Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEKSUALITAS KONSEP TENTANG SEKSUALITAS IKAN:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEKSUALITAS KONSEP TENTANG SEKSUALITAS IKAN:"— Transcript presentasi:

1 SEKSUALITAS KONSEP TENTANG SEKSUALITAS IKAN:
IKAN JANTAN IKAN BETINA POPULASI HETEROSEKSUAL POPULASI MONOSEKSUAL PERLU HATI-HATI DALAM PENENTUAN SEKS IKAN TERTENTU

2 A. HERMAPRODITISME - PEMBUAHAN SENDIRI / TIDAK
1. HERMAPRODIT SINKRONI - SEL SEKS J & B MASAK BERSAMA-SAMA  Serranidae - PEMBUAHAN SENDIRI / TIDAK - GONAD TERPISAH MENJADI 2 BAGIAN: * Serranus cabrilla * Hepatus hepatus - DI ALAM/AKUARIUM DAPAT BERPIJAH betina (warna bergaris vertikal)  setelah berpijah (hilang)  berubah menjadi fase jantan. * Serranus subligerius

3

4 2. HERMAPRODIT PROTANDRI
PROSES DIFERENSIASI FASE JANTAN  BETINA IKAN MUDA: GONAD PUNYA OVARIUM & TESTIS, IKAN TUA: TESTIS TEREDUKSI SEKALI FASE JANTAN – TRANSISI – FASE BETINA : - Sparus auratus - Pagullus mormyrus - Sargus annularis - Lates calcarifer - Pagullus centrodontus

5 Sparus auratus Pagellus centrodontus

6 3. HERMAPRODIT PROTOGINI
PROSES DIFERENSIASI FASE BETINA  JANTAN SESUDAH 1x PEMIJAHAN: OVARIUM MENGKERUT MASA JUVENIL (HERMAPRODIT)  MASA BETINA (BERFUNGSI)  MASA INTERSEKS  MASA JANTAN (BERFUNGSI): - Monopterus albus - Epinephelus tauvina * FAMILI LABRIDAE (Halichoeres sp) : (1) ikan jantan seperti betina; (2) ikan jantan dari perubahan ikan betina - Labrus ossifagus  jantan (biru), betina (merah) * HERMAPRODIT PROTANDRI & HERMAPRODIT PROTOGINI  HERMAPRODIT BERIRING

7 Monopterus albus Epinephelus sp

8 B. GONOCHORISME KONDISI SEKSUAL BERGANDA  JUVENIL (GONAD TDK JELAS STATUS JANTAN/BETINA) – BERKEMBANG MENJADI OVARIUM  50% OVARIUM 50% TESTIS “GONOCHORIS YANG TIDAK BERDIFERENSIASI” - KEADAAN TIDAK STABIL - DAPAT TERJADI INTERSEKS SPONTAN * Anguilla anguilla * Salmo gairdneri – jarang * Clupea harengus – sering * Pteriopthalmus vulgaris – seolah-olah ada 2 jenis

9 Anguilla anguilla Salmo gairdneri
Clupea sp Periopthalmus sp

10 C. SIFAT SEKSUAL PRIMER : ADA ORGAN YG LANGSUNG ERHUBUNGAN
DENGAN PROSES REPRODUKSI SEKUNDER : TANDA-TANDA LUAR UTK TENTUKAN J & B: - Seksual dimorfisme  sifat morfologi - Seksual dikromatisme  warna SEMENTARA : OVIPOSITOR  Rhodeus amarus (bitterling) TETAP : - bulatan hitam pada ekor : Amia calva (j) - gonopodium : Gambusia affinis - clasper : Elasmobranchii - warna menyala : Lebistes, Beta, Ikan Karang

11 Amia calva Gambusia affinis
Elasmobranchii (hiu) Lebistes sp

12 Beta sp Ikan karang

13 D. MACAM ALAT KELAMIN ANGGOTA TUBUH/PENONJOLAN ALAT KELAMIN:
- ALAT KOPULASI: * Gonopodium  modifikasi pada sebagian sirip anal - Gambusia affinis - Hemirhampidae * Pterygopodium(clasper)  modif sebagian dari sirip ventral - ikan pari ikan hiu - INTROMITTANT: * genital tassel : Tilapia  ke mulut yang betina * ovipositor : Cyprinid  ke mulut kerang Kuda laut  ke kantung induk

14 SETIAP IKAN MEMPUNYAI SEPASANG GONAD  TESTIS & OVARI
BEBERAPA PERKECUALIAN: - swamp eel (Fluta alba)  hanya punya ovari kiri saja - Cichlid ( Haplochromis spp)  yang kiri < yang kanan SIFAT SEKSUAL PRIMER  TESTIS & OVARI SIFAT SEKSUAL SEKUNDER  BERVARIASI - jantan: warna tubuh lebih mencolok - sirip/durinya lebih panjang - bentuk kepala aneh - terdapat alat kelamin - betina: - ukuran tubuh lebih besar - ovipositor yang dapat dimasukkan.

15

16

17

18


Download ppt "SEKSUALITAS KONSEP TENTANG SEKSUALITAS IKAN:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google