Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Manajemen Strategi Matriks SWOT (Strengths- Weakness-Opportunities-Threats) STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Manajemen Strategi Matriks SWOT (Strengths- Weakness-Opportunities-Threats) STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung."— Transcript presentasi:

1

2 Manajemen Strategi Matriks SWOT (Strengths- Weakness-Opportunities-Threats) STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung Jakarta Selatan Telp. (021) (43 – 45), Fax (021) Pertemuan_5

3 Pokok Bahasan : MATRIKS SWOT (Strengths-Weakness- Opportunities-Threats) /TOWS 12 PRINCIPALS GRAND STRATEGIES & Jenis Strategi Umum Contoh MATRIKS SWOT (Strengths- Weakness-Opportunities-Threats)

4 MATRIKS TOWS Mendapatkan strategi alternatif dengan menggabungkan faktor eksternal & internal secara bersama.

5 MATRIKS TOWS Matriks TOWS dapat digunakan untuk mendapatkan strategi alternatif dengan menggabungkan faktor-faktor internal dan eksternal secara bersama. Kekuatan dan kelemahan internal dirangkum dalam aksis horizontal dengan menggunakan nilai hasil perkalian bobot dengan rating kelompok kekuatan dan kelemahan dalam matriks IFE. Peluang dan ancaman eksternal dirangkum dalam aksis vertikal dengan menggunakan nilai dari hasil perkalian bobot dengan rating untuk peluang dan ancaman dalam matriks EFE.

6 TOWS List Internal Strength List Internal Weakness List External Opportunities List External Threats Future Quadrant a.Related Divers b.Vertical Integration c.Market Develop. d.Product Develop. e.Market Penetration 2 Internal Fix-it Quadrant a.Retrenchment b.Enhancement c.Market Develop. d.Product Develop. e.Vertical Integration f.Related Divers 3 External Fix-it Quadrant a.Related Divers b.Unrelated Divers. c.Market Develop d.Product Develop e.Enhancement f.Status Quo 1 Survival Quadrant a.Unrelated Divers b.Divestire c.Liquidation d.Harvesting e.Retrechment MATRIKS TOWS

7 1. Concentrated Growth (product, market, technology) 2. Market Development (geographic, segments) 3. Product Development (life cycle, brand name) 4. Inovation (new life cycle, exixting absolete) 5. Horizontal Integration (similar business) 12 PRINCIPALS GRAND STRATEGIES

8 6. Vertical Integration (forward, backward) 7. Joint Venture (competitive components) 8. Concentric Diversification (synergistic possibilities) 9. Conglomerate Diversification (financial synergy) 10. Retrenchment/Turnaround (cost, asset) 11. Divestiture (business, major component) 12. Liquidation (asset value non going conxern)

9 Penjelasan Concentrated Growth: -meningkatkan pemakaian pelanggan kini: voulume -menarik pelanggan pesaing: differensiasi - menggali pemakai baru: ikan Market Development: -menambah pasar geografis: regional -menambah pasar kegunaan lain:industri -pasar masyarakat pengguna:distribusi Product Development: -produk dengan feature baru: kemampuan -produksi tingkat kualitas: kualitas -mengembangkan model dan ukuran tambahan

10 Inovation: -produk dengan kemampuan lengkap: polaroid -fungsi baru: jam tangan hias -produk baru di industri yang sama: Apple PC. Horizontal Integration: -akuisisi pesaing -akuisisi perusahaan lain untuk memasuki pasar -akuisisi perusahaan untuk melengkapi ragam produknya. Vertical Integration: -Backwrd integration -Forward integration Joint Venture - kerjasama sumberdaya, fungsional dan global

11 Concentric Diversification Diversifikasi musiman, efisiensi biaya, fungsi. Conglomerate Diversification Mengembangkan usaha berdasarkan kemampulabaan, dana berlimpah, siklus penjualan Retrenchment/Turnaround cost reduction, asset reduction, low margin customer. Divestiture Berdasarkan mismatch bagian tertentu, kelangkaan dana, keterhambatan perkembangan bagian tertentu. Liquidation menjual kekayaan perusahaan menurut nilai aset dan tidak sebagai usaha yang masih berjalan.

12 Jenis Strategi Umum Ekspansi:Penambahan & Perluasan (akselerasi aktivitas,resiko tinggi,tahap peningkatan) Stabilitas: Minimalisasi pertumbuhan, efisiensi kerja, resiko rendah, tahap kedewasaan Penciutan: stagnasi pertumbuhan, perampingan unit kerja, tahap penurunan

13 Hasil yang diperoleh Kuadran IV : Future Quadrant Kuadran III : External fix it Kuadran II : Internal fix it Kuadran I : Survival quadrant

14 MATRIK SWOT M A T R I K Strengths (S) Identifikasi 3.Kekuatan 4. Weakness (W) Identifikasi 3. Kelemahan 4. Opportunities(O) Identifikasi 3. Peluang 4. SO Strategies Menggunakan kekuatan untuk menangkap peluang WO Strategies Mengatasi kelemahan dengan mengambil peluang Threaths (T) Identifikasi 3. Masalah 4. ST Strategies Menggunakan kekuatan untuk menghindari ancaman WT Strategies Meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman

15 MATRIKS SWOT (Strengths-Weakness-Opportunities-Threats) Strategi SO (Strength-Opportunities)  menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan. Strategi WO (Weaknesses-Opportunities)  strategi yang bertujuan untuk memperkecil kelemahan- kelemahan internal perusahaan dengan memanfaatkan peluang-peluang eksternal. Strategi ST (Strength-Threats)  strategi perusahaan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal. Strategi WT (Weakness-Threats)  strategi untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman

16 Tahapan penentuan strategi dengan matriks SWOT: Buat daftar peluang eksternal perusahaan Buat ancaman eksternal perusahaan Buat daftar kekuatan kunci internal perusahaan Buat daftar kelemahan kunci internal perusahaan Cocokkan kekuatan-kekuatan internal dan peluang-peluang eksternal, dan catat hasilnya dalam sel strategi SO Cocokkan kelemahan-kelemahan internal dan peluang-peluang eksternal, dan catat hasilnya dalam sel strategi WO Cocokkan kekuatan-kekuatan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan catat hasilnya dalam sel strategi ST Cocokkan kelemahan-kelemahan internal dan ancaman-ancaman eksternal dan catat hasilnya dalam sel strategi WT

17 Contoh … TOWS MATRIX TABLE STRENGTHS (S) 1. Adanya VISI dan MISI 2. Adanya SOP 3. Kualitas SDM Baik 4. Sitem Kerja Kondusif 5. Adanya Sertifikat ISO Adanya akriditasi 7. Adanya kerjasama WEAKNESSES (w) 1. Sistem Organisasi kaku 2. Sistem pembiayaan 3. Politik tidak baik 4. SDM Promosi Tidak ada 5. Sosial Budaya tidak baik OPORTUNITIES (O) 1. Tarif swadana 2. Demokratisasi 3. Pasar bebas 4. Teknologi maju 5. Investor Industri barang 6. Tuan rumah OR SO STRATEGIES 1. Meningkatkan kualitas SDM dalam politik demokatisasi(S: 3.O: 2) 2. Meningkatkan pembinaan system kerja kondusif dalam mengahadapi pasar bebas(S: 4,1.O: 3) 3. Memperluas hubungan kerjasama dengan investor industri barang(S: 7,6.O: 5) WO STRATEGIES 1. Meningkatkan system organisasi yang demokrasi(W: 1.O: 2) 2. Mengangkat SDM promosi menghadapi tuan rumah OR(W: 4.O: 6) 3. Menyusun system pembiyayaan dalam mengantisipasi tariff swadana(W: 2. O:1) THREATS (T) 1. Investor Rumah Sakit 2. Sosekpol tidak stabil 3. Sitem Pembiyayaan 4. Pemahaman SOP 5. SDM diminta pemerintah ST STRATEGIES 1. Meningkatkan pelatihan pemahaman SOP bagi staf(S: 2.T:4 2. Meningkatkan promosi terakriditasinya dan adanya sertifikat ISO 9002 (S: 5,6.T: 1,2,5) WT STRATEGIES 1. Menyusun struktur organisasi yang efisien dan efektif(W: 1.T: 1,2,3) 2. Meningkatkan efisiensi kinerja dengan penggunaan dana yang efisien pula(W: 2,4,5.T: 3,2) 3. Memperketat seleksi Penerimaan SDM baru yang belum bekerja dipemerintah(W: 4,5.T: 5)

18 Contoh … TOWS MATRIX TABLE TOWS Kekuatan (Strength) 1. Visi dan Misi Organisasi jelas 2. Peningkatan Struktur Organisasi 3. Kerjasama lintas program baik 4. Sarana Prasarana memadai 5. Alokasi Dana APBD untuk Sektor Kesehatan memadai Kelemahan (Weaknees) 1.Belum ada SDM yang khusus mengelola SIM-K sesuai kompetensi. 2.DSS berbasisi SIM-K tidak ada 3.SE sebagai elemen SKD tidak berjalan 4.Kegiatan Lunlata terfragmentasi di Subdin-Subdin 5.Data belum diolah menjadi informasi 6.Mekanisme SIM-K blm sesuai protap. 7.Laporan SP2TP tidak tepat waktu Peluang (oppotunity) 1.Otonomi Daerah dan Desentralisasi. 2.Kebijakan Pemerintah Kabupaten dlm pembiayaan sektor Keshatan 3.Kerja sama Lintas Sektoral yang baik 4.Budaya Gotong royong 5.Teknologi Informatika 6.Era Globalisasi 1.Visi dan Misi organisasi memanfaatkan Otonomi Daerah dan desentralisasi guna mendorong kebijakan Pemerintah Kabupaten dalam era Globalisasi untuk meningkatkan pemanfaatan TeknologiInformatika (S1, O1, O2, O6, O5). 2.Peningkatan struktur organisasi didukung KJLP yang baik dan sarana prasarana memadai serta alokasi dana APBD memadai mendorong KJLS yang baik denga budaya gotong royang untuk meningakatkan pemanfaatan Teknologi Informatika (S2, S3, S4, S5, O3, O4, O5) 1.O tonomi daerah dan Desentralisasi dalam era Globalisasi memacu kebijakan Pemerintah Kabupaten dalam pembiayaaan Sektor Kesehatan untuk terselenggaranya DSS yang berbasis SIM-K, SE sebagai elemen SKD, mekanisme SIM-K dengan pengolahan data menjadi informasi sesuai kebutuhan (O1, O2, W2, W3, W6, W5). 2.Teknologi Informatika memacu tersedianya SDM khusus pengelola SIM-K sesuai Kompetensi, pengolahan data menjadi informasi dengan berjalannya SIM-K sesuai protap berdasarkan Laporan Subdin-subdin dan SP2TP. (O5, W1, W5, W6, W4, W7) Ancaman (Threath) 1.Tingkat pendidikan masyarkat rendah. 2.Wilayah keraja yang luas dan terdapat daerah yang sulit dijangkau. 3.Tingkat sosial ekonomi masyarakat rendah. 4.Prosentase Keluarga miskin tinggi 5.SKD tidak berjalan. 1.Visi dan Misi organisasi yang jelas dengan KJLP yang baik, sarana dan prasarana yang memadai dan alokasi dana APBD memadai merupakan modal untuk meningkatkan kinerja di wilayah kerja yang luas dan terdapat daerah yang sulit dijangkau dengan mengaaktifkan SKD (S1, S3, S4, S5, T2, T5). 2.Visi dan Misi organisasi yang jelas merupakan modal untuk meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi masyarakat yang rendah dimana prosentase keluarga miskin tinggi (S1, T1, T3, T4) Wilayah kerja yang luas dan terdapat daerah yang sulit dijangkau dengan tingkat pendidikan masyarakat dan sosek masyarakat yg rendah dimana prosentase keluarga miskin tinggi dan SKD yang tidak berjalan membutuhkan DSS berbasis SIM-K, SE sebagai elemen SKD, mekanisme SIM-K sesuai protap sehingga data dapat diolah menjadi informasi sesuai kebutuhan. (T2, T1, T3, T4, T5, W2, W3, W6, W5).

19 STRENGTHS (S) 1. Adanya VISI dan MISI 2. Adanya SOP 3. Kualitas SDM Baik 4. Sitem Kerja Kondusif 5. Adanya Sertifikat ISO Adanya akriditasi 7. Adanya kerjasama WEAKNESSES (w) 1. Sistem Organisasi kaku 2. Sistem pembiayaan 3. Politik tidak baik 4. SDM Promosi Tidak ada 5. Sosial Budaya tidak baik OPORTUNITIES (O) 1. Tarif swadana 2. Demokratisasi 3. Pasar bebas 4. Teknologi maju 5. Investor Industri barang 6. Tuan rumah OR SO STRATEGIES 1. Meningkatkan kualitas SDM dalam politik demokatisasi(S: 3.O: 2) 2. Meningkatkan pembinaan system kerja kondusif dalam mengahadapi pasar bebas (S: 4,1.O: 3) 3. Memperluas hubungan kerjasama dengan investor industri barang(S: 7,6.O: 5) WO STRATEGIES 1. Meningkatkan system organisasi yang demokrasi(W: 1.O: 2) 2. Mengangkat SDM promosi menghadapi tuan rumah OR (W:4.O:6) 3. Menyusun system pembiyayaan dalam mengantisipasi tariff swadana (W:2.O:1) THREATS (T) 1. Investor Rumah Sakit 2. Sosekpol tidak stabil 3. Sitem Pembiyayaan 4. Pemahaman SOP 5. SDM diminta pemerintah ST STRATEGIES 1. Meningkatkan pelatihan pemahaman SOP bagi staf(S: 2.T:4 2. Meningkatkan promosi terakriditasinya dan adanya sertifikat ISO 9002 (S: 5,6.T: 1,2,5) WT STRATEGIES 1. Menyusun struktur organisasi yang efisien dan efektif(W: 1.T: 1,2,3) 2. Meningkatkan efisiensi kinerja dengan penggunaan dana yang efisien pula (W: 2,4,5.T: 3,2) 3. Memperketat seleksi Penerimaan SDM baru yang belum bekerja dipemerintah (W: 4,5.T: 5) Contoh … TOWS MATRIX TABLE TOWS


Download ppt "Manajemen Strategi Matriks SWOT (Strengths- Weakness-Opportunities-Threats) STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google