Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I. Perancangan Sistem Informasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I. Perancangan Sistem Informasi."— Transcript presentasi:

1 Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I. Perancangan Sistem Informasi ACTIVITY DIAGRAM SEQUENCE DIAGRAM

2 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I ACTIVITY DIAGRAM  Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses  Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis  Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram pada perancangan terstruktur  Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan  Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram

3 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I ACTIVITY DIAGRAM Teknik untuk mendiskrpsikan logika procedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus kerja personal (workflow) dan alur data (flowchart)

4 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I ACTIVITY DIAGRAM Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram pada perancangan terstruktur Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram

5 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Simbol Activity Diagram

6 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Activity Activity menggambarkan sebuah pekerjaan/tugas dalam workflow. Pada UML, activity digambarkan dengan simbol belah ketupat=‘lozenge’ (horizontal top and bottom with convex sides). Activity State

7 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Start State Start state dengan tegas menunjukkan dimulainya suatu workflow pada sebuah activity diagram. Hanya ada satu start state dalam sebuah workflow. Pada UML, start state digambarkan dengan simbol lingkaran yang solid. Start State

8 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I End State End state menggambarkan akhir atau terminal dari pada sebuah activity diagram. Bisa terdapat lebih dari satu end state pada sebuah activity diagram. Pada UML, end state digambarkan dengan simbol sebuah bull’s eye.

9 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I State Transitions State transition menunjukkan kegiatan apa berikutnya setelah suatu kegiatan sebelumnya. Pada UML, state transition digambarkan oleh sebuah solid line dengan panah. State Transition

10 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Decisions Decision adalah suatu titik/point pada activity diagram yang mengindikasikan suatu kondisi dimana ada kemungkinan perbedaan transisi. Pada UML, decision digambarkan dengan sebuah simbol diamond. Decision

11 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Swimlanes Object swimlane untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk aktivitas tertentu.

12 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Petunjuk Membuat Diagram Aktivitas  Mulailah dengan node awal untuk titik awal.  Tambahkan partisi jika relevan untuk analisis yang dibuat.  Tambahkan aksi untuk setiap langkah utama dari use case.  Tambahkan alur dari setiap aksi ke aksi lain, keputusan atau node akhir. Setiap aksi hanya mendapat satu alur masuk dan satu alur keluar menuju ke forks, joins, decisions, dan merges.  Tambahkan decisions jika alur dipecah menjadi beberapa pilihan. Jangan lupa untuk menggabungkan kembali dengan merge.  Tambahkan forks dan joins jika aktivitas akan dilakukan secara paralel.  Akhiri proses dengan notasi untuk akhir aktivitas.

13 CONTOH ACTIVITY DIAGRAM Penarikan Uang dari Account Bank Melalui ATM

14 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I

15 CONTOH ACTIVITY DIAGRAM

16 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I CONTOH – ACTIVITY DIAGRAM  Pengunjung ingin meminjam buku A yang ada pada perpustakaan  Pengunjung meminta petugas perpustakaan untuk meminjam buku yang diinginkan.  Petugas melakukan identifikasi apakah pengunjung tersebut merupakan member atau bukan  Apabila member maka petugas melakukan pencatatan peminjaman.  Jika tidak maka pengunjung diminta untuk melakukan pendaftaran lalu melakukan pembayaran atas pendaftaran tersebut kepada petugas administrasi.

17 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I CONTOH – ACTIVITY DIAGRAM PENCARIAN VALIDASI PENDAFTARAN PEMBAYARAN PEMINJAMAN MEMBER BUKAN MEMBER

18 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I CONTOH – ACTIVITY DIAGRAM

19 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I

20 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Koperasi UHAMKA adalah sebuah koperasi yang mengelola simpan pinjam bagi para anggotanya, berikut ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh bagian Kredit dalam menangani pemberian pinjaman bagi para anggotanya. Setiap kali bagian kredit akan memberikan pinjaman kepada Anggota maka Anggota diharuskan mengisi Formulir Permohonan Pinjaman yang berisi Nomor FPP, Tanggal Permohonan, Nomor Anggota, Nama Anggota, Jumlah Permohonan dan Keperluan. Yang kemudian oleh Bagian Kredit dicatat dan disimpan kedalam Arsip FPP. Berdasarkan Arsip FPP tersebut Bagian Kredit membuat Bukti Peminjaman yang diberikan kepada Anggota yang berisi No. BP, tgl BP, Nomor Anggota, Nama Anggota, Jumlah Realisasi, Lama Angsuran, Jumlah Angsuran dan Bunga. STUDI KASUS ACTIVITY DIAGRAM

21 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Setiap Bulan Anggota diharuskan membayar Angsuran sejumlah Angsuran yang disepakati pada saat Peminjaman yang kemudian oleh bagian Kredit dicatat dan direkam kedalam Arsip Angsuran. Berdasarkan Arsip Angsuran tersebut bagian Kredit membuat Bukti Angsuran yang diberikan kepada Anggota yang berisi No. BA, Tanggal BA, No. BP, Jumlah Angsur dan Bunga Pada akhir bulan Bagian Kredit selalu membuat Laporan Peminjaman dan Laporan Angsuran yang diberikan Kepada Ketua Koperasi.

22 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Latihan Activity Diagram ! PT. Nusantara adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan Tunai barang-barang elektronik. Semua transaksi di perusahaan masih dilakukan secara manual. Berikut ini adalah kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh bagian Penjualan dalam melaksanakan transaksi penjualan Barang di dalam perusahaan. 1. Pemesanan barang Setiap kali Bagian penjualan akan menjual barang ia selalu menerima surat pesanan dari pelanggan. Berdasarkan Surat pesanan tersebut bagian penjualan kemudian mencatat dan merekamnya kedalam Arsip Surat Pesanan. Berdasarkan Arsip surat pesanan tersebut, bagian penjualan membuatkan Faktur dan Surat Jalan yang dikirimkan kepada Pelanggan sebagai bukti bahwa barang yang dipesan sudah terealisasi dan rangkapnya disimpan sebagai Arsip Faktur dan Arsip Surat Jalan. 2. Pembuatan Kwitansi Apabila Faktur dan Surat Jalan sudah sampai ditempat pelanggan, maka pelanggan megirimkan Pembayaran yang kemudian oleh bagian penjualan dibuatkan Kwitansi yang dibuat berdasarkan Arsip Faktur yang kemudian diserahkan kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran dan rangkapnya disimpan kedalam Arsip Kwitansi 3. Pembuatan Laporan Setiap akhir bulan Bagian Penjualan selalu membuat Laporan Penjualan berdasarkan Arsip Faktur dan Laporan Pesanan berdasarkan Arsip Pesanan dan Laporan Pengiriman berdasarkan Arsip Surat Jalan yang ditujukan kepada Kepala Bagian Penjualan Diminta : Buatlah Activity diagram dari data diatas !

23 Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I.

24 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I ACTIVITY DIAGRAM Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram pada perancangan terstruktur Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram

25 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Simbol Activity Diagram

26 CONTOH ACTIVITY DIAGRAM Penarikan Uang dari Account Bank Melalui ATM

27 CONTOH ACTIVITY DIAGRAM

28 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I

29 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Procedure Berjalan (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar) Proses pembuatan Daftar Data Pegawai dan Gaji pada SMP PGRI 1 Depok adalah sebagai berkut : 1. Proses Absensi Pegawai melakukan absensi harian melalui form daftar hadir pegawai. Berdasarkan form daftar hadir pegawai tersebut bagian Tata Usaha (TU) akan membuat Rekap Absen (RA) harian untuk diserahkan kepada Administrasi. 2. Proses Pemberian Rekap Biodata Pegawai (RBP) Pegawai memberikan data pribadi pegawai, data pendidikan, data keluarga yang dijadikan satu menjadi data pegawai kepada bagian Tata Usaha yang kemudian diarsipkan menjadi Rekap Biodata Pegawai (RBP). Lalu Rekap Biodata Pegawai (RBP) diserahkan kepada bagian administrasi untuk proses pengolahan Daftar Data Pegawai Dan Gaji (DDPG).

30 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I 3. Proses Pengolahan Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG) Setelah bagian administrasi menerima Rekap Biodata Pegawai (RBP) dan Rekap Absen (RA) akan mengolah kedua data tersebut untuk dibuatkan menjadi Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Sekolah untuk ditanda tangani atau di Acc. 4. Proses Pembuatan Laporan Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG) yang sudah diterima dan ditanda tangani oleh Kepala Sekolah akan diserahkan kembali kepada bagian Administrasi untuk dibuatkan Laporan Data Pegawai (LDP) dan Laporan Gaji Pegawai (LGP). Setelah bagian administrasi menerima Daftar Data Pegawai dan Gaji yang sudah di Acc akan membuatkan Laporan Data Pegawai (LDP) dan Laporan Gaji Pegawai (LGP) yang nantinya akan diserakan kepada Kepala Sekolah.selain itu bagian Administrasi akan membuatkan slip gaji untuk diserahkan kepada pegawai.

31 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Proses Absensi

32 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Acivity Diagram Rekap Biodata Pegawai (RBP)

33 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Activity Diagram Pembuatan Daftar Data pegawai dan Gaji (DDPG)

34 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Activity Diagram Proses Laporan

35 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I (Acknowledgments Toeko triyanto) Proses bisnis pelayanan pelanggan perubahan daya pada PT PLN adalah sebagai berikut : Pendaftaran perubahan daya Konsumen datang kekantor PT PLN(Persero) dengan membawa fotocopy KTP dan kwitansi pembayaran rekening bulan terakhir kemudian diserahkan dibagian pelayanan pelanggan. Pegawai pelayanan pelanggan akan menginput berdasarkan data dari konsumen, setelah diinput maka akan dicetak formulir pendaftaran perubahan daya untuk kemudian ditandatangani oleh pelanggan. Satu rangkap untuk pelanggan sebagai tanda bukti. Lainnya disimpan oleh bagian pelayanan pelanggan untuk diteruskan ke supervisor untuk proses persetujuan

36 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Activity diagram pendaftaran perubahan daya

37 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Persetujuan perubahan daya Rangkap formulir pendaftaran yang disimpan oleh bagian pelayanan pelanggan kemudian dibuatkan surat jawaban persetujuan yang kemudian ditandatangani oleh supervisor pelayanan pelanggan dicetak menjadi dua rangkap, rangkap pertama diberikan kepada pelanggan, sedangkan rangkap yang kedua disimpan oleh bagian pelayanan pelangan sebagai arsip.

38 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Perjanjian jual beli tenaga listrik Setelah pelanggan menerima surat jawaban persetujuan dari PT. PLN (Persero) maka sipelanggan akan datang ke kantor PT PLN untuk menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik sesuai dengan daya listrik yang baru yang akan dipasang. Surat perjanjian jual beli tenaga listrik tersebut juga ditandatangani oleh manager.

39 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I pembayaran Setelah menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik maka sipelanggan tinggal membayar sejumlah yang tertera pada surat perjanjian jual beli tenaga listrik ke loket pembayaran perubahan daya, pelanggan akan mendapatkan kwitansi pembayaran sebagai bukti bahwa si pelanggan telah melaksanakan kewajibannya.

40 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Perintah kerja Saaat si pelanggan membayar kewajibannya maka perintah kerja terbit dan siap untuk di cetak, untuk diberikan kepada pelaksana sebagai perintah kerja untuk pelanksanaan penggantian MCB pelanggan.

41 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Koperasi STMIK Nusa Mandiri adalah sebuah koperasi yang mengelola simpan pinjam bagi para anggotanya, berikut ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh bagian Kredit dalam menangani pemberian pinjaman bagi para anggotanya. Setiap kali bagian kredit akan memberikan pinjaman kepada Anggota maka Anggota diharuskan mengisi Formulir Permohonan Pinjaman yang berisi Nomor FPP, Tanggal Permohonan, Nomor Anggota, Nama Anggota, Jumlah Permohonan dan Keperluan. Yang kemudian oleh Bagian Kredit dicatat dan disimpan kedalam Arsip FPP. Berdasarkan Arsip FPP tersebut Bagian Kredit membuat Bukti Peminjaman yang diberikan kepada Anggota yang berisi No. BP, tgl BP, Nomor Anggota, Nama Anggota, Jumlah Realisasi, Lama Angsuran, Jumlah Angsuran dan Bunga. Latihan STUDI KASUS ACTIVITY DIAGRAM

42 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Setiap Bulan Anggota diharuskan membayar Angsuran sejumlah Angsuran yang disepakati pada saat Peminjaman yang kemudian oleh bagian Kredit dicatat dan direkam kedalam Arsip Angsuran. Berdasarkan Arsip Angsuran tersebut bagian Kredit membuat Bukti Angsuran yang diberikan kepada Anggota yang berisi No. BA, Tanggal BA, No. BP, Jumlah Angsur dan Bunga Pada akhir bulan Bagian Kredit selalu membuat Laporan Peminjaman dan Laporan Angsuran yang diberikan Kepada Ketua Koperasi.

43 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Latihan Activity Diagram ! PT. Nusantara adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan Tunai barang-barang elektronik. Semua transaksi di perusahaan masih dilakukan secara manual. Berikut ini adalah kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh bagian Penjualan dalam melaksanakan transaksi penjualan Barang di dalam perusahaan. 1. Pemesanan barang Setiap kali Bagian penjualan akan menjual barang ia selalu menerima surat pesanan dari pelanggan. Berdasarkan Surat pesanan tersebut bagian penjualan kemudian mencatat dan merekamnya kedalam Arsip Surat Pesanan. Berdasarkan Arsip surat pesanan tersebut, bagian penjualan membuatkan Faktur dan Surat Jalan yang dikirimkan kepada Pelanggan sebagai bukti bahwa barang yang dipesan sudah terealisasi dan rangkapnya disimpan sebagai Arsip Faktur dan Arsip Surat Jalan.

44 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I 2. Pembuatan Kwitansi Apabila Faktur dan Surat Jalan sudah sampai ditempat pelanggan, maka pelanggan megirimkan Pembayaran yang kemudian oleh bagian penjualan dibuatkan Kwitansi yang dibuat berdasarkan Arsip Faktur yang kemudian diserahkan kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran dan rangkapnya disimpan kedalam Arsip Kwitansi 3. Pembuatan Laporan Setiap akhir bulan Bagian Penjualan selalu membuat Laporan Penjualan berdasarkan Arsip Faktur dan Laporan Pesanan berdasarkan Arsip Pesanan dan Laporan Pengiriman berdasarkan Arsip Surat Jalan yang ditujukan kepada Kepala Bagian Penjualan Diminta : Buatlah Activity diagram dari data diatas !

45 Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I.

46 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Sequence Diagram Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek- objek yang terkait).

47 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah- langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan. Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case diagram Memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan sesuatu didalam use case

48 Simbol Sequence Diagram

49 Contoh Sequence Diagram

50

51

52

53 SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PEGAWAI Contoh kasus Penggajian (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)

54 SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PENDIDIKAN

55 SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA KELUARGA

56 SEQUENCE DIAGRAM ABSEN MASUK

57 Contoh kasus PLN (Acknowledgments Toeko triyanto)

58

59 Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I.

60 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Mengapa perlu proses perancangan antarmuka? 63% proyek besar over budget – Alasan manager Pengguna menginginkan perubahan Tugas-tugas yang tidak teridentifikasi sebelumnya Pengguna tidak mengetahui kebutuhannya Komunikasi dan pemahaman yang jelek antara pengguna dan pengembang

61 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Mengapa perlu proses perancangan antarmuka? Rekayasa kebergunaan (usability) adalah rekayasa perangkat lunak – Sekarang bayar sedikit dan nanti bayar banyak – Sangat mudah untuk langsung melompat ke rancangan terinici: Berdasarkan analisis kebutuhan yang salah Tidak mempunyai aliran dialog yang memadai Tidak mudah untuk digunakan Tidak pernah ditest sebelumnya

62 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Fondasi perancangan Antar Muka Memahami pengguna dan tugas-tugsanya – Perancangan sistem berpusat (pada) pekerjaan Bagaimana mengembangkan contoh tugas Bagaimana mengevaluasi rancangan menggunakan task-centered walk-through Melibatkan pengguna – Perancangan berpusat (pada) pengguna dan prototipe Metode-metode yang digunakan untuk merancang bersama-sama dengan pengguna Prototipe kasar dan setengah halus – Mengevaluasi antarmuka dengan pengguna Peranan evaluasi dalam perancangan antarmuka Bagaimana mengamati manusia yang menggunakan sistem untuk mendeteksi persoalan yang mungkin munculdetect interface problems

63 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Fondasi perancangan antarmuka Merancang antarmuka visual – Merancang benda (yang digunakan) sehari-hari Apa yang membuat rancangan visual berhasil? – Lebih dari sekedar rancangan layar Penyajian dan metafor – Rancangan tampilan Penempatan komponen pada layar Prinsip Perancangan – Gunakan guideline dan temukan persoalan kebergunaan This is a great design!

64 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I

65 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I

66 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Profil – Visi dan Misi – Struktur Organisasi – Tugas dan Wewenang Prosedur Sistem yang Berjalan – Prosedur a Naratif Rich picture – Prosedur b Naratif Rich picture – Prosedur c Naratif Rich picture Identifikasi masalah – Hasil identifikasi masalah Prosedur A Prosedur B Prosedur C edf

67 Analisis Sistem Informasi Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I Tugas Prosedur Sistem yang diusulkan – Prosedur sistem yang diusulkan Prosedur A Prosedur B – Identifikasi aktor dan use case Prosedur A – Identifikasi aktor – Identifikasi use case Prosedur B – Identifikasi aktor – Identifikasi use case Event Table – Even Table Procedur A – Even Table Procedur B Analisis Kebutuhan – Fungsional Diagram Use Case Sekenario Use Case – Non Fungsional Rancangan Basis Data – Analisis Class – Class Diagram Rancangan Logika Procedural Program – Activity Diagram – Sequence Diagram Rancangan Antar Muka Jurnal Tugas 1 Tugas 2 Jurnal dan hasil review jurnal Proposal Presentasi


Download ppt "Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I. Perancangan Sistem Informasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google