Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BUDAYA DAN LINGKUNGA N ORGANISAS I. I. S ASARAN P EMBELAJARAN  Membedakan perbuatan dan tindakan manajemen dari sudut pandang mumpuni (Omnipotent) serta.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BUDAYA DAN LINGKUNGA N ORGANISAS I. I. S ASARAN P EMBELAJARAN  Membedakan perbuatan dan tindakan manajemen dari sudut pandang mumpuni (Omnipotent) serta."— Transcript presentasi:

1 BUDAYA DAN LINGKUNGA N ORGANISAS I

2 I. S ASARAN P EMBELAJARAN  Membedakan perbuatan dan tindakan manajemen dari sudut pandang mumpuni (Omnipotent) serta simbolis  Karakterstik dan arti penting budaya organisasi  Isu-isu Terkini Terkait Budaya Organisasi  Identifikasi fitur-fitur lingkungan bisnis yang bersifat umum dan khusus

3 D EFINISI B UDAYA Nilai-nilai, Prinsip-prinsip, Tradisi dan cara-cara bekerja yang di anut bersama oleh para anggota organisasi dan mempengaruhi cara mereka bertindak Persepsi; bukan sesuatu yang di sentuh atau di lihat secara fisik, namun para karyawan menerima dan memahami melalui apa yang dialami dalam organisasi Deskriptif ; para anggota organisasi menerima menerima dan mengartikan organisasi tersebut terlepas mereka menyukai atau tidak Penerimaan bersama ; walaupun dengan latar belakang yang berbeda dan bekerja pada jenjang dan level yang berbeda juga, para anggota organisasi cenderung mengartikan dan mengutarakan budaya organisasi dengan cara yang sama

4 S EBERAPA BESAR MANAJER MEMPENGARUHI KINERJA ORGANISASI ? Perspektif mumpuni thd manajemen ( Omnipotent view of management ) Manajer bertanggung jawab secara langsung atas kegagalan dan keberhasilan organisasi yang mereka pimpin Perspektif simbolis thd manajemen ( symbolic view of management ) Keberhasilan atau kegagalan sebuah organisasi adalah faktor-faktor yang di luar kendali para manajer

5 PANDANGAN MUMPUNI  Dapat mengantisipasi Perubahan, memanfaatkan peluang, memperbaiki kinerja yang buruk, memimpin organisasi  Naik turunnya laba, kinerja dan organisasi sebagai akibat langsung dari keputusan dan tindakan para manajer  Laba meningkat beri imbalan yang sesuai dengan kinerja, demikian juga sebaliknya kinerja menurun siap bertanggung jawab  Tampil sebagai pemimpin dalam menghadapi rintangan demi meraih kesuksesan organisasi

6 PANDANGAN SIMBOLIS  Penurunan kinerja merupakan sesuatu yang berada di luar kekuasaan manajer  Kemampuan manajer dalam menentukan hasil akhir sangat dipengaruhi dan dibatasi oleh berbagai faktor eksternal  Sangat tidak beralasan kemampuan seorang manajer dapat membawa dampak yang besar terhadap kinerja organisasi  Kinerja dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal, antara lain perekonomian, kebijakan pemerintah, situasi industri, lagkah pesaing, atau keputusan para manajer terdahulu  Para manajer hanya melambangkan kekuasaan dan kontrol untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan yang seharusnya

7 CIRI-CIRI BUDAYA KUAT  Nilai – nilai diterima secara luas  Memberikan pesan yang konsisten kepada karyawan mengenai apa yang di pandang berharga dan penting  Para karyawan sangat mengidentikan jadi diri mereka dengan budaya organisasi  Terdapat kaitan yang erat diantara penerimaan nilai-nilai dan perilaku para anggota organisasi

8 CIRI-CIRI BUDAYA LEMAH  Nilai – nilai hanya di anut oleh sebagian atau segolongan orang saja dalam sebuah organisasi, biasnya di kalangan manajemen puncak  Budaya memberikan pesan yang bertolak belakang mengenai apa yang di pandang berharga dan penting  Para karyawan tidak begitu peduli dengan identitas budaya organisasi mereka  Tidak ada kaitan yang kuat diantara nilai-nilai dan perilaku anggota organisasi anggota organisasi

9 BAGAIMANA BUDAYA MEMPENGARUHI PARA MANAJER Perencanaan Tingkat “risiko” yang diperbolehkan dalam rencana manajemen Apakah rencana kerja harus di buat individu atau team Seberapa jauh manajemen mempertimbangan faktor-faktor lingkungan dalam perencanaan Pengorganisasian Seberapa besar otonomi yang diberikan kepada karyawan dalam ruang lingkup kerja mereka Apakah tugas-tugas harus dikerjakan secra perorangan atau team Tingkat interaksi yang diperbolehkan dengan departemen lain ?

10 BAGAIMANA BUDAYA MEMPENGARUHI PARA MANAJER Kepemimpinan Tingkat kepedulian manajemen terhadap kepuasan para karyawan Gaya kepemimpinan apa yang dianggap patut Apakah segala bentuk perbedaan pendapat atau bahkan yang konstruktif, diperbolehkan, harus di tekan atau dihilangkan Pengendalian Apakah penerapan mekanisme pengendalian eksternal dianggap perlu ataukah para karyawan dianggap mampu mengendalikan tindakan mereka sendiri Kriteria-kriteria apa saja yang harus ditekankan di dalam evaluasi kinerja karyawan Akibat (dan sanksi) apa saja yang akan timbul bila seorang manajer melampaui batas kewenangan yang dimilikinya

11 PENGARUH LINGKUNGAN EKSTERNAL TERHADAP BUDAYA ORGANISASI Lingkungan Spesifik Pelanggan ( Customer ) Pemasok ( Supplier ) Pesaing ( competitor ) Kelompok kepentingan ( pressure groups )

12 PENGARUH LINGKUNGAN EKSTERNAL TERHADAP BUDAYA ORGANISASI Lingkungan Umum / Generik Kondisi Ekonomi Kondisi Politik / hukum Sosial Budaya Kondisi Demografis Kondisi Teknologi Kondisi Global

13 PRAKTEK MANAJEMEN DI LINGKUNGAN GLOBAL

14 PERSPEKTIF GLOBAL Monolingualisme dan Parokalisme Menilai Dunia hanya melalui penglihatan dan perpektifnya sendiri Tidak menyadari bahwa orang lain memiliki cara berbeda dalam berkehidupan dan bekerja Menganggap “ Cara kami atau yang ada pada kami lebih baik daripada yang ada pada mereka”

15 P AROKALISME TERHADAP SIKAP GLOBAL Pandangan Etnosentris Pendekatan dan praktek kerja terbaik adalah yang dimiliki oleh negara asal (home country) Orang-orang di negara lain tidak memiliki kemampuan, keahlian, pengetahuan, atau pengalaman yang dibutuhkan untuk membuat keputusan bisnis terbaik seperti yang dimiliki oleh orang-orang di negaranya sendiri Tidak mempercayakan keputusan teknologi penting kepada karyawan dari negara lain Pandangan Polisentris Para karyawan negara tuan rumah mengetahui pendekatan dan praktek kerja terbaik untuk menjalankan bisnis di negra tersebut Semua operasi luar negeri bersifat beda dan sulit difahami Pandangan Geosentris Memiliki pandangan berorientasi dunia, Memiliki wawasan Global Menggunakan sistem dan orang-orang terbaik yang ada di dunia, tanpa melihat asal negara

16 LINGKUNGAN GLOBAL Persekutuan Perdagangan Regional Uni Eropa (European Union) Dibentuk oleh 12 negara anggota tahun 1992 Sekarang Persekutuan ekonomi dan politik 27 negara Motivasi : memantapkan posisi ekonomi wilayah ini terhadap Amerika Serikat dan Jepang Semua penghalang-penghalang perjalanan, pekerjaan, investasi, teknologi dan perdagangan disingkirkan Potensi dan populasi pendusuk 500 juta Mengadopsi mata uang bersama “Euro” kecuali Inggris Raya, Denmark dan Swedia,

17 NAFTA (North American Free Trade Agreement) Disepakati Meksiko, Kanada dan AS ;1992 Penghapusan perdagangan bebas berupa pajak ekspor/impor persyaratan lisensi impor, ongkos bea cukai, CAFTA (Central American Free Trade Agreement) Costarika, El Salvador, Guatemala, Honduras, Nikaragua, AS, kolumbia, meksiko, Venezuela, thn 1994 Mengeliminasi pajak impor dan ekspor FTAA (Free Trade Area of the Americas) Dipelopori oleh 34 negara wilayah barat Benua Amerika Harusnya berlaku tahun 2005, namun beberpa pemimpin belum sepakat Mercosur (Southern Common Market) Blok Perdagangan bebas 10 negara Amerika Selatan Mengkombinasikan sumberdaya dalam rangka persaingan dengan kekuatan ekonomi global

18 ASEAN (Assosiaciation of South East Asian Nations) Aliansi Perdagangan 10 Negara Asia tenggara Populasi 566 juta jiwa Penyeimbang kekuatan ekonomi reginal eropa dan amerika Uni Afrika (African Union) Anggota 53 Negara, berdiri tahun 2002 Membangun Afrika yang terintegrasi, makmur dan damai Mewujudkan rencana pembangunan ekonomi negara-negara Afrika SAARC (South Asian Association for Regional Cooperation) 8 negara; India, Pakistan, Srilanka, Bangladesh, Bhutan, Nepal, Maladewa, Afghanistan Mengeliminasi pajak ekspor / impor antar anggota Memfasilitasi lalulintas bebas barang dan jasa WTO (World Trade Organization) Diresmikan tahun 1995 Anggota 153 negara (2008) Menolong anggota untuk menjalankan perdagangan melalui sebuah sistem aturan dagang Berperan penting memonitor dan mempromosikan perdagangan global

19 CARA ORGANISASI GO INTERNASIONAL Global Outsourcing Pemberian Lisensi Pembentukan Waralaba Aliansi Strategis Joint Venture Cabang Luar Negeri

20 P ENERAPAN MANAJEMEN DI LINGKUNGAN GLOBAL Lingkungan Politik / Hukum Manajer harus mempelajari informasi dan faham aturan/hukum yang beraku di masing-masing negara Lingkungan Ekonomi Harus faham type dan isu-isu ekonomi global, sistem ekonomi negara tempat berbisnis, (ekonomi pasar bebas atau ekonomi berencana) Lingkungan Kebudayaan Harus faham budaya lokal yang berlaku

21 TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN ETIKA MANAJERIAL

22 A PAKAH T ANGGUNG J AWAB S OSIAL

23 Kewajiban Sosial Keterlibatan perusahaan dalam aksi sosial dikarenakan kewajibannya untuk memenuhi tanggung jawab ekonomi dan hukum Pandangan Klasik Satu-satunya tanggung jawab sosial manajemen adalah memaksimalkan keuntungan Pandangan Sosioekonomi Tanggung jawab sosial manajemen lebih dari sekedar menghasilkan keuntungan dan termasuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Resvonsivitas Sosial Keterlibatan perusahaan dalam aksi sosial sebagai respons terhadap kebutuhan sosial yang populer Tanggung Jawab Sosial Sebuah entitas bisnis melampaui kewajiban legal dan ekonomi, -untuk melakukan hal yang benar dan bertindak dengan cara yang baik bagi masyarakat

24 Tanggung Jawab Sosial Kewajiban Sosial Pandangan Klasik Resvonsivitas Sosial Pandangan Sosioekonomi Manajemen HIjau Corporate Social Responsibility (CSR)


Download ppt "BUDAYA DAN LINGKUNGA N ORGANISAS I. I. S ASARAN P EMBELAJARAN  Membedakan perbuatan dan tindakan manajemen dari sudut pandang mumpuni (Omnipotent) serta."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google