Kalkulasi Biaya Proses : Laporan Biaya Produksi

Presentasi berjudul: "Kalkulasi Biaya Proses : Laporan Biaya Produksi"— Transcript presentasi:

Kalkulasi Biaya Proses : Laporan Biaya Produksi
PERKULIAHAN XII

Harga Pokok Proses - Bila Terdapat BDP Awal
Weighted Average vs. FIFO Weighted-Average Seluruh unit dan biaya masuk dalam perhitungan cost per EU, tanpa memperhatikan periode terjadinya biaya. FIFO Biaya dihitung per layer. Cost per EU untuk periode berjalan dihitung terpisah dari Cost per EU periode lampau.

Physical Units (Step 1) –weighted averaged
Work in process, beginning: 100% material 60% conversion costs 1,000 Units started in process 35, ,000 Units transferred out: 31,000 Units in ending inventory: 20% conversion costs 5, ,000

Compute Equivalent Units (Step 2)
Materials Conversion Completed and transferred 31, ,000 Ending inventory , ,000 Equivalent units , ,000 100% 20%

Compute Equivalent Unit Costs (Step 3)
Materials Conversion Beginning inventory \$ 2,350 \$ 5,200 Current costs , ,000 Total \$86,400 \$67,200 Equivalent units , ,000 Cost per unit \$ \$2.10

Summarize and Assign Total Costs (Steps 4 and 5)
Work in process beginning inventory: Materials \$ 2,350 Conversion ,200 Total beginning inventory \$ 7,550 Current costs in Assembly Department: Materials \$ 84,050 Conversion ,000 Costs to account for \$153,600

Summarize and Assign Total Costs (Steps 4 and 5)
This step distributes the department’s costs to units transferred out: 31,000 units × \$4.50 = \$139,500 And to units in ending work in process inventory: \$12,000 + \$2,100 = \$14,100

Summarize and Assign Total Costs (Steps 4 and 5)
Costs transferred out: 31,000 × (\$ \$2.10) \$139,500 Costs in ending inventory: Materials 5,000 × \$ ,000 Conversion 1,000 × \$ ,100 Total costs accounted for: \$153,600

Journalizing: Weighted-Average
What are the journal entries in the Assembly Department? Work in Process, Assembly 84,050 Accounts Payable Control 84,050 To record direct materials purchased and used Work in Process, Assembly 62,000 Various accounts ,000 To record Assembly Department conversion costs

Journalizing: Weighted-Average
Work in Process, Finishing ,500 Work in Process, Assembly ,500 To record cost of goods completed and transferred from Assembly to Finishing during the period

Key T-Account: Weighted-Average
Work in Process Inventory, Assembly Beg. Inv. 7,550 Transferred Materials 84,050 to Finishing Conversion 62, ,500 Balance 14,100

Contoh lainnya

Contoh Weighted-Average Method
Berikut data dariCooking Department – Binus Foods, suatu perusahaan makanan kaleng BDP Awal 5,000 unit 100% bahan baku 40% biaya konversi BDP Akhir: 2,000 unit 100% bahan baku 50% biaya konversi Produk dimulai (started): 28,000 units

Contoh Weighted-Average Method
Tahap 1 Physical Units BDP Awal ,000 Started ,000 Unit masuk proses : 33,000 BDP Akhir ,000 Produk Jadi ,000

Contoh Weighted-Average Method
Tahap 2 Bahan Biaya Baku Konversi Selesai , ,000 + BDP Akhir , ,000 = Equivalent units 33, ,000

Contoh Weighted-Average Method
Tahap 3 dan 4 Total Bahan Biaya Biaya Baku Konversi BDP Awal \$ 9,360 \$ 8,060 \$ 1,300 Tambahan Biaya 56, , ,700 Total Biaya \$65,500 \$49,500 \$16,000 ÷ Equivalent units , ,000 = Cost per EU \$ \$ \$

Contoh Weighted-Average Method
Tahap 5 Produk Selesai dan ditransfer ke Dept. berikutnya: 31,000 × ( ) \$62,000 Produk Jadi: Bahan Baku: 2,000 × ,000 Biaya Konversi: 1,000 × Total Biaya \$65,500

Contoh Weighted-Average Method
Berikut data dariCooking Department – Binus Foods, suatu perusahaan makanan kaleng BDP Awal 5,000 unit 100% bahan baku 40% biaya konversi BDP Akhir: 2,000 unit 100% bahan baku 50% biaya konversi Produk dimulai (started): 28,000 units

Transferred-In Costs Weighted-Average Example
Finishing Department beginning WIP inventory: 4,000 units (60% materials) (25% conversion) Ending work in process inventory: 2,000 units (100% materials) (40%) conversion) 31,000 units transferred-in from Assembly.

Physical Units (Step 1) Beginning inventory 4,000
Units started in process ,000 35,000 Units completed and transferred to finished goods ,000 Ending inventory ,000 35,000

Compute Equivalent Units (Step 2)
Equivalent units for transferred-in costs: Transferred to finished goods 33,000 Ending inventory ,000 35,000 Inventory is 100% complete for the work performed in the Assembly Department.

Compute Equivalent Units (Step 2)
Equivalent units for direct materials costs: Transferred to finished goods 33,000 Ending inventory (100%) 2,000 35,000

Compute Equivalent Units (Step 2)
Equivalent units for conversion costs (ending inventory 2,000): Transferred to finished goods 33,000 Ending inventory (40%) 33,800

Compute Equivalent Unit Costs (Step 3)
Assume the following costs in the Finishing Department: Work in process beginning inventory from: Assembly Department \$30,200 Direct materials ,400 Conversion costs ,000 Total cost in beginning inventory \$47,600

Compute Equivalent Unit Costs (Step 3)
Current costs in Finishing Department are as follows: Costs received from the Assembly Department \$139,500 Direct materials ,780 Conversion ,640 Total \$191,920

Compute Equivalent Unit Costs (Step 3)
(Transferred-in costs \$30,200 + Costs transferred in from the Assembly Department \$139,500) ÷ 35,000 units \$4.85 (Direct materials \$9,400 + \$9,780) ÷ 35,000 units \$0.55 (Conversion costs \$8,000 + \$42,640) ÷ 33,800 units \$1.50 Total unit cost \$6.90

Summarize and Assign Total Costs (Steps 4 and 5)
Total costs in beginning inventory \$ 47,600 Current costs in Finishing Department ,920 \$239,520 Costs to account for: \$47,600 + \$ 191,920 = \$239,520

Summarize and Assign Total Costs (Steps 4 and 5)
Costs in work in process ending inventory: Transferred-in costs: 2,000 × \$4.85 \$ 9,700 Direct materials: 2,000 × \$ ,100 Conversion: 2,000 × 40% × \$ ,200 Total cost in ending inventory \$12,000

Summarize and Assign Total Costs (Steps 4 and 5)
Costs to account for: \$239,520 Costs transferred to finished goods inventory: 33,000 × \$ \$227,700 Costs in ending work in process inventory: \$12,000 – \$180 rounding error ,820 Total \$239,520

T-Account Finishing Department
Work in Process Inventory, Finishing Beg. Inv ,600 Transferred to Transferred-in 139,500 Finished Goods Materials , ,700 Conversion 42,640 Balance ,820

Akuntansi untuk Biaya Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead
Meskipun jumlah catatan yang digunakan dalam perhitungan biaya berdasarkan proses lebih sedikit dibandingkan dengan perhitungan biaya berdasarkan pesanan, konsep dasar yang digunakan dalam perhitungan biaya berdasarkan pesanan juga berlaku untuk perhitungan biaya berdasarkan proses.Perbedaan yang utama adalah dalam perhitungan biaya berdasarkan proses, biaya dibebankan ke departemen (atau pusat biaya) dan bukan ke pesanan dan jika ada lebih dari satu departmen yang dibutuhkan untuk memproduksi produk itu, biaya ditransfer dari satu departemen ke departemen berikutnya dan akhir ke barang jadi. Kalkulasi biaya proses mengasumsikan arus yang berurutan dari satu departemen ke departemen lainnya sebagaimana unit berjalan melalui proses produksi. Biaya pemprosesan menambah biaya per unit ketika barang berpindah dari satu departemen ke departemen dalam melakukan proses-proses tertentu. Kalkulasi biaya proses biasanya mengasumsikan bahwa unit tidak melompati suatu departemen. Dengan demikian semua unit meninggalkan departemen pertama untuk menuju ke departemen kedua, dan seterusnya ke seluruh departemen.

BIAYA BAHAN BAKU Perhitungan biaya bahan baku yang dipakai dalam produksi dalam departemen produksi dapat dilakukan pada akhir periode akuntansi dengan cara: - Persediaan awal xxx - Pembelian bersih xxx Tersedia untuk dipakai xxx - Persedian akhir (xxx) Biaya bahan baku xxx Jurnal: Barang dalam Proses Dept.A xxx Barang dalam Proses Dept B xxx Persediaan Bahan Baku xxx

Barang dalam Proses Dept.A xxx
BIAYA TENAGA KERJA Kartu jam kerja harian atau kartu absen digunakan untuk pembebanan biaya tenaga kerja kepada depatemen-departemen dengan jurnal sbb: Barang dalam Proses Dept.A xxx Barang dalam Proses Dept B xxx Beban Gaji - xxx

Baik dalam perhitungan biaya berdasarkan pesanan dan perhitungan biaya berdasarkan proses, biaya aktual dari overhead pabrik diakumulasikan di akun buku besar pengendali, dan rincian biaya overhead pabrik diakumulasikan di buku pembantu atau catatan pembantu Dalam catatan buku pembantu, setiap item biaya overhead, seperti bahan tidak langsung atau tenaga kerja tidak langsung, dirinci sampai jumlah biaya per departemen. Informasi biya rinci ini digunakan sebagai dasar unruk merencanakan biaya dimasa depan dan mengendalikan biaya saat ini. Saat biaya overhead terjadi , biaya tersebut dicatat dalam akun buku besar overhead pabrik dan diposting ke buku besar pembantu departemental untuk biaya overhad. Ayat jurnal overhead aktual : Pengendali Overhead Pabrik xxx Utang Usaha (pajak,listrik,dll) xxx Akumulasi depresiasi mesin pabrik xxx Asuransi bayar dimuka xxx Bahan baku tidak langsung xxx Upah tidak langsung xxx

Selisih overhead aktual dengan yang dibebankan
Jika selisih ini (overhead dibebankan terlalu rendah underapplied atau dibebankan terlalu tinggi overapplied), akhir tahun relatif kecil dibandingkan biaya produksi lain. Jumlah tersebut dapat dibebankan ke Harga Pokok Produksi, tetapi jika jumlah relatif besar, maka harus dialokasikan ke pesediaan akhir dan harga pokok penjualan untuk tujuan laporan eksternal

BAHAN TAMBAHAN

CV Virgo (illustration)
Data CV Virgo: SelamaJanuari units masuk proses. Akhir Januari units telah selesai dan ditransfer sbg persediaan Produk Jadi units adalah Persediaan BDP (kondisi 100% bahan sedangkan BTKL & BOP baru 50%) Biaya Bahan selama Januari Rp , BTKL Rp BOP Rp

CV Virgo (illustration)
BTK Rp BOP Rp Barang Jadi units Bahan units Rp PROSES Persd BDP units

Laporan Harga Pokok Produksi (CV Virgo)
Langkah 1: Laporan arus pisik unit barang : Masuk ke dalam proses units Produk jadi dan ditransfer BDP akhir units

Laporan Harga Pokok Produksi (CV Virgo)
Langkah 2: Skedul biaya : Jumlah biaya BB Rp BTK Rp BOP Rp Total Rp

Laporan Harga Pokok Produksi (CV Virgo)
Langkah 3: Skedule Unit Produk Equivalen (UPE) Equiv Pr Unit BB …………. BTK …………. BOP ………….

Unit Produk Ekuivalen (UPE)
Biaya produksi 1 periode HPP per unit = Jumlah unit out put Total units out put 1 period tidak selalu dalam tingkat penyelesaian yg sama. Membuat asumsi semua produk seolah-olah 100% selesai(UPE)

Menghitung UPE UPE menyajikan: pekerjaan yg dikerjakan selama 1 periode dalam satuan unit fisik, yg dinyatakan dalam kondisi 100% sudah selesai. = + 100% 50% 50%

Mengitung Unit Produk Ekuivalensi (UPE)
Dua gelas yg sama2 isi ½ nya, isinya sama dg satu gelas penuh. = + 100% 50% 50%

Unit Produk Equivalen + Jika = 10.000 unit 100% selesai
100 % = unit 100% selesai = unit 50 % selesai Maka = unit 100% selesai +

Unit Produk Equivalen (ilustrasi-CV Virgo)
2 4 6 8 = UPE 1 3 5 7 9 Produk Jadi = UPE Total = UPE BDP

Unit Produk Equivalen Jumlah unit Barang Jadi BDP Units % UPE = X + BBB  ( x 100%)  = UPE BTKL  ( x 50 %)  = UPE BOP  ( x 50 %)  = UPE

Laporan Harga Pokok Produksi (CV Virgo)
Langkah 3: Skedule Unit Produk Equivalen (UPE) Produk Equivalen BB unit BTK unit BOP unit

Laporan Harga Pokok Produksi (CV Virgo)
Langkah 4:  Biaya per unit Biaya U P E Biaya / UPE Rp 0,27 Rp 0,34 Rp 0,32 + Rp 0,93 BB Rp BTK Rp BOP Rp Rp

Laporan Harga Pokok Produksi (CV Virgo)
langkah 5:  harga pokok produk Produk Jadi units x Rp 0,93 = Rp BDP akhir periode: BB units x Rp 0,27 x 100%=Rp 8.100 BTK units x Rp 0,34 x 50 % =Rp 5.100 BOP units x Rp 0,32 x 50 % =Rp Rp Total biaya pertanggungjawaban Rp Harus sama dengan hasil penghitungan langkah ke 2

Presentasi serupa