Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kompetensi Wali Lembaga Pemasyarakatan Oleh Benny Prawira.M.Si Disampaikan pada kunjungan STKS Bandung di Lembaga Pemasyaraktan Klas II.A Yogyakarta Tahun.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kompetensi Wali Lembaga Pemasyarakatan Oleh Benny Prawira.M.Si Disampaikan pada kunjungan STKS Bandung di Lembaga Pemasyaraktan Klas II.A Yogyakarta Tahun."— Transcript presentasi:

1 Kompetensi Wali Lembaga Pemasyarakatan Oleh Benny Prawira.M.Si Disampaikan pada kunjungan STKS Bandung di Lembaga Pemasyaraktan Klas II.A Yogyakarta Tahun Anggaran 2009

2 Kompetensi Kompetensi : kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja (KSA’s) dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan standar performa yang ditetapkan. Standar kompetensi : rumusan tentang kemampuan yang harus dimiliki seseorang untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyaratkan.

3 Kompetensi Dengan dikuasainya standar kompetensi tersebut oleh seseorang, maka yang bersangkutan akan mampu : Bagaimana mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan Bagaimana mengorganisasikannya agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan Apa yang harus dilakukan bilamana terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana semula Bagaimana menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah atau melaksanakan tugas dengan kondisi yang berbeda.

4 Kompetensi Kunci Merupakan persyaratan kemampuan yang harus dimiliki seseorang untuk mencapai unjuk kerja yang dipersyaratkan dalam pelaksanaan tugas pada unit tertentu. 7 kriteria kompetensi kunci antara lain: 1. Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. Mengkomunikasikan informasi dan ide-ide 3. Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan. 4. Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok 5. Menggunakan gagasan secara matematis dan teknis 6. Memecahkan masalah 7. Menggunakan teknologi

5 Instruktur Instruktur  Pemberi Informasi Louis V. Gerstmer, Jr. dkk (1995), Reinventing Education : di masa mendatang, peran instruktur/Wali mengalami perluasan, yaitu instruktur sebagai : 1.Pelatih 2.Konselor 3.Manajer pembelajaran 4.Partisipan 5.Pemimpin 6.Pembelajar 7.Pengarang

6 Peran Instruktur Pelatih (coaches) : instruktur memberikan peluang yang sebesar- besarnya bagi siswa untuk mengembangkan cara- cara pembelajarannya sendiri sesuai dengan kondisi masing-masing. Instruktur hanya memberikan prinsip-prinsip dasarnya saja dan tidak memberikan satu cara yang mutlak. Konselor : instruktur harus mampu menciptakan satu situasi interaksi belajar-mengajar, di mana siswa melakukan perilaku pembelajaran dalam suasana psikologis yang kondusif dan tidak ada jarak yang kaku dengan guru.

7 Peran Instruktur/Wali Manajer Pembelajaran : Instruktur/Wali memiliki kemandirian dan otonomi yang seluas-luasnya dalam mengelola keseluruhan kegiatan belajar-mengajar dengan mendinamiskan seluruh sumber-sumber penunjang pembelajaran. Partisipan : Instruktur/Wali tidak hanya berperilaku mengajar akan tetapi juga berperilaku belajar dari interaksinya dengan siswa. Hal ini mengandung makna bahwa instruktur bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi anak, akan tetapi ia sebagai fasilitator pembelajaran siswa.

8 Peran Instruktur/Wali Pemimpin : Instruktur/Wali diharapkan mampu menjadi seseorang yang mampu menggerakkan orang lain untuk mewujudkan perilaku menuju tujuan bersama. Disamping sebagai pengajar, instruktur harus mendapat kesempatan untuk mewujudkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam berbagai kegiatan lain di luar jam mengajar. Pembelajar : Instruktur/Wali harus secara terus menerus belajar dalam rangka menyegarkan kompetensinya serta meningkatkan kualitas profesionalnya.

9 Peran Instruktur Pengarang : Instruktur/Wali harus selalu kreatif dan inovatif menghasilkan berbagai karya yang akan digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas profesionalnya. Instruktur/Wali yang mandiri  bukan tukang atau teknisi yang harus mengikuti satu buku petunjuk yang baku, melainkan sebagai tenaga yang kreatif yang mampu menghasilkan berbagai karya inovatif dalam bidangnya.

10 Peran Instruktur/Wali Instruktur /Wali  Transfer pengetahuan  Instruktur /Wali adalah seorang GURU Guru yang baik : sabar pintar bisa transfer ilmu dan bikin murid-muridnya paham kreatif humoris berpengetahuan luas rendah hati dan bisa menerima kesalahan diri sendiri berpikiran terbuka

11 Instruktur/Wali pada Lapas : bekerja dengan orang – orang yang ‘bermasalah‘  mengemban tugas : mewujudkan “manusia mandiri”  mengembalikan keberfungsian sosial individu  INSTRUKTUR PADA LAPAS ADALAH PEKERJA SOSIAL

12 Pekerja Sosial Pekerjaan sosial didefinisikan sebagai metode institusi sosial untuk membantu orang-orang guna mencegah dan menyelesaikan masalah sosial dengan cara memperbaiki dan meningkatkan keberfungsian sosialnya. (Siporin,Max, Introduction to Social Work Practice, 1975 : 3) Pekerjaan sosial adalah aktivitas profesional untuk membantu individu, kelompok atau komunitas guna meningkatkan atau memperbaiki kapasitasnya untuk berfungsi sosial dan menciptakan kondisi masyarakat guna mencapai tujuan-tujuannya. (Zastrow,Charles, Introduction to Social Welfare Institutions: Social Problems, Service, and Current Issues : 12)

13 Sebagai Pekerja Sosial, Instruktur/Wali Pas menjalankan peran : 1. Meningkatkan kapasitas orang dalam mengatasi masalah yang dihadapinya 2. Menggali dan menghubungkan sumber – sumber yang tersedia di sekitar klien 3. Meningkatkan jaringan pelayanan sosial 4. Mempromosikan keadilan sosial melalui pengembangan kebijakan

14 Tugas Kelompok I : Identifikasi masalah apa saja yang dihadapi WBPdalam mewujudkan keberfungsian sosialnya (menjadi manusia mandiri)

15 Tugas Kelompok II Diskusikan : Apa yang dapat anda lakukan (sebagai seorang WBP untuk mengatasi masalah – masalah yang dihadapi tersebut (hasil identifikasi masalah pada Tugas Kelompok I)

16 Format Penyajian Tugas No.MasalahPemecahanCara Pemecahan 1. 2.


Download ppt "Kompetensi Wali Lembaga Pemasyarakatan Oleh Benny Prawira.M.Si Disampaikan pada kunjungan STKS Bandung di Lembaga Pemasyaraktan Klas II.A Yogyakarta Tahun."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google