Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 8 PEMBUATAN PROPOSAL PROJECT 1.TUJUAN INSTRUKSIONAL 2.MATERI PERKULIAHAN 3.BUKU REFERENSI 4.QUIZ 5.LINLS KE INTERNET.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 8 PEMBUATAN PROPOSAL PROJECT 1.TUJUAN INSTRUKSIONAL 2.MATERI PERKULIAHAN 3.BUKU REFERENSI 4.QUIZ 5.LINLS KE INTERNET."— Transcript presentasi:

1 AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 8 PEMBUATAN PROPOSAL PROJECT 1.TUJUAN INSTRUKSIONAL 2.MATERI PERKULIAHAN 3.BUKU REFERENSI 4.QUIZ 5.LINLS KE INTERNET

2 TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah mengikuti perkuliahan ini, diharapkan mahasiswa bisa memahami tentang pembuatan proposal project audio visual dalam bentuk feature atau video profile dimulai dari pra produksi, produksi dan pasca produksi

3 TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS 1.Mahasiswa dapat memahami serta menjelaskan pengertian tentang proposal 2.Mahasiswa dapat memahami serta menjelaskan pembuatan metodologi tentang proses pembuatan proposal project 3.Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tahap-tahap karya audio visual diproduksi 4.Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang komponen-komponen dalam pembuatan proposal project

4 7.1 Pengertian Proposal Pedoman atau paduan yang dipakai sebagai acuan dalam memproduksi karya audio visual Proposal juga bisa diartikan sebagai metodologi dalam memproses produksi karya audio visual Proposal berisikan beberapa bagian yang saling terkait, mulai dari latar belakang masalahnya, solusi permasalahan sampai tahap-tahap penyelesaian masalah Berikut ini adalah metodologi penulisannya

5 SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL PRODUKSI KARYA AUDIO VISUAL BENTUK FEATURE/COMPANY PROFILE 1. Nama Kegiatan Berisikan uraian tentang nama kegiatan yang akan dilaksanakan, sesuaikan nama kegiatan tersebut mengacu pada Program Acara Televisi kategori Berita dalam format feature atau company profile 2. Bentuk Kegiatan Berisikan uraian tentang bentuk dari kegiatan yang akan dilaksanakan, sesuaikan nama kegiatan tersebut mengacu pada Program Acara Televisi kategori Berita dalam format feature atau company profile

6 3. Judul Karya Berisikan judul karya yang akan dibuat, sesuaikan judul yang dibuat degan isi pesan yang disampaikan atau sesuai dengan isi naskahnya 4. Tema Berisikan tentang uraian tema dari program yang dibuat. Sertakan pula mengapa tema tersebut diangkat sebagai dasar pembuatan cerita 5. Batasan dan Penegasan Judul Berisikan uraian tentang pembatasan masalah yang dibuat, Pembatasan masalah ini penting dilakukan agar penjelasannya tidak melebar. Sertakan alasan penegasannya dari judul karya yang dibuat.

7 6. Latar Belakang Berisikan uraian tentang kasus-kasus atau ketimpangan-ketimpangan yang terjadi di masyarakat terhadap program acara televisi, khususnya program acara berita. Kasus bercerita tentang usaha pelestarian budaya dengan cara mengkampanyekan melalui video, dengan harapan bisa dikenal oleh masyarakat sebagai kekayaan budaya bangsa, sehingga tidak akan punah ditengah arus golabisasi yang bergulir. Dari uraian kasus diatas, maka dapat diusulkan suatu solusi tentang pembuatan video budaya yang akan disebarkan kepada masyarakat melalui televisi atau dalam bentuk pemuratan film/video di ruang publik

8 7. Rumusan Masalah Berisikan uraian tentang rumusan masalah yang sifatnya sementara, dimana rumusan masalah ini berupa kalimat tanya yang berisikan tentang bagaimana caranya membuat karya feature/company profile yang menarik 8. Tujuan Berisikan uraian tentang tujuan dari pembuatan karya program acara televisi dalam format feature atau company profile 9. Target Audience Berisikan uraian tentang siapa yang menjadi target atau sasaran dengan kata lain penonton terhadap karya yang dibuat.

9 10. Ruang Lingkup Kegiatan Berisikan uraian tentang ruang lingkup dari kegiatan pembuatan karya feature/company profile ini, meliputi tahapan-tahapan produksi yang dilakukan hingga outputnya berformat DVD. 11. Proses Produsi Berisikan uraian tentang langkah-langkah sebuah karya audio visual ini diproduksi, dimana uraiannya meniliputi 3 tahapan Tahap Pra Produksi Berisikan uraian tentang langkah-langkah sebuah karya diproduksi, dimana uraiannya membahas tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan tahap pra produksi atau pada masa persiapan.

10 Melakukan Observasi Berisikan uraian tentang pengamatan yang dilakukan dilapangan atas segala kejadian atau kasus terutama hala-hal yang terkait dengan masalah seni dan budaya untuk feature dan perusahaan untuk company profile Melakukan Pengumpulan Data Berisikan uraian tentang data-data yang terkumpul dari hasil pengamatan dilapangan, dari data-data inilah nantinya akan bermanfaat sebagai bahan penganalisaan untuk menentukan solusi kedepan.

11 Melakukan Analisa Data Berisikan uraian tentang penganalisaan data yang terkumpul, dan membuat suatu asumsi yang menyatakan tentang suatu solusi, dari solusi inilah kemudian dikuatkan dengan analisis SWOT Sintesis Berisikan uraian tentang rancangan paduan yang dipakai dalam menciptakan karya berdasarkan ide penciptaan. Paduan ini nantinya akan menjadi acuan dalam menjabarkan konsep dari karya feature atau company profile yang diciptakan

12 Hunting Plan Berisikan uraian tentang perencanaan survey berkaiitan dengan materi-materi apa saja yang terkait dengan proses produksi karya yang akan dicptakan Survey Location Berisikan uraian tentang survey lokasi yang dipakai dalam memproduksi karya. Survey lokasi merupakan pemilihan tempat mana saja yang dipakai dalam melaksanakan shooting dilapangan nantinya.

13 Sasaran Lokasi Berisikan uraian tentang target tempat mana saja yang dipastikan sebagai lokasi shooting nantinya. Rincian tempat ditulis secara lengkap dalam urutan daftar baik lokasi di dalam ruangan atau gedung maupun di luar ruangan atau outdoor Survey Artistik Berisikan uraian tentang survey artistik yang dipakai dalam memproduksi karya. Survey artistik merupakan pemilihan atau pencarian benda, custom atau make-up dimana nantinya akan dipakai acuan dalam melaksanakan shooting dilapangan.

14 (1) Setting Tempat Berisikan uraian tentang pencarian tempat yang menarik atau rencana pembuatan tempat yang menarik sesuai dengan tuntutan skenario, dimana nantinya akan dipakai dalam melaksanakan shooting dilapangan (2) Proprty Berisikan uraian tentang pencarian properti atau pencarian asesoris yang menarik sesuai dengan tuntutan skenario, dimana nantinya akan dipakai dalam melaksanakan shooting dilapangan

15 (3) Make-Up Berisikan uraian tentang pencarian make-up yang dibuat baik secara natural maupun karakter yang menarik perhatian sesuai dengan tuntutan skenario, dimana nantinya akan dipakaiacuan dalam melaksanakan shooting dilapangan Suvey Narasumber Berisikan uraian tentang narasumber. Pencarian narasumber adalah para tokoh yang menguasai topik permasalahan yang dibahas terdiri dari komponen pemerintah, tokoh masyarakat dan unsur generasi muda

16 Survey Logistik Berisikan uraian tentang perencanaan logistik dengan mencari rumah makan atau perusahaan jasa catering yang terdekat dengan lokasi shooting, hal ini dilakukan supaya pada pelaksnaannya nanti menghemat waktu dan biaya. (Sertakan daftar rumah makan atau perusahaan jasa catering yang lengka nama, alamat lengkap dalam bentuk table) Transportasi Berisikan uraian tentang perencanaan transportasi yang dipakai baik untuk pengangkutan para crew maupun alat serta material pendukung seperti property ke lokasi shooting. Pencarian atau pengadaan transportasi ini dapat menyewa ataupun menggunakan kendaraan sendiri.

17 Akomodasi Berisikan uraian tentang perencanaan atau pencarian rumah penginapan untuk para crew produksi saat melaksanakan shooting dilapangan. Dalam pencarian tempat penginapan hendaknya dicari tempat yang dekat dengan lokasi shooting, hal in dilakukan, agar dapat menghemat waktu dan biaya produksi Buget Hunting Berisikan uraian tentang biaya yang diperlukan dalam melaksanakan hunting plan. (sertakan uraian biaya apa saja yang dipakai dalam bentuk table)

18 Rumusan Konsep Penciptaan Berisikan uraian tentang konsep yang dikerjakan berdasarkan beberapa kategori seperti berikut ini Perencanaan Media Berisikan uraian tentang perencanaan media dalam bentuk apa yang dipakai dalam memproduksi karya audio visual yang akan dilakukan Perencanaan Kreatif Berisikan uraian tentang perencanaan kreatif yang dipakai dalam memproduksi karya audio visual yang akan dilakukan.

19 Copy Writing Berisikan uraian tentang perencanaan unsur kata sebagai dasar konsep penciptaan dimana nantinya akan dijadikan acuan dalam memproses produksi karya audio visual yang akan dilakukan. (1) Headline (judul karya) Berisikan uraian tentang nama judul karya yang akan ditampilkan pada tahap awal sebelum cerita tervisualisasikan. (2) Sub Headline (pendukung/crew) Berisikan uraian para pendukung dan para crew yang akan ditampilkan pada awal cerita dan akhir cerita

20 (3) Body Copy Berisikan uraian rancangan ceritadrama televise yang akan diproduksi beberapa kategori diantaranya Sinopsis, Outline Skenario, Treatment dan Skenario. (a) Sinopsis Berisikan uraian tentang pembuatan cerita ringkas yang menggambarkan isi pokok dari video yang akan dibuat. Pembuatan sinopsis merupakan pembuatan cerita dasar yang berisikan pokok-pokok pikiran dari ide yang akan dibuat, dari awal frame hingga akhir frame.

21 (b) Naskah Berisikan uraian tentang alur cerita yang lengkap disertai dengan pembagian segment, dimana setiap segment mengandung suatu konteks tertentu. Naskah berisikan tentang narasi yang menceritakan suatu alur cerita tertentu dan dilengkapai dengan gambar-gambar yang terkait Art Directing Berisikan uraian tentang perencanaan visual dari produksi drama yang akan dibuat. Perencanaan visual ini meliputi beberapa kategori :

22 (1) Visualisasi Berdasarkan Konteks Berisikan uraian tentang konteks atau sudut pandang dari bidang keilmuan yang dipakai dalam membuat sebuat cerita, misalnya visualisasi cerita sekaten, keraton cirebon, kesenian lenong betawi dan sebagainya (2) Pemilihan Estetika Filosofi Berisikan uraian tentang konsep pemikiran yang diambil mengacu pada era jaman klasik, peralihan, pertengahan, renaisance, pencerahan, modern dan post modern. Pemilihan filosofi berpikir ini penting dilakukan, agar dalam merancang skenario dialog yang dipakai akan menyesuaikan pada era yang dipilh.

23 (3) Pemilihan Estetika Instrumental Berisikan uraian tentang kebendaan yang dipakai dalam mendukung proses pembuatan gambar atau proses pengambilan gambar. Pemilihannya harus sesuai dengan pemilihan era jaman yang dipilh. (sertakan daftar benda-benda yang dipakai dalam pengambilan gambar atau proses shooting dalam bentuk table) (4) Perencanaan Storyboard Berisikan tentang perencanaan urutan gambar- gambar singkat yang menggambarkan kejadian pada setiap segment dengan diikutsertakan pembagian take atau shotnya berdasarkan naskah yang dirancang

24 (5) Perencanaan Rundown Berisikan uraian tentang perencanaan jadwal shooting yang dilakukan. Pembagian jadwal shooting mengacu pada tempat atau lokasi shooting, bukan berdasarkan urutan scene atau segment. (sertakan jadwal yang dibuat dalam bentuk table) Time Schedule/Jadwal Kegiatan Berisikan uraian tentang jadwal yang dibuat selama proses pembuatan karya drama televise berlangsung dari tahap pra produksi, produksi dan pasca produksi.

25 Anggaran Produksi Berisikan uraian tentang anggaran yang dibuat dalam memproduksi karya audio visual ini. Rincian anggaran disesuaikan dengan departemen terkait yang terlibat dalam produksi. Perencanaan anggaran harus mengacu pada hasil survey yang dilakukan. (sertakan rincian anggaran dalam bentuk table) Daftar Peralatan Berisikan uraian tentang daftar peralatan yang dipakai selama produksi karya audio visual ini berlangsung. (sertakan daftar peralatan yang dipakai dalam bentuk table)

26 Production Crew Berisikan uraian tentang daftar nama-nama team produksi yang terlibat dalam produksi sebuah karya audio visual ini. (sertakan daftar crew dalam bentuk table) Perijinan Berisikan uraian tentang perijinan yang dilakukan terhadap instansi terkait selama proses produksi sebuah karya audio visual ini berlangsung. (sertakan lampiran surat-surat perijinan yang dibuat)

27 11.2 Tahap Produksi Berisikan uraian tentang memasuki tahap produksi dengan kata lain semua berkas yang dipersiapkan di tahap pra produksi, memasuki proses eksekusi khususnya pengambilan gambar dilapangan atau proses shooting Rancangan Visual Berisikan uraian tentang program-program yang berkaitan dengan pengambilan gambar di lapangan.

28 Rancangan Tata kamera Berisikan uraian tentang program-program dari departemen kamera. Rancangan program bercerita tentang penggunaan berbagai kategori teknik kamera, terkait dengan pengeksekusian storyboard /shotlist yang telah dirancang Rancangan Tata Cahaya Berisikan uraian tentang program-program dari departemen kamera khususnya bagian tata cahaya/Lighting. Rancangan program bercerita tentang penggunaan teknik-teknik lighting, terkait dengan pengeksekusian storyboard yang telah dirancang.

29 Rancangan Tata Artistik Berisikan uraian tentang program-program dari departemen Artistik. Rancangan program bercerita tentang penggunaan berbagai macam teknik artistik, terkait dengan pengeksekusian storyboard yang telah dirancang Rancangan Property Berisikan uraian tentang program-program dari departemen Artistik. Khususnya bagian yang terliba tbidang property. Rancangan program bercerita tentang penggunaan berbagai macam property, terkait dengan pengeksekusian storyboard yang telah dirancang

30 11.3 Tahap Pasca Produksi Berisikan uraian tentang langkah-langkah yang harus dilakukan memasuki tahap pasca produksi. Pada mada tahap produksi ini terdiri dari beberapa kategori : Capturing Berisikan uraian tentang tahap melakukan capturing dari materi gambar hasil dari shooting yang telah dilakukan. Pada masa capturing ini data-data yang ada dalam bentuk analog perlu dirubah dalam bentuk digital, guna keperluan penyambungan gambar-gambar yang dilakukan secara digital.

31 Editing Off Line Berisikan uraian tentang pemotongan dan penyambungan kembali gambar-gambar hasil shooting membentuk alur cerita yang utuh berdasarkan naskah yang dibuat. Proses Editing Offline merupakan draff kasar dari alur cerita sesuai dengan perencanaan waktu yang telah ditentukan dalam naskah yang telah dirancang Editing On Line Berisukan uraian tentang tahap editing online merupakan langkah penyempurnaan hasil dari editing on line yang telah dilakukan. Pada tahap ini perlu adanya perbaikan gambar diantaranya pemberian efek, koreksi warna, perbaikan pencahayaan dll.

32 Mixing Berisikan uraian tentang pemberian suara serta musik yang dirancang berdasarkan alur naskah. Pada tahap mixing ini perlu adanya koreksi dari suara dialaog, suara narasi serta musik yang mengiringinya, termasuk melakukan pengontrolan chanelnya sesuai dengan karakter dari gambar Finishing Berisikan uraian tentang proses finishing, dimana hasilnya nanti akan disimpan dalam bentuk master berupa kaset betacam atau format DVD

33 12. Output Kegiatan Berisikan tentang hasil keluaran atau manfaat dari pembuatan karya audio visual yang dibuat. 13 Perjanjian Besikan uraian tentang perjanjian pengerjaan project karya audio visual ini. Isi perjanjian penerangkan tentang lama pengerjaan dan sistem pembayaran yang dilakukan antara pembuat dan pemesan (production House dan instansi terkait/Televisi) dalam memproduksi karya

34 14 Lampiran Berisikan uraian tentang pendukung pembuatan proposal produksi drama televisi meliputi : 1. Sinopsis 2. Naskah

35 SEKIAN PERKULIAHAN TOPIK 8 TERIMA KASIH

36 TUGAS Bacalah Buku Diktat Pasca Produksi Tulisan Teguh Imanto Bab I untuk memeperdalam pengertian dari materi slide yang telah bahas di atas Beri tanda khusus untuk mengingat pokok pikiran dari materi di atas Lanjutkan dengan menjawab latihan soal pada halaman berikutnya

37 QUIZ Sebutkan dan Jelaskan secara lengkap apa Bagaimana format proposal karya audio visual dalam bentuk feature atau company profile SELAMAT BEKERJA


Download ppt "AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 8 PEMBUATAN PROPOSAL PROJECT 1.TUJUAN INSTRUKSIONAL 2.MATERI PERKULIAHAN 3.BUKU REFERENSI 4.QUIZ 5.LINLS KE INTERNET."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google