Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGALAMAN PENGAJUAN PROPOSAL PENELITIAN Oleh: Herman Mawengkang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGALAMAN PENGAJUAN PROPOSAL PENELITIAN Oleh: Herman Mawengkang."— Transcript presentasi:

1 PENGALAMAN PENGAJUAN PROPOSAL PENELITIAN Oleh: Herman Mawengkang

2 HIBAH PENELITIAN PT Hibah Penelitian Desentralisasi –Semua dikelola oleh PT yang bersangkutan Hibah Penelitian Kompetitif Nasional –Semua dikelola oleh Litabmas Dikti

3 HIBAH PENELITIAN DESENTRALISASI 1.Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, 2.Hibah Bersaing, 3.Penelitian Fundamental, 4.Penelitian Tim Pascasarjana, 5.Penelitian Kerjasama antar Perguruan Tinggi (PEKERTI), 6.Penelitian Disertasi Doktor, 7.Penelitian Dosen Pemula.

4 HIBAH PENELITIAN KOMPETITIF NASIONAL 1.Penelitian unggulan strategis nasional 2.Penelitian kerjasama luar negeri dan publikasi internasional 3.Penelitian strategis nasional 4.Penelitian kompetensi 5.Riset andalan perguruan tinggi dan industri (Rapid)

5 PENGANTAR Menuliskan dan menyerahkan proposal penelitian (PP) dapat merupakan pengalaman yang merepotkan walaupun untuk peneliti yang telah berpengalaman. Untuk peneliti pemula, penulisan PP adakalanya mengakibatkan frustrasi dan mematahkan semangat. Terdapat beberapa alasan kenapa PP perlu diajukan:  untuk memperoleh dana  untuk sekedar mencari pengalaman  untuk mengajukan suatu ide penelitian Apapun alasannya yang perlu diperhatikan kepada institusi apa kita ajukan PP ini. Masing-masing institusi memiliki kriteria format atau aturan tertentu yang harus dipenuhi. Dan kita harus mengikuti aturan tersebut.

6 PENGANTAR Di sini dibicarakan secara singkat kunci utama yang perlu ada secara umum dalam PP. Perlu diingat bahwa PP ditujukan untuk meyakinkan orang lain (Reviewer) bahwa anda memiliki ide bagus, bermanfaat untuk diteliti, anda berkompetensi dan memiliki rencana kerja untuk mencapai ide tersebut. PP mengandung informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca tentang ide penelitian tadi, kenapa ide ini penting diteliti, kemudian mempunyai cukup pengetahuan tentang bahan kajian literatur yang terkait, dan metodologi yang diajukan berada pada arah yang tepat.

7 PENGANTAR Hal lain yang penting, yaitu, proposal anda membuktikan bahwa bagian tertentu dari penelitian tersebut ada kontribusi pengetahuan baru (sesuai dengan bidangnya). Ini dimunculkan dari tinjauan pustaka. Di dalamnya, dienumerasi dan dianalisis secara kritis kepustakaan terkait yang terkemuka. Dengan konklusi bahwa ide penelitian anda belum pernah diteliti. Pada kesempatan tersebut sebenarnya anda telah juga memperlihatkan kompetensi anda dalam bidang yang diteliti. Anjuran: Hindari istilah sulit dipahami. Kemungkinannya besar bahwa yang mengevaluasi PP anda bukan spesialist dalam bidang yang diteliti. Kalaupun ya, namun ia orang sibuk. Buatlah pesan dalam PP ini konsep dan kalimat yang mudah dicerna.

8 PENGANTAR Telah terbukti anda memiliki ide penelitian, anda berkompetensi dalam bidang tersebut, dan kontribusi dari penelitian ini baru. Sekarang, kenapa projek demikian ini bermanfaat untuk diteliti. Ada sumbangan untuk dunia ilmu pengetahuan. Ok. Tapi apakah pengetahuan ini dibutuhkan. Carilah argumentasi untuk meyakinkan pemberi dana bahwa penelitian ini :  ada manfaat praktisnya  mengakselerasi perkembangan pengetahuan  membuka kemungkinan penelitian baru  pemahaman yang mengakibatkan kesesuaian tindakan yang lebih terarah.  Harus jelas dan spesifik. Jangan janjikan untuk menyelamatkan dunia. James Bond pun baru berhasil di akhir pertunjukan film.

9 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Secara umum PP terdiri dari :  Judul  Ringkasan  Pendahuluan  Tinjauan Pustaka  Tujuan Penelitian  Metode Penelitian

10 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Judul Judul haruslah singkat, informatif dan komprehensif sehingga dapat memberi indikasi situasi tentang apa yang dikerjakan. Contoh. Judul Penelitian: METODE BERBASIS KENDALA AKTIF UNTUK MENYELESAIKAN PERSOALAN PROGRAM STOKASTIK CACAH MULTI-TAHAP

11 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Ringkasan Ini merupakan intisari dari apa yang dikerjakan. Ia sebaiknya mencakup rasional dari kajian, permasalahan yang diangkat, hipotesis (jika ada), metode, dan temuan utama. Deskripsi dari metode dapat mencakup rancangan, prosedur, sample dan instrumen yang akan dipergunakan.

12 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Contoh. Ringkasan Program stokastik berhubungan dengan optimisasi pengambilan keputusan dengan adanya ketidakpastian dalam data problema dari suatu waktu ke waktu berikutnya. Tipe objek kajian adalah problema optimisasi acak di mana hasil (outcome) dari data acak tidak terungkap pada waktu berjalan, dan keputusan yang akan dioptimalkan tidak harus mengantisipasi hasil masa datang (non-antisipasi). Hal ini memberikan kaitan erat dengan optimisasi ‘real time’ yang terlihat sebagai kebutuhan untuk keputusan optimal ‘di sini dan sekarang’ dalam suatu lingkungan data yang tak lengkap (atau tak pasti). Sering kali dalam persoalan optimisasi keputusan demikian ini tercakup didalamnya peubah yang nilainya harus merupakan bilangan cacah, atau biner (0 atau 1).

13 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Dalam penelitian ini yang akan diteliti adalah program stokastik cacah campuran, yang berarti bahwa di samping adanya peubah keputusan yang dipersyaratkan mengambil bilangan cacah tetapi ada juga peubah yang dapat bernilai kontinu (pecahan). Ide kuncinya adalah mentransformasikan model menjadi model Program Bilangan Cacah-Campuran Linier. Hal ini dimungkinkan karena ketidakpastian dapat dimodelkan sebagai sejumlah skenario yang berhingga. Begitupun, ukuran model ekivalen akan tumbuh sangat cepat sebagai konsekuensi dari jumlah skenario dan jumlah horizon waktu. Oleh karena itu penelitian ini juga akan mengajukan suatu metode untuk membentuk jumlah skenario yang efisien.

14 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Dengan menggali konsep peubah superbasis, metode pencarian berkendala dikembangkan untuk menyelesaikan model ekivalen tersebut. Sebagai pengalaman komputasi, metode ini akan diterapkan untuk menyelesaikan persoalan optimisasi finansial.

15 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Pendahuluan Pendahuluan merupakan bagian yang memberikan pembaca informasi latar belakang terhadap penelitian yang akan dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk membangun kerangka kerja penelitian, sehingga pembaca dapat memahami bagaimana penelitian ini dikaitkan dengan penelitian lainnya. Dalam Pendahuluan sebaiknya penulis harus dapat :  membangkitkan interes pembaca terhadap topik  meletakkan dasar secara garis besar terhadap permasalahan yang mengakibatkan pengajuan penelitian ini  mengutarakan kajian dalam konteks lebih besar dari kepustakaan, dan  memberikan aliran pemikiran mudah terpahami.

16 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Perumusan Masalah Perumusan masalah merupakan bagian yang paling kritis dari PP. Ia mendefinisikan proposal, ia memandu argumen dan arah penelitian, dan ia memicu interes dari evaluator. Jika masalah tidak terumuskan dengan baik, walaupun bagian lainnya dari proposal sudah baik, namun kemungkinan ditolaknya proposal sangat besar. Karena itu, biasanya perlu beberapa waktu untuk mengkoseptualisasi dan membentuk pernyataan Perumusan masalah.  menarik perhatian evaluator (reviewer)  relevan  jelas, dan  dapat diteliti (researchable)

17 CONTOH Seperti halnya dalam model optimisasi matematika lainnya, persyaratan cacah dalam problema program stokastik memiliki konsekuensi serius terhadap sifat struktural dan rancangan algoritma. Model yang telah terpahami dengan baik adalah program stokastik linier. Hal ini terutama dari kenyataan bahwa nilai optimal dari problema minimisasi linier merupakan fungsi konveks dari ruas kanan dan fungsi konkaf dari vektor fungsi objektif. Akibatnya, metode dari analisis konveks, misalnya dualitas, stabilitas dan minimisasi subgradien dapat diaplikasikan. Dengan adanya persyaratan cacah, pengamatan konveksitas atau konkavitas tidak lagi berlaku, dan tambahan lagi bentuk fungsi nilai menjadi diskontinu (lower semi-continuous ).

18 CONTOH Kesulitan utama dalam memakai metode Branch and Bound (yang merupakan metode baku untuk menyelesaikan Program Bilangan Cacah) terhadap ranah semi-kontinu ialah bahwa pendekatan hasil menjadi tidak berhingga, yaitu, terdapat tak-hingga sub- problema yang diperlukan agar batas bawah dan batas atas menjadi sama. Akibatnya, terminasi berhingga dari algoritma ini tidak terjamin kecuali peubah tahap pertama diskrit murni.

19 CONTOH Ide kunci dalam penelitian ini adalah mentransformasikan model PSC menjadi model Program Bilangan Cacah Linier. Hal ini dimungkinkan karena ketidakpastian dan waktu dapat dimodelkan sebagai sejumlah skenario yang berhingga. Dengan kata lain peneliti tidak memakai fungsi sebaran peluang untuk merepresentasikan ketidakpastian, karena adanya fungsi sebaran dapat mengakibatkan terjadinya diskontinuitas dan tak konveks. Begitupun, ukuran model ekivalen akan tumbuh sangat cepat sebagai konsekuensi dari jumlah skenario dan jumlah horizon waktu. Oleh karena itu penelitian ini juga akan mengajukan suatu metode untuk membentuk jumlah skenario yang efisien.

20 CONTOH Peneliti telah pernah mengajukan suatu metode untuk menyelesaikan problema Program Bilangan-Cacah Campuran Tak Linier, dengan menggali konsep peubah superbasis dan pencarian berkendala, Mawengkang (2000). Kerangka dasar dari metode ini akan dikembangkan untuk menyelesaikan transformasi PSC ini.

21 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Tinjauan Pustaka (Literature Review) Adakalanya kajian pustaka telah tercakup dalam bagian Pendahuluan. Kajian pustaka memberikan latar belakang dan konteks untuk permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Ia membangun perlunya penelitian dan mengindikasikan bahwa peneliti memiliki pengetahuan tentang bidang yang hendak diteliti. Tinjauan pustaka memenuhi beberapa tujuan:  Ia berbagi informasi dengan pembaca tentang kajian lainnya yang dekat kaitannya terhadap masalah yang ingin diteliti.  Ia merelasikan kajian dengan kajian yang lebih luas, dialog yang sedang terjadi dalam literatur tentang suatu topik, mengisi kesenjangan (gap) dan memperluas kajian sebelumnya.

22 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN  Ia memberikan kerangka kerja untuk menyatakan pentingnya kajian, juga acuan (benchmark) untuk membandingkan hasil kajian dengan temuan lainnya.  Memperlihatkan pengetahuan anda terhadap bidang kajian penelitian.  Memperlihatkan pemahaman anda terhadap isu teoritis dan isu penelitian yang dikaitkan dengan rumusan permasalahan.  Menunjukkan kemampuan anda untuk mengevaluasi secara kritis kepustakaan terkait.  Mengindikasikan kemampuan anda untuk memadukan dan mensintesiskan literatur yang ada.

23 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Beberapa hal yang perlu diperhatikan:  Usahakan memakai kepustakaan (jurnal) yang mutahir  Tinjau kepustakaan yang terkait  Evaluasi kepustakaan ini secara kritis  Tulis secara ringkas dan “to the point“. Contoh. Tinjauan Pustaka Ketertarikan para peneliti dalam bidang PSCC ini relatif baru. Klein-Haneveld, Stougie dan van der Vlerk [12] mengajukan metode penyelesaian untuk PSC dua-tahap dengan tinjau ulang (recourse) cacah sederhana. Karena struktur khusus dari tahap kedua, pendekatan mereka didasarkan pada pembentukan himpunan konveks fungsi nilai tahap kedua. Laporte dan Louveaux [13] mengusulkan pendekatan berbasis-dekomposisi untuk PSC apabila peubah tahap pertama dan kedua biner.

24 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Mereka mengajukan pendekatan branch-and-bound dalam mana optimalitas mengiris pendekatan nilai fungsi tahap kedua tak konveks untuk penyelesaian biner tahap pertama yang telah diperoleh. Sen dan Higle [26] mengembangkan algoritma berbasis dekomposisi untuk menyelesaikan problema PSC dua-tahap yang menekankan pada dekomposisi antara peubah cacah yang muncul dalam tahap pertama dan kedua. Sheralli dan Fraticelli [27] telah mengkaji pendekatan terkait dalam mana teknik reformulasi-linierisasi dipakai di dalam skema dekomposisi. Caroe [ 3 ] memakai pendekatan dekomposisi skenario dari Rockafellar dan Wets [22] untuk mengembangkan algoritma branch and bound menyelesaikan PSC dua- tahap. Batas bawah yang diperoleh dari dual Lagrange yang diturunkan oleh mendualkan kendala non-antisipasi. Subproblema dual Lagrange berkaitan dengan skenario dan mencakup peubah dan kendala dari tahap pertama dan kedua.

25 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Subproblema ini lebih sulit diselesaikan dari pada metode berbasis dekomposisi Benders. Lebih lanjut lagi, walaupun dual Lagrange memberikan batas ketat, penyelesaiannya menghendaki pemakaian metode subgradien dan berakibat kesulitan dalam komputasi. Ahmed et al. [ 1 ] juga mengajukan algoritma branch and bound untuk PSC dua-tahap dengan peubah cacah-campuran di tahap pertama dan peubah cacah-murni di tahap kedua. Mereka memakai reformulasi yang yang mengeksploitasi struktur khusus yang muncul dari matriks tinjau-ulang tetap dalam PSCC dua-tahap. Pendekatan relaksasi Lagrange untuk menyelesaikan PSC dua-tahap diajukan oleh Takriti, Birge dan Long [28]. Schultz et al. [24] mengajukan suatu skema berhingga untuk program stokastik dua-tahap dengan sebaran diskrit dan peubah tahap-kedua cacah murni. Untuk problema ini, mereka mengamati bahwa hanya nilai cacah dari parameter ruas kanan yang relevan.

26 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Kenyataan ini dipakai untuk mengidentifikasi hinpunan terhitung, yang disebut himpunan kandidat, dalam ruang peubah tahap-pertama yang mengandung penyelesaian optimal. Dalam bentuk dasarnya, dilakukan enumerasi lengkap dari himpunan kandidat untuk mencari penyelesaian optimal. Evaluasi suatu elemen dari himpunan menghendaki penyelesaian subproblema cacah tahap-kedua yang berhubungan dangan semua realisasi yang mungkin dari parameter tak pasti. Jadi, enumerasi eksplisit semua elemen, pada umumnya, tak mungkin secara komputasi. Penelitian dalam PSCC tahap ganda sebegitu jauh masih agak kurang. Lokketangen dan Woodruff [14] mengaplikasikan heuristik dalam mana algoritma lindung nilai (hedging) progresif digabung dengan pencarian Tabu untuk menyelesaikan PSCC dengan peubah biner. Mawengkang [17] juga mengajukan heuristik harga ambang yang mengeksploitasi struktur problema dengan adanya nilai ambang resiko (Value at risk) untuk menyelesaikan PSCC dalam optimisasi finansial.

27 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Caroe dan Schultz [4] mengusulkan relaksasi Lagrange untuk dipakai dalam algoritma branch and bound terhadap PSCC tahap ganda. Namun hasil komputasinya terbatas pada problema dua-tahap. Schultz dan Tiedemann [25] mengkaji sifat kontinuitas dari fungsi objektif terhadap keputusan tahap pertama dan mengintegrasi ukuran probabilitas untuk selanjutnya mereformulasi PSCC dua- tahap menjadi program bilangan cacah campuran linier apabila sebaran probabilitasnya diskrit dan berhingga. Algoritma Branch and Price diajukan oleh Lulli dan Sen [15] untuk menyelesaikan problema PSCC tahap ganda yang memiliki struktur khusus. Huang dan Ahmed [ 7 ] mengeksploitasi sub-struktur tertentu problema perencanaan kapasitas dan kemudian mengembangkan skema pendekatan efisien untuk menyelesaikan problema PSC tahap ganda.

28 ROAD MAP a. Pembentukan skenario Goal :Diperolehnya jumlah skenario yang berhingga sehingga persoalan terselesaikan Untuk program stokastik cacah campuran linier tahap ganda telah diajukan dengan menggunakan konsep ruang probabilitas terfilter (lihat Mawengkang dan Suherman, 2007). b.Transformasi model persoalan menjadi model deterministik ekivalen. Goal : Formulasi model deterministik ekivalen Salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan program stochastik cacah multi-tahap adalah mentransformasikan model tersebut menjadi model deterministik ekivalen yang didalamnya terkandung nilai probabilitas dari setiap skenario. Mawengkang et.al., (2006) telah mengajukan model revisi dari model program stokastik dua tahap menjadi model deterministik ekivalen.

29 ROAD MAP c.Metode penyelesaian global program tak linier cacah campuran Goal : Diperolehnya suatu metode untuk menyelesaikan program tak linier cacah campuran berskala besar Kerangka dasar dari metode yang akan diajukan, yaitu peningkatan nilai variabel tak basis dari batasannya sehingga mengubah nilai variabel basis tak cacah menjadi bernilai cacah dengan tetap menjaga kelayakan terhadap variabel lainnya. Pencarian tetangga terdekat dilakukan dengan menggunakan informasi dari vektor ”reduced cost”. Metode demikian ini pada dasarnya merupakan pengembangan dari apa yang telah diajukan oleh peneliti (lihat Mawengkang dan Murtagh, 1986; Mawengkang, 2000; Mawengkang, 2007).

30 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Tujuan Penelitian Pernyataan tujuan harus memberikan sipnosis spesifik dan akurat tentang maksud secara keseluruhan dari penelitian yang ingin dilaksanakan. Ini merupakan uraian singkat tentang apa yang hendak dicapai dari penelitian ini. Biasanya dimulai dengan kata-kata : ‘Tujuan dari penelitian ini adalah ’. Metode Penelitian Biasanya ini merupakan bagian yang sulit dalam menulis PP. Bagian ini merupakan bagian yang penting, karena ia menguraikan tentang apa yang hendak anda lakukan sehingga permasalahan yang diangkat dalam penelitian dapat diselesaikan.

31 KOMPONEN DARI PROPOSAL PENELITIAN Hal-hal lain yang juga perlu mendapat perhatian. Tim penelitian yang berkualifikasi Jadwal waktu yang realistik Dana yang sesuai Sesuaikan dengan format yang ditetapkan.

32 TERIMA KASIH


Download ppt "PENGALAMAN PENGAJUAN PROPOSAL PENELITIAN Oleh: Herman Mawengkang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google