Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENDAHULUAN Mata kuliah Jaringan Komputer Jurusan Teknik Informatika – UAJM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENDAHULUAN Mata kuliah Jaringan Komputer Jurusan Teknik Informatika – UAJM."— Transcript presentasi:

1 PENDAHULUAN Mata kuliah Jaringan Komputer Jurusan Teknik Informatika – UAJM

2 Materi : D I.1 Konsep Dasar Jaringan Komunikasi D I.2 Definisi Jaringan Komunikasi D I.3 Jaringan Telekomunikasi D I.4 Jaringan Komunikasi Komputer D 1.Sejarah Jaringan Komputer 2.Model Referensi Jaringan Komputer 3.Tipe-Tipe Jaringan Komputer D D

3 Konsep Dasar Jaringan Komunikasi D Komunikasi berasal dari bahasa inggris communication. Kata Communication berasal dari bahasa latin communicare = berbagi / share D Komunikasi dapat diartikan proses menampilkan, mengubah, menginterprestasikan atau mengolah informasi antara manusia dan mesin  Pengirim (transmitter)  Penerima (reciever)  Media (medium) transmisi

4 Konsep Dasar Jaringan Komunikasi D Masalah : Jarak D Dibutuhkan media transamisi yang baik D Komunikasi jarak jauh = telekomunikasi

5 Konsep Dasar Jaringan Komunikasi D Bentuk telekomunikasi pertama Telepon D Point to toint D Dibutuhkan suatu jaringan komunikasi untuk menyediakan wahana untuk menghubungkan banyak orang secara efisien menggunakan link dan node + - Batery

6 Definisi Jaringan Komunikasi D Sistem yang terbentuk dari interkoneksi fasilitas- fasilitas yang dirancang untuk membawa trafik dan beragam sumber daya telekomunikasi D Terdiri dari :  Link: sentral, junction atau keduanya  Node: kabel, peralatan terminasi  Trafik: informasi yang ada dalam jaringan

7 Definisi Jaringan Komunikasi D Karakteristik Jaringan Komunikasi  Dapat dipakai bersama (shared)  Adanya konsep sentral D 3 Komponen Utama Jaringan Komunikasi :  Peralatan Pelanggan (CPE – Costumer Premises Equipment)  Sentral  Fasilitas Transmisi atau link

8 Jaringan Komunikasi Komputer D Sejarah Jaringan Komputer  ‘40-’50 komunikasi dasar/minimal  ’60 konsep timesharing computer  ’70 teknologi IC/Microprosesor  Munculnya LAN  Centralized Computing  Distributed Computing

9 Jaringan Komunikasi Komputer D timesharing computer

10 Jaringan Komunikasi Komputer D Centralized Computing

11 Jaringan Komunikasi Komputer D Distributed Computing

12 Definisi Jaringan Komputer D Jaringan komputer adalah sekumpulan peralatan komputer (hardware dan software) yang dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan komunikasi dan berbagi sumber daya (seperti file dan printer). D Dibutuhkan aturan-aturan (protocols) yang mengatur komunikasi dan layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan D Agar jaringan dapat berfungsi, dibutuhkan layanan- layanan yang dapat mengatur pembagian sumber daya.

13 4 Elemen Jaringan Komputer

14 Jaringan Komunikasi Komputer D Model Referensi Jaringan Komputer  Jaringan komunikasi memerlukan tingkat compatibility dan interoperability antar elemen-elemen jaringan  Arsitektur standar oleh ISO (International Organization for Standardization) bernama Open System Interconnection (OSI)  OSI mengacu pada standar pertukaran informasi d antara sistem-sistem yang “terbuka” yaitu sistem yang menerapkan standar OSI  Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah padalower layer. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual. “”“”

15 Jaringan Komunikasi Komputer Lapisan Atas APPLICATION Diimplementasikan pada s/w yang saling berinteraksi dengan user Lapisan Bawah Berhubungan dengan S/W DATA TRANSPORT dan H/W,paling bawah berhubungan dengan media jaringan fisik dan penanggung jawab penempatan informasi pada media jaringan

16 Jaringan Komunikasi Komputer D OSI layer SenderReciever Encapsulasi = Proses Penambahan headerDencapsulasi = Proses Pelepasan header

17 Gambaran Umum Referensi OSI Adalah sebuah badan multinasional yang didirikan tahun 1947 yang bernama International Standards Organization (ISO) sebagai badan yang melahirkan standar-standar standar internasional. ISO ini mengeluarkan juga standar jaringan komunikasi yang mencakup segala aspek yaitu model OSI (Open System Interconnection). Tujuan OSI ini adalah untuk memfasilitasi bagaimana suatu komunikasi dapat terjalin dari sistem yang berbeda tanpa memerlukan perubahan yang signifikan pada hardware dan software di tingkat underlying. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 17

18 “Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang). “Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya. Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 18

19 Modularity Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat. Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 19

20 Model OSI disusun atas 7 lapisan; fisik (lapisan 1), data link (lapisan 2), network (lapisan 3), transport (lapisan 4), session (lapisan 5), presentasi (lapisan 6) dan aplikasi (lapisan 7). Pada gambar II.1, Terlihat bagaimana setiap lapisan terlibat pada proses pengiriman pesan/message dari Device A ke Device B. Terlihat bahwa perjalanan message dari A ke B melewati banyak intermediasi node. Intermediasi node ini biasanya hanya melibatkan tiga lapisan pertama model OSI saja. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 20

21 Gambar II.1 Model OSI 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 21

22 Pengorganisasian lapisan Tujuh lapisan yang telah dijelaskan dapat dibagi menjadi 3 sub-kelompok (subgroups). Lapisan 1, 2 dan 3 adalah network support layer (lapisan-lapisan pendukung jaringan). Lapisan 5, 6 dan 7 merupakan user support layer (lapisan-lapisan pendukung pengguna). Lapisan 4 adalah transport layer, yang maksudnya adalah lapisan yang menghubungkan 2 subgroup sehingga lapisan user support layer dapat “mengerti” pesan yang dikirim network support layer. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 22

23 Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya. Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ? 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 23

24 Gambar II.2 Pertukaran data menggunakan model OSI (Terlihat Lapisan 7 yang merupakan data asli) 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 24

25 Model OSI Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e- mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Program aplikasi yang sering digunakan: , WWW (World Wide Web), EDI(Electronic Data Interchange) 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 25

26 Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen,.gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi. Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 26

27 Session Layer Komunikasi dapat berlangsung dalam tiga mode dialog : 1) Simplex, 2) Half – Duplex 3) Full- Duplex Data dikirimkan hanya kesatu arah saja. Data dapat dikirimkan kedua arah secara bergantian. Data kirimkan dan diterima secara bersamaan. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 27

28 Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling). Lapisan transport berfungsi untuk mencari jalur (routing) yang kosong untuk transmisi data Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 28

29 Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error. SubLayer Data Link LLC (Logical Link Control) Melakukan pemeriksaan kesalahan & menangani transmisi frame. Frame merupakan paket data dan nomor urut yang digunakan untuk memastikan pengiriman dan sebuah checksum untuk melacak data yang korup. MAC (Medium Access Control) Berurusan dengan mengambil dan melepaskan data dari dan ke kabel 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 29

30 Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 30

31 Hal-hal penting di dalam lapisan fisik ini adalah : Karakteristik fisik daripada media dan antarmuka. Representasi bit-bit. Maksudnya lapisan fisik harus mampu menterjemahkan bit 0 atau 1, juga termasuk pengkodean dan bagaimana mengganti sinyal 0 ke 1 atau sebaliknya. Data rate (laju data). Sinkronisasi bit. Line configuration (Konfigurasi saluran). Misalnya: point-to-point atau point-to-multipoint configuration. Topologi fisik. Misalnya: mesh topology, star topology, ring topology atau bus topology. Mode transmisi. Misalnya : half-duplex mode, full- duplex (simplex) mode. 7/18/2015 Elisabeth, S.Kom - Jaringan Komputer - UAJM 31

32 TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI ada. Namun demikian lapisan-lapisan pada TCP/IP tidaklah cocok seluruhnya dengan lapisan-lapisan OSI. Protokol TCP/IP hanya dibuat atas lima lapisan saja: physical, data link, network, transport dan application. Cuma hanya lapisan aplikasi pada TCP/IP mencakupi tiga lapisan OSI teratas. Khusus layer keempat, Protokol TCP/IP mendefinisikan 2 buah protokol yakni Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol Protocol (UDP). Sementara itu pada lapisan ketiga, TCP/IP mendefiniskan sebagai Internetworking Protocol (IP), namun ada beberapa protokol lain yang mendukung pergerakan data pada lapisan ini. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 32

33 Susunan Protokol TCP/IP dan model OSI 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 33

34 Protocol TCP/IP 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 34

35 Physical dan Data Link Layer Pada lapisan ini TCP/IP tidak mendefinisikan protokol yang spesifik. Artinya TCP/IP mendukung semua standar dan proprietary protokol lain. Network Layer Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung oleh protokol lain yaitu RARP, ICMP, ARP dan IGMP 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 35

36 Lapisan Network (Lanjutan) IP (Internetworking Protocol) Merupakan protokol internet yang diperlukan yang fungsinya adalah sebagai Pengalamatan, Fragmentasi dan pengiriman datagram pada jaringan. KelasDariSampaiNetidHostid A B C Format alamat IP Alamat IP panjangnya 32 bit & dibagi menjadi 2 Bagian : 1)Network ID, menunjukkan jaringan kemana host dihubungkan. 2)Host ID memberikan suatu pengenal unik pada setiap host pada suatu jaringan. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 36

37 Lapisan Network (Lanjutan) ARP (Address Resolution Protocol) Proses pemetaan alamat fisik (Physical Address) seperti alamat NIC yang berasosiasi kepada logical address (alamat IP)  Logic ke Fisik RARP (Reverse Address Resolution Protocol Adalah komplemen dari ARP dimana protokol ini membantu host untuk menentukan alamat IP dari sebuah alamat perangkat keras. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 37

38 DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Memungkinkan administrator untuk menentukan kumpulan alamat IP, disebut scope. Saat sebuah host dikonfigurasikan untuk memperoleh alamat IP dari DHCP, ia akan secara otomatis diberi alamat dari scope DHCP yang ada. DHCP juga mengijinkan jaringan untuk mendukung lebih banyak host dari jumlah alamat yang tersedia. DHCP memungkinkan administrator untuk menentukan beberapa parameter yang mengatur administrasi IP, TCP, dan beberapa protokol. Lapisan Network (Lanjutan) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 38

39 ICMP (Internet Control Message Protocol) Protokol standar yang menyediakan kemampuan messaging (pengiriman pesan) dalam IP sebagai kompensasi dari defisiensi IP(no error-reporting atau error-corecting mechanism) ICMP hanya melaporkan error bukan memperbaiki. Perbaikan dilakukan oleh protokol yang lebih tinggi Walaupun ICMP dijelaskan terpisah dari IP, ICMP adalah bagian integral dari protokol Internet, dan pesan ICMP dikirimkan dalam bentuk data pada datagram IP. IGMP (Internet Group Message Protocol) IGMP digunakan untuk memfasilitasi transmisi message yang simultan kepada kelompok/group penerima. Lapisan Network (Lanjutan) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 39

40 Transport Layer Lapisan transport berfungsi untuk mencari jalur (routing) yang kosong untuk transmisi data Pada lapisan ini terdapat dua protokol yaitu : 1.Transmission Control Protocol (TCP) Berfungsi untuk mengirimkan data ke tujuan, memeriksa kesalahan, mengrimkan error ke lapisan atas hanya apabila TCP tidak berhasil mengadakan komunikasi. 2.UDP (User Datagram Protocol) memberikan alternatif transport untuk proses yang tidak membutuhkan pengiriman yang handal. UDP adalah protokol datagram yang tidak menjamin pengiriman atau perlindungan duplikasi, tidak mengurusi penerimaan aliran data dan pembuatan segmen yang sesuai untuk IP. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 40

41 Application Layer Lapisan aplikasi : tempat dilakukannya proses kerja yang sesungguhnya. Application Layer dalam TCP/IP adalah kombinasi lapisan- lapisan session, presentation dan application pada OSI. Dilapisan ini dapat ditemukan program yang menyediakan pelayanan jaringan seperti : Telnet, FTP, SMTP, POP3, DNS, SNMP dan TFTP. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 41

42 Lapisan Aplikasi (Lanjutan)  Telnet Program yang memungkinkan akses terminal secara remote lewat suatu jaringan(Port 23) Service yang tersedia melalui jaringan Telnet : Archie, Gopher, Wais  SMTP (Send Mail Transfer Protocol) Suatu protokol aplikasi yang merupakan sistem pengiriman message atau pesan atau .(Port 25)  POP (Post Office Protocol ver 3) Protokol untuk mengambil/menerima pesan(Port 110) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 42

43 FTP (File Transfer Protocol) Protokol sekaligus program yang dapat digunakan untuk melakukan operasi file dasar pada host remote dan untuk mentransfer file antar host (Port 20 Transfer Data, 21 Kontrol Data) Model Protokol FTP Control Connection, yang digunakan pada pola hubungan antara client – server yang normal. Server membuka diri secara pasif di sebuah port khusus (well-known port) yaitu port 21. Data Connection, yang dibangun setiap kali sebuah file ditransfer antara client – server. Hubungan ini bersifat “memaksimalkan ukuran data yang ditransfer (throughput), karena hubungan ini untuk transfer file (Port 20) Lapisan Aplikasi (Lanjutan) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 43

44 TFTP (Trivial Transfer Protocol) Protokol kecil dan efisien yang dapat dipasang secara mudah pada boot ROM komputer. Workstation UNIX SUN, menggunakan TFTP untuk men-download software operating system utama saat melakukan boot system pada jaringan. Lapisan Aplikasi (Lanjutan) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 44

45 DNS (Domain Name System) Pada tahun 1984, jumlah komputer yang terhubung ke internet telah mencapai 1000 unit. Jumlah host yang harus ditulis di HOST.TXT menjadi terlalu banyak dan cara inipun tidak efisien. Paul Mockaetris mengusulkan system database yang terdistribusi yang dinamakan DNS yang mana hingga saat ini tetap digunakan. Fungsi DNS :Untuk memetakan IP Address dan Nama Host, DNS juga digunakan sebagai sarana bantu penyampaian . Lapisan Aplikasi (Lanjutan) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 45

46 SNMP (Simple Network Management Protocol) Secara sederhana SNMP merupakan sebuah protokol yang didesain untuk memberikan kemampuan kepada pemakai untuk mengelola jaringan komputernya dari jarak jauh atau remote. Pengeloaan ini dilaksanakan dengan cara melakukan polling dan setting variabel-variabel elemen jaringan yang dikelolanya. Lapisan Aplikasi (Lanjutan) 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 46

47 ADDRESSING (PENGALAMATAN) Dalam TCP/IP dikenal 3 alamat yakni: physical address, IP address dan port address. Physical address kerap disebut sebagai link address. Ukuran address/alamat fisik ini tergantung jenis hardwarenya. Alamat fisik dapat berupa unicast, multicast atau broadcast. Internet address perlu untuk layanan komunikasi yang aspeknya universal. Saat ini besarnya Internet address adalah 32 bit. Port address sangat diperlukan untuk komunikasi yang berorientasi terhadap proses aplikasi. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 47

48 Pengalamatan pada Protokol TCP/IP 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 48

49 VERSI-VERSI TCP/IP TCP/IP menjadi protokol secara resmi untuk aplikasi internet adalah tahun Sejak itu hingga sekarang telah digunakan secara luas hingga versi 4 atau disebut IPv4. Pernah versi 5 diajukan sebagai proyek namun akhirnya gagal karena berbagai sebab. Namun pada saat ini pula sudah mulai disosialisasikan IP versi next generation, banyak kalangan menyebutnya IPv6. Di mana pada IPv4 alamat IP menggunakan 32 bit (4 byte) tapi IPv6 menggunakan 128 bit (16 byte). Pada IPv6 sudah dilengkapi dengan dukungan authentication, data integrity dan confidentiality. 18/07/2015 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 49

50 Tipe-Tipe Jaringan Komputer LAN Luas area kecil Jumlah Komputer Sedikit Layanan sedikit Kecepatan 10 – 100 Mbps M AN Cakupan lebih luas (perkotaan) Jumlah komputer lebih banyak Layanan lebih banyak Kecepatan 1, Mbps W AN Cakupan wilayah geografis yang sangat luas Jumlah komputer sangat banyak Kecepatan 1.5 Mbps – 2,4 Gbps Jaringan publik Global Area Networ k (Intern et)

51 TERIMA KASIH Jaringan Komputer Teknik Informatika


Download ppt "PENDAHULUAN Mata kuliah Jaringan Komputer Jurusan Teknik Informatika – UAJM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google