Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

4. METODE WANG AND HENKE (1966) * Selama iterasi berlangsung suhu tiap plate dihitung ulang dengan persamaan bubble point. * Metode ini efektif untuk campuran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "4. METODE WANG AND HENKE (1966) * Selama iterasi berlangsung suhu tiap plate dihitung ulang dengan persamaan bubble point. * Metode ini efektif untuk campuran."— Transcript presentasi:

1 4. METODE WANG AND HENKE (1966) * Selama iterasi berlangsung suhu tiap plate dihitung ulang dengan persamaan bubble point. * Metode ini efektif untuk campuran zat yang tidak sensitif terhadap perubahan komposisi campuran, seperti butanol-air. * Semua persamaan dipartisi dan diselesaikan bergiliran (squential) yaitu variabel temperatur, kebutuhan panas kondensor dan reboiler dan laju alir uap dan cairan tiap plate, kecuali persamaan neraca massa(M) yang diselesaikan terpisah untuk tiap komponen dengan matriks tridiagonal.

2 4. METODE WANG AND HENKE (1966) Heat transfer x i,j-1 h Lj-1 T j-1 P j-1 L j-1 Liquida dari Stage bag. atas Head L QjQj y i,j h Vj T j P j WjWj Vapor side stream VjVj Valve V Valve F Liquid Side stream x i,j h Lj T j P j UjUj V j+1 y i,j+1 h Vj+1 T j+1 P j+1 Uap dari Stage bag. bawah Feed F j z i,j h F,j T Fj P Fj LjLj (+) jika dari stage (-) jika ke stage

3 Model skematik Countercurrent Cascade N plate kesetimbangan (Persamaan MESH) : 1.Persamaan M (neraca massa untuk masing-masing komponen) M i,j = L j-1 x i,j-1 + V j+1 y i,j+1 + F j z i,j – (L j + U j ) x i,j – (V j + W j ) y i,j = 0 2. Persamaan E (hubungan fase kesetimbangan untuk masing-masing komponen) M i,j = L j-1 x i,j-1 + V j+1 y i,j+1 + F j z i,j – (L j + U j ) x i,j – (V j + W j ) y i,j = 0 3. Persamaan S [summations mol fraksi] (satu untuk masing-masing komponen) 4. Persamaan H [neraca panas] (satu untuk masing-masing komponen) H j = L j-1 h Lj-1 + V j+1 h i,j+1 + F j z i,j – (L j + U j ) x i,j – (V j + W j ) y i,j = 0

4 Stage 2 Stage 1 Stage j Stage N-1 Stage N VNVN V j+1 V3V3 V2V2 V1V1 LNLN L N-2 LjLj L j-1 L1L1 L N-1 U N-2 UjUj U j-1 U2U2 U1U1 U N-1 Q1Q1 Q2Q2 Q N-1 QjQj QNQN F N-1 F1F1 FjFj F2F2 FNFN WNWN WjWj W3W3 W2W2 W N-1 W j+1 Gambar 4. Countercurrent cascade dari N stage

5 Neraca massa total dari plate 1 sampai j : Kebutuhan energi kondensor dan reboiler : KRETERIA KONVERGENSI Perhitungan konvergen bila T j dan V j konstan : Dengan  adalah harga error yang dapat ditoleransi : Error tiap plate :

6 Entalpi cairan pada tekanan rendah dapat dihitung sebagai entalpi larutan ideal. Entalpi uap maupun cairan dalam keadaan ideal dapat dihitung dengan persamaan polinomial : ENTALPI UAP DAN CAIRAN Dengan A, B, C dan adalah tetapan-tetapan empiris dan menggunakan suhu acuan 25 K ENTALPI CAIRAN : ENTALPI UAP : Untuk campuran yang tidak ideal perhitungan entalpi uap dihitung sama seperti larutan ideal, sedangkan entalpi cairannya ditambah dengan entalpi excess dari larutan tersebut.

7 Algoritma Tridiagonal Matrik

8


Download ppt "4. METODE WANG AND HENKE (1966) * Selama iterasi berlangsung suhu tiap plate dihitung ulang dengan persamaan bubble point. * Metode ini efektif untuk campuran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google