Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Event didefinisikan sebagai pemunculan seketika ( instantaneous occurrence ) yang bisa merubah keadaan sistem ( system state ).  Untuk sistem yang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Event didefinisikan sebagai pemunculan seketika ( instantaneous occurrence ) yang bisa merubah keadaan sistem ( system state ).  Untuk sistem yang."— Transcript presentasi:

1

2  Event didefinisikan sebagai pemunculan seketika ( instantaneous occurrence ) yang bisa merubah keadaan sistem ( system state ).  Untuk sistem yang kompleks, sulit menentukan event-event di dalam sistem, demikian juga variabel keadaan ( state variable ).  Tidak ada cara umum yang lengkap untuk pekerjaan ini (menentukan event dan state variable ).

3  Prinsip-prinsip dan teknik-teknik untuk membantu menyederhanakan struktur model dan untuk menghindari kesalahan- kesalahan lojik. Contoh, event graph. Arrival Departur e Event graph queueing model

4 Arrival Enter Service Departure Event graph, queueing model dengan memisah event ‘enter service’ Arrival Departure End Simulation Event graph, queueing model dengan fixed run length

5  Perusahaan menjual produk tunggal, akan memutuskan berapa banyak item yang harus ada di- inventory untuk masing-masing n bulan berikutnya.  Waktu antar demand merupakan variabel random eksponensial IID dengan mean 0.1 bulan.  Ukuran demand D merupakan variabel-variabel random IID ( independent kapan demand muncul), dengan D = 1dengan probabilitas 1/6 2dengan probabilitas 1/3 3dengan probabilitas 1/3 4dengan probabilitas 1/6

6  Di setiap permulaan bulan, perusahaan reviews inventory level dan memutuskan berapa banyak item yang harus dipesan dari suppliers.  Jika perusahaan memesan Z items, akan mendatangkan biaya K + iZ, dengan K = $32 ( setup cost ) dan i = $3 ( incremental cost ) per item yang dipesan.  Ketika pesanan ( order ) dibuat, waktu tunggu sampai pesanan arrive ( delivery lag atau lead time ) merupakan variabel random terdistribusikan secara random antara 0.5 dan 1 bulan.

7  Perusahaan menggunakan kebijakan stasionary (s,S) untuk memutuskan berapa banyak yang harus dipesan Z = dengan I merupakan level inventory di permulaan bulan.  Ketika demand muncul, akan langsung terpenuhi jika level inventory paling sedikit sama dengan demand. S – Ijika I < s 0jika I >= s

8  Diasumsikan, level inventory awal adalah I(0) = 0 dan belum ada pemesanan ( order ).  Berikut 9 kebijakan inventory :  Variabel keadaan ( state variable ) untuk model simulasi dari sistem inventory ini adalah level inventory I(t), s S

9  Tipe event untuk model sistem inventory.  Untuk men simulate sistem inventory ini dibutuhkan tiga variabel random. Interdemand time berdistribusi eksponensial. Penjelasan eventTipe event Kedatangan pesanan ke perusahaan dari supplier1 Permintaan (demand) untuk product dari pelanggan (customer) 2 Akhir simulasi setelah n bulan3 Evaluasi inventory di permulaan dari n bulan4

10  Variabel random ukuran demand D harus diskrit, dihasilkan ( generated ) sebagai berikut.  Pertama, membagi interval satuan menjadi interval bagian contiguous C1 = [0,1/6), C2 = [1/6,1/2), C3 = [1/2,5/6), dan C4 = [5/6,1]. Sehingga mendapatkan U(0,1) variabel random U dari random-number generator.  Jika U jatuh di C1, maka D = 1, dan seterusnya.

11 Order arrival DemandEvaluate End Simulation

12 Order-arrival event Increment level inventory dengan menambahkan sejumlah terpesan sebelumnya Eliminate (hapus) order-arrival event dari pengamatan Return

13 Demand event Generate Ukuran demand Decrement level inventory dengan ukuran demand Tentukan pemunculan event demand berikutnya. Return

14 Inventory Evaluation event Apakah I(t) < s ? Menentukan jumlah yang akan dipesan,yaitu [S – I(t)] Memunculkan biaya pemesanan & pengumpulan statistik Menentukan event order- arrival untuk pemesanan ini. Menentukan event inventory-evaluation berikutnya Return Ya Tidak

15 Update time-average statistical accumulators Apakah l(t) selama interval sebelumnya neg, pos, atau nol ? Update area di bawah I - (t) Update area di bawah I + (t) Return NegatifPositif Nol

16 Single-product Inventory system Initial inventory level60 items Number of demand sizes4 Distribution function of demand sizes Mean interdemand time0.10 months Delivery lag range 0.50 to 1.00 months Length of simulation120 months K = 32.0i = 3.0 h = 1.0pi = 5.0 Number of policies9

17 Policy Average total cost Average ordering cost Average holding cost Average shortage cost ( 20, 40 ) ( 20, 60 ) ( 20, 80 ) ( 20, 100 ) ( 40, 60 ) ( 40, 80 ) ( 40, 100 ) ( 60, 80 ) ( 60, 100 ) S s


Download ppt " Event didefinisikan sebagai pemunculan seketika ( instantaneous occurrence ) yang bisa merubah keadaan sistem ( system state ).  Untuk sistem yang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google