Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Masalah Jalur Terpendek Teori Optimasi. Rute Terpendek Jelas.. Masalah rute terpendek berkaitan dengan penentuan busur-busur yang hubungkan dalam sebuah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Masalah Jalur Terpendek Teori Optimasi. Rute Terpendek Jelas.. Masalah rute terpendek berkaitan dengan penentuan busur-busur yang hubungkan dalam sebuah."— Transcript presentasi:

1 Masalah Jalur Terpendek Teori Optimasi

2 Rute Terpendek Jelas.. Masalah rute terpendek berkaitan dengan penentuan busur-busur yang hubungkan dalam sebuah jaringan yang secara bersama-sama membentuk jarak terdekat diantara sumber dan tujuan.

3 Contoh 1 : Penggantian Peralatan Sebuah perusahaan penyewaan mobil sedang mengembangkan sebuah rencana penggantian armadanya untuk 5 tahun (1996 – 2000). Tiap awal tahun, keputusan harus diambil, apakah suatu mobil harus tetap dioperasikan/diganti. Sebuah mobil harus dioperasikan paling tidak 1 tahun dan harus diganti setelah 3 tahun.

4 Biaya penggantian adalah sbb : Biaya ($) 123 1996400054009800 1997430062008750 199848007100- 19994900-- Hipotesa : kejadian / event 1996-1997-1998-1999-2000 = 4000+4300+4800+4900 = 18000 1996-1997-2000 = 4000 + 8750 = 12750 1996-1998-2000 = 5400 + 7100 = 12000 Jalur terpendek 1996-1998-2000 = 12.600

5 Contoh 2 : Rute yang “terpercaya” tidak ada hambatan. terpercaya  tidak macet  tidak kena tilang Seseorang mengendarai mobil dari 1 ke 7 dengan alternatif rute dan kemungkinan untuk tidak terkena macet sbb:

6 Algoritma untuk mencari rute terpendek  Dijkstra : dari titik awal ke titik lain  Floyd : dari sembarang ke titik lain  tidak harus dari titik awal Keduanya dapat dipergunakan untuk jaringan mengandung loop dan tidak mengandung loop.

7 Algoritma Dijkstra U i jarak terpendek dari titik 1 ke titik i. d ij (≥ 0) panjang dari (i,j). Label untuk titik j didefinisikan sebagai : [u i,j ] = (u i + d ij, i), dij ≥ 0 Label Sementara Permanen  Label Sementara diganti dengan label lain jika ditemukan rute lain yang lebih pendek.  Jika tak ada rute lain yang lebih baik, status  tetap (permanen)

8 Algortima Dijkstra Pelabelan [, ] Permanen & Sementara IterasiTitikLabelStatus 01[0,-]Permanen 1123123 [0,-] [0+100,1] [0+30,1] Permanen Sementara 21234512345 [0,-] [100,1] [30,1] [40,3] [90,3] Permanen Sementara Permanen Sementara 31234512345 [0,-] [55,4] [30,1] [40,3] [90,3] Permanen Sementara Jalur terdekat dari 1 ke 2 adalah 55. Dengan Rute terpendek : 1 - 3 - 4 - 2

9 Latihan : Cari jarak terpendek dan rutenya dari : - 1 ke 8- 1 ke 6 - 4 ke 8- 2 ke 6

10 IterasiTitikLabelStatus 01[0,-]Permanen 12323 [1,1] [2,1] Permanen Sementara 2345345 [2,2] [6,2] [3,2] Permanen Sementara 3456456 [4,3] [3,3] [6,3] Sementara Permanen Sementara 46767 [6,5] [10,5] Permanen Sementara 58[8,6]Permanen 1 ke 8 Dengan rute terpendek : 1, 2, 3, 5, 6, 8 = 1 + 1 + 1 + 3 +2 = 8 Jalur terdekat dari 1 ke 8 adalah 8

11 IterasiTitikLabelStatus 01[0,-]Permanen 12323 [1,1] [2,1] Permanen Sementara 2345345 [2,2] [6,2] [3,2] Permanen Sementara 3456456 [4,3] [3,3] [6,3] Sementara Permanen Sementara 46[6,5]Permanen 1 ke 6 Dengan rute terpendek : 1, 2, 3, 5, 6 = 1 + 1 + 1 + 3 = 6 Jalur terdekat dari 1 ke 6 adalah 6


Download ppt "Masalah Jalur Terpendek Teori Optimasi. Rute Terpendek Jelas.. Masalah rute terpendek berkaitan dengan penentuan busur-busur yang hubungkan dalam sebuah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google