Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 13 AUDIT SIKLUS INVESTASI,PENDANAAN DAN TRANSAKSI KAS I. Gambaran Umum Siklus Investasi. a. Investasi saham berupa penyertaan penguasaan atas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 13 AUDIT SIKLUS INVESTASI,PENDANAAN DAN TRANSAKSI KAS I. Gambaran Umum Siklus Investasi. a. Investasi saham berupa penyertaan penguasaan atas."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 13 AUDIT SIKLUS INVESTASI,PENDANAAN DAN TRANSAKSI KAS I. Gambaran Umum Siklus Investasi. a. Investasi saham berupa penyertaan penguasaan atas perusahaan lain sebagai mayority interest atau sebagai minority interest. Dimana klien akan menerima deviden yang diterima pada tanggal tertentu b. Investasi dalam bentuk obligasi adalah pihutang dalam jangka panjang kepada fihak lain dengan disertai pengikatan notariel.

2 II. Pemahaman SPI Investasi Auditor harus memahami kategori prosedur kendali yang diterapkan dalam transaksi investasi ini. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membentuk pengendalian intern yang memadai 1.Setiap transaksi memperoleh persetujuan yang memadai 2.Adanya pemisahan yang jelas terhadap fungsi-fungsi pelaksanaan (operasi), pencatatan dan penyimpanan 3.Setiap transaksi didukung oleh dokumen pendukung 4.Dokumen sekuritas disimpan dalam safety deposit box yang aksesnya hanya dilakukan oleh person yang ditugaskan 5.Perhitungan sekuritas dilakukan oleh orang yang independen dan secara periodik dicocokan dengan saldo catatannya

3 I.Catatan-catatan dan dokumen yang digunakan a.Sertifikat saham, dokumen ini menunjukkan jumlah saham yang dimiliki klien sebagai salah satu pemegang saham. b.Sertifikat obligasi, dokumen ini menunjukkan jumlah obligasi yang dimiliki klien sebagai pemegang obligasi c.Bond indenture, kontrak yang memberikan pernyataan atau janji sarat-sarat obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan yang mengeluarkan obligasi d.Broker’s advise, dokumen yang dikeluarkan oleh pialang yang membei spesifikasi mengenai harga pertukaran dalam transaksi investasi e.Book of original entry, buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang terkait dalam investasi f.Investment subsidiary ledger, merupakan buku pembantu investasi yang digunakan untuk mencatat berbagai jenis portfolio invetasi maupun bentuk sekuritas

4 2. Fungsi-fungsi yang terkait a.Pembelian sekuritas, pembelian dilaksanakan berdasarkan otorisasi manajemen puncak. b.Penerimaan penghasilan periodik, checks dividend maupun bunga harus langsung disetorkan ke bank c.Penjualan sekuritas, penjualan sekuritasdilakukan berdasarkan otorisasi manajemen dan semua penerimaan checks harus disetorkan secara langsung ke bank d.Pencatatan transaksi sekuritas, semua transaksi dan kejadian yang menjadi latar belakangnya dicatat dengan cermat mengenai jumlah, klasifikasi dan periode akuntansinya e.Pengamanan sekuritas, semua sekuritas harus disimpan dalam almari besi atau tempat penyimpanan yang aman, dan disamping itu semua personel yang mempunyai akses dengan penyimpanan tersebut dibatasi f.Pemeliharaan kecermatan buku besar pembantu, saldo catatan dalam buku besar pembantu dibandingkan dengan jumlah sekuritas yang ada secara berkala

5 III. Pengujian substansi terhadap saldo investasi 1.Verifikasi terhadap kecermatan berbagai saldo, daftar dan buku pembantu klien diminta menyiapkan daftar investasi yang terdiri dari daftar sekuritas yang dimiliki perusahaan dan daftar sekuritas yang telah dijual di pasar modal pada periode yang diaudit 2.Terapkan prosedur analitikal prosedur pengujian analitikal dilakukan dengan memperbandingkan saldo rekening investasi dengan rekening lainya atau total assets baik untuk periode yang sama maupun dengan periode yang lalu. Ratio yang sering digunakan : ratio investasi dengan total assets dan rate return on investmen ratios

6 3.Inspeksi penghitungan sekuritas yang ada ditangan dalam rangka melakukan inspeksi sekuritas, auditor harus mengamati masalah berikut ini a.Nomor sertifikat tiap saham b.Nama pemilik saham c.Diskripsi sekuritas yang ada d.Jumlah saham/obligasi dan nama perusahaan yang mengeluarkan 4.Konfirmasi sekuritas pada pihak ketiga melakukan konfirmasi dengan pihak-pihak yang mengeluarkan dokumen investasi tersebut dengan tujuan untuk memperoleh kepastian saldo investasi klien. Konfirmasi dilakukan dengan meminta jawaban tertulis dari pihak emiten atau pedagang effek yang berperan sabagai perantara pembelian saham tersebut.

7 5.Lakukan penelusuran jurnal ke rekenign investasi saldo investasi yang disajikan oleh klien dalam neraca ditelusuri ke buku besar, jurnal pembelian, jurnal penjualan dan dokumen-dokumen pendukungnya 6.Hitung kembali pendapatan yang telah diterima penghasilan yang diterima dari investasi harus diverifikasi melalui dokumen pendukungnya dan dilakukan penghitungan kembali 7.Penelaahan dokumentasi harga pasar saham mempertimbangkan adanya perkembangan yang selalu berubah di lantai bursa, maka auditor harus mengamati harga-harga saham yang terjadi dipasar bursa dan mengikuti perubahan-perubahan sebagai dasar penentuan kos investasi saham

8 8.Bandingkan penyajian statemen keuangan dengan GAAP akuntan pemeriksa harus memperoleh keyakinan adanya penyajian laporan keuangan telah memenuhi standar yang berlaku, dalam hal ini prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. IV. Tujuan audit dalam siklus sumber pendanaan 1.Eksistensi atau okurensi pembentukan transaksi -Pencatatan terhadap saldo-saldo utang jangka panjang dan modal saham pada saat tanggal neraca benar-benar nyata -Pembayaran deviden dan biaya bunga obligasi yang timbul dan terbentuknya transaksi dalam periode ini dinyatakan

9 2.Kesempurnaan -Rekening utang jangka panjang mencerminkan semua kewajiban kepada kreditor jangka panjang pada saat tanggal neraca -Rekenig modal saham mencerminkan hak-hak para pemilik terhadap semua aktiva padaa saat tanggal neraca -Semua transaksi utang jangka panjang dan transaksi modal saham dalam tahun yang dilaporkan telah dicatat 3.Hak dan kewajiban -Rekening utang jangka panjang mencerminkan jumlah secara hukum dimiliki oleh para kreditor dan pihak lain yang berkepentingan pada saat tanggal neraca -Rekenign modal saham mencerminkan hak yang secara hukum dimiliki para pemegang saham pada saat tanggal neraca

10 4.Penilaian atau alokasi peneilaian terhadap utang jangka panjang dan modal saham didasarkan pada prinsip akuntansi yang lazim di terapkan di Indonesia (di USA disebut GAAP) 5.Presentasi dan pengungkapan -Rekening utang jangka panjang dan modal saham telah diidentifikasi dan diklasifikasi secara layak dalam neraca -Semua kesepakatan, perjanjian dan rancangan pelunasan terhadap utang jangka panjang telah dijelaskna dan diungkapkan dalam laporan keuangan -Semua fakta yang berkaitan dengan pengeluaran saham telah memperoleh persetujuan terhadap jenis saham dan pengeluarannya, dan jumlah saham yang dipegang sebagai saham treasury atau adanya opsi saham telah diungkapkan

11 V. Pemahaman terhadap struktur pengendalian intern pendanaan 1.Catatan-catatan dan dokumen-dokumen yang digunakan tinjauan dokumen dalamaspek pendanaan ditinjau dari sisi perusahaan yang mempunyai kewajiban kepada kreditor atau hak-hak para pemilik. 2.Fungsi-fungsi yang terkait -Pengeluaran modal saham atau obligasi -Pembayaran bunga obligasi dan deviden tunai -Pelunasan obligasi dan pembelian kembali saham -Pencatatan transaksi-transaksi pendanaan -Pemegang buku besar obligasi dan modal saham dan pemeliharaan kecermatan pencatatannya

12 VI audit substansi terhadap saldo utang jangka panjang Sumber transaksi utang jangka panjang berasal dari : 1.Pinjaman dari lembaga keuangan (bank atau bon bank) diperoleh dengan jalan (a). Pinjaman berjangka dengan ketentuan kredit yang disepakati antara debitur dan kreditur (b) pinjaman hipotik 2.Pinjaman dari masyarakat yang diperoleh melalui pasar modal. berbentuk obligasi (bond). Mekanisme transaksi antara masyarakat dengan perusahaan (klien) diatur atau diawasi oleh Security Exchange Commision (di indonesia oleh BAPEPAM)

13 Utang jangka panjang kepada masyarakat dapat berbentuk : 1.Convertible bond, yaitu obligasi yang dijanjikan dapat ditukar dengan saham perushaan. Dalam hal ini ditukar dengan saham biasa 2.Serial bond, adalah obligasi yang dikeluarkan secara berseri. Serial dikeluarkan untuk jenis sahamnya maupun pola angsuran obligasinya 3.Regular bond, adalah obligasi biasa yang tidak dilekati dengan keistimewaan dalam pengeluaran obligasinya

14 1.Masalah khusus dalam audit utang jangka panjang a.Utang jangka panjang dari pihak bank. Menekankan pada pengembalian melalui angsuran yang pasti dan bunga bank yang telah disepakati bersama. Disamping itu pihak bank menginginkan adanya jaminan apabila terjadi pengingkaran dari klien b.Utang jangka panjang dari LKNB. Sifatnya sama dengan bank. Perbedaan yang mungkin terjadi hanya dalam aspek operasional c.Utang obligasi. Dikeluarkan dengan persetujuan para pemegang saham dalam rapat pemegang saham. Obligasi untuk melakukan pembiayaan suatu project investasi yang bersifat khusus

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28


Download ppt "PERTEMUAN 13 AUDIT SIKLUS INVESTASI,PENDANAAN DAN TRANSAKSI KAS I. Gambaran Umum Siklus Investasi. a. Investasi saham berupa penyertaan penguasaan atas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google