Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ROOSWANTI FATIMAH, 3401407024 Upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam Upaya Mengurangi Laju Kerusakan Hutan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ROOSWANTI FATIMAH, 3401407024 Upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam Upaya Mengurangi Laju Kerusakan Hutan."— Transcript presentasi:

1 ROOSWANTI FATIMAH, Upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam Upaya Mengurangi Laju Kerusakan Hutan

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : ROOSWANTI FATIMAH - NIM : PRODI : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - JURUSAN : Hukum dan Kewarganegaraan - FAKULTAS : Ilmu Sosial - osicute pada domain yahoo.co.id - PEMBIMBING 1 : Drs. Tijan, M. Si - PEMBIMBING 2 : Drs. Slamet Sumarto, M. Pd - TGL UJIAN :

3 Judul Upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam Upaya Mengurangi Laju Kerusakan Hutan

4 Abstrak Perum Perhutani merupakan salah satu instrumen penting dalam memberikan upaya untuk menekan lajunya kerusakan hutan. Diperlukan kegiatan yang dapat mengurangi laju kerusakan hutan, sehingga tingkat kerusakan hutan dapat ditangani. Salah satu upaya Perum Perhutani yang sejatinya dapat membantu menangani maslah kerusakan hutan, yaitu melalui usaha menekan lajunya kerusakan hutan. Permasalahan penelitian ini adalah (1) apa saja faktor-faktor penyebab kerusakan hutan di KPH Banyumas Barat, (2) bagaimana upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam mengurangi laju kerusakan hutan, (3) apa saja kendala- kendala dalam mengurangi laju kerusakan hutan di KPH Banyumas Barat. Manfaat dari penelitian ini adalah memberi pengetahuan serta informasi tentang Upaya Perum Perhutani dalam menekan lajunya kerusakan hutan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui faktor-faktor kerusakan hutan di KPH Banyumas Barat, (2) mengetahui upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam mengurangi laju kerusakan hutan, (3) mengetahui kendala-kendala dalam mengurangi laju kerusakan hutan di KPH Banyumas Barat. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, pengamatan (observasi), dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab kerusakan hutan di KPH Banyumas Barat yaitu: (1) faktor manusia meliputi terjadinya pencurian kayu oleh masyarakat sekitar hutan secara perorangan karena sikap petugas memberikan kelonggaran sanksi awal bagi pelaku pencurian serta himpitan ekonomi, tindakan pembabatan tanaman, munculnya masalah penyerobotan kawasan hutan (tenurial) sebagai tindakan mengambil alih hutan milik negara menjadi milik pribadi; (2) faktor alam yaitu terjadinya kebakaran hutan karena pengaruh iklim yang kering serta keteledoran pesanggem membakar ranting. Selanjutnya mengenai upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam mengurangi laju kerusakan hutan yaitu: (1) upaya preventif meliputi Program PHBM, Patroli Rutin dan Gabungan, Kegiatan Komunikasi Sosial, Peningkatan Kualitas Petugas Pengamanan Hutan, Program Reboisasi; (2) upaya represif melalui; Operasi Gabungan dengan Polsek setempat dengan mengedepankan fungsi represif, pelaksanaan hukum. Adapun mengenai kendala-kendala dalam mengurangi laju kerusakan hutan di KPH Banyumas Barat meliputi: kendala intern yaitu pihak Perhutani, pelaksanaan hukum; dan faktor dari luar (masyarakat) yaitu tingkat kemampuan masyarakat dalam mengelola hutan dan keterbatasan modal. Berdasarkan hasil penelitian di atas, saran yang penulis sampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu bagi Perum Perhutani KPH Banyumas Barat, peningkatan komunikasi antar pihak Perhutani dengan masyarakat dan peningkatan kuantitas serta kualitas aparat personel Perhutani dan penggunaan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dalam menangani tindak pidana pengerusakan hutan sehingga meminimalisir tingkat pengerusakan hutan serta untuk masyarakat sekitar.

5 Kata Kunci Perum Perhutani, Mengurangi, Kerusakan Hutan

6 Referensi Arief, Arifin Hutan dan Kehutanan, Yogyakarta: Kanisus. Arifin, Bustanul Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia Perspektif Ekonomi, Etika, dan Praktis Kebijakan. Jakarta: Erlangga. Arikunto, Suharsimi Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Dwiputri Penebangan hutan liar Indonesia. (21 Feb. 2011). Hindra, Billy „Strategi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Berbasis Pengelolaan DAS„. Makalah disajikan dalam Pendidikan dan Pelatihan Rehabilitasi Hutan dan Lahan bagi Aparat Kabupaten/Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Banyumas, Oktober. Hardjosoemantri, Koesnadi Hukum Perlindungan Lingkungan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hermawan, Wisnu Kebijakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Kabupaten Banyumas‟. Makalah disajikan dalam seminar Pendidikan Pelatihan Rehabilitasi Hutan dan Lahan bagi Aparat Kabupaten/Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Banyumas, Oktober. Lestari, Sri Memotret Hutan Indonesia. world.de/dw/article/0,, ,00.html. (20 Jan.2011). Mangunjaya, Fachruddin Hidup Harmonis dengan Alam. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Moloeng, J.Lexy Metodologi Penelitian Kulitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Mulyana, Yaman ‟Kesulitan dalam Mengembangkan Penyuluhan Kehutanan‟. Dalam Kenari. No. 47 juni. Hal. 6. Nugroho, dkk Mencari Model Penanggulangan Kerusakan Hutan Jati yang Bersumberdaya Masyarakat di Wilayah Pemangkuan Hutan Blora Laporan Riset Unggulan Terpadu II. Semarang: IKIP Semarang. Purwanto, Teguh Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa Hutan dalam Pembangunan dan Pelestarian Hutan. Jakarta: Sinar Grafika. Rahman, Maman Strategi dan Langkah-langkah Penelitian. Semarang: IKIP Semarang Press. R.Soetadi Mengenal Hutan Jawa Tengah. Semarang: Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Salim, H.S Dasar-dasar Hukum Kehutanan. Jakarta: Sinar Grafika. Suarga, Riza. Pemberantasan Illegal Loging Optimisme di Tengah Premanisme Gobal. Banten: Wana Aksara. Tambunan, Erwin. Alih fungsi ha hutan ilegal. (21 Feb.2011). Zain, Alam,.Setia Hukum Lingkungan Konservasi Hutan. Jakarta: PT Rineka Cipta. Undang-undang Republik Indonesi Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pelolaan Lingkungan Hidup

7 Terima Kasih


Download ppt "ROOSWANTI FATIMAH, 3401407024 Upaya Perum Perhutani KPH Banyumas Barat dalam Upaya Mengurangi Laju Kerusakan Hutan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google