Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ivan Diryana ST, MT. Motivasi Motivasi adalah suatu dorongan terhadap dua aktifitas, yaitu: 1.Menyebabkan orang melakukan aksi. 2.Mendorong berbagai perilaku.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ivan Diryana ST, MT. Motivasi Motivasi adalah suatu dorongan terhadap dua aktifitas, yaitu: 1.Menyebabkan orang melakukan aksi. 2.Mendorong berbagai perilaku."— Transcript presentasi:

1 Ivan Diryana ST, MT

2 Motivasi Motivasi adalah suatu dorongan terhadap dua aktifitas, yaitu: 1.Menyebabkan orang melakukan aksi. 2.Mendorong berbagai perilaku dan usaha untuk mencapai tujuannya (Steers & Porter, 1991)

3 Teori-teori motivasi Frederick Taylor: Pekerja akan termotivasi oleh uang dan perolehan material (carrot and stick approach)

4 Teori-teori Motivasi Saat Ini Need theories of Motivation –Berdasarkan kebutuhan seseorang Behavior-based Theories of Motivation –Mendorong timbulnya perilaku positif Job Design Theories of Motivation –Merancang job yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi pekerja Cognitive Theories of Motivation –Berdasarkan pada persepsi pegawai

5 Need theories of Motivation

6 McClelland’s Achievement Theory 3 kebutuhan utama untuk memotivasi kerja 1.Need for achievement –Manusia punya kebutuhan untuk berprestasi

7 McClelland’s Achievement Theory Need for power –Kebutuhan untuk kekuasaan/status

8 McClelland’s Achievement Theory Need for affiliation –Kebutuhan untuk bekerjasama dan bersosialisasi

9 Behavior-based Theories of Motivation Fokus pada outcomes dari perilaku penting yang mempengaruhi motivasi –Reinforcement Theory –Goal Setting Theory

10 Behavior-based Theories of Motivation Reinforcement Theory Perilaku dimotivasi oleh konsekuensi Positive reinforcers –Rewards Negative reinforcers –Punishment:

11 Punishment secara umum merupakan strategi management yang kurang baik: 1.Punishment yg kronik  perasaan terancam, & benci  menurunkan moral & kepuasan bekerja 2.Pekerja yang terkena hukuman  Mungkin membalas 3.Punishment  cenderung hanya menekan perilaku yang tidak diinginkan, 4.Punishment yang berulang ulang  ketidak-efisienan atasannya.

12 Behavior-based Theories of Motivation Intrinsic Motivation Theory Penekanan berlebih pada extrinsic motivation menurunkan intrinsic motivation. Intrinsic Motivation  pegawai sendiri –perasaan puas telah menyelesaikan pekerjaan, –merasa kompeten dan menguasai pekerjaan, – merasa memiliki otonomi atau kontrol dalam pekerjaannya.

13 Aplikasi Reinforcement Theory Behavior Modification Target behavior jelas, terukur dan dihargai. Empat langkah behavior modifications: 1.Menjelaskan perilaku kerja yg di-inginkan 2.Mengukur performansi dari perilaku 3.Memberikan positif reinforcement 4.Evaluasi efektifitas program

14 Behavior-based Theories of Motivation Goal-Setting Theory Target yang spesifik serta menantang, dan komitmen para pekerja untuk mencapai tujuan Target jelas, spesifik, dapat dikerjakan, dapat dikuantifisir. Targetan pendek Ditetapkan oleh atasan atau pegawai itu sendiri

15 Ciri-Ciri Target yg Baik Terukur Realistik Menantang Timeframe (bln/tahunan)

16 Job Design Theories of Motivation Herzberg Two Factor Theory Meningkatkan produktifitas? MotivatorsHygienes Responsibility Achievement Recognition Content of work Advancement Growth on job Company policy and administration Supervision Interpersonal relations Working condition Salary

17 Aplikasi Job Design Theories Job enrichment: Job enrichment  desain ulang suatu pekerjaan –Memberikan pekerja lebih banyak tanggung jawab

18 Cognitive Theories of Motivation Equity Theory of Motivation Pekerja termotivasi oleh keinginan untuk diperlakukan sama atau adil. Adil  performansi stabil Tidak Adil  mengurangi ketidak-adilan tersebut. Pekerja memberikan input pada pekerjaan Pekerja berharap memperoleh outcomes tertentu

19 Kurangnya motivasi dapat diakibatkan oleh dua perasaan tidak adil –Underpayment inequity –Overpayment inequity

20 Underpayment inequity 1.Increasing outcomes 2.Decreasing inputs 3.Changing the comparison other 4.Leaving the situations Overpayment inequity 1.Increasing inputs 2.Decreasing outcomes 3.Changing comparison others 4.Distorting the situation

21 Expectancy (VIE) Theory VIE  Valence, Instrumentality dan Expectancy. Asumsi: –pekerja adalah makhluk rasional, –pengambil keputusan  analisis potensial costs dan benefit.

22 Valance –Keinginan akan outcomes tertentu Instrumentality –Hubungan antara perilaku pekerja dengan outcomes lain seperti penghargaan, kenaikan gajih, dll. Expentancy –Persepsi hubungan antara usaha pekerja dengan kinerjanya

23 Expectancy (VIE) Theory VIE  Valence, Instrumentality dan Expectancy. Asumsi: –pekerja adalah makhluk rasional, –pengambil keputusan  analisis potensial costs dan benefit.

24 TeoriElemen/komponenAplikasi Need theories Maslow Need Hierarchy Tingkat kebutuhan disusun secara hirarki dari yg terendah sampai tertinggi Tidak ada program yg langsung mempengaruhi motivasi Behavior-based Theories Reinforcement Theory Goal Setting Theory Konsekuensi dari perilaku: Reinforcers dan Punishment Setting target yg menantang dan komitmen thd target Organizational behavior modification Various goal-setting program (MBO) Job Design Theories Herzberg two factor Job characteristics model Pekerjaan harus mengandung hygienes dan Motivator Pekerjaan harus memiliki lima pokok job characteristic Job enrichment Cognitive Theories Equity Theory VIE Theory Input = outcomes Valance, Instrumetality, Expectancy Tidak ada aplikasi khusus yg dibangun Tidak ada strategi khusus yg disetujui para peneliti

25


Download ppt "Ivan Diryana ST, MT. Motivasi Motivasi adalah suatu dorongan terhadap dua aktifitas, yaitu: 1.Menyebabkan orang melakukan aksi. 2.Mendorong berbagai perilaku."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google