputusan, dan 4. Cara belajarnya juga unik

12 STRATEGI KOGNITIF Vs INTELLECTUAL SKILLS Ketrampilan intelektual: Interaksi seseorang dg lingkungan belajarnya, dg menggunakan angka, kata-kata, simbol, rumus, prinsip, prosedur dll. Dg ketrampilan intelektualnya mhsw mampu mengerjakan sesuatu dg fakta & informasi yg dikuasainya. Strategi Kognitif: Untuk memahami apa yg dibaca dan dipelajarinya, dan kemudian menggunakannya untuk memecahkan masalah

13 KEGUNAAN STRATEGI KOGNITIF Untuk dapat BELAJAR SECARA MANDIRI 1. Belajar tidaklah berbeda dg membaca buku novel 2. Sudah memiliki motivasi yg tinggi unt belajar 3. Dapat menentukan tujuan belajarnya 4. Dapat memilih informasi yg ingin dipelajarinya 5. Dapat menentukan strategi untuk belajar 6. Dapat merancang cara unt menerapkan informasi yg sdh dipelajarinya 7. Dapat mengevaluasi proses belajarnya unt memperoleh umpan-balik

14 Kompetensi utama Thesis/Disertasi adalah: 1. Memberikan pengalaman belajar langsung tentang research methods 2. Menyiapkan siswa menjadi profesional atau carieer di bidang ilmunya The Thesis/Dissertation is the beginning of a person’s scholarly work, not the peak Kompetensi utama Thesis/Disertasi adalah: 1. Memberikan pengalaman belajar langsung tentang research methods 2. Menyiapkan siswa menjadi profesional atau carieer di bidang ilmunya The Thesis/Dissertation is the beginning of a person’s scholarly work, not the peak

15 Postgraduate Research 1. ORIGINAL: Belum pernah dilakukan sebelumnya, Menghasilkan pengetahuan baru “do not have to fully and only come from the promovendus” 2. ADEQUATE:To prepare basic researchers and lecturers, To prepare researcher to work at non-academic institutions, To prepare a professional executor, or To prepare planner. 3. SIGNIFICANT: Prioritas RISTEKNAS, Menarik minat banyak komunitas ilmiah, Perkembangan IPTEK dan Pembangunan. 4. INDEPENDENT: “which part of the research constitutes promovendus thoughts” “which part of the larger work is promovendus opinion and efforts” “to be able to show the uniqueness” 1. ORIGINAL: Belum pernah dilakukan sebelumnya, Menghasilkan pengetahuan baru “do not have to fully and only come from the promovendus” 2. ADEQUATE:To prepare basic researchers and lecturers, To prepare researcher to work at non-academic institutions, To prepare a professional executor, or To prepare planner. 3. SIGNIFICANT: Prioritas RISTEKNAS, Menarik minat banyak komunitas ilmiah, Perkembangan IPTEK dan Pembangunan. 4. INDEPENDENT: “which part of the research constitutes promovendus thoughts” “which part of the larger work is promovendus opinion and efforts” “to be able to show the uniqueness”

16 A Thesis/dissertation can be presented in various forms: 1. TRADITIONAL FORM: Karya tulis ilmiah yang koheren, terdiri atas Pendahuluan & latar belakang, Hipotesis, Tujuan dan kegunaan, Review pustaka, Metode & prosedur, Hasil & pembahasan, Kesimpulan & saran, Bibliografi 2. COLLECTION: Kumpulan artikel jurnal ilmiah hasil penelitian disertasi, disatukan dalam satu script dan diberi kesimpulan umum. 3. COMBINATION: publication from scientific journal is inserted into a traditional form of dissertation “The Thesis/dissertation work must be explained in detail in order to be replicated by other researchers”. 1. TRADITIONAL FORM: Karya tulis ilmiah yang koheren, terdiri atas Pendahuluan & latar belakang, Hipotesis, Tujuan dan kegunaan, Review pustaka, Metode & prosedur, Hasil & pembahasan, Kesimpulan & saran, Bibliografi 2. COLLECTION: Kumpulan artikel jurnal ilmiah hasil penelitian disertasi, disatukan dalam satu script dan diberi kesimpulan umum. 3. COMBINATION: publication from scientific journal is inserted into a traditional form of dissertation “The Thesis/dissertation work must be explained in detail in order to be replicated by other researchers”.

17 Thesis/Disertasi harus mampu : 1. Mengekspresikan kompetensi mahasiswa dalam merumuskan riset-problem merumuskan riset-problem, menganalisis, menginterpretasikan dan mensintesis informasi 2. Menunjukkan pengetahuan mahasiswa mengenai literatur literatur yang relevan dengan penelitiannya 3. Menjelaskan metode dan prosedur yang digunakan dalam penelitian 4. Menyajikan hasil penelitian dalam “logical-order” yang bagus 5. Menunjukkan kompetensi mahasiswa untuk membahas makna dari hasil penelitiannya secara lengkap dan koheren. 1. Mengekspresikan kompetensi mahasiswa dalam merumuskan riset-problem merumuskan riset-problem, menganalisis, menginterpretasikan dan mensintesis informasi 2. Menunjukkan pengetahuan mahasiswa mengenai literatur literatur yang relevan dengan penelitiannya 3. Menjelaskan metode dan prosedur yang digunakan dalam penelitian 4. Menyajikan hasil penelitian dalam “logical-order” yang bagus 5. Menunjukkan kompetensi mahasiswa untuk membahas makna dari hasil penelitiannya secara lengkap dan koheren.

18 Harapan pembimbing thd perilaku mahasiswa: 1. Bekerja secara independen, tidak selalu bertanya minta petunjuk & arahan 2. Tidak mengajukan hasil risetnya dalam bentuk konsep awal- pertama, melainkan dalam bentuk yang mudah “dibaca” 3. Regular informal meetings, di luar rapat komisi 4. “To be honest” dalam melaporkan kemajuan kerja risetnya 5. Mengikuti saran-saran yang diberikan pembimbing 6. To be motivated & interested in research work. 1. Bekerja secara independen, tidak selalu bertanya minta petunjuk & arahan 2. Tidak mengajukan hasil risetnya dalam bentuk konsep awal- pertama, melainkan dalam bentuk yang mudah “dibaca” 3. Regular informal meetings, di luar rapat komisi 4. “To be honest” dalam melaporkan kemajuan kerja risetnya 5. Mengikuti saran-saran yang diberikan pembimbing 6. To be motivated & interested in research work.

19 Harapan mahasiswa thd peran & fungsi pembimbing: 1. Assistance and Guidance 2. Membaca (dan menelaah) hasil karyanya dg sebaik-baiknya 3. Selalu siap setiap saat diperlukan mahasiswa 4. Friendly, open, and give support 5. Memberikan saran dan kritik yg konstruktif 6. Menguasai IPTEK yang memadai & relevan dengan bidang riset 7. Perhatian yang cukup terhadap riset mahasiswa 8. Membantu memperoleh informasi yang terkait dengan riset mahasiswa.. 1. Assistance and Guidance 2. Membaca (dan menelaah) hasil karyanya dg sebaik-baiknya 3. Selalu siap setiap saat diperlukan mahasiswa 4. Friendly, open, and give support 5. Memberikan saran dan kritik yg konstruktif 6. Menguasai IPTEK yang memadai & relevan dengan bidang riset 7. Perhatian yang cukup terhadap riset mahasiswa 8. Membantu memperoleh informasi yang terkait dengan riset mahasiswa..

20 DISERTASI merupakan bagian integral dari program pendidikan (intra- kurikuler) STRATA-3 PPSUB yg mempunyai ciri-ciri khusus, yaitu: 1. Pembelajaran kemampuan berkarya-ILMIAH sesuai disiplin ilmunya melalui kegiatan penelitian, dengan melibatkan: Kaidah-kaidah metode penelitian ilmiah, dan Permasalahan penting di bidang pembangunan dan mempunyai signifikansi ilmiah. 2. Pendekatan Saintifik dan integralistik Saintifik: sesuai dengan disiplin ilmunya Integralistik: menyatu dengan konteks permasalahan riil 3. Keterlibatan stakeholder secara aktif: Dosen-dosen pembimbing: Mendampingi & memfasilitasi Mahasiswa DISERTASI : Belajar sacara mandiri Obyek sasaran harus jelas batasannya / kegiatan usahanya

21 DISERTASI = Program pembelajaran kompetensi kemampuan berkarya ilmiah dg cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa melaksanakan penelitian secara langsung sesuai bidang ilmunya untuk melaksanakan penelitian secara langsung sesuai bidang ilmunya di bawah bimbingan dosen pembimbing merencanakanmelaksanakan menulis mengkomunikasikan dalam merencanakan penelitian, melaksanakan penelitian, menulis hasil penelitian, dan mengkomunikasikan hasil penelitiannya secara ilmiah.

22 Persyaratan “Masalah Penelitian ” mahasiswa Pascasarjana, yaitu: 1. Bersifat riil dan spesifik yg dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negara kesatuan RI (NKRI) 2. Memerlukan penelitian untuk solusinya 3. Dapat diidentifikasi dan dibatasi ruang lingkupnya 4. Memungkinkan berkembangnya proses pembelajaran kompetensi penelitian & berkarya ilmiah bagi mahasiswa 5.Memenuhi kelayakan dari segi waktu, pembiayaan, sarana/fasilitas penunjang, dan “Kualifikasi Saintifik ”. 6...….?

23 SUBSTANSI PENELITIAN Research Topic: Research Problem: Research Question:

24 Untuk membelajarkan kompetensi Kemampuan Berkarya secara ilmiah kepada mahasiswa PPS, dengan elemen-elemennya, yaitu: kaidah-kaidah metode penelitian untuk berkarya 1. Membelajarkan kaidah-kaidah metode penelitian untuk berkarya ilmiah secara nyata dengan obyek kajian yg relevan pengembangan 2.Membelajarkan pengembangan wawasan / pola berfikir saintifik mahasiswa secara profesional & kontekstual sesuai karir upaya-upaya penerapan metode IPTEK 3.Membelajarkan secara langsung upaya-upaya penerapan metode IPTEK dalam kegiatan penelitian kaidah-kaidah transfer informasi / IPTEK 4.Membelajarkan kaidah-kaidah transfer informasi / IPTEK untuk mensolusi permasalahan penelitian dlm lingkup bidang ilmunya ketrampilan manajemen 5.Membelajarkan ketrampilan manajemen “PENELITIAN” yang mempunyai bobot praktis dan saintifik yang memadai 6. ………..?

25 1. MAHASISWA: a. Melaksanakan dan menguji pendekatan ilmiah b. Menerapkan IPTEK dalam kegiatan penelitian c. Menjalani /berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah d. Problem-solving masalah penelitian sesuai bidang ilmunya e. Bertindak & berpola-pikir profesional-keilmuan. 2.Masyarakat / Mitra Kerja: a. Memanfaatkan informasi / IPTEK unt men-solusi masalah b. Mempercepat upaya pembangunan & pemberdayaan masyarakat 3.PPS a. Umpan balik ”Kompetensi Kurikulum & PBM” b. Mengembangan jaringan networking dg masyarakat-pemerintah- suasta.

26 POKOK-POKOK TESIS-DISERTASI 1. Menjadi bagian integral Kurikulum 2. Mengikuti kaidah-kaidah kurikulum berbasis kompetensi 3. Diprogramkan dalam KRS mahasiswa 4. Evaluasi oleh Dosen Pembimbing dan Tim Penguji 5. Pemantauan oleh KPS, memantau perkembangan program 6. Dosen Pembimbing ditetapkan oleh SK. Direktur dengan tugas utama membimbing mahasiswa. 7. Dokumentasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan kartu kendali dan log-book setiap mahasiswa 8.Pemantauan pelaksanaan penelitian disertasi oleh komisi pembimbing

27 PEMBIMBINGAN/ KONSULTASI Fungsi & Tujuan: membantu mahasiswa agar dapat melaksanakan program pembelajaran Penelitian dengan lancar, benar dan baik. Materi pembimbingan terdiri atas: a. Kelompok Proses / Metodologi b. Kelompok Isi / Substansi Penelitian (Informasi IPTEK) Kelompok Proses, meliputi: a. Intellectual skills b. Analitical skills c. Statistical / Mathematical skills d. Research skills e. ……….. Kelompok Isi / substansi sesuai dengan disiplin ilmunya. Metode pembelajarannya: a. Diskusi kelompok/ Individual b. Kerja Praktek Lab./lapangan c. Computer Assisted Learning d. Belajar Mandiri e. Kerja Partisipatif f. Bentuk lainnya: ……...

28 ALUR PROSES PEMBELAJARAN DISERTASI PERSIAPAN: KRS Topik Penelitian Dosen Pembimbing PENYUSUNAN PROPOSAL: Konsultasi Dosen Belajar Mandiri SEMINAR PROPOSAL: Presentasi Diskusi Kelompok Evaluasi / Penilaian PELAKSANAAN PENELITIAN: Kerja Laboratorium, Kerja Rumah Kaca, Kerja Lapangan (Log book) ANALISIS DATA & Penulisan : Konsultasi Dosen Belajar Mandiri SEMINAR HASIL : Presentasi Diskusi Kelompok Evaluasi / Penilaian UJIAN DISERTASI : Presentasi Diskusi / Tanya jawab Evaluasi / Penilaian

29 POKOK-POKOK PENELITIAN What is the Problem? Jawabannya ada dalam Bab Pendahuluan Lima pilar utama metode ilmiah dlm penelitian : How do you study the Problem? Jawabannya ada dalam Bab Metode Penelitian What do you find ? Jawabannya ada dalam Bab Hasil Penelitian What do these findings mean ? Jawabannya ada dalam Bab Pembahasan How do you communicate these findings? Jawabannya ada dalam Artikel Jurnal Ilmiah hasil penelitian

30 SISTEMATIS: Tahapan pokok adalah Identifikasi Masalah, Pembatasan Variabel, Disain Penelitian, Pengumpulan Data, Analisis data / uji hipotesis, Interpretasi Hasil dan Pengambilan kesimpulan, Penulisan laporan hasil penelitian, dan Evaluasi hasil belajar mahasiswa. Lima ciri penelitian untuk PPS: REDUKTIF: data diambil /diamati dari sejumlah sampel (contoh) dan digunakan untuk menelaah hubungan-hubungan yg lebih general LOGIS: Metode/ prosedur yg digunakan dlm proses penelitian memungkinkan mahasiswa / tim penguji untuk mengevaluasi kesimpulan yang diambil. EMPIRIK: Pengambilan kesimpulan dilakukan berdasarkan informasi / data yang dikumpulkan selama penelitian. REPLIKABEL: proses penelitian tercatat dg baik, shg memungkinkan pihak lain menguji temuan-temuan dg jalan mengulangi penelitian atau merancang penelitian lanjutannya

31 ANSWERS IMMEDIATE PROBLEMS Lima ciri Penelitian Terapan untuk PPS: DEVELOPMENT SUBJECTS (Masalah Pembangunan) REAL-WORLD SETTINGS LIMITED CONTROL RESULTS DIRECTLY USEFUL

32 Identifikasi dan pembatasan problematik riset Beberapa indikator kualitas penelitian untuk PPS: Searching, reviewing, & effectively writing of relevant literature Specifying & defining testable hypotheses Disain penelitian Pembahasan hasil dan kesimpulan Pemilihan dan deskripsi “perlakuan” (kalau diperlukan) Analisis & pelaporan hasil penelitian

33 Total research setting: Penelitian unt PPS RESEARCH PROBLEMS Reading relevant literature Teoritis Empiris Testable Hypothesis Research Null DeduktifInduktif METODE Subyek Pengukuran Prosedur Disain Operational definitions FINDINGS & DISCUSSION Data collection and statistical analysis

34 POKOK-POKOK SUBSTANSI PROPOSAL PENELITIAN 1. Judul Penelitian: Singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas memberi gambaran mengenai penelitian yg direncanakan 2. PENDAHULUAN Penelitian dilakukan untuk menjawab keingin-tahuan peneliti mengungkapkan suatu gejala/ konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan. Uraian tentang hal-hal yg mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan penelitian. 3.PERUMUSAN MASALAH Permasalahan penelitian yang akan diteliti harus dapat dirumuskan dengan jelas. Uraian juga dapat meliputi pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yg diteliti, hipotesis yg akan diuji atau dugaan yg akan dibuktikan. Dalam perumusan masalah juga dpt dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yg menjadi batasan penelitian. Uraian rumusan masalah tidak harus dalam bentuk pertanyaan (RESEARCH QUESTIONS).

35 POKOK-POKOK SUBSTANSI PROPOSAL PENELITIAN 4.TINJAUAN PUSTAKA / ANALISIS / REVIEW Seyogyanya digunakan bahan pustaka yang terbaru, relevan, dan asli dari jurnal ilmiah. Uraian kajian pustaka diarahkan untuk dapat menimbulkan gagasan yang mendasari penelitian yg akan dilakukan (semacam Theoritical / Conceptual frame). Tinjauan pustaka dapat menguraikan teori, temuan, atau informasi lain yg dijadikan landasan untuk melakukan penelitian. 5.TUJUAN PENELITIAN Penelitian dpt bertujuan unt mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, mengevaluasi, suatu gejala, konsep, atau dugaan. 6.METODE PENELITIAN Uraian dapat mencakup fokus penelitian, indikator & variabel penelitian, Model yg digunakan, Rancangan penelitian, teknik pengumpulan data, analisis data, cara penafsiran hasil analisis data dan pengambilan kesimpulan hasil penelitian.

36 TUJUAN PENULISAN TESIS-DISERTASI Agar mahasiswa mampu membuat deskripsi, analisis, dan sintesis dari gejala-gejala yang diteliti, kemudian menuangkannya ke dalam sebuah model teoritik yang dibangunnya sendiri, atau memodifikasi model teoritis yang sudah ada lebihdahulu

37 CONCEPT MAPPING = PETA KOGNITIF Adalah cara untuk mengorganisasikan dan menyusun informasi yg menunjukkan keterkaitan antara satu informasi dg informasi lainnya, satu konsep dg konsep lainnya. Teknik unt menggambarkan susunan & hubungan antar ide atau konsep yg ada di dlm pikiran seseorang (kerangka konsep, frame of thinking)

38 PETA KOGNITIF BERGUNA UNTUK: 1. Menyusun alur konsep dlm suatu kuliah menjadi suatu PETA SAJIAN 2.Menginventarisasi ide-ide yg saling berhubungan dlm analisis masalah 3.Meresume suatu laporan atau bacaan 4.Mengorganisasikan berbagai kegiatan 5.Mengorganisasikan materi perkuliahan 6.Menemukan kembali informasi yg tersimpan dlm pikiran seseorang 7.Alat diagnostik kesukaran belajar mahasiswa

39 Menentukan Satu Konsep Utama Menen- tukan Isu Utama Menen- tukan Komponen dari Isu Komponen dari Isu Utama Review Hubungan -hubungan

40 PROSEDUR PEMETAAN KOGNITIF Menentukan Satu Konsep Utama Menentukan Isu Utama Identifikasi Sub - isu Review Di tengah kertas Dan seterusnya hingga kertas penuh

41 COMPETENCY ASSESSMENT MENULIS LATIN Huruf Latin KATA Media unt menulis Paragraf Cara menulis Alat tulis Kalimat Bahasa Indonesia

42 COMPETENCY ASSESSMENT LANDSCAPING Survey Land & Site Inventory Design Facilitating Practices Habitat Restoration Plant Soils ENVIRONMENT Issues & Agriculture Policy Plant Nutrition Plant Maintenance Gardening Plant Nursery Operation & Management Land Regulation & Policy Management of Parklands & Land Reserve Pesticides & Herbicides Control Management Characterize & Classify Landscape Park Maintenance System

43 THE PHYLOSOPHY OF SCIENCE Abad XX: Science  Natural phylosophy Science Inquiry = Phylosophy Inquiry All Scientist are Phylosopher Most philosophers are scientist How “knowledge” was acquired? EPISTEMOLOGI Theory of knowledge Science  Phylosophy

44 Theory of knowledgeThis Inquiry Speculative Scientific methods Science of methodology Phylosophy of Science 1. Conceptual analysis 2. Examination of assumptions 3. Synthesis 1. Conceptual analysis 2. Examination of assumptions 3. Synthesis

45 The real world problems Research problems Problem solving V = f (Xi, Yi) V = performance, to be maximized / minimized Xi = Controllable aspects = variable ……. Decisions Choices Control Yi = un-controllable aspects = environment V = f (Xi, Yi) V = performance, to be maximized / minimized Xi = Controllable aspects = variable ……. Decisions Choices Control Yi = un-controllable aspects = environment Methodology

46 SCIENTIFIC METHOD Science : A process of inquiry : 1. Answering questions 2. Solving problems Science : A process of inquiry : 1. Answering questions 2. Solving problems The process which generate the knowledge Scientific Inquiry Scientific tools, Techniques, Methods The process which generate the knowledge Scientific Inquiry Scientific tools, Techniques, Methods Science : A body of knowledge

47 Scientific tools  Instruments ( Fisik & konseptual) Scientific techniques : Cara menggunakan Sci. Tools Scientific Method : The way sci. techniques are selected Scientific tools  Instruments ( Fisik & konseptual) Scientific techniques : Cara menggunakan Sci. Tools Scientific Method : The way sci. techniques are selected Methodology : The study of scientific method Tujuannya: 1. Improvement of the Procedures 2. Improvement of the Criteria 3. …….. SCIENTIFIC RESEARCH Tujuannya: 1. Improvement of the Procedures 2. Improvement of the Criteria 3. …….. SCIENTIFIC RESEARCH

48 SCIENCE PROBLEMS 1. Evaluative Problems: 1. Alternatif solusi specified 2. Solusi terbaik 1. Evaluative Problems: 1. Alternatif solusi specified 2. Solusi terbaik The six phases of research: 1. Formulating the PROBLEMS 2. Constructing the MODEL 3. Testing the MODEL 4. Deriving a solution from MODEL 5. Testing the SOLUTIONS 6. Interpreting & concluding RESULTS The six phases of research: 1. Formulating the PROBLEMS 2. Constructing the MODEL 3. Testing the MODEL 4. Deriving a solution from MODEL 5. Testing the SOLUTIONS 6. Interpreting & concluding RESULTS 2. Developmental Problems Solusi yg lebih baik dibanding solusi yg ada saat ini 2. Developmental Problems Solusi yg lebih baik dibanding solusi yg ada saat ini

49 FORMULATING THE PROBLEM Statement of the Problems: 1. Rather brief 2. To the point Statement of the Problems: 1. Rather brief 2. To the point 1. Independent Variable: …….. Causes 2. Categorical Variable 3. Dependent Variable : ………. Effects 1. Independent Variable: …….. Causes 2. Categorical Variable 3. Dependent Variable : ………. Effects VARIABLES: Konsep Indikator Parameter VARIABLES: Konsep Indikator Parameter

50 THE STATISTICS Konsep ttg STATISTICS seringkali menakut-nakuti banyak orang, ANDA jangan takut, gunakan saja sesuI DG KEBUTUHAN anda STATISTICS : Salah satu cara untuk: 1. Melaporkan data supaya mudah dipahami orang lain 2. Mengambil /menarik kesimpulan secara relevan dan akurat 3. Melakukan analisis perbandingan / pembandingan STATISTICS : Salah satu cara untuk: 1. Melaporkan data supaya mudah dipahami orang lain 2. Mengambil /menarik kesimpulan secara relevan dan akurat 3. Melakukan analisis perbandingan / pembandingan Marilah kita berupaya untuk dapat menggunakan STATISTICS secara benar, jangan berupaya untuk menjadi ahli STATISTICS

51 STATISTIKA vs. DATA Statistika: Ilmu yang berkaitan dengan tatacara pengumpulan data, analisis data danninterpretasi hasil analisis untuk mendapatkan informasi guna pengambilan keputusan dan penarikan kesimpulan. POLA PIKIR STATISTIK: 1. Lebih mementingkan fakta empirik daripada konsep teoritis 2. Tidak mengekspresikan fakta empirik ke dalam perasaan atau ide 3. Mengungkapkan Variasi menjadi salah satu tujuan Statistika: Ilmu yang berkaitan dengan tatacara pengumpulan data, analisis data danninterpretasi hasil analisis untuk mendapatkan informasi guna pengambilan keputusan dan penarikan kesimpulan. POLA PIKIR STATISTIK: 1. Lebih mementingkan fakta empirik daripada konsep teoritis 2. Tidak mengekspresikan fakta empirik ke dalam perasaan atau ide 3. Mengungkapkan Variasi menjadi salah satu tujuan VARIABEL & DATA Variabel: karakteristik atau sifat dari obyek kajian yg relevan dg permasalahan penelitian, darimana data diamati atau diukur 1. Variabel tergantung (dependent, endogen) 2. Variabel bebas (independent, eksogen) 3. Variabel antara (intervene) 4. Variabel moderator 5. Variabel pembaur (confounding ) 6. Variabel Kendali (control) 7. Variabel Penyerta (concomitant) VARIABEL & DATA Variabel: karakteristik atau sifat dari obyek kajian yg relevan dg permasalahan penelitian, darimana data diamati atau diukur 1. Variabel tergantung (dependent, endogen) 2. Variabel bebas (independent, eksogen) 3. Variabel antara (intervene) 4. Variabel moderator 5. Variabel pembaur (confounding ) 6. Variabel Kendali (control) 7. Variabel Penyerta (concomitant)

52 DATA Data: (datum) = kumpulan angka, fakta, fenomena,keadaan atau lainnya yg merupakan hasil pengamatan,pengukuran, atau pencacahan thd variabel dari suatu obyek kajian, yang berfungsi dapatdigunakan untuk membedakan obyek yg satu dengan lainnya pada variabel yg sama. Jenis data berdasar Sekalanya: 1. DataNominal 2. Data Ordinal 3. Data Interval 4. Data Rasio Data: (datum) = kumpulan angka, fakta, fenomena,keadaan atau lainnya yg merupakan hasil pengamatan,pengukuran, atau pencacahan thd variabel dari suatu obyek kajian, yang berfungsi dapatdigunakan untuk membedakan obyek yg satu dengan lainnya pada variabel yg sama. Jenis data berdasar Sekalanya: 1. DataNominal 2. Data Ordinal 3. Data Interval 4. Data Rasio Pengolahan Data vs. Analisis Data …… ? ……….. Pengolahan Data vs. Analisis Data …… ? ………..

53 THE NEED FOR STATISTICS Statistics lazim digunakan untuk menginterpretasikan secara obyektif data hasil observasi. Berbagai teknik statistik dapat digunakan untuk: 1. Deskripsi karakteristik data 2. Menguji hubungan antara “sets of data” 3. Menguji perbedaan antara “sets of data” 4. Mengelompokkan / klasifikasi / kategorisasi data 5. ……… dan lainnya Statistics lazim digunakan untuk menginterpretasikan secara obyektif data hasil observasi. Berbagai teknik statistik dapat digunakan untuk: 1. Deskripsi karakteristik data 2. Menguji hubungan antara “sets of data” 3. Menguji perbedaan antara “sets of data” 4. Mengelompokkan / klasifikasi / kategorisasi data 5. ……… dan lainnya Karakteristik data: Rata-rata, Nilai Tengah, Simpangan baku, ….. Hubungan: Korelasi, Regresi, Korespondensi, Asosiasi, …. Perbedaan: Signifikansi, Ragam-Peragam, ……… Pengelompokkan: Cluster, Deskriminan, ……… Karakteristik data: Rata-rata, Nilai Tengah, Simpangan baku, ….. Hubungan: Korelasi, Regresi, Korespondensi, Asosiasi, …. Perbedaan: Signifikansi, Ragam-Peragam, ……… Pengelompokkan: Cluster, Deskriminan, ………

54 COMPUTER AND STATISTICS Komputer: Alat bantu untuk perhitungan-perhitungan statistik, Memudahkan kita melakukan analisis data yg rumit Meminimumkan kesalahan hitung secara manual Mempercepat proses perhitungan dll….. Komputer: Alat bantu untuk perhitungan-perhitungan statistik, Memudahkan kita melakukan analisis data yg rumit Meminimumkan kesalahan hitung secara manual Mempercepat proses perhitungan dll….. Komputer Kecil = Microcomputer Komputer Besar = Mainframe Hardware: Komputer dan kelengkapannya Software : Program aplikasi komputer Mis. SPSS = Statistical Package for the Social Sciences SAS = Statistical Analysis System Komputer Kecil = Microcomputer Komputer Besar = Mainframe Hardware: Komputer dan kelengkapannya Software : Program aplikasi komputer Mis. SPSS = Statistical Package for the Social Sciences SAS = Statistical Analysis System

55 DESCRIPTION & INFERENCE Analisis statistik: Data yang dikumpulkan dari sampel Deskripsi, korelasi,dll ……….. Sampel Inferensi = Generalisasi Sampel Populasi METODE SAMPLING Analisis statistik: Data yang dikumpulkan dari sampel Deskripsi, korelasi,dll ……….. Sampel Inferensi = Generalisasi Sampel Populasi METODE SAMPLING

56 HUBUNGAN ANTAR VARIABEL 1. Hubungan Korelasional 2. Hubungan Regresional 3. Hubungan Lintasan/Linkages/ Pathways 4. Hubungan Struktural S.E.M. 1. Hubungan Korelasional 2. Hubungan Regresional 3. Hubungan Lintasan/Linkages/ Pathways 4. Hubungan Struktural S.E.M.

57 S.E.M. = Structural Equation Modelling LISREL = Linear Structural Relations SEM = Simultaneous Equation Model S.E.M. = Structural Equation Modelling LISREL = Linear Structural Relations SEM = Simultaneous Equation Model SEM: mrp pendekatan terintegrasi antara : ANALISIS FAKTOR (Factor Analysis) SISTEM PERSAMAAN SIMULTAN (Model Struktural) SIDIK LINTAS (Path Analysis) SEM: mrp pendekatan terintegrasi antara : ANALISIS FAKTOR (Factor Analysis) SISTEM PERSAMAAN SIMULTAN (Model Struktural) SIDIK LINTAS (Path Analysis) S.E.M.= pendekatan terintegrasi antara: Analisis data empirik, dan Pengembangan konsep teoritik S.E.M.= pendekatan terintegrasi antara: Analisis data empirik, dan Pengembangan konsep teoritik S.E.M. : tiga macam analisis sekaligus, yaitu: 1. Uji validitas dan reliabilitas instrumen 2. Uji model hubungan antar variabel & jalurnya 3. Mendapatkan model untuk prakiraan/ estimasi /ekstrapolasi S.E.M. : tiga macam analisis sekaligus, yaitu: 1. Uji validitas dan reliabilitas instrumen 2. Uji model hubungan antar variabel & jalurnya 3. Mendapatkan model untuk prakiraan/ estimasi /ekstrapolasi

58 Factors Analysis Modelling X1 Xi dan Yi : Variabel atau Faktor Ksi : variabel laten X Eta: variabel laten Y Segi-empat : Variabel manifest, indikator, observable variable Bulatan oval : Variabel laten, dimensi, construct variable Xi dan Yi : Variabel atau Faktor Ksi : variabel laten X Eta: variabel laten Y Segi-empat : Variabel manifest, indikator, observable variable Bulatan oval : Variabel laten, dimensi, construct variable X2 X3 X4 X5 X8 X6 X7 Ksi1 Ksi3 Ksi2 Eta2 Eta1 Y1 Y2 Y3 Y4

59 Structural Equation Modelling X1 Analisis faktor Variabel Eksogen X2 X3 X4 X5 X8 X6 X7 Ksi1 Ksi3 Ksi2 Eta2 Eta1 Y1 Y2 Y3 Y4 Analisis faktor Variabel Endogen Analisis Regresi Analisis Jalur Path Analysis

60 NOTASI dalam S.E.M. X1  : Ksi, variabel laten X  : Eta, variabel laten Y  : delta, galat pengukuran variabel laten X  : epsilon, galat pengukuran variabel laten Y  : koefisien pengaruh variabel endogen thd variabel endogen lainnya  : koefisien pengaruh variabel eksogen thd variabel endogen : loading factor  : Zeta, galat model  : Psi, peragam antar galat model  : Ksi, variabel laten X  : Eta, variabel laten Y  : delta, galat pengukuran variabel laten X  : epsilon, galat pengukuran variabel laten Y  : koefisien pengaruh variabel endogen thd variabel endogen lainnya  : koefisien pengaruh variabel eksogen thd variabel endogen : loading factor  : Zeta, galat model  : Psi, peragam antar galat model X2 X3 X4 X5 X8 X6 X7 Ksi1 Ksi3 Ksi2 Eta2 Eta1 Y1 Y2 Y3 11 77 44 1 11 11 22 33 11 11 1 11 11 11  12 11 11  23

61 S.E.M. vs. SIDIK LINTAS (Path Analysis) Tujuan SEM adalah mendapatkan model struktural yang dapat digunakan untuk keperluan prediksi. Dalam hal ini, SEM setara dengan REGRESI. Tujuan SEM adalah mendapatkan model struktural yang dapat digunakan untuk keperluan prediksi. Dalam hal ini, SEM setara dengan REGRESI. SEM juga dapat untuk menguji pengaruh (langsung dan tidak langsung) variabel bebas terhadap variabel tidak-bebas, menentukan variabel dominan, dan jalur-jalur keterkaitan antar variabel. Dalam hal ini, SEM setara dengan SIDIK LINTAS SEM juga dapat untuk menguji pengaruh (langsung dan tidak langsung) variabel bebas terhadap variabel tidak-bebas, menentukan variabel dominan, dan jalur-jalur keterkaitan antar variabel. Dalam hal ini, SEM setara dengan SIDIK LINTAS Keunggulan SEM. 1. SEM dapat menguji hubungan kausalita, validitas dan reliabilitas 2. SEM dapat diterapkan untuk Model rekursif dan Resiprokal 3. SEM input datanya dapat berupa data mentah 4. SEM outputnya berupa faktor determinan, model struktural dan model pengukuran Keunggulan SEM. 1. SEM dapat menguji hubungan kausalita, validitas dan reliabilitas 2. SEM dapat diterapkan untuk Model rekursif dan Resiprokal 3. SEM input datanya dapat berupa data mentah 4. SEM outputnya berupa faktor determinan, model struktural dan model pengukuran

62 Langkah-langkah S.E.M. Pengembangan Model Konsep & Teori Konstruksi Diagram Lintasan Konversi Diagram Lintasan menjadi Model Struktural Memilih Matriks Input Menilai Masalah Identifikasi Evaluasi Goodness of fit Interpretasi dan Modifikasi Model

63 Pengembangan Model Konsep & Teori Model Hipotetik = Model Konseptual = Model Teoritis Hubungan kausalita sebab-akibat antara variabel eksogen (variabel bebas, independent) dan variabel endogen (variabel tergantung, variabel dependent) Dengan demikian landasan teorinya harus kuat untuk dapat menjelaskan Model Hipotetik tersebut Salah satu aspek kritis dalam hal ini adalah “Spesifikasi variabel”, terutama variabel prediktif Model Hipotetik = Model Konseptual = Model Teoritis Hubungan kausalita sebab-akibat antara variabel eksogen (variabel bebas, independent) dan variabel endogen (variabel tergantung, variabel dependent) Dengan demikian landasan teorinya harus kuat untuk dapat menjelaskan Model Hipotetik tersebut Salah satu aspek kritis dalam hal ini adalah “Spesifikasi variabel”, terutama variabel prediktif Untuk kepentingan praktis analisis data dan interpretasinya, maka seyogyanya banyaknya variabel tidak lebih dari 20.

64 KONSTRUKSI DIAGRAM LINTASAN Path diagram KONSTRUKSI DIAGRAM LINTASAN Path diagram Diagram ini sangat bermanfaat untuk menunjukkan alur-alur (lintasan) kausalita antar variabel yang secara teoritis layak Hubungan kausalita : Simbol panah satu arah Hubungan korelasional : Simbol panah bolak-balik Diagram ini sangat bermanfaat untuk menunjukkan alur-alur (lintasan) kausalita antar variabel yang secara teoritis layak Hubungan kausalita : Simbol panah satu arah Hubungan korelasional : Simbol panah bolak-balik X1i X2i X3i Y1i Y2i X1: Un-observable variable Variabel manifes, variabel terukur X1.1 X1.2 X1.3 X1….


Download ppt "Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof. Soemarno Malang- September 2013 Ass. wr. wb. PENELITIAN : ETIKA DAN PROBLEMATIKA Oleh: Prof."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google