Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

M a j u. www.themegallery.comCompany Logo Materi Ajar Indikator Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Soal Latihan Silahkan Klik pada Teks untuk Link.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "M a j u. www.themegallery.comCompany Logo Materi Ajar Indikator Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Soal Latihan Silahkan Klik pada Teks untuk Link."— Transcript presentasi:

1 M a j u

2 Logo Materi Ajar Indikator Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Soal Latihan Silahkan Klik pada Teks untuk Link

3  Memahami kondisi ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi Logo Standar Kompetensi Balik ke MENU

4  Mendeskripsikan proses pertum- buhan ekonomi Logo Kompetensi Dasar Balik ke MENU

5  Mendeskripsikan pertumbuhan ekonomi  Mendiskripsikan teori pertumbuhan ekonomi Logo Indikator : Balik ke MENU

6 Logo Materi : Pertumbuhan Ekonomi atau “economic growth”adalah : Suatu proses peningkatan dalam kapasitas suatu bangsa dalam jangka panjang untuk memproduksi aneka barang dan jasa bagi rakyatnya. Pertumbuhan Ekonmi ini dapat diukur melalui kenaikan Pendapatan Nasional (PNB/GNP) per kapita M a j u

7 Logo Materi : Beberapa teori pertumbuhan ekonomi : a.Frederich List (1789 – 1846) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara berdasarkan teknik produksi dan cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut Prederich List digambarkan bertingkat-tingkat seperti tangga, sehingga teori ini dikenal dengan “Teori Tangga” M a j u

8 Logo Tahapan Pertumbuhan Ekonomi menurut Frederich List : Tahap IV Tahap III Tahap II Tahap I Masa Keraj. Tangan Industri dan Berdagang Masa Bertani & Kerajinan Masa Berternak & Bertani Masa Berburu & Mengembara M a j u

9 Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia. M a j u

10 Logo Materi (Lanjutan) : c. Werner Sombart (1863 – 1947) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menjadi empat tahap yaitu : 1. Prakapitalisme (Vorkapitalismus) 2. Zaman Kapitalis Madya (Fruhkapitalismus) 3. Zaman Kapitalis Raya (Hochkapitaismus) 4. Zaman Kapitalis Akhir (Spatkapitalismus) M a j u

11 Logo Materi : (Lanjutan) Pertumbuhan Ekonomi atau “economic growth” terdiri dari tiga unsur penting yaitu : 1.Suatu Proses, Sebagai suatu proses, kegiatan tersebut berlangsung secara terus-menerus dan saling terkait dengan bidang-bidang lain. 2.Usaha untuk menaikkan Output per Kapita. Yang terdapat dua variabel yang menentukan kenaikan output per Kapita, Pendapatan dan jumlah penduduk. Untuk memperoleh kenaikan Output per kapita, kenaikan pendapatan harus lebih tinggi daripada kanaikan jumlah penduduk. 3.Jangka Panjang, Kenaikan Output per kapita harus terus berlangsung dalam jangka waktu yang panjang misalnya 10 sampai 20 tahun. M a j u

12 Company Logo Materi : (Lanjutan) Untuk mengukur Pertumbuhan Ekonomi atau “economic growth” dapat digunakan rumus : Pertumbuhan ekonomi tahun tertentu = x 100% Atau Pertumbuhan ekonomi tahun t = X 100% Dimana : PNB rt = pendapatan nasional riil pada tahun t PNB rt-1 = pendapatan nasional riil pada tahun t-1 M a j u

13 Logo Materi : (Lanjutan) Contoh Kasus : Jika diketahui PNB riil pada tahun 1998 adalah sebesar Rp miliar dan PNB pada tahun 1999 naik menjadi Rp miliar, maka laju pertumbuhan ekonomi tahun 1999 adalah sebagai berikut : Pertumbuhan ekonomi = = 11.36% Balik ke MENU

14 Logo Materi : (Lanjutan) Soal latihan : 1.Jika diketahui GNP suatu negara pada 2004 = Rp. 200 triliun-Rp. 250 triliun, besar pertumbuhan yang terjadi, yaitu : kembaliK e l u a r

15

16  Setidaknya dalam ketenaga kerjaan ada empat istilah yang harus di pahami, yaitu : 1. tenaga kerja, 2. angkatan kerja, 3. kesempatan kerja 4. dan pengangguran Logo

17  1. Tenaga Kerja Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Logo

18 Ada banyak pendapat mengenai usia dari para tenaga kerja ini, ada yang menyebutkan diatas 17 tahun ada pula yang menyebutkan di atas 20 tahun, bahkan ada yang menyebutkan diatas 7 tahun karena anak-anak jalanan sudah termasuk tenaga kerja. Namun bagaimanapun itu kita fokuskan saja pada kemampuan orangnya yang mampu menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhannya atau kebutuhan masyarakat. Logo

19 2. Angkatan Kerja lain dengan tenaga kerja angkatan kerja adalah jumlah penduduk yang terdapat dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu yaitu semua orang yang mampu dan bersedia bekerja. Logo

20 Logo 2. Angkatan Kerja lain dengan tenaga kerja angkatan kerja adalah jumlah penduduk yang terdapat dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu yaitu semua orang yang mampu dan bersedia bekerja.

21 Untuk lebih jelasnya beda antara tenaga kerja dan angkatan kerja, digambarkan dalam diagram berikut : Logo

22 3. Kesempatan Kerja Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat baik yang telah ditempati maupun jumlah lapangan kerja yang masih kosong (permintaan tenaga kerja). Inilah yang selalu menjadi permasalahan bagi pemerintah di berbagai negara, yaitu meningkatkan kesempatan kerja. Coba kalian diskusikan dengan teman kalian, mengapa peningkatan kesempatan kerja begitu penting Logo

23 4. Pengangguran Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan. Logo

24 EKONOMI Kelas XI Logo

25 Pengertian Akuntansi Akuntansi merupakan bahan kajian mengenai suatu sistem untuk menghasilkan informasi berkenaan dengan transaksi keuangan.Informasi tersebut dapat digunakan dalam rangka pengambilan keputusan dan tanggung jawab di bidang keuangan Logo

26 Pelakunya adalah : 1. ekonomi swasta (Akuntansi perusahaan), 2. pemerintah (Akuntansi pemerintah), ataupun 3. organisasi masyarakat lainnya (Akuntansi publik). Logo

27 C. Fungsi dan Tujuan 1. Fungsi Mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap rasional, teliti,jujur, dan bertanggung jawab melalui prosedur pencatatan,pengelompokkan, pengikhtisaran transaksi keuangan, penyusunan laporan keuangan dan penafsiran perusahaan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Logo

28 2. Tujuan Membekali tamatan SMA dalam berbagai kompetensi dasar, agar mereka menguasai dan mampu menerapkan konsep-konsep dasar, prinsip dan prosedur Akuntansi yang benar, baik untuk kepentingan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ataupun untuk terjun ke masyarakat, sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan siswa. Logo

29 D. Ruang Lingkup Ruang Lingkup pelajaran Akuntansi SMA dimulai dari dasar-dasar konseptual, struktur, dan siklus Akuntansi. Adapun materi pokok pelajaran Akuntansi di SMA adalah sebagai berikut: Logo

30 Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia.

31 Logo Materi : Beberapa teori pertumbuhan ekonomi : a.Frederich List (1789 – 1846) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara berdasarkan teknik produksi dan cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut Prederich List digambarkan bertingkat-tingkat seperti tangga, sehingga teori ini dikenal dengan “Teori Tangga” M a j u

32  1. Akuntansi dan sistem informasi.  2. Dasar hukum pelaksanaan Akuntansi.  3. Struktur Dasar Akuntansi.  4. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa.  5. Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang. Logo

33 2. Dasar hukum pelaksanaan Akuntansi. Logo

34 Logo 3. Struktur Dasar Akuntansi.

35 Logo 4. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa.

36 5. Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang. Logo

37 6. Siklus Akuntansi Koperasi. Logo

38 7. Analisis Laporan Keuangan. Logo

39 8. Metode kuantitatif. Logo

40 Logo

41 1. Pengertian Akuntansi American Accounting Association mendefinisikan akuntansi sebagai proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi ekonomi untuk memungkinkan pembuatan pertimbangan-pertimbangan dan keputusan-keputusan oleh para pemakai informasi tersebut. Logo

42 Dipandang dari sudut prosesnya atau dalam arti sempit, akuntansi adalah suatu proses yang meliputi :pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran,dan pelaporan transaksi keuangan perusahaan yang terjadi dalam suatu periode tertentu. Sementara dalam ruang lingkup yang lebih luas, kegiatan akuntansi juga meliputi perencanaan sistem, analisis laporan keuangan serta interpretasi (penafsiran) pengaruhnya terhadap kegiatan operasi di masa yang akan datang. Logo

43 2. Sejarah Perkembangan Akuntansi Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia itu mulai bisa menghitung dan membuat suatu catatan, yang pada awalnya dulu itu dengan menggunakan batu, kayu, bahkan daun menurut tingkat kebudayaan manusia waktu itu. Logo

44 Pada abad XV terjadilah perkembangan dan perluasan perdagangan oleh pedagangpedagang Venesia. Perkembangan perdagangan ini menyebabkan orang waktu itu memerlukan suatu sistem pencatatan yang lebih baik, sehingga dengan demikian akuntansi juga mulai berkembang. Logo

45 Setelah itu perkembangan akuntansi juga ditandai dengan adanya seorang yang bernama Lucas Pacioli pada tahun 1494, ahli matematika mengarang sebuah buku yang berjudul Summa de Aritmatica, Geometrica, Proportioni et Propotionalita, di mana dalam suatu bab berjudul Tractatus de Computies et Scriptoris yang memperkenalkan dan mengajarkan sistem pembukuan berpasangan yang disebut juga dengan sistem kontinental. Logo

46 Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian, yaitu debet dan kredit. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang. Cara seperti ini menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu, karena perusahaan mendapatkan gambaran tentang laba rugi usaha, kekayaan perusahaan serta hak pemilik. Logo

47 Pertengahan abad ke 18 terjadi revolusi industri di Inggris yang mendorong pula perkembangan akuntansi, di mana waktu itu para manajer pabrik misalnya, ingin mengetahui biaya produksinya. Logo

48 Sebab dengan mengetahui berapa besar biaya produksi mereka dapat mengawasi efektifitas proses produksi dan menetapkan harga jual. Sejalan dengan itu berkembanglah akuntansi dengan bidang khusus yaitu akuntansi biaya. Logo

49 Akuntansi biaya memfokuskan diri pada pencatatan biaya produksi dan penyediaan informasi bagi manajemen. Logo

50  Bagaimana perkembangan akuntansi di Indonesia? Logo

51 Akuntansi di Indonesia pada awalnya menganut sistem kontinental, seperti yang dipakai di Belanda saat itu. Sistem ini disebut juga dengan tata buku yang sebenarnya tidaklah sama dengan akuntansi, di mana tata buku menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dari proses pencatatan, peringkasan, penggolongan dan aktivitas lain yang bertujuan menciptakan informasi akuntansi berdasarkan pada data. Sedangkan akuntansi menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dan analitikal seperti kegiatan analisis dan interpretasi berdasarkan informasi akuntansi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. Logo

52 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

53 Berkembangnya sistem akuntansi Anglo Saxon di Indonesia disebabkan adanya penanaman modal asing di Indonesia yang membawa dampak positif terhadap perkembangan akuntansi, karena sebagian besar penanaman modal asing menggunakan sistem akuntansi Amerika Serikat (Anglo Saxon). Logo

54 Penyebab lain sebagian besar mereka yang berperan dalam kegiatan perkembangan akuntansi menyelesaikan pendidikannya di Amerika, kemudian menerapkan ilmu akuntansi itu di Indonesia. Perbedaan Akuntansi Sistem Kontinental dengan Anglo Saxon Logo

55 1. Buku Harian Pengelompokan  debet/kredit belum rinci.  Pengelompokan  debet/kredit sudah rinci. Logo

56 2. Akun Buku Besar a. Penyusutan Menggunakan akun cadangan dan dicatat kredit. Menggunakan akun beban penyusutan dicatat di sisi debet. b. Akun Campuran Menggunakan akun campuran. Tidak menggunakan akun campuran. c. Prive Terdapat penyetoran prive. Tidak terdapat penyetoran prive. Logo

57 3. Neraca Lajur Arsip disimpan sebagai dokumen. Arsip tidak disimpan karena hanya sebagai alat bantu. Logo

58 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

59 Laporan Perubahan Modal. Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Modal 4. Laporan Arus Kas 5. Laporan Dana 6. Laporan Catatan Keuangan Logo

60 3. Bidang Spesialisasi Akuntansi a. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) / Akuntansi Umum (General Accounting) Sasaran = transaksi keuangan yang sudah terjadi (data historis) yang menyangkut perubahan aktiva, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Tujuan = menyediakan laporan keuangan untuk pihak intern dan ekstern perusahaan. Logo

61 Sasaran = transaksi keuangan yang sudah terjadi (data historis) yang menyangkut perubahan aktiva, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Logo

62  Tujuan = menyediakan laporan keuangan untuk pihak intern dan ekstern perusahaan. Logo

63  b. Akuntansi Biaya (Cost Accounting) Sasaran = transaksi keuangan yang berhubungan dengan biaya, terutama biaya-biaya yang berhubungan dengan pengolahan bahan baku menjadi produk jadi. Logo

64 Tujuan = menyediakan informasi biaya untuk kepentingan intern perusahaan. Hasil akhir proses Akuntansi Biaya = Laporan Harga Pokok Produksi. Laporan ini digunakan untuk menilai pelaksanaan rencana operasi yang telah ditetapkan dan menentukan rencana operasi di masa datang. Logo

65 Logo Materi : Beberapa teori pertumbuhan ekonomi : a.Frederich List (1789 – 1846) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara berdasarkan teknik produksi dan cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut Prederich List digambarkan bertingkat-tingkat seperti tangga, sehingga teori ini dikenal dengan “Teori Tangga” M a j u

66 c. Akuntansi Manajemen (Management Accounting) Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data historis (terutama data biaya) dan data taksiran. Logo

67 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

68 Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia. M a j u

69 Logo Materi : Beberapa teori pertumbuhan ekonomi : a.Frederich List (1789 – 1846) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara berdasarkan teknik produksi dan cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut Prederich List digambarkan bertingkat-tingkat seperti tangga, sehingga teori ini dikenal dengan “Teori Tangga” M a j u

70 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

71 Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia. M a j u

72 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

73 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

74 Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia. M a j u

75 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

76 Logo Materi : Beberapa teori pertumbuhan ekonomi : a.Frederich List (1789 – 1846) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara berdasarkan teknik produksi dan cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut Prederich List digambarkan bertingkat-tingkat seperti tangga, sehingga teori ini dikenal dengan “Teori Tangga” M a j u

77 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

78 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

79 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

80 Logo Materi : Beberapa teori pertumbuhan ekonomi : a.Frederich List (1789 – 1846) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara berdasarkan teknik produksi dan cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut Prederich List digambarkan bertingkat-tingkat seperti tangga, sehingga teori ini dikenal dengan “Teori Tangga” M a j u

81 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

82 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

83 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

84 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

85 Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia. M a j u

86 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

87 Company Logo Materi (Lanjutan) : b.Karl Bucher (1847 – 1930) Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dengan komsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain : 1. Rumah tangga tertutup 2. Rumah tangga kota 3. Rumah tangga bangsa 4. Rumah tangga dunia. M a j u

88 Company Logo 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan

89 Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Logo

90 Company Logo Tujuan = menyediakan data yang diperlukan manajemen dalam menjalankan kegiatan sehari-hari dan dalam penyusunan rencana kegiatan operasi di masa datang. Misalnya untuk membantu manajer keuangan dalam menyusun rencana permodalan atau untuk membantu manajer penjualan dalam menentukan harga jual produk baru.

91 d. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing) Akuntansi Pemeriksaan adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan kegiatan pemeriksaan terhadap catatan hasil kegiatan akuntansi keuangan. Kegiatan nya lebih bersifat pengujian atas kelayakan laporan keuangan. Laporan Keuangan dinyatakan layak apabila proses penyusunannya sesuai dengan prinsip- prinsip akuntansi yang lazim, sesuai Standar Akuntansi Keuangan. Logo

92 Company Logo e. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) Bidang akuntansi perpajakan berhubungan dengan penentuan obyek pajak yang menjadi tanggungan perusahaan serta peghitungannya. Kegiatan akuntansi perpajakan adalah membantu manajemen dalam menentukan pilihan-pilihan transaksi yang akan dilakukan, sehubungan dengan pertimbangan perpajakan.

93  f. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)  Bidang kegiatan akuntansi anggaran berhubungan dengan pengumpulan dan  pengolahan data operasi keuangan yang sudah terjadi serta taksiran  kemungkinan yang akan terjadi, untuk kepentingan penetapan rencana operasi  keuangan perusahaan (anggaran) dalam suatu periode tertentu. Logo

94 g. Akuntansi Pemerintahan Akuntansi Pemerintahan adalah bidang Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan masalah pemeriksaan keuangan Negara. Logo

95 a. Akuntan Publik (Public Accountant) Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen. Logo

96 b. Akuntan Intern (Internal Accountant) Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Logo

97 Akuntan intern ini disebut juga akuntan perusahaan. Jabatan tersebut yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala Bagian Akuntansi atau Direktur Keuangan. Tugas mereka adalah menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun anggaran, penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern. Logo

98 c. Akuntan Pemerintah Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah, misalnya di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK). Logo

99 4. Laporan Keuangan Terdiri Atas: 1. Neraca. 2. Laporan Perhitungan Laba Rugi. 3. Laporan Perubahan Logo

100 1. Tenaga Kerja Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Logo

101 a. Akuntan Publik (Public Accountant) Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen. Logo

102 a. Akuntan Publik (Public Accountant) Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen. Logo

103 d. Akuntan Pendidik Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi. Berikut adalah jenjang jabatan di bidang Akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum: Logo

104 a. Manajer Akuntansi, ialah kepala bagian atau departemen Akuntansi yang bertugas antara lain merancang sistem pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan, dan menyediakan laporan keuangan. Logo

105  1. Tenaga Kerja Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Logo

106 a. Manajer Akuntansi, ialah kepala bagian atau departemen Akuntansi yang bertugas antara lain merancang sistem pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan, dan menyediakan laporan keuangan. Logo

107 d. Akuntan Pendidik Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi. Berikut adalah jenjang jabatan di bidang Akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum: Logo

108  1. Tenaga Kerja Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Logo

109 a. Manajer Akuntansi, ialah kepala bagian atau departemen Akuntansi yang bertugas antara lain merancang sistem pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan, dan menyediakan laporan keuangan. Logo

110 d. Akuntan Pendidik Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi. Berikut adalah jenjang jabatan di bidang Akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum: Logo

111 a. Manajer Akuntansi, ialah kepala bagian atau departemen Akuntansi yang bertugas antara lain merancang sistem pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan, dan menyediakan laporan keuangan. Logo

112 b. Asisten Manajer Akuntansi, bertugas membantu manajer Akuntansi dalam melaksanakan tugasnya. Logo

113  c. Penata Buku (Bookkeeper), sebagai pelaksana pembukuan yang harus yang harus memiliki kemampuan mulai dari menyiapkan bukti transaksi sampai dengan menyusun laporan keuangan. Logo

114 d. Akuntan Pendidik Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi. Berikut adalah jenjang jabatan di bidang Akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum: Logo

115 a. Manajer Akuntansi, ialah kepala bagian atau departemen Akuntansi yang bertugas antara lain merancang sistem pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan, dan menyediakan laporan keuangan. Logo

116 b. Asisten Manajer Akuntansi, bertugas membantu manajer Akuntansi dalam melaksanakan tugasnya. Logo

117  c. Penata Buku (Bookkeeper), sebagai pelaksana pembukuan yang harus yang harus memiliki kemampuan mulai dari menyiapkan bukti transaksi sampai dengan menyusun laporan keuangan. Logo

118


Download ppt "M a j u. www.themegallery.comCompany Logo Materi Ajar Indikator Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Soal Latihan Silahkan Klik pada Teks untuk Link."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google