Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

16-Apr-15 TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K) TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "16-Apr-15 TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K) TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K)"— Transcript presentasi:

1

2 16-Apr-15 TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K) TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K)

3 16-Apr-15 Tumor Paru Tumor Paru Terbagi atas : Tumor Jinak Tumor Ganas : Kanker paru

4 16-Apr-15 1 Tumor Ganas Paru Bronhogenic Carcinoma Lung Carcinoma Kanker Paru

5 16-Apr-15 Pendahuluan Kanker paru atau Karsinoma bronkus,tumor primer paru yang paling sering,hampir 95 % Banyak faktor penyebab,terutama asap rokok Kanker paru bersifat fatal, Penyebab kematian utama pada laki – laki dan Penyebab kematian nomor tiga pada perempuan

6 16-Apr-15 Pendahuluan Diagnosis sering terlambat atau “Inoperable Stage “, maka prognosanya jelek dan survival rate rendah. Keluhan dan gejala hampir sama dengan penyakit paru lain, sehingga sering tidak terpikirkan. Meningkatnya ilmu,ketrampilan dokter,alat diagnostik dan perhatian penderita  diagnosis semakin cepat. Penatalaksanaan baik  penderitaan berkurang,kualitas hidup meningkat dan ketahanan hidup lebih baik. Deteksi dini sangat penting dan perlu di usahakan.

7 16-Apr-15 K a n k e r Nama umum untuk neoplasma ganas –Carcinoma : Neoplasma ganas sel epithelial –Sarcoma : Neoplasma ganas dari jaringan atau mesenkhim Etiologi pasti belum diketahui Multi faktorial : Eksogen (karsinogen) dan Endogen (genetik) Perubahan ditingkat DNA akibat paparan karsinogen bertahap dan waktu yang lama  neoplasma

8 16-Apr-15 K a n k e r P a r u Definisi: Semua keganasan mengenai paru, baik berasal dari paru sendiri maupun dari tempat lain yang ber metastasis ke paru –Asal terutama dari epitel bronkus ( ± 90 – 95 % ) –Karsinoma bronkus

9 16-Apr-15 Macamnya Kanker Paru Primer : Berasal dari organ paru sendiri Metastase : Berasal dari organ di luar paru seperti : - Mamma - Ginjal - Ovarium - Testis - Usus dll

10 16-Apr-15 Epidemiologi Dikenal sudah lama, sejak abad ke 15 Meningkat sejak hampir satu abad yang lalu Banyak faktor diperkirakan sebagai penyebab Bersifat fatal dengan 5` SR kurang dari 15 % Kejadian Laki – laki : Perempuan : 3 : 1 atau 6: 1 Umur sering dikenai di atas 40 tahun

11 16-Apr-15 Insidens dan Mortalitas Kanker paru meningkat di seluruh dunia: Tiap tahun terdapat lebih 1,3 juta kasus dengan angka kematian 1,1 juta. Menurut National Cancer Institute di USA, tahun 2008 terdapat kasus dan kematian Di Indonesia, peringkat ke 4 terbanyak Penyebab utama kematian, masalah klinik dan sosial masyarakat di masa datang

12 16-Apr-15 I.Merupakan penyakit di dunia yang belum bisa disembuhkan ( WHO ) II. Penyebab kematian utama, karena kanker III. Penderita datang % sudah stadium lanjut IV. Angka tahan hidup 5 th paling rendah V. Angka tahan hidup 5 tahun stadium I = 70% 5 FAKTA TENTANG KANKER PARU

13 16-Apr-15 Epidemiologi Kanker Paru “Dunia “ Dibandingkan “Indonesia“ Dunia “Indonesia“ Jenis kelamin Lk > Pr Idem Staging Late stage >>> Idem Jenis KPKBSK Idem Terapi Multimodaliti Idem Prognosis Buruk Idem

14 16-Apr-15 Epidemiologi kanker paru Dunia VS “Indonesia“ Dunia “Indonesia “ Mortaliti Ranking I ?! Prevalensi Me ?! Perokok aktif 85% 92% * Perokok pasif OR 2,4 - 3,4 OR 2,7 Genetik ? ?

15 16-Apr-15 1Etiologi Tidak jelas, belum diketahui secara pasti Faktor : Bahan karsinogen ( Enviromental diseases ) Asap rokok5 – 10 kali 3,4 Benzpyrene Polonium 210 Zat kimia6 – 10 kali AsbesChromium ArsenBesi UraniumNikel Fibrosis paru : 7 % Ca Jaringan parut 23,2 % Jaringan parut  TBC

16 16-Apr-15 1 Resiko Kanker Paru Akibat Rokok Resiko Kanker Paru Akibat Rokok Merokok : 1 – 10 batang / hari resiko meningkat 15 kali 20 – 30 batang / hari resiko meningkat kali 40 – 50 batang / hari resiko meningkat kali

17 16-Apr-15 Karsinogen Dalam Rokok Fase Partikulat : Netral fraksi : Benzpyrene Dibenzanthracene Benzofluoranthenes Basik fraksi : Nitrosamines Asidik fraksi : Tumor promoting agent Residual fraksi : Nikel, cadmium, Polonium 210 Nitrogen oksida

18 16-Apr-15 Karsinogen Dalam Rokok Fase uap : : Nikel karbonyl Hydrazin Vinyl chlorida Nitrogen oksida Nitrosodiethylamine

19 16-Apr-15 Patogenesis kanker paru Kanker adalah penyakit gen

20 16-Apr-15 Cancer NormalOnkogen Proliferasi Gen tumor supresor Apoptosis k-ras myc P 53 rb Siklus sel faktor pertumbuhan Siklus sel p53 bcl2

21 16-Apr-15 Multi-Step Karsinogenesis Kanker Paru Multi-Step Karsinogenesis Kanker Paru normalnormal kankerkanker displasiadisplasia metaplasiametaplasia TISTIS metastasismetastasis

22 16-Apr-15 1 Diagnosis Anamnesa : - Keluhan - Kebiasaan - Pekerjaan - Riwayat penyakit

23 16-Apr-15 Gambaran Klinik Tidak banyak berbeda dari penyakit paru lain Terdiri dari keluhan subyektif dan temuan obyektif Dari anamnesa didapatkan : Keluhan utama  sangat beragam Sering juga yang pertama terlihat adalah gejala akibat metastasis dan keluhan akibat perjalanan penyakit Ada pula gelaja yang tidak khas, seperti : ** Berat badan berkurang ** Demam hilang timbul serta ** Nafsu makan menurun ** Gejala paraneoplatik

24 16-Apr-15 Gambaran Klinik 1. Pengaruh kanker terhadap saluran nafas : ** Berupa iritasi dan gangguan mekanik, Batuk-batuk kronis, Hemoptysis ** Infeksi paru / pneumonitis berulang ** Obstruksi saluran nafas  Sesak nafas Atelektasis

25 16-Apr-15 Gambaran Klinik 2. Penekanan sekitar / infiltrasi : Vena cava superior sindroma Dispagia ( gangguan menelan ) Kelumpuhan diaphragma pita suara N. brachialis Deviasi Trachea

26 16-Apr-15 Gambaran Klinik 3. Metastasis : Gejala sesuai dimana terjadi metastasis KGB hilus / mediastinum Tulang Otak, Dan lain – lain 4. Non metastasis extra pulmonary manifestation of bronchogenic carcinoma atau sindrom paraneoplastik Hypertropic osteoathropaty Neurophati

27 16-Apr-15 Pemeriksaan - Keadaan umum : Bervariasi tergantung keadaan penyakit - Gejala atau Gambaran Klinik : Sangat bervariasi - Radiologi : Rontgen foto toraks PA / Lateral Computerized Tomography ( CT )-Scan toraks CT Otak, Bone survey,Bone Scan,Ultrasonography dll

28 16-Apr-15 1 Gejala klinik : Gejala klinik : Asimetris wajah Asimetris wajah Bengkak atau sembab muka dan leherBengkak atau sembab muka dan leher Suara serak Suara serak Sembab lengan dengan rasa nyeri Sembab lengan dengan rasa nyeri Pelebaran vena pada leher / dadaPelebaran vena pada leher / dada Kelainan bentuk torak : HidrotoraksKelainan bentuk torak : Hidrotoraks Atelektasis Atelektasis

29 16-Apr-15 Perubahan sendi kecil –kecil Perubahan sendi kecil –kecil Pembesaran kelenjar leher, axila, subclavicula, supraclavicula, dllPembesaran kelenjar leher, axila, subclavicula, supraclavicula, dll Kelainan pemeriksaan fisik paruKelainan pemeriksaan fisik paru Kelainan alat-alat lainKelainan alat-alat lain

30 16-Apr-15 Pemeriksaan Laboratorium : Rutin Histopatologi, Sitologi dari : Sputum, Bilasan bronkus Sikatan bronkus Cairan Pleura Bahan biopsi aspirasi kelenjar dan tumor

31 16-Apr-15 1 Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Penunjang - Bronkoskopi - Bronkoskopi - Biopsi aspirasi trantorakal - Biopsi aspirasi trantorakal - Punksi dan biopsi pleura - CT scanning - Biopsi kelenjar getah bening - Mediastinoskopi - Torakotomi explorasi - Tumor marker

32 16-Apr-15 Deteksi / Diagnosa Dini Deteksi dini sangat di harapkan,terutama pada orang yang patut dipertimbangkan. Penatalaksanaan kasus yang masih dini : ** Memberi harapan hidup yang baik ** Mengurangi penderitaan dan ** Meningkatkan kualitas hidup Untuk itu perlu : Perhatian para dokter untuk mengusahakan pembuktian sesegera mungkin ada atau tidak adanya kanker paru pada seseorang yang di curigai

33 16-Apr-15 1 Diagnosa Dini Tujuan : –Menemukan kanker paru dini atau masih Karsinoma insitu –Pertumbuhan sel kanker masih terbatas pada epitel dan belum menembus membran basalis. Merupakan stadium awal dari suatu karsinoma

34 16-Apr-15 Golongan Yang di Curigai Golongan Resiko Tinggi ( GRT ) adalah : – Laki-laki –Umur ≥ 40 tahun –Perokok berat / sedang –Terpapar zat karsinogen

35 16-Apr-15 Golongan Lain yang Perlu di Waspadai –Perempuan perokok pasif disertai salah satu gejala atau keluhan respiratorik dan berat badan menurun –Sesorang dengan gejala klinik respiratorik dan penurunan berat badan tanpa penyakit yang jelas –Seseorang yang mempuyai riwayat,tentang adanya keluarga dekat yang menderita kanker paru

36 16-Apr-15 Diagnosa Dini Tumor 1 cm ( 10 mm) Doubling time hari % umur nya Ikeda : Tumor < 20 mm 0,9 % metastase ke KGB Tumor 20 – 30 mm 35 % metastase ke KGB

37 16-Apr-15 Alur Deteksi Dini Kanker Paru Deteksi Dini Kanker Paru (Skrining) Golongan Risiko Tinggi Bukan GRT dengan gejala batuk (GRT) kronik, sesak nafas batuk darah, berat badan turun Foto toraks, sitologi sputum dan bronkoskopi autoflouresen Diagnostik dan terapi penyakit paru non kanker Semua hasil (- ) Ada hasil yang (+) Curiga kanker paru Re-skrining Teruskan prosedur Teruskan prosedur 4 – 6 bulan diagnostik kanker paru diagnostik kanker paru

38 16-Apr-15 1 Pemeriksaaan saringan untuk G.R.T TDK : Tindakan Diaknostik Khusus TDK Mungkin ganas tapi perlu DD TDK Pem saringan di atas diteruskan Tidak mencurigakan Evaluasai derajat / diobati TDK Curiga Foto toraks tiap 6 bulan +Curiga- Sitologi sputum tiap 4-6 bulan

39 16-Apr-15 1 Tindakan Diagnostik Khusus Foto toraks lateral Tomografi Bronkhoskopi Biopsi transbronkial Biopsi transtorakal Mediastinoskopi Bila perlu torakotomi

40 16-Apr-15 T E R I M A K A S I H

41 16-Apr-15 Pengobatan Kanker Paru Pengobatan Kanker Paru

42 16-Apr-15 Modaliti Pengobatan Utama Kanker Paru Operasi atau Pembedahan Radioterapi Kemoterapi

43 16-Apr-15 Modaliti Lain Pengobatan Kanker Paru Imunoterapi, mamfaat belum jelas Terapi hormon, belum ada hasil penelitian di Indonesia Terapi target, belum memuaskan karena : Masih banyak pertimbangan, respon terbatas kasus-kasus tertentu, obat masih mahal dan Respon baik pada perempuan, tidak merokok, karsinoma jenis adeno dan bangsa Asia

44 16-Apr-15 Pedoman pengobatan Jenis histologis Derajat atau Stadium klinis penyakit Tampilan atau “Performace status” Faktor nonmedis : Fasiliti di rumah sakit, Kondisi ekonomi penderita ( Indonesia )

45 16-Apr-15 Jenis Histologis Klasifikasi histologis WHO 1. K arsinoma epidermoid atau Karsinoma sel skuamosa ( Squamous cell ca ) 2. Karsinoma sel kecil ( Small cell ca ) 3. Adeno karsinoma ( Adeno ca ) 4. Karsinoma sel besar ( Large cell ca )

46 16-Apr-15 Pembagian lain 1. Kanker paru jenis karsinoma sel kecil ( K P K S K ) atau Small cell lung cancer ( S C L C ) 2. Kanker paru jenis bukan karsinoma sel kecil (K P B K S K ) atau Non small cell lung cancer ( N S C L C )

47 16-Apr-15 Stadium Kanker Paru Jenis Bukan Karsinoma Sel kecil Derajat nya berdasarkan : T, N, M. T : Tumor primer N : Nodul, telibatnya kelenjar getah bening regional M : Metastasis ada atau tidak

48 16-Apr-15 Kategori T, N, M Kanker paru T : Tumor primer To : Tidak terbukti adanya tumor primer atau Tumor ( - ) Tx : Tumor ( - ), Sitologi ( + ) Tis : Karsinoma insitu T1 : Tumor < 3 cm, masih dalam bronkus lobus T2 : Tumor > 3 cm, mengenai bronkus utama lebih jauh 2 cm dari karina. Mengenai pleura visceral, atelektasis dan pneumonitis obstruktif yang meluas hanya ke daerah hilus.

49 16-Apr-15 T3 : Sebarang ukuran, mengenai dinding dada, diafragma, pleura mediastinum atau tumor dalam bronkus utama kurang dari 2cm sebelah distal karina, atelektasis dan pneumonitis seluruh paru T4 : Sebarang ukuran, mengenai mediastinum, jantung, pembuluh besar, trakea, esofagus, korpus vertebra, karina, efusi pleura ganas dan tumor satelit ipsilateral pada lobus yang sama,

50 16-Apr-15 N : Kelenjar getah bening ( KGB ) regional Nx : Kelenjar tidak dapat dinilai No : Tidak terbukti keterlibatan kelenjar N1 : Didapatkan keterlibatan KGB peribronkial dan / atau hilus ipsilateral N2 : Didapatkan keterlibatan KGB mediastinum ipsi lateral dan / atau KGB subkarina N3 : Didapatkan keterlibatan KGB hilus atau mediastinum kontralateral, skalenus, supraklavikula ipsilateral dan kontralateral

51 16-Apr-15 M : Metastasis ( Anak sebar ) jauh Mx : Tidak dapat dinilai adanya metastasis jauh Mo : Tidak ditemukan adanya metastasis jauh M1 : Ditemukan adanya metastasis jauh Metastatic tumor nodule ( s ) ipsilateral di luar lobus tumor primer.

52 16-Apr-15 Penderajatan kanker paru StageT N M Occult cancerT xN0M0 Derajat 0TisN0M0 Derajat I AT1N0M0 Derajat I BT2N0M0 Derajat II AT1N1M0 Derajat II BT2 T3 N1 N0 M0

53 16-Apr-15 Penderajatan kanker paru Derajat III AT1 T2 T3 N2 N1 N2 M0 Derajat III BSebarang T T 4 N3 Sebarang N M0 Derajat IVSebarang TSebarang NM1 StageT N M

54 16-Apr-15 Staging Kanker Paru Jenis Karsinoma Sel Kecil Limited / Tingkatan terbatas ; - Tumor ditemukan dalam satu paru - Penjalaran ke kelejar getah bening paru yang sama. Extensive / Tingkatan luas ; - Tumor telah menyebar keluar dari satu paru atau ke organ lain di luar paru

55 16-Apr-15 Tampilan Menurut Skala Karnofsky dan WHO Tampilan Menurut Skala Karnofsky dan WHO Nilai Skala KarnofskyNilai skal WHO Keterangan Aktifiti normal 70 – 801 Ada keluhan,tetapi masih aktif dan dapat mengurus diri sendiri 50 – 602 Cukup aktif, namun kadang – kadang memerlukan bantuan 30 – 403 Kurang aktif,, perlu rawatan Tidak dapat meninggalkan tempat tidur, perlu rawat di rumah sakit Tidak sadar

56 16-Apr-15 Pengobatan Kanker Paru Pengobatan Standar selama ini adalah : Pembedahan, Radioterapi, Kemoterapi Terapi tersebut biasanya diberikan secara bersama atau Multi-modality Pendekatan pengobatan lain yaitu terapi pendukung dikenal dengan BSC atau Best Supportive Care

57 16-Apr-15 Hasil Pengobatan Kanker Paru Hasil pengobatan umumnya belum memuaskan Perlu suatu strategi baru dan penelitian Ilmu telah berkembang dengan pesat Survival masih belum banyak berobah 5 Year survival rate masih rendah, < 15%

58 Hasil Pengobatan Kanker Paru Masa tengah tahan hidup ( MTTH ) atau Median survival : Kanker paru yang tidak bisa diobati lagi adalah bulan dan Angka tahan hidup satu tahun nya rata- rata 10%

59 16-Apr-15 Hasil Pengobatan Kanker Paru Kanker paru yang potensial masih dapat dilakukan terapi bedah belum mencapai angka 100 %. Stadium I A : 67 %, I B : 57 %, II A : 55 %, II B : 39 % dan III A : 23 %

60 16-Apr-15 Pengobatan Kanker Paru Terutama tergantung : *** Jenis Histopatologik *** Stadium ( Stage ) atau derajat penyakit Jenis sel kecil : Kemoterapi Jenis bukan sel kecil : Tergantung stadium

61 16-Apr-15 PENGOBATAN KANKER PARU JENIS KARSINOMA BUKAN SEL KECIL PENGOBATAN KANKER PARU JENIS KARSINOMA BUKAN SEL KECIL ** Stadium I dan II : - Pilihan adalah pembedahan - Jumlah sedikit % - Angka Tahan Hidup ( ATH ), 5 tahun, terutama stadium I ada yang sampai 70%

62 16-Apr-15 Stadum III A, pilihan adalah terapi : Neoajuvan, dilanjutkan dengan Operasi, kemudian dilanjutkan lagi dengan Ajuvan Stadium III B dan IV pilihan adalah terapi : Kemoterapi di kombinasi dengan Radioterapi Angka tahan hidup 5 tahun hanya 5 – 10 % Masa tengah tahan hidup, rata-rata 9 bulan

63 16-Apr-15 Pembedahan  Cara yang terbaik  Kuratif : Tumor terlokalisir / dini, derajat I dan II  Paliatif : Tumor telah lanjut  Konta indikasi pembedahan : ** Metastasis sudah terjadi ** Faal paru jelek ** Penyakit berat / Jantung ** Jenis Oat cell carsinoma –

64 16-Apr-15 Prinsip Terapi Pembedahan Mengangkat tumor secara lengkap ~ Lobektomi / pneumonektomi, termasuk KGB intrapulmoner ~ Segmentektomi : bila faal paru tidak memadai ~ KGB mediastinum : diseksi sistematik ~ Batas sayatan harus bebas tumor (potong beku)

65 16-Apr-15 Toleransi bedah  Toleransi diukur dengan uji faal paru Alternatif : Analisis gas darah  KVP paru kontralateral baik VEP 1 > 60%  Risiko ringan untuk pneumonektomi  KVP paru kontralateral < 35 % VEP 1 < 60%  Risiko sedang untuk pneumonektomi

66 16-Apr-15 Radioterapi –Pilihan ke II sesudah pembedahan –Efektif pada jenis anaplastik –Kurang efektif pada jenis epidermoid dan adeno karsinoma –Tujuan paliatif adalah membantu keadaan seperti : ** Obstruksi vena cava superior ** Metastasis ke tulang / Nyeri ** Massa besar ** Pasca bedah

67 16-Apr-15 Radioterapi Kuratif : Untuk keadaan baik atau favourable group dapat : ~ Merupakan bagian kemoterapi neoadjuvan untuk stage IIIA ~ Kadang-kadang menjadi alternatif terhadap modaliti lain Paliatif : Untuk keadaan kurang baik atau unfavourable group, yaitu  Tampilan < 70 %  Penurunan BB 2 bulan terakhir > 5%  Faal paru buruk

68 Radioterapi ~ Dosis radiasi : Umumnya cGy Dengan cara pemberian 200 cGx / kali, 5 hari / minggu ~ Syarat standar pemberian radioterapi adalah : Hb > 10 g%, trombosit > / mm 3 dan leukosit > 3000 / dl

69 16-Apr-15 Kemoterapi Bila tumor sudah luas, telah terdapat metastasis atau tumor in operabel Hasil belum memuaskan Tujuan : ** Melepaskan penderitaan ** Meningkatkan kualitas hidup

70 16-Apr-15 Kemoterapi  Dapat diberikan pada semua kasus  Memberi kemungkinan reduksi tumor (% response rate) dan perbaikan prognosis (1 - 2 years survival rate, median survival time, median time to progression atau waktu rekurensi )  Kewenangan dokter spesialis paru

71 16-Apr-15 Pemilihan Paduan Obat  Platinum based ( Sisplatin atau Karboplatin )  Umumnya kombinasi 2 obat anti-kanker  Respon objektif masing-masing obat > 15%  Efek samping ( Toksisiti ) obat yang minimal  Stop atau diganti bila progresif setelah 3 siklus

72 Paduan Obat Untuk KPKBSK Paduan Obat Untuk KPKBSK CAP II : Sisplatin, Adriamisin dan Siklofosfamid PE : Sisplatin atau karboplatin + Etoposid Tax - PC : Paklitaksel + Karboplatin atau Sisplatin Gem - P : Gemsitabin + Sisplatin atau Karboplatin Dose-P : Dosetaksel + sisplatin atau Karboplatin Terapi target (Gefitinib oral) sebagai ajuvant,kombinasikan dengan yang lain

73 16-Apr-15 Paduan Obat Lain 1. Cyclofosfamid, Adriamisin dan Vinkristin ( CAV ), untuk karsinoma sel kecil ( KPKSK ) 2. 5 Fluorourasil, Adrimisin / Epirubisin dan Mitomisin C ( FAM ) untuk KPBKSK

74 16-Apr-15 Ketentuan Kemoterapi  Konfirmasi diagnosis histologis  Tampilan > 70  Hb > 10 g%  Trombosit > / m 2  Leukosit (PMN) >  Faal ginjal CCT > 70 mg/menit  Faal hati baik

75 16-Apr-15 Dosis obat Dosis obat dihitungan berdasarkan ketentuan farmakologik masin-masing : Dosis biasa dihitung sesuai dengan ~ Luas Permukaan Badan LPB ( m 2 ) ~ Rumusan AUC atau Area Under the Curve Siklus umumnya 6 x, bila respon memadai

76 16-Apr-15 Evaluasi Hasil Pengobatan Sesudah siklus ke - 2 dengan foto toraks Bila mungkin setelah siklus ke-4 dengan CT Scan v Respon subyektif : Menilai perobahan keluhan awal v Respon semisubyektif : Menilai perobahan tampilan dan berat badan v Respon obyektif : Menilai hasil foto toraks / CT Scan toraks, ukuran tumor, apakah terjadi lesi baru ? v Efek samping obat, toksisiti

77 16-Apr-15 Respons obyektif Respons obyektif Respon komplit (complete response, CR) Tumor menghilang 100%, lebih dari 4 minggu Respon sebagian (partial response, PR) Pengecilan ukuran tumor terjadi > 50%, tetapi < 100%

78 Respons obyektif Menetap (stable disease, SD) Ukuran tumor tidak bertambah atau pengecilan tumor > 25% tetapi < 50% Tumor progresif (progressive disease, PD) Ukuran tumor bertambah > 25% atau muncul lesi baru di paru / di tempat lain atau terjadi metastasis

79 16-Apr-15 Immuterapi Meningkatkan daya tahan Meningkatkan hasil terapi lain ( Post operatif ) Obatnya antara lain : Vaksin BCG Corine bacterium pavum Levamisol, 3x 50 mg 2 x / minggu -  3==6 bulan

80 16-Apr-15 Pencegahan Mungkinkah kanker paru dapat dicegah ? Insidens kanker paru: Pada perokok : 3 / 1000 perokok / tahun Pada bukan perokok : 7 / penduduk Dengan tidak merokok maka insidens kanker paru : Dimungkinkan akan dapat di turunkan

81 16-Apr-15 Konsep Pencegahan Konsep Pencegahan * ** Primer : Menghentikan Merokok dan Mencegah menjadi perokok Strategis Stop merokok Mudah, murah, menguntungkan dan rasional ** Sekunder : Penemuan kasus dini Hasilnya tidak positif

82 16-Apr-15 Langkah - Langkah Strategis Pusat data Pusat informasi Pendidikan masyarakat PP & UU pembatasan rokok Aktiviti membantu berhenti merokok (klinik berhenti merokok)

83 16-Apr-15 Fenomena - Berhenti Merokok Tanpa intervensi apapun : 1% Sekedar anjuran Dr/ Zr : 5% Tenaga kesehatan di tambah dengan metode yang baik : %

84 16-Apr-15 Tujuan Kampanye Anti Rokok Mencegah remaja / anak menjadi perokok ( Murid SD kelas. V & VI : 12% ; Pemula: 14% ) Mengubah sikap dan perilaku perokok Melestarikan “Budaya Tidak Merokok” menjadi Norma Sosial

85 16-Apr-15 Hasil belum memuaskan, karena : Komitmen pemerintah kurang Faktor sosial - budaya Kepedulian tenaga kesehatan kurang Faktor ekonomi Hasil belum memuaskan, karena : Komitmen pemerintah kurang Faktor sosial - budaya Kepedulian tenaga kesehatan kurang Faktor ekonomi

86 16-Apr-15 Pencegahan Sekunder Skrining, yaitu pemeriksaan berkala Foto Ro toraks x / 4 bulan Sitologi sputumx / 6 bulan Gold standard : Penurunan mortaliti,efektiviti dan efisiensi (?)

87 16-Apr-15 Re-definisi golongan risiko tinggi Pengembangan teknologi pemeriksaan sputum Peningkatan teknik pemeriksaan endobronkial Peningkatan teknik pemeriksaan radiologi Peningkatan terapi endobronkial : –Brakiterapi –Kauterisasi Uni-polar –Terapi laser –Krioterapi

88 16-Apr-15 T E R I M A K A S I H


Download ppt "16-Apr-15 TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K) TUMOR PARU Oleh Dr.H. Zailirin YZ SpP (K)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google