Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dermatitis Seboroik Nabella Prasojo Avita Ikrar. Tinjauan Pustaka.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dermatitis Seboroik Nabella Prasojo Avita Ikrar. Tinjauan Pustaka."— Transcript presentasi:

1 Dermatitis Seboroik Nabella Prasojo Avita Ikrar

2 Tinjauan Pustaka

3 Kelainan kulit (dermatitis papuloskuamosa kronik) yang didasari oleh faktor konstitusi dan predileksi di tempat seboroik Definisi Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw-Hill; Djuanda A, et al. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi 6. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2010.

4 Epidemiologi -Puncak = bayi <3bulan dan usia tahun -Pria > wanita (3:1) -Semua ras -Laju prevalensi 3-5% -Terjadi pada 85% kasus HIV -Tipe mild paling sering ditemukan (15-20%) Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw- Hill; Djuanda A, et al. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi 6. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2010.

5 Etiopatogenesis Seborrhea Efek mikrobial Obat Abnormalitas neurotransmitter Faktor fisik Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw- Hill; 2003.

6 Histopatologi Akut dan subakut : infiltrat superfisial perivaskular limfosit dan histiosit, spongiosis ringan, hiperplasia psoriasiform ringan, follicular plugging oleh ortokeratosis dan parakeratosis, dan krusta mengandung netrofil pada ujung follicular ostia Kronik : kapiler dan vena dilatasi di pleksus superfisia, dan psoriasiform Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw- Hill; Sampaio A, Mameri A, Sousa Vargas J, Ramos-e-Silva M, Nunes AP, Silva Carneiro SC. Seborrheic dermatitis. An Bras Dermatol [serial on internet] (6): Available from:

7 Gejala Klinis Eritema dan skuama yang berminyak dan agak kekuningan, batas agak kurang tegas. Ringan: pitiarisis sika Pitiarisis steatoides Lokasi: Kulit kepala, alis, lipat nasolabial, area retroaurikular, di atas sternum Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw-Hill; Djuanda A, et al. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi 6. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2010.

8 Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw- Hill; 2003.

9 Diagnosis Banding Pada kulit kepala: ketombe, psoriasis, dermatitis atopik, impetigo Liang telinga: psoriasis, dermatitis kontak/iritan/alergi, otomikosis, otitis eksterna Wajah: rosacea, dermatitis kontak, psoriasis, impetigo Dada dan punggung: pitiarisis versicolor, pitiarisis rosea Kelopak mata: dermatitis atopi, psoriasis, demodicosis Area intertriginosa: psoriasis, kandidiasis Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw- Hill; 2003.

10 Ilustrasi Kasus

11 Nama: Ny.M Usia: 41 tahun Jenis kelamin: Perempuan Agama: Islam Pendidikan: SMA Status: Menikah Pekerjaan: Wiraswasta Suku: Ambon Alamat: Ambon

12 Anamnesis (1) Keluhan utama Pasien datang dengan keluhan gatal di kepala memberat sejak 2 minggu SMRS RPS 2 tahun lalu, pasien sudah mengeluh gatal di kepala. Gatal dirasakan sepanjang hari, memberat ketika siang hari saat sedang berkeringat. Gatal pertama dirasakan di puncak kepala, lalu meluas ke bagian kepala belakang dan belakang telinga. 2 minggu SMRS, gatal semakin memberat hingga pasien memotong habis rambutnya. Pasien juga merasa rambutnya menjadi mudah rontok.

13 Anamnesis (2) RPS Pasien mengaku sudah pernah berobat ke dokter kulit mendapatkan shampo dan salep. Pasien tidak ingat nama shampo dan salep yang digunakan. Saat obat habis keluhan muncul kembali dan pasien tidak kembali kontrol ke dokter. Pasien shampoan setiap hari dan menggaruk untuk mengurangi rasa gatalnya. Dalam sehari, pasien dapat keramas lebih dari 2x, tergantung kegatalan dan keringat. Pasien memakai shampo yang dijual bebas di pasaran dan sering berganti merk jika shampo sudah habis. Pasien menggunakan jilbab jika keluar rumah. Jilbab yang dipakai berbahan licin dan tidak menyerap keringat. Jilbab diganti 2 hari sekali. Setelah keramas pasien mengeringkan rambut dengan handuk, namun jika sedang terburu-buru pasien menggunakan jilbab tanpa menunggu rambutnya kering.

14 Anamnesis (3) Sehari-hari pasien bekerja di kasir toko bahan bangunan yang agak sumpek dan berdebu. Kegiatan pasien sehari-hari lebih banyak duduk. Keluhan serupa tidak ditemukan pada anggota keluarga lain

15 Anamnesis Riwayat penyakit dahulu Riwayat dermatitis atopik, rhinitis alergi dan asma disangkal oleh pasien. Hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol juga disangkal pasien. Riwayat penyakit keluarga Riwayat dermatitis atopik, rhinitis alergi dan asma disangkal oleh pasien. Riwayat sosial Pasien merupakan wiraswasta, yaitu mempunyai toko bangunan.

16 Pemeriksaan Fisik Keadaan umum: compos mentis, tampak sakit ringan Tanda vital Nadi: 88x/menit Nafas: 18x/menit Suhu: afebris Tekanan darah: 130/80

17 Regio kepala terdapat plak eritematosa bentuk bulat hingga ireguler, berukuran plakat, berbatas difus, diatasnya terdapat skuama kasar hingga halus berwarna putih yang berminyak.

18 Regio kepala belakang terdapat plak eritematosa bentuk ireguler, berukuran plakat, berbatas difus, diatasnya terdapat skuama halus berwarna putih.

19 Regio retroaurikuler terdapat makula eritematosa berbentuk ireguler, berukuran plakat, berbatas difus, berjumlah soliter di atasnya terdapat skuama halus warna putih.

20 Diagnosis Dermatitis Seboroik

21 Tatalaksana Medikamentosa – Anti-histamin oral: CTM 1x1 tablet – Oilum coccos Non-medikamentosa: – Anjuran untuk mencuci rambut setiap hari dengan shampo yang mild (tidak mengandung anti-ketombe). – Edukasi menghindari pencetus: cara membersihkan rambut, mengeringkan rambut, menghindari stres, makanan berlemak, menggunakan jilbab yang menyerap keringat.

22 Prognosis Ad Vitam: Bonam Ad Functionam: Bonam Ad Sanactionam: Dubia ad bonam

23 Diskusi

24 Anamnesis positif bermakna Berkeringat  Lelah  Gatal Di bawah terik matahari  Panas  Gatal Bekerja sebagai kasir  Stress  Gatal Jilbab tidak menyerap keringat  Gatal Gatal dirasakan terutama di daerah kepala Dipikirkan dermatitis atopi, psoriasis, dermatitis seboroik, dan ketombe

25 Anamnesis negatif bermakna Riwayat atopi, asma, rhinitis alergi disangkal  Dermatitis atopi less likely

26 Pemeriksaan fisik Didapatkan plak eritematosa, berbentuk bulat hingga ireguler, berukuran plakat, berbatas tegas, berjumlah multipel, tersebar diskret, diatasnya terdapat skuama kasar yang berminyak di daerah kepala, leher bagian atas, dan di belakang telinga. Psoriasis less likely Ketombe juga less likely

27 Oleh karena itu, disimpulkan bahwa pasien ini menderita dermatitis seboroik.

28 Daftar Pustaka Freedberg IM, Eisen AZ, Wolff K, Austen KF, Goldsmith LA, Katz SI. Fitzpatrick's dermatology in general medicine. 6th ed.USA: McGraw-Hill; Djuanda A, et al. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi 6. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2010.


Download ppt "Dermatitis Seboroik Nabella Prasojo Avita Ikrar. Tinjauan Pustaka."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google