Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Complementary and Alternative Medicine (CAM) PEMANFAATAN BENALU SEBAGAI AGEN ANTI KANKER Syaifurrahman Hidayat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Complementary and Alternative Medicine (CAM) PEMANFAATAN BENALU SEBAGAI AGEN ANTI KANKER Syaifurrahman Hidayat."— Transcript presentasi:

1 Complementary and Alternative Medicine (CAM) PEMANFAATAN BENALU SEBAGAI AGEN ANTI KANKER Syaifurrahman Hidayat

2 PENDAHULUAN  Pola hidup yang tidak seimbang menyebabkan tingginya angka pertumbuhan kanker di dunia.  Metode terapi kanker yang telah dilakukan, yaitu radiasi dan kemoterapi, belum menghasilkan outcome yang diinginkan  pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi mahalnya terapi dan besarnya efek samping yang ditimbulkan oleh terapi kanker adalah Penggunaan bahan alam sebagai alternatif agen antikanker, salah satu bahan alam yang dapat digunakan adalah benalu  Menurut data WHO pada tahun 2005, sebanyak 7,5% kematian di dunia disebabkan oleh kanker, 5,5% di antaranya terjadi di negara berkembang dan 2,5% di negara maju.  Pada tahun 2015, angkanya diperkirakan naik menjadi 9,1%. Sebanyak 6,7% di antaranya terjadi di negara berkembang dan 2,3% di negara maju.  Pada tahun 2030, diperkirakan di negara berkembang angkanya akan naik menjadi 8,9% dan negara maju 2,5%.  Artinya, kenaikan kasus kanker di negara-negara berkembang jauh lebih cepat dan tinggi dibanding di negara-negara maju

3 1. Doll's Nature, Nurture and Luck Nature  bawaan genetika dari individu semenjak lahir, misalnya orang kulit putih lebih berkemungkinan menderita kanker kulit dari pada berkulit hitam. Nurture berkaitan dengan apa yang dilakukan sejak lahir dan luck berkaitan dengan nasib atau faktor kemungkinan. Gabungan dari faktor inilah yang menentukan terjadinya kanker. Antara nature dan nurture, faktor nature kelihatan menonjol pada kanker tertentu dan sebaliknya faktor nurture menonjol pada aspek lain terjadinya kanker. Misalnya dari riwayat keluarga wanita yang memiliki anggota keluarga penderita kanker payudara maka risikonya 2-3 kali lebih tinggi dari pada wanita yang tidak memiliki anggota keluarga penderita kanker payudara. MEKANISME KANKER

4 2. Teori Promotion dan Initiation Permulaan terjadinya kanker dimulai dengan adanya zat bersifat initation, yang merangsang permulaan perubahan sel. Untuk terjadinya kanker initiation perlu disusul dengan zat promotion yang mempunyai efek reversible terhadap perubahan sel sehingga diperlukan perangsangan yang lama dan berkesinambungan. Biasanya berupa unsur kimia, fisik atau biologis yang berkemampuan beraksi langsung dan mengubah struktur dasar dari komponen genetic/DNA sel. Keadaan selanjutnya diikuti dengan tahap promosi. Proses ini ditandai dengan berkembangnya neoplasma dengan terbentuknya formasi tumor. Berlangsung lama, minggu sampai tahunan seperti kanker payudara. MEKANISME KANKER (Lanjutan)...

5 Kanker akan tumbuh dan berkembang dengan subur apabila mendapatkan asupan zat-zat yang didapat dari makanan atau kegiatan seperti: Terlalu banyak minum kopi Pemanis buatan Menggunakan garam meja untuk makanan dan minuman Batasi/hati-hati minum susu hewani batasi makan daging merah  mengandung kadar asam yang cukup tinggi MEKANISME KANKER (Lanjutan)...

6 Secara umum gejala kanker yang bersifat non-spesifik diantaranya: Kelelahan yang terus-menerus Menurunnya Berat Badan Nyeri, bukanlah merupakan gejala awal kanker yang sudah menyebar ke tulang Nyeri Punggung Bawah Sakit Perut, Demam Perubahan Buang Fresh air Besar Batuk kronis GEJALA KANKER

7  Benalu (Loranthus, suku Loranthaceae) adalah sekelompok tumbuhan parasit obligat yang hidup dan tumbuh pada batang (dahan) pohon tumbuhan lain  Benalu merupakan tumbuhan pengganggu tumbuhan lain. Benalu memiliki akar isap yang mampu mengisap sari makanan dari tumbuhan yang ditumpanginya  Penyebaran tumbuhan ini terjadi dibantu oleh burung, apabila burung memakan buah dan bijinya lalu mengekskresikan pada dahan pohon, bijinya yang lengket akan menempel pada dahan pohon selanjutnya akan berkecambah dan benalu muda mulai tumbuh PENGERTIAN BENALU

8 Kandungan Kimia: Benalu yang menempel pada tumbuhan tertentu, misalnya (the camellia Sinensis dari familia tumbuhan theaceae) berdasarkan pengalaman dapat digunakan sebagai obat anti kanker. Bahan: 1-2 batang benalu yang menempel pada 1 pohon teh, 1 batang rumput alang- alang. Cara Membuat: semua bahan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari ½ gelas K EGUNAAN DAN KANDUNGAN BENALU

9 1. Famili Loranthaceae yang memiliki spesies-spesies diantaranya: Dendropthoe pentandar (L.) Miq.  Disebut pohon api-api atau Dedalu. Jenis benalu yang bisa tumbuh di berbagai pohon, merayap dipohon, buahnya merah. Manfaatnya : untuk batuk, luka dan borok Helixanthera cylindrica (Jack) Dans  Benalu ini tingginya bisa mencapai 3 meter, Manfaatnya : sebagai bahan minuman penyegar Helixanthera parasitica (Lour)  Benalu ini tingginya bisa mencapai 1,5 meter. Manfaatnya : sebagai obat sakit perut Loranthus sp. Div  Disebut kemladean atau ambai-ambai. Manfaatnya : untuk diare, obat cacing, cacar dan kanker Scurrula ferruginae (Jack) Dans  Manfaatnya : sebagai obat luka, penawar bisa dan malaria Scurrula parasitica L.  Manfaatnya : sebagai obat bengkak dan tekanan darah tinggi Scurrula philippensis (Cham.&Schlecht.) G.Don.  Manfaatnya : sebagai obat kumur Vicum antriculatum Burm.f.  Manfaatnya : sebagai obat demam Vicum ovalifolium Wall.ex.DC  Manfaatnya : sebagai obat nyeri saraf, gatal dan demam MACAM-MACAM BENALU

10 2. Famili Santalaceae Anggotanya tidak seluruhnya parasit, exs santalum album L., Cendana atau Sandalwood yang sama sekali bukan parasit. Sedangkan yang parasit dan dikenal sebagai obat hanya satu yaitu Dendroptrophe umbellata (Bl) Miq. bisa disebut dalu-dalu, mendalu, kemendalu, benalu, mendalu api, akar api-api, telinga kera dan lain-lain. Kegunaanya untuk sakit kepala. Jadi ada macam-macam benalu yang bisa digunakan sebagi obat dan ternyata satu spesies benalu bisa tumbuh diberbagai tumbuhan termasuk di pohon teh. MACAM-MACAM BENALU (Lanjutan)

11  Benalu teh dan benalu mangga dapat digunakan sebagai obat kanker  Kandungan kima yang terdapat dalam benalu adalah flavonoid, tanin, asam amino, karbohidrat, alkaloid dan saponin  Senyawa tersebut diduga memiliki aktivitas antikanker adalah flavonoid yaitu kuersetin yang bersifat inhibitor terhadap enzim DNA topoisomerase sel kanker ANALISIS

12  Nararto (1996) menyatakan bahwa isolat flavonoid dari benalu mangga (Dendrophthoe pentandra) dapat menghambat pertumbuhan larva udang Artemia salina Leach.  Dosis 2,44 mg/0,2 ml mampu menghambat pertumbuhan kanker pada mencit yang diinduksi dengan benzo (a) piren pada daerah interskapuler  Kuersetin merupakan kandungan utama dari flavonoid benalu ANALISIS (Lanjutan)

13  Jamilah (2003) menemukan bahwa ekstrak air dan ekstrak etanol benalu spesies Dendrophthoe pentandra yang tumbuh pada berbagai inang memiliki senyawa utama yang sama. Senyawa tersebut diperkirakan merupakan senyawa kuersetin, yaitu suatu senyawa flavanol glikosida yang merupakan market taksonomi dari famili Loranthaceae  Kuersetin merupakan suatu aglikon yang apabila berikatan dengan glikonnya akan menjadi suatu glikosida. Senyawa ini dapat beraksi sebagai antikanker pada regulasi siklus sel, berinteraksi dengan reseptor estrogen (ER) tipe II dan menghambat enzim tirosin kinase ANALISIS (Lanjutan)

14  Kuersetin juga berperan dalam menekan ekspresi mutan protein p53. Pada kondisi wild type, protein ini merupakan protein yang penting dalam kontrol siklus sel, yaitu dengan memacu sel untuk berhenti (arrested) atau apoptosis.  Kuersetin merupakan senyawa pertama yang mampu menghambat tirosin kinase pada uji preklinik  Dengan dihambatnya ekspresi tirosin kinase maka kemampuan sel untuk onkogenesis melalui kemampuan mengatur pertumbuhan di luar normal dapat dihambat. ANALISIS (Lanjutan)

15  Kuersetin juga dapat digunakan sebagai antiinflamasi dan anti alergi sehingga dapat menaikkan imunitas.  Kuersetin lebih selektif menghambat COX (siklooksigenase) dari pada lipooksigenase, sehingga dapat dikembangkan sebagai agen inhibitor COX yang merupakan agen kemoterapetik yang berpotensi terutama pada kanker kolon  Kuersetin mampu menghambat produksi heat shock protein (HSP) pada banyak sel kanker yang ganas, termasuk kanker payudara, leukemia dan kanker kolon ANALISIS (Lanjutan)

16  Dengan adanya data bahwa benalu teh (Scurrula oortiana) telah masuk daftar calon fitofarmaka maka peluang benalu lain yang masih satu famili dengan benalu teh untuk dikembangkan menjadi fitofarmaka semakin besar, misalnya benalu mangga (Dendrophthoe pentandra)  Uji farmakologis isolat flavonoid menunjukan bahwa benalu mangga memiliki aktivitas penghambatan pertumbuhan kanker pada mencit dengan dosis 12,2 mg/ml (Sukardiman, 1999).  Dengan telah dilakukan serangkaian penelitian tersebut, maka arah benalu teh dan mangga menjadi fitofarmaka semakin jelas ANALISIS (Lanjutan)

17 KESIMPULAN  Benalu yang menempel pada tumbuhan tertentu dapat digunakan sebagai obat anti kanker (Benali Teh)  Kandungan kima yang terdapat dalam benalu adalah flavonoid, tanin, asam amino, karbohidrat, alkaloid dan saponi.  Kuersetin merupakan kandungan utama dari flavonoid benalu, kuersetin yang terkandung dalam benalu merupakan agen yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai antikanker.  Kuersetin dalam aksi tunggalnya menunjukkan aktivitas antioksidan yang dapat dimanfaatkan sebagai agen kemoprevensi,  Hal tersebut dapat disebut sebagai bagian dari Complementary and Alternative Medicine (CAM) yang merupakan tambahan di luar terapi utama (medis) dan berfungsi sebagai terapi pendukung untuk mengontrol gejala, meningkatkan kualitas hidup, dan berkontribusi terhadap penatalaksanaan pasien secara keseluruhan, serta dapat menjadi terapi pengganti dari terapi utama/medis dan pasien tidak menjalani terapi medis

18


Download ppt "Complementary and Alternative Medicine (CAM) PEMANFAATAN BENALU SEBAGAI AGEN ANTI KANKER Syaifurrahman Hidayat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google