Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Ukuran Letak M. Haviz Irfani, S.Si - STMIK MDP PALEMBANG STATISTIK DESKRIPTIF.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Ukuran Letak M. Haviz Irfani, S.Si - STMIK MDP PALEMBANG STATISTIK DESKRIPTIF."— Transcript presentasi:

1 1 Ukuran Letak M. Haviz Irfani, S.Si - STMIK MDP PALEMBANG STATISTIK DESKRIPTIF

2 2 Ukuran letak suatu rangkaian data adalah ukuran yang didasarkan pada letak ukuran tersebut dalam suatu distribusi. Kuartil (K) Desil (D) Persentil (P) UKURAN LETAK - Pengertian

3 KUARTIL UKURAN LETAK - KUARTIL I II III IV K1K2K3

4 4 Rumus letak kuartil: Data Berkelompok UKURAN LETAK - KUARTIL

5 5 Data penjualan komputer selama 7 bulan terakhir: Data: 2433657 (N = 7) CONTOH : solusi Setelah diurut : 2334567 K1 = 1(7 + 1)/4 = 8/4 = 2  data urutan kedua, jadi K1 = 3 K2 = 2(7 + 1)/4 = 16/4 = 4  data urutan keempat, jadi K2 = 4 K3 = 3(7 + 1) /4 = 24/4 = 6  data urutan keenam, jadi K3 = 6 UKURAN LETAK – CONTOH KUARTIL Data TunggaL

6 6 Interval Frekuensi Tepi Kelas 160 - 303 2 0 159,5 304 - 447 5 2 303,5 448 - 591 9 7 447,5 592 - 735 3 16 591,5 736 - 878 1 19 20 735,5 878,5 Frekuensi Kumulatif CONTOH : UKURAN LETAK – CONTOH KUARTIL Data Berkelompok

7 7 DESIL UKURAN LETAK - DESIL POSISI DATA TIDAK BERKELOMPOK D1= [1(n+1)]/10 D2= [2(n+1)]/10 …. D9= [9(n+1)]/10 POSISI DATA BERKELOMPOK D1=1n/10 D2= 2n/10 …. D9= 9n/10 f = frekuensi kelas desil D i F = jumlah frekuensi semua kelas sebelum kelas desil D i L 0 = batas bawah kelas desil D i

8 8 GRAFIK LETAK DESIL UKURAN LETAK - Grafik DESIL D1 D2D3D4D5 D6D6 D7D7 D8D8 D9D9 D1 sebesar 10% ; D2 sebesar 20% ; D3 sebesar 30% ; D4 sebesar 40% ; D5 sampai 50% ;…; D9 sebesar 90%

9 9 Data telah di urut : 233445 6678910 jumlah data N=12 Pertanyaan : Carilah D1 dan D5 UKURAN LETAK - DESIL CONTOH Data Tunggal Contoh data tidak berkelompok: Letak Desil 1BilanganNilai 122 0,3(3-2)0,3 1,32,3 Letak D1 = 1(12 +1)/10 = 13/10 = Urutan 1,3 ( atau 1 + 0,3 ). Nilai Desil 1 adalah data urutan 1,3, yang bernilai 2,3. D5 = 5(12 + 1)/10 = 65/10 = 6,5 (atau 6 + 0,5) Letak Desil 5BilanganNilai 655 0,5(6-5)0,5 6,55,5 Nilai desil 5 adalah data urutan ke 6,5 yang bernilai 5,5.

10 10 UKURAN PEMUSATAN Tinggifi 160-303 2 304-447 5 448-591 9 592-735 3 736-878 1 Jumlah 20 Frek. Kumulatif 0 2 7 16 19 20 Tepi bawah kelas 159,5 303,5 447,5 591,5 735,5

11 11 UKURAN LETAK: PERSENTIL Definisi: Ukuran letak yang membagi 100 bagian yang sama. P1 sebesar 1%, P2 sampai 2% P99 sampai 99% Rumus Letak Persentil: DATA TIDAK BERKELOMPOKDATA BERKELOMPOK P1= [1(n+1)]/1001n/100 P2= [2(n+1)]/1002n/100 …. P99= [99(n+1)]/10099n/100 UKURAN PEMUSATAN

12 12 CONTOH UKURAN LETAK PERSENTIL UKURAN PEMUSATAN

13 13 CONTOH PERSENTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK 1Kimia Farma Tbk. 160 2 United Tractor Tbk. 285 3Bank Swadesi Tbk. 300 4Hexindo Adi Perkasa Tbk. 360 5Bank Lippo 370 6Dankos Laboratories Tbk. 405 7Matahari Putra Prima Tbk. 410 8Jakarta International Hotel Tbk. 450 9Berlian Laju Tangker Tbk. 500 10Mustika Ratu Tbk. 550 11Ultra Jaya Milik Tbk. 500 12Indosiar Visual Mandiri Tbk. 525 13Great River Int. Tbk. 550 14Ades Alfindo Tbk. 550 15Lippo Land Development Tbk. 575 16Asuransi Ramayana Tbk. 600 17Bank Buana Nusantara Tbk. 650 18Timah Tbk. 700 19Hero Supermarket Tbk. 875 Carilah persentil 15, 25, 75 dan 95! UKURAN PEMUSATAN

14 14 PERSENTIL UKURAN LETAK - DESIL POSISI DATA TIDAK BERKELOMPOK P1= [1(n+1)]/100 P2= [2(n+1)]/100 …. P99= [99(n+1)]/100 POSISI DATA BERKELOMPOK P1=1n/100 P2= 2n/100 …. P99= 99n/100 f = frekuensi kelas desil P i F = jumlah frekuensi semua kelas sebelum kelas desil P i L 0 = batas bawah kelas desil P i

15 15 CONTOH PERSENTIL DATA BERKELOMPOK Carilah P22, P85, dan P96! IntervalFrekuens i Frek. Kumulatif Tepi Kelas 160 - 303 2 0159,5 304 447 5 2303,5 448 - 591 9 7447,5 592 - 735 3 16591,5 736 - 878 1 19 20 735,5 878,5 UKURAN PEMUSATAN

16 16 TERIMA KASIH

17

18 18 DEVIASI/SIMPANGAN M. Haviz Irfani, S.Si - STMIK MDP PALEMBANG STATISTIK DESKRIPTIF

19 19 DEVIASI merupakan simpangan antara nilai-nilai data dalam sampel/ populasi dengan nilai rata-ratanya (nilai tengah) DEVIASI

20 Standard Deviasi /simpangan Baku DEVIASI SAMPEL POPULASI n N S σ _X_X μ σ BANYAK DATA SIMPANGAN BAKU RATA-RATA VARIANSI

21 Standard Deviasi /simpangan Baku Standard Deviasi

22 Data Usia 5 mahasiswa : 1819202122tahun a.Hitunglah ,  ² dan  (anggap data sebagai data populasi) b. Hitunglah, s² dan s (data adalah data sampel) SIMPANGAN BAKU-CONTOH  atau( -  ) atau ( - )( -  )² atau ( - )² 18 20 -2 4 324 19 20 1 361 20 0 0 400 21 20 1 1 441 22 20 2 4 484  100 ------ ------- 102010

23 23 POPULASI : N = 5 = 20 = = 2 = = 1.414… CONTOH : SIMPANGAN BAKU - CONTOH

24 Sampel : n= 5 = 20 = = 2 = = 1.414… SIMPANGAN BAKU - CONTOH

25 25 CONTOH : SIMPANGAN BAKU– CONTOH Data Berkelompok KelasTTKFrek.  atau( -  ) atau ( - ) ( -  )² atau ( - )² ( -  )² atau ( - )² 16 - 2319.51019533.58 -14.08 198.24641982.4640 24 - 3127.517467.533.58 -6.08 36.9664 628.4288 32 - 3935.57248.533.58 1.92 3.6864 25.8048 40 - 4743.51043533.58 9.92 98.4064 984.0640 48 - 5551.53154.533.58 17.92 321.1264 963.3792 56 - 6359.53178.533.58 25.92 671.84642015.5392  -----501679-------------- -----------6599.68 Rata -Rata (  atau )= = 33.58 POPULASI N = 50

26 = = 131.9936 = = 11.4888.... = = 134.6873.... = = 11.6054.... SIMPANGAN BAKU– CONTOH Data Berkelompok SAMPEL

27 Populasi  Koefisien Ragam= Sampel  Koefisien Ragam = Contoh : = 33.58s = 11.6054 Koefisien Ragam = = 34.56 % Koefisien Ragam = Koefisien Varians Semakin besar nilai Koefisien Ragam maka data semakin bervariasi, keragamannya data makin tinggi. 27 Pengertian Koefisien Keragaman

28 28 Range = data terbesar – data terkecil Range Antar Kuartil (RAK)  RAK = K3– K1 Simpangan Kuartil (SK) SK = ½* RAK = ½*(K3– K1 ) Rata-rata Simpangan (RS) Deviasi/simpangan DEVIASI LAINNYA

29 29 Untuk suatu kelompok data populasi/sampel, minimum proporsi nilai2x yg terletak dlm k standard deviasi dari rata-rata hitungnya adl sekurang2xnya: TEOREMA - CHEBYSHEV TEOREMA CHEBYSHEV CONTOH : Maknanya jika ada 20 produk maka ada 75%*20=15 produk yang ada dikisaran tersebut.

30 30 Mencari Simpangan baku dengan metode codding

31 KEMENCENGAN/ SKEWNESS SKEWNESS/ KEMENCENGAN Dengan, α3 = koefisien kemencengan c = panjang kelas s=simpangan baku d=nilai codding n= banyak data sampel

32 Interval Kelasfidifi.didi 2 fi.di 2 di 3 fi.di 3 36 – 424416 64 256 43 – 49631895427162 50 – 569218436872 57 – 63151 1 1 64 – 7019000000 71 – 7713-13113-13 78 – 848-2-16432-8-64 85 – 913-3-9927-27-81 92 – 983-4-121648-64-192 jumlah8017289155 SKEWNESS-CONTOH 32 kurva dari data adalah tidak simetris atau menceng kiri CONTOH :

33 KURTOSIS/ KERUNCINGAN SKEWNESS/ KEMENCENGAN Dengan, α4 = koefisien kemencengan c = panjang kelas s=simpangan bakud=nilai coddingn= banyak data sampel

34 mifidifi.difi.di 2 fi.di 3 fi.di 4 4,55-2-1020-4080 14,520-2020-2020 24,51500000 34,5451 45,5102204080160 54,5531545135405 Jumlah10050170200710 KERUNCINGAN-CONTOH kurva merupakan Platikurtik CONTOH :

35 TERIMA KASIH


Download ppt "1 Ukuran Letak M. Haviz Irfani, S.Si - STMIK MDP PALEMBANG STATISTIK DESKRIPTIF."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google