Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 1 Bab 10 Laba (Income) Rp.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 1 Bab 10 Laba (Income) Rp."— Transcript presentasi:

1  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 1 Bab 10 Laba (Income) Rp

2  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 2 Mendefinisi laba secara struktural dan semantik. Menyebutkan tujuan pelaporan laba. Mengidentifikasi kelemahan laba akuntansi konvensional. Membedakan laba akuntasi dan laba ekonomik. Menyebut dan menjelaskan berbagai interpretasi laba dalam tataran semantik, sintaktik, dan pragmatik. Menyebutkan dan menjelaskan jenis kapital serta pengukurannya. Menjelaskan makna laba atas dasar konsep pemertahanan kapital. Menjelaskan teori entitas dan implikasinya terhadap pengertian laba. Tujuan Pembelajaran Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk:

3  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 3 Masalah Istilah IAI memadankan income dengan penghasilan yang meliputi pendapatan dan untung. Income dalam buku-buku teks asing pada umumnya dimaknai sebagai laba. Buku ini menggunakan istilah laba untuk menunjuk income dalam buku teks asing sesuai yang didefinisi oleh FASB. Laba digunakan pula sebagai padan kata earnings.

4  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 4 Tujuan Pelaporan Laba Pengukur efisiensi Pengukur kinerja entitas dan manajemen Dasar penentuan pajak Sarana alokasi sumber ekonomik Penentuan tarif jasa publik Optimalisasi kontrak utang-piutang Basis kompensasi Motivator Dasar pembagian dividen

5  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 5 Teori Pelaporan Laba Satu angka laba untuk berbagai tujuan. Beda tujuan beda laba.

6  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 6 Laba Akuntansi (Konvensional) Tidak bermakna semantik Berfokus pemegang saham PABU memberi peluang perbedaan antarentitas Berbasis kos historis Hanya sebagian masukan informasi bagi investor Laba yang didefinisi sebagai selisih pendapatan dan biaya yang diukur dan disajikan atas dasar prinsip akuntansi berterima umum (PABU). Kelemahan:

7  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 7 Tataran Teori Laba Semantik Sintaktik Pragmatik Berbeda dengan elemen lain, laba dibahas dalam beberapa tataran semiotika karena laba akrual dipandang bermanfaat untuk memprediksi aliran kas masa datang. Tataran Pembahasan:

8  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 8 Konsep Laba dalam Tataran Semantik 1.Pengukur kinerja 2.Konfirmasi harapan investor 3.Estimator laba ekonomik Membahas bagaimana laba dimaknai atau diharapkan berfungsi serta apa makna yang seharusnya melekat pada laba.

9  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 9 Laba Akuntansi versus Ekonomik Sudut pandang Dasar pengukuran Makna “ekonomik” Makna depresiasi Unit pengukur Sasaran pengukuran Konsep pelandas Fungsi aset Perekayasa, penyusun standar dan statemen Kos historis Kelayakan ekonomik jangka panjang Alokasi kos Rupiah nominal Laba uang/nominal Kontinuitas, akrual Sisa potensi jasa Laba AkuntansiLaba EkonomikAspek Pembeda Pemegang saham Kos kesempatan, nilai pasar, nilai likuidasi Kelayakan ekonomik jangka pendek Penurunan nilai ekonomik Daya beli Laba real Likuidasi, nilai tunai Simpanan/sediaan nilai

10  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 10 Makna Laba 1.Kenaikan kemakmuran/kapital (wealth/capital). 2.Kenaikan dalam suatu perioda. 3.Dapat dinikmati, didistribusi, atau ditarik oleh entitas yang menguasai atau mempunyai klaim terhadap kemakmuran/kapital asalkan kemakmuran mula-mula (awal) tetap dijaga keutuhannya. Karakteristik 3 didasarkan atas konsep pemertahanan kapital (capital maintenance concept).

11  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 11 Laba versus Kapital Laba bermakna aliran (flow). Kapital bermakna sediaan/simpanan (stock). Dalam konteks perioda waktu, keduanya berkaitan (lihat Gambar 5.6). Analogi dengan tanki air (reservoir). Istilah capital diserap menjadi kapital untuk membedakannya dengan modal yang telah digunakan sebagai padan kata equity. Kapital lebih generik daripada modal. Modal adalah kapital dari sudut pandang pemegang saham (shareholders).

12  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 12 Definisi umum, formal, dan semamtik: Tambahan kemampuan ekonomik yang ditandai dengan kenaikan kapital dalam suatu perioda yang berasal dari kegiatan produktif dalam arti luas yang dapat dikonsumsi atau ditarik oleh entitas penguasa/pemilik kapital tanpa mengurangi kemampuan ekonomik kapital mula- mula (awal perioda).

13  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 13 Kapital dalam Konteks Laba Akuntansi Kapital bagi badan usaha atau manajemen yang menguasai sumber ekonomik ini (fisis atau finansial). Kapital bagi pihak yang mempunyai/menguasai klaim (ditandai dengan sertifikat utang, misalnya obligasi). Kapital bagi pihak yang mempunyai/menguasai klaim (ditandai dengan sertifikat saham) Aset Kewajiban Ekuitas

14  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 14 Konsep Pemertahanan Kapital 1.Kembalian atas investasi # pengembalian investasi. 2.Transaksi operasi # transaksi dengan pemilik. 3.Membatasi distribusi ke pemilik dalam rangka mempertahankan kapital mula-mula. 4.Menuntut jumlah rupiah untuk penyesuaian kapital dalam rangka mempertahankan kapital. 5.Penerapan pendekatan aset-kewajiban dalam penilaian. Konsep penting dalam pemaknaan laba secara semantik. Karakteristik:

15  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 15 Visualisasi Konsep Pemertahanan Kapital Kapital awalKapital akhir Nilai Kapital yang harus dipertahankan dengan penyesuaian kapital. Kapital yang harus dipertahankan tanpa penyesuaian kapital. Laba atas dasar konsep pemertahanan kapital. Penyesuaian kapital.

16  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 16 Konsep Laba dalam Tataran Sintaktik 1.Pendekatan transaksi 2.Pendekatan kegiatan 3.Pendekatan pemertahanan kapital Membahas bagaimana laba diukur, diakui, dan disajikan.

17  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 17 Masalah Teoretis tataran Sintaktik 1.Pendekatan transaksi dan kegiatan setara dengan konsep realisasi dan penghimpunan dalam pendapatan. 2.Pendekatan transaksi dan kegiatan menganut pendekatan pendapatan-biaya dalam pengukuran dan penilaian elemen (lihat Bab 5, hlm ). 3.Pendekatan pemertahanan kapital menganut pendekatan aset-kewajiban dalam pengukuran dan penilaian elemen.

18  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 18 Pengukuran dan Penilaian Kapital 1.Jenis kapital (finansial versus fisis) 2.Skala pengukuran (nominal versus daya beli) 3.Atribut pengukuran (kos historis versus sekarang) Dengan konsep pemertahanan kapital, laba merupakan selisih pengukuran kapital pada dua titik waktu yang berbeda. Pengukuran mempertimbangkan:

19  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 19 Pengukuran Laba dengan Konsep Pemertahankan Kapital 1.Kapitalisasi aliran kas harapan 2.Penilaian pasar 3.Setara kas sekarang 4.Harga masukan historis 5.Harga masukan sekarang 6.Pemertahanan daya beli

20  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 20 Konsep Laba dalam Tataran Pragmatik 1.Prediktor aliran kas 2.Sarana kontrak efisien 3.Alat pengendalian manajemen 4.Kandungan informasi laba dalam teori pasar efisien Membahas bagaimana laba diinterpretasi dan digunakan dalam praktik dan apakah tia bermanfaat.

21  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 21 Laba Akrual sebagai Prediktor Aliran Kas Investor Kesatuan usaha Aliran kas Laba akuntansi (akrual) Aliran kas masa datang Prediktor Berbagai model pemrakiraan laba (earnings forecasting models)

22  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 22 Relevansi Nilai (Value Relevance) Apakah angka akuntansi (laba, nilai buku, dan aliran kas) menjelaskan perubahan nilai perusahaan (ditunjukkan dengan harga saham)? Paling tidak informasi akuntansi menjadi estimator nilai perusahaan. Paling tidak ada asosiasi antara informasi akuntansi dan variabel nilai perusahaan.

23  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 23 Relevansi Nilai (Value Relevance) Akuntansi menggunakan kos historis. Harga saham merefleksi tidak hanya informasi akuntansi (laba, nilai buku). Perubahan laba tidak selalu menggambarkan perubahan ekonomik yang fundamental. Harapan dan kecanggihan investor yang berbeda. Perilaku pasar sering takterprediksi. Angka akuntansi tidak berkorelasi sempurna dengan harga saham karena:

24  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 24 Hubungan Laba dan Harga Saham Laba atau rugi per saham Estimator Perubahan harga saham per saham Nilai buku per saham suatu saat Estimator Harga per saham suatu saat Perubahan nilai buku per saham Perubahan harga saham per saham Estimator

25  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 25 Perkontrakan Efisien Teori keagenan adalah teori yang dibangun atas dasar hubungan keagenan. Pemasukan angka akuntansi (angka laba) dalam kontrak mendorong pihak berkontrak (terutama agen) untuk mencapai tujuan kontrak sehingga kontrak menjadi efisien.

26  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 26 Pengendalian Perilaku Manajer Laba dapat digunakan untuk memotivasi perilaku manajer divisi untuk menuju pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan. Laba (yang relevan) dijadikan basis kompensasi agar manajer memaksimumkan kepentingannya. Keselarasan tujuan tercapai bila usaha manajer untuk memaksimumkan dirinya juga memaksimumkan kepentingan perusahaan secara keseluruahan.

27  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 27 Hipotesis Pasar Efisien Hipotesis pasar efisien hanya bermakna bila dikaitkan dengan seperangkat informasi yang disediakan atau tersedia dalam suatu sistem pelaporan keuangan. Pasar modal dikatakan efisien terhadap suatu informasi bila harga saham merefleksi secara penuh informasi tersebut. Atau, bila harga sekuritas merefleksi secara cepat dan penuh semua informasi yang tersedia dalam suatu sistem pelaporan keuangan.

28  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 28 Bentuk Efisiensi Pasar Lemah Semi-kuat Kuat Harga dan voluma sekuritas masa lalu Semua informasi yang tersedia secara publik Semua informasi termasuk informasi privat atau dalam Informasi tersedia dalam suatu sistem pelaporan Bentuk

29  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 29 Arti Penting Hipotesis Pasar Efisien 1.Pengujian peristiwa 2.Pengujian asosiasi (nilai relevan laba) Informasi privat tidak selalu dapat disampaikan secara eksplisit melalui statemen keuangan. Laba membawa serta informasi privat yang ingin disampaikan oleh manajemen. Laba mengandung informasi dalam. Hipotesis pasar efisien merupakan sarana pengujian empiris kandungan informasi laba.

30  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 30 Variabel-variabel Pengujian Empiris R = return (return) RA = return abnormal (abnormal return) LK = laba kejutan (unexpected earnings) RAK = return abnormal kumulatif (cumulative abnormal return) Rm = return pasar (market return) = return mean/rerata (mean return) Istilah return diserap menjadi tetap return sebagaimana modern diserap sebagai modern. Mean diserap jadi mean.

31  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 31 Variabel-variabel Pengujian Empiris Semua variabel diukur pada tanggal peristiwa. Laba harapan diperoleh melalui model pengharapan laba (earnings expectation models) yang biasanya menggunakan model pemrakiraan laba (earnings forecasting models). Lihat Gambar 10.8 LK = LA - LH LK = laba kejutan (unexpected earnings) LA = laba aktual (actual earnings) LH = laba harapan (expected earnings)

32  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 32 Variabel-variabel Pengujian Empiris Lihat Gambar 10.9 untuk visualisasi konsep. Mengukur RA Return sesuaian-mean: Return sesuaian-pasar: Return pasar kumulatif: Mengukur RAK

33  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 33 Konsep Pengujian Empiris Asosiasi Umumnya menggunakan model regresi. LK diregresi terhadap R, RA atau RAK dalam perioda jendela untuk perusahaan sampel. Koefisien R, RA atau RAK menunjukkan asosiasi. Bila koefisien secara statistis signifikan, berarti terdapat asosiasi. Ini berarti variabel akuntansi menjelaskan variasi variabel pasar (harga pasar). Dapat disimpulkan bahwa angka akuntansi mempunyai relevansi nilai.

34  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 34 Konsep Pengujian Empiris Kandungan informasi laba Umumnya dengan studi peristiwa; menggunakan t-test Prinsip Bila RAK atau RA mean perusahaan sampel dalam perioda jendela secara statistis berbeda dengan nol, berarti terdapat reaksi pasar terhadap peristiwa (misalnya pengumuman laba). Reaksi dapat positif atau negatif.

35  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 35 Laba dan Teori Entitas 1.Usaha bersama (Gambar 10.10) 2.Usaha atau bisnis (Gambar 10.12) 3.Investor (Gambar 10.14) 4.Pemilik (Gambar 10.16) 5.Pemilik residual 6.Pengendali 7.Dana (Gambar 10.17) Membahas berbagai konsep entitas selain kesatuan usaha dan implikasinya terhadap pengertian dan penyajian laba (laba untuk siapa).

36  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 36 Implikasi Teori Entitas 1.Bentuk persamaan akuntansi 2.Komponen penentu laba (apakah suatu pos merupakan biaya atau pembagian laba) 3.Siapa penerima laba Teori entitas menentukan: Lihat Gambar untuk ringkasan pembahasan.

37  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 37 Definisi Dana (NCGAS No. 1) A fund is defined as a fiscal and accounting entity with a self balancing set of accounts recording cash and other financial resources, together with all related liabilities and residual equities or balances, and changes therein, which are segregated for the purpose of carrying on specific activities or attaining certain objectives in accordance with special regulations, restrictions, or limitations. Ralat: Hilangkan tanda kurung yang ditambahkan penulis dalam kutipan di halaman 504. Hilangkan penjelasan dalam catatan kaki 40 mulai dari “Tanda kurung …” sampai “ … makna.”

38  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 38 Dua Pengertian Dana 1.Kas, aset likuid, atau sumber keuangan (financial resources) 2.Kesatuan/entitas akuntansi (accounting entity) dengan persamaan akuntansi spesifik: Aset = Pembatasan penggunaan aset Aset likuid = Saldo dana Teori entitas berkaitan dengan pengertian kedua.

39  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 39 Entitas yang berfungsi menerima dan membelanjakan sumber likuid dalam satu perioda. Entitas fiskal: Entitas yang mempertanggungjelaskan kekayaan dan utang pemerintah dalam bentuk persamaan akuntansi dana. Entitas akuntansi: Untuk disebut dana, suatu entitas harus bersifat fiskal dan mempunyai persamaan akuntansi sendiri. Bila bukan bersifat fiskal, entitas tersebut disebut: Grup akun (accounts group).

40  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 40 Operasi Dana Anggaran Sumber pendaptan/ penerimaan Objek belanja/ pengeluaran Saldo dana bertambah Saldo dana berkurang Aset likuid = Saldo dana Entitas dana: projek, program, kegiatan, atau unit kepemerintahan Kas/piutang Kas/utang Sudut pandang kesatuan dana

41  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 41 Persamaan Akuntansi Dana Operasi Dana Anggaran Awal perioda: AL = SD Selama perioda: AL* = SD + P - B Akhir perioda: AL* = SD* Neraca awal Neraca akhir Statemen Perubahan Saldo Dana Statemen Pendapatan dan Belanja Lihat contoh operasi dana ini dalam Lampiran 2.

42  Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 42 Ambisius? … Boleh-boleh saja.


Download ppt " Suwardjono Bab 10Laba (Income) 4/19/2015 Transi 1 Bab 10 Laba (Income) Rp."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google