Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengantar Asuransi Pribadi Henry A. Siregar, SE, MM, AAIK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengantar Asuransi Pribadi Henry A. Siregar, SE, MM, AAIK."— Transcript presentasi:

1 Pengantar Asuransi Pribadi Henry A. Siregar, SE, MM, AAIK

2 INTRODUCTION Equitable Premium bg penanggung: (adequate utk) Cost of expected claims Contingency / Catastrophe Reserve Expenses loading Profit loading Problems: Expected Claims (based on past experience) dpt menyimpang krn: - Single/ Individual large loss - Accumulation of losses (catastrophic losses) Contingency Reserve utk handle penyimpangan diatas tdk cukup krn: - Persaingan dlm industri asuransi Risk yg ditransfer pd asuransi  still remain uncertain Insurance needs Reinsurance

3 Reinsurance Terminology Reinsurer (reasuradur) Perusahaan yg menerima transfer risiko dari penanggung Ceding office Penanggung yg menempatkan reasuransi kpd reasuradur Cede Pemberian bisnis reasuransi dr ceding pd reasuradur Cession (sesi) Jumlah share yg diberikan ceding pd reasuradur Retention Bagian dari risiko yg ditahan sendiri oleh ceding, jika terjadi loss beban ceding tdk melebihi company’s acceptance limit utk COB tsb Facultative reinsurance Penempatan reasuransi secara kasus per kasus (individual basis)

4 Reinsurance Terminology (lanjutan) Treaty reinsurance Perjanjian penempatan reasuransi otomatis antara ceding dgn reasuradur, atas dasar syarat & kondisi yg disepakati sebelumnya Retrocession Transfer sebagian risiko dr reasuradur kpd retrocessionaire WHY REINSURE? Security (peace of mind) Stability Capacity Catastrophe protection Macro benefits

5 RETENTION Faktor-faktor yg menentukan besar retensi yg diambil oleh suatu perusahaan asuransi antara lain: Capital & free reserves Size of portfolio, premium income & profitability Spread of risks & pattern of losses Type & cost of reinsurance The Corporate Strategy

6 METHODS OF REINSURANCE FACULTATIVE REINSURANCE umumnya untuk risiko individual dgn nilai besar dan/atau tergolong hazardous risk. optional (bebas)  bagi asuradur (to offer) atau reasuradur (to accept) full undewriting info as far as possible Alasan penggunaan Fakultatif: Tambahan kapasitas di luar automatic capacity seperti treaty Untuk risiko-risiko yang dikecualikan dalam treaty Menjaga ‘result treaty’ yang baik Untuk risiko-risiko yang tidak memiliki treaty Pertukaran Bisnis (Reciprocal)

7 Keuntungan Fakultatif risiko dianggap individu dan merupakan kontrak terpisah meningkatkan daya saing asuradur di suatu pasar tertentu memungkinkan reasuradur memilih portofolio risiko memproteksi treaty terhadap risiko tertentu manfaat dari pengetahuan khusus yang dimiliki reasuradur meningkatkan hubungan bisnis yang baik dengan reasuradur Kerugian Fakultatif ketidakpastian akseptasi atas risiko waktu biaya dan pekerjaan administrasi yang tinggi reasuradur menjadi ‘competitor’ bagi asuradur reasuradur dapat mempengaruhi kebijakan underwriting asuradur komisi reasuransi biasanya lebih kecil daripada treaty

8 TREATY REINSURANCE kontrak yg umumnya utk ‘large numbers of similar risks’ obligatory (wajib)  asuradur (to offer) dan reasuradur (to accept) setiap risiko yang sesuai ketentuan treaty Keuntungan Treaty kapasitas reasuransi otomatis (automatic reinsurance cover) komisi reasuransi yang umumnya lebih tinggi daripada fakultatif ada kemungkinan mendapatkan tambahan komisi jika bisnis ‘profitable’ administrasi lebih cepat dan mudah daripada fakultatif prosedur accounting lebih mudah Kerugian Treaty terikat dengan ketentuan kontrak limitasi baik dari jenis risiko maupun kapasitas sulit dibentuk untuk risiko dengan volume kecil banyak premi yang hilang  small good risks

9 POOLS Utk penutupan risiko  very hazardous Anggota pool mendapat share  % yg ditentukan sebelumnya Premi & loss di bagi berdasarkan % share tsb Bisnis berasal dari anggota pool

10 TYPES OF REINSURANCE Reasuransi Proporsional Esensi dari metode reasuransi ini  ‘sharing in given proportion’. Reasuradur menerima premi dan membayar klaim (liability) sesuai proporsi share yang diambil (accept) dari suatu risiko. Reasuransi Non Proporsional didasarkan pada ukuran (size) dari kerugian disebut juga excess of loss  nilai kerugian harus melewati batas tertentu (deductible) sebelum reasuradur terlibat dalam kerugian tersebut dapat dikatakan premi diterima dan klaim yang dibayar tidak harus sesuai share yg diambil

11 TREATY PROPORSIONAL Quota Share Treaty Pembagian Risiko, Premi dan Claim berdasarkan % tetap (fix) % ditentukan sesuai kesepakatan pada awal pembentukan treaty Contoh: Treaty Limit (QS)$1,000,000 Own Retention (OR) 25% Reas Quota Share (Q/S)75% a. Hitung share OR dan Q/S untuk tiap risiko di bawah ini: i. TSI = $500,000ii. TSI = $1,000,000iii. TSI = $1,500,000 b. Hitung premi bagian OR dan Q/S utk risiko poin iii, jika rate = 0.1% c. Hitung klaim bagian OR dan Q/S utk risiko poin iii, jika loss = $500,000

12 Keuntungan Quota Share Treaty Kapasitas operasional otomatis bagi perusahaan asuransi yang baru berdiri Meningkatkan cash flow asuradur (high reinsurance commission) Mudah digunakan Profit Commission jika result treaty menguntungkan Kerugian Quota Share Treaty Memberikan (cede) risiko yang sebenarnya dapat ditahan sendiri oleh asuradur  lebih merugikan jika risiko  small good risks Terikat dengan ketentuan treaty  retensi dan underwriting practice Pekerjaan dan biaya administrasi lebih tinggi dibanding excess of loss treaty

13 Surplus Treaty Asuradur hanya memberikan sesi risiko jika nilai risiko telah melebihi retensi sendiri (own retention) Own Retention asuradur disebut line (one line) Kapasitas Reasuradur = jumlah lines x own retention Dapat dibentuk dalam beberapa bagian  First Surplus, Second Surplus, dst Contoh: Own Retention (OR) $100,000 Reas Surplus (SPL)10 lines a. Hitung kapasitas maksimum treaty di atas b. Hitung risiko bagian OR dan SPL untuk risiko berikut: i. TSI = $50,000ii. TSI = $150,000iii. TSI = $1,400,000

14 Keuntungan Surplus Treaty Kapasitas otomatis yang cukup besar Good small risks dapat ditahan sendiri Portofolio yang ditahan homogen Profit Comission jika result treaty menguntungkan Kerugian Surplus Treaty Pekerjaan administrasi cukup tinggi Kapasitas bisa kecil jika reasuradur menginginkan kondisi yg balance Premi keluar lebih besar daripada excess of loss

15 TREATY NON PROPORSIONAL Tujuan penggunaan reasuransi non proporsional baik dengan metode ‘fakultatif’ maupun ‘treaty’ adalah untuk memproteksi: 1. Retensi ceding company; atau 2. Common Account (retensi + treaty proporsional) ceding company Jika reasuransi non proporsional ini digunakan untuk proteksi ‘retensi’ ceding. Maka program ini akan merespon atas setiap kerugian yang menjadi beban retensi ceding (own retention) Subject to: Loss beban O/R melebihi nilai pure net retention ceding company dalam program non proporsional tersebut

16 Working Excess of Loss  Reasuradur terlibat untuk setiap loss yang melebihi suatu nilai tertentu (underlying retention/ deductible/ priority)  Kapasitas otomatis (treaty)  Disebut working cover  dalam satu tahun reasuradur dapat terlibat di beberapa kerugian individu (any one risk)  Cover limit dibentuk dalam layer-layer dgn penulisan sbb: 1 st layer: Cover Limit layer pertama ‘in excess of’ Underlying Retention 2 nd layer: Cover Limit layer kedua ‘in excess of’ 1 st layer attachment point dst Contoh arrangement layer: 1 st layer: 1,000,000 in excess of 250,000 2 nd layer: 1,750,000 in excess of 1,250,000 3 rd layer: 1,000,000 in excess of 3,000,000

17 Contoh perhitungan kerugian: Hitung distribusi kerugian antara ceding dengan reasuradur excess of loss untuk kerugian terpisah berikut : (cover limit mengikuti contoh sebelumnya): 1. Loss = 50, Loss = 400, Loss = 3,500,000 Jawab: 1. Loss= 50,0002. Loss= 400,000 U/R= 50,000 U/R= 250,000 1 st X/L= nil (below U/R) 1 st X/L= 150, Loss= 3,500,000 U/R= 250,000 1 st X/L= 1,000,000 2 nd X/L= 1,750,000 3 rd X/L= 500,000

18 Stop Loss (Excess of Loss Ratio)  Cover fluktuasi ‘net claims/ loss ratio’ dari suatu kelas bisnis dalam setahun periode reasuransi  Dibentuk dalam layer-layer sebagai berikut: 1 st layer : Cover limit ( % loss ratio ) in excess of U/R ( % loss ratio ) 2 nd layer: Cover limit ( % loss ratio ) in excess of 1 st layer attach point ( % L/R ) dan layer-layer seterusnya  Umumnya ada sebagian partisipasi kembali ceding dalam limit bag reas  Contoh kelas bisnis: Hail Account (loss berfluktuasi tajam dari thn ke thn) Contoh: Hitung beban loss ceding dan reas Stop Loss jika - result dalam setahun: Net Claims = 1,050,000Net Premium Income = 1,000,000 - cover stop loss: 100% in excess of 70% Partisipasi kembali ceding dari cover limit bag reasuradur adalah 10%

19 Jawab (Stop Loss): Net Loss Ratio = (1,050,000/ 1,000,000) x 100% = 105% Distribusi kerugian CedingReinsurer 1 st 700,00070%*700,000 nil 2 nd 300,00030% 30,000**(10%)270,000 (90%) 3 rd 50,000 5% 50,000 nil 105%780,000270,000 Net Loss Ratio ceding turun menjadi 78% (780,000/ 1,000,000) karena program Stop Loss dari yang seharusnya 105% jika tidak ada program Stop Loss Note: * = (700,000/ 1,000,000) * 100% ** = 300,000 x 10%

20 CLASSES OF BUSINESS & REINSURANCE ARRANGEMENTS Jenis, kapasitas reas yg dibutuhkan  berbeda tiap COB Tiap COB memiliki karakteristik berbeda Kesamaan : large homogenous risks Masalah yg terkait dgn personal lines business: - Combined Policies Household & Travel Ins  inc Property, PA & Liability covers - Accumulation Risk Single Event  Accumulation of losses from several policies Combined Policies Premium allocation tiap cover bisa dipisah? - Ya  Reasuransi terpisah - Tidak  Misc Treaty or Specific Treaty Accumulation of losses e.g: - Household  natural perils - PA  many lifes in one aircraft Catastrophe Excess of Loss

21 CLASSES OF PERSONAL LINES INSURANCE & REINSURANCE ARRANGEMENTS Household Cover Potensi kerugian: any one risk  individual large losses  Surplus treaty any one event  accumulation of losses  Cat X/L in aggregate in any one year  Stop Loss Motor Liability cover  unlimited  Excess of loss with sufficient layer Property/ Casco cover  Stop Loss Personal Accident Known exposure  Q/S or SPL with acceptable retention Unknown exposure  Cat X/L

22 Liability potential exposure  any one individual risk inflasi dpt menjadi masalah dlm liability cove excess of loss dianggap paling cocok utk COB ini Livestock Potensi kerugian large losses for valuable animals  Q/S or SPL accumulations for one insured (di lokasi/ pd saat dipindah) accumulations for several insured (epidemic) Dua poin terakhir bentuk reas yg plg cocok  Cat X/L


Download ppt "Pengantar Asuransi Pribadi Henry A. Siregar, SE, MM, AAIK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google