Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AUDIT SISTEM INFORMASI. BAB II (Konsep Sistem & Audit) Pengenalan Audit “Audit” berasal dari bahasa latin “Audire” yang artinya to hear (mendegar) Mendengar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AUDIT SISTEM INFORMASI. BAB II (Konsep Sistem & Audit) Pengenalan Audit “Audit” berasal dari bahasa latin “Audire” yang artinya to hear (mendegar) Mendengar."— Transcript presentasi:

1 AUDIT SISTEM INFORMASI

2 BAB II (Konsep Sistem & Audit) Pengenalan Audit “Audit” berasal dari bahasa latin “Audire” yang artinya to hear (mendegar) Mendengar : kesaksian orang tertentu kondisi perusahaan dalam melakukan pemeriksaan operasional/laporan keuangan perusahaan (zaman dahulu) Orang yang ditunjuk perusahaan untuk memeriksa disebut “Auditor”

3 BAB 2 Auditor : menerbitkan laporan hasil audit dengan memberikan opini mengenai keyakinan terhadap kesesuian asersi tertulis dari manajemen dengan bukti berdasarkan hasil pemeriksaan auditor. Auditor juga memeriksa apakah laporan keuangan sudah dibuat berdasakan prinsif – prinsif akutansi yang berlaku. Asersi : pernyataan yang dibuat manajemen mengenai neraca, laba rugi, likuiditas, dsb

4 BAB 2 Menurut Arthur W.Holmnes CPA (1960-an) Audit dikelompokan dua jenis : 1. General audit/ financial audit 2. Special audit Menurut Wilkinson, Cerullo, Raval and Wong-on-wing (2001) jenis audit : financial audit, operasional audit, compliance audit, project management and change control audit, internal control audit and fraud audit. Cangemi and singleton (2003): financial audit, operasional management audit, compliance audit, contract audit, information system audit, e-commerce audit, and international audit.

5 Kesimpulan jenis-jenis Audit : Berdasarkan bidang yang di audit: - Audit keuangan (general & spesial) - Audit operasional - Audit ketaatan - Audit sistem informasi - Audit e-commerce - FraudAudit/investigativ e Berdasarkan auditornya : - Auditor ekstern independen (akuntan publik), - Auditor Internal (perusahaan), - Auditor intansi pemerintah (BPKP) - Auditor Perpajakan

6 keterangan Fraud audit : pemeriksaan manager membuat laporan keuangan curang, mengurangi, memalsukan data,dsb Audit e-commerce : front office system, sistem berbasis teknologi informasi yang langsung berkaitan dengan transaction proccesing langsung kepelanggan/masyarakat dlm dunia maya Webtrust program yang menjamin terhadap bisnis berbasis e-commerce

7 Kegunaan internal audit : Mengidetifikasi resiko, merancang antisifasi dan memonitornya Memeriksa laporan-laporan yang ditijukan kedireksi Membantu manajemen puncak terhadap masalah yang berkaitan dengan teknis Membantu manajemen antisifasi peyimpangan aturan, prinsip-prinsip manajemen

8 AUDIT SISTEM INFORMASI Perkembanganya tidak lepas dari elecktronic data processing auditor association (EDPAA),khususnya pada aplikasi akuntansi di california th program sertifikasi, certified information systems auditor (CISA) menerbitkan CobIT (control objective for information and related technology) yang menjadi normative model bagi auditor SI EDPAA merubah nama menjadi information system audit and control association (ISACA), kini dikenal dengan CobIT projectnya, CISA, traning dan konsultasi tentang corporate governance and global knowledge network serta menerbitkan international system journal.

9 PERKEMBANGAN AUDIT SI 1.Perkembangan teknologi 2.Komputer mikro dan jaringan 3.Sistem database 4.Electronic Data Interchange 5.Artificial Intelligence & decision support system/sistem informasi eksekutif(ESI) 6.Telecommunications 7. Internet & world wide web

10 Faktor-faktor pendorong pentingnya Audit Sistem Informasi :(Weber 1999) 1.Mengidentifikasi agar komputer tidak dikelola kurang terarah,tidak ada visi, misi, ITplan, pimpinan tidak perduli, tidak ada pelatihan,dsb 2.Mendeteksi resiko kehilangan data 3.Mendeteksi resiko pengambilan keputusan yang salah akibat sistem komputerisasi yang salah/lambat/tidak lengkap 4.Menjaga aset perusahaan, khusus aset sistem informasi, karena nilai hardware, software dan personil yang mahal

11 lanjutan 5.Mendeteksi resiko error komputer 6.Mendeteksi resiko penyalahgunakan komputer (fraud) 7.Menjaga kerahasiaan sistem informasi berbasis teknologi informasi (jaringan publik) mempunyai kemampuan untuk memproteksi data, aman, terjaga, privacy para penggunanya,dsb 8.Meningkatkan pengendalian evolusi pengguna komputer,tidak terjadi pemborosan,efektif dan efisien


Download ppt "AUDIT SISTEM INFORMASI. BAB II (Konsep Sistem & Audit) Pengenalan Audit “Audit” berasal dari bahasa latin “Audire” yang artinya to hear (mendegar) Mendengar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google