Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 1 Laba (Income) Rp.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 1 Laba (Income) Rp."— Transcript presentasi:

1  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 1 Laba (Income) Rp

2  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 2 Masalah Istilah IAI memadankan income dengan penghasilan yang meliputi pendapatan dan untung. Income dalam buku-buku teks asing pada umumnya dimaknai sebagai laba. Buku ini menggunakan istilah laba untuk menunjuk income dalam buku teks asing sesuai yang didefinisi oleh FASB. Laba digunakan pula sebagai padan kata earnings.

3  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 3 Tujuan Pelaporan Laba Pengukur efisiensi Pengukur kinerja entitas dan manajemen Dasar penentuan pajak Sarana alokasi sumber ekonomik Penentuan tarif jasa publik Optimalisasi kontrak utang-piutang Basis kompensasi Motivator Dasar pembagian dividen

4  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 4 Teori Pelaporan Laba Satu angka laba untuk berbagai tujuan. Beda tujuan beda laba.

5  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 5 Laba Akuntansi (Konvensional) Tidak bermakna semantik Berfokus pemegang saham PABU memberi peluang perbedaan antarentitas Berbasis kos historis Hanya sebagian masukan informasi bagi investor Laba yang didefinisi sebagai selisih pendapatan dan biaya yang diukur dan disajikan atas dasar prinsip akuntansi berterima umum (PABU). Kelemahan:

6  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 6 Tataran Teori Laba Semantik Sintaktik Pragmatik Berbeda dengan elemen lain, laba dibahas dalam beberapa tataran semiotika karena laba akrual dipandang bermanfaat untuk memprediksi aliran kas masa datang. Tataran Pembahasan:

7  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 7 Konsep Laba dalam Tataran Semantik 1.Pengukur kinerja 2.Konfirmasi harapan investor 3.Estimator laba ekonomik Membahas bagaimana laba dimaknai atau diharapkan berfungsi serta apa makna yang seharusnya melekat pada laba.

8  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 8 Laba Akuntansi versus Ekonomik Sudut pandang Dasar pengukuran Makna “ekonomik” Makna depresiasi Unit pengukur Sasaran pengukuran Konsep pelandas Fungsi aset Perekayasa, penyusun standar dan statemen Kos historis Kelayakan ekonomik jangka panjang Alokasi kos Rupiah nominal Laba uang/nominal Kontinuitas, akrual Sisa potensi jasa Laba AkuntansiLaba EkonomikAspek Pembeda Pemegang saham Kos kesempatan, nilai pasar, nilai likuidasi Kelayakan ekonomik jangka pendek Penurunan nilai ekonomik Daya beli Laba real Likuidasi, nilai tunai Simpanan/sediaan nilai

9  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 9 Makna Laba 1.Kenaikan kemakmuran/kapital (wealth/capital). 2.Kenaikan dalam suatu perioda. 3.Dapat dinikmati, didistribusi, atau ditarik oleh entitas yang menguasai atau mempunyai klaim terhadap kemakmuran/kapital asalkan kemakmuran mula-mula (awal) tetap dijaga keutuhannya. Karakteristik 3 didasarkan atas konsep pemertahanan kapital (capital maintenance concept).

10  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 10 Laba versus Kapital Laba bermakna aliran (flow). Kapital bermakna sediaan/simpanan (stock). Dalam konteks perioda waktu, keduanya berkaitan (lihat Gambar 5.6). Analogi dengan tanki air (reservoir). Istilah capital diserap menjadi kapital untuk membedakannya dengan modal yang telah digunakan sebagai padan kata equity. Kapital lebih generik daripada modal. Modal adalah kapital dari sudut pandang pemegang saham (shareholders).

11  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 11 Kapital dalam Konteks Laba Akuntansi Kapital bagi badan usaha atau manajemen yang menguasai sumber ekonomik ini (fisis atau finansial). Kapital bagi pihak yang mempunyai/menguasai klaim (ditandai dengan sertifikat utang, misalnya obligasi). Kapital bagi pihak yang mempunyai/menguasai klaim (ditandai dengan sertifikat saham) Aset Kewajiban Ekuitas

12  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 12 Ekuitas

13  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 13 Menjelaskan pengertian ekuitas secara formal dan semantik. Membedakan makna kewajiban dan ekuitas. Menyebutkan komponen-komponen ekuitas dan sumber perubahannya. Membedakan modal setoran dan modal bentukan. Menyajikan komponen-komponen ekuitas dalam statemen keuangan dan konsep-konsep yang mendasarinya. Menjelaskan aspek teoretis sumber-sumber penyebab perubahan ekuitas. Menjelaskan konsep laba komprehensif dan cara penyajiannya. Tujuan Pembelajaran Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk:

14  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 14 Pengertian Karena keperluan artikulasi, ekuitas didefinisi secara sintaktik sebagai berikut: Hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Definisi di atas bersudut pandang pemilik bukan kesatuan usaha. Secara semantik dan dari sudut kesatuan usaha, ekuitas adalah “utang” kepada pemilik.

15  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 15 Pengertian Ekuitas berbeda dengan kewajiban dalam hal: 1.Penyelesaian klaim 2.Akses terhadap aset, operasi, dan keputusan 3.Substansi perjanjian

16  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 16 Komponen Ekuitas Pemegang Saham Ekuitas Pemegang Saham Modal SetoranModal Bentukan Modal Setoran Lain Modal Yuridis Lain-lain Penerbitan saham baru Kapitalisasi laba ditahan Dividen saham Konversi obligasi atau saham terkonversi Pemesanan saham Premium modal saham Penjualan saham treasuri Penyerapan defisit Deklarasi dividen likuidasi Restrukturisasi kapital Revaluasi aset Laba atau rugi dari statemen laba-rugi Dividen Rekapitalisasi Defisit Koreksi Perubahan akuntansi

17  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 17 Beberapa Istilah Modal setoran: Invested capital, original capital, original investment Modal yuridis: Legal capital, formal capital, restricted capital, stated capital, capital stock Modal setoran lain (agio saham): Paid-in surplus, unrestricted capital, paid-in capital in excess of capital stock, capital in excess of par (stated value), capital surplus, stock premium

18  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 18 Tujuan Penyajian Ekuitas 1.Efisiensi dan kepengurusan manajemen 2.Riwayat dan prospek investasi pemilik 3.Tanggung jawab yuridis pemilik Untuk mencapainya harus tersedia informasi: 1.Sumber ekuitas 2.Pembatasan pembagian dividen dan likuidasi 3.Batas perlindungan dan urutan penyerapan rugi

19  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 19 Modal Setoran dibedakan dengan Laba Ditahan 1.Untuk mencapai tujuan penyajian 2.Berbeda sumbernya 3.Berbeda kandungan informasinya (dana dasar versus daya melaba) 4.Penyebab perubahan berbeda esensinya (pendanaan versus produktif) 5.Transaksi modal versus operasi

20  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 20 Modal Pemegang Saham Lain-Lain Selain modal setoran dan laba ditahan: 1.Jumlah rupiah apresiasi/revaluasi aset fisis 2.Donasi dari nonpemegang saham 3.Hak minoritas dalam statemen konsolidasian 4.Sumber lainnya

21  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 21 Modal Yuridis versus Modal Setoran Lain Modal setoran dipisahkan menjadi modal yuridis dan modal setoran lain (agio/premium) untuk menunjukkan: Jumlah minimal yang harus disetor dan dipertahankan untuk menunjukkan perlindungan bagi pihak nonpemegang saham khususnya kreditor. Besarnya modal yuridis bergantung pada karakteristik saham (bernominal, takbernominal/bernilai nyataan, takbernominal/takbernilai nyataan).

22  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 22 Besarnya Modal Yuridis Modal yuridis Modal setoran lain/agioKarakteristik saham Bernominal Takbernominal/ bernilai nyataan Takbernominal/ takbernilai nyataan Cacah saham beredar X nilai nominal per saham (disebut modal saham) Cacah saham beredar X nilai nyataan per saham (disebut nilai nyataan) Seluruh penerimaan hasil penerbitan saham Kelebihan di atas modal saham (paid-in capital in excess of capital stock) Kelebihan di atas nilai nyataan (paid-in capital in excess of stated capital) Tidak ada Secara akuntansi, modal yuridis tidak bergitu bermakna karena seluruh penerimaan sebenarnya merupakan penyangga umum terhadap segala risiko.

23  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 23 Perubahan Modal Setoran dan Masalahnya 1.Pemesanan saham 2.Obligasi terkonversi 3.Saham istimewa terkonversi 4.Dividen saham 5.Hak beli saham 6.Saham treasuri

24  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Pemesanan Saham Jumlah rupiah pemesanan saham = cacah saham yang dipesan x harga yang disepakati. Masalah: Apakah jumlah tersebut dapat diakui sebagai modal setoran? Syarat: 1.Tidak dapat dibatalkan 2.Pelunasan tidak terlalu lama

25  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Obligasi Terkonversi Dapat diubah statusnya menjadi saham atas kehendak pemegang obligasi. Masalah: Pada saat hak diambil, berapakah jumlah rupiah yang diakui sebagai modal setoran? Alernatif: 1.Nilai bawaan obligasi 2.Harga pasar obligasi 3.Harga pasar saham

26  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Saham Istimewa Terkonversi Dapat diubah statusnya menjadi saham biasa atas kehendak pemegang saham istimewa. Masalah: Pada saat hak diambil, berapakah jumlah rupiah yang diakui sebagai modal setoran? Alernatif: 1.Pendekatan satu-transaksi 2.Pendekatan dua-transaksi

27  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Dividen Saham Pembagian dividen nonkas dalam bentuk saham yang disertai kapitalisasi atau tidak. Masalah: Bila dikapitalisasi, berapakah jumlah rupiah yang dikapitalisasi menjadi modal setoran? Alernatif: 1.Atas dasar nilai nominal 2.Atas dasar nilai pasar saham

28  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Hak Beli Saham Hak untuk membeli saham bagi pemegang saham lama. Masalah: Kalau harga beli saham lebih rendah dari saham setara yang beredar, apakah hak beli perlu dikapitalisasi? Apa bedanya dengan waran dan opsi saham?

29  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Opsi Saham Instrumen derivatif berupa hak untuk membeli atau menjual sejumlah saham. Opsi diterbitkan atau ditulis oleh investor dan dijual kepada investor lain. Call: Opsi yang memberi hak kepada pemegang opsi untuk membeli saham dengan harga tertentu selama perioda tertentu. Orang membeli bila mengharapkan harga saham menaik. Put: Opsi yang memberi hak kepada pemegang opsi untuk menjual saham dengan harga tertentu selama perioda tertentu. Orang membeli opsi bila mengharapkan harga saham menurun.

30  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 30 Profil Laba-Rugi Pemegang/Pembeli Call Tanggal terbit opsi Harga saham menaik Waktu 0 Laba Rugi Premium/ harga opsi Tanggal hak habis Harga pengambilan (P)

31  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 31 Profil Laba-Rugi Call dan Put Harga saham Waktu 0 Pembeli call 0 Penerbit call Waktu 0 Pembeli put 0 Penerbit put P P P P

32  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Saham Treasuri Penarikan kembali saham yang beredar untuk sementara dan kemudian diterbitkan kembali. Masalah: 1.Pos apa yang didebit pada saat penarikan (modal saham, agio saham, laba ditahan?) 2.Perlakuan selisih harga penarikan dan harga penerbitan kembali (satu-transaksi atau dua- transaksi)

33  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 33 Masalah Teoretis Selisih: Satu-Transaksi Kas MS Ag Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp ? Rp LD ? Ekuitas semula Penarikan Penerbitan kembali Rp (“rugi”) Rp Alternatif 1 Alternatif 2 Alternatif 3 25%

34  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 34 Masalah Teoretis Selisih: Dua-Transaksi

35  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 35 Perubahan Laba Ditahan 1.Penyesuaian perioda-lalu 2.Koreksi kesalahan 3.Pengaruh perubahan akuntansi 4.Pengaruh kuasi-reorganisasi Perubahan selain akibat transaksi modal yang dibahas sebelum ini: Isu teoretis: Apakah perubahan tersebut merupakan penyesuai laba ditahan langsung atau dilaporkan dahulu melalui statemen laba-rugi?

36  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 36 Prinsip Dasar Perlakuan 1.Transaksi operasi dalam arti luas (transaksi dengan nonpemilik) 2.Transaksi modal (transaksi dengan pemilik) Karakteristik transaksi: Pendekatan statemen laba-rugi: 1.Kinerja normal (current operating performance) 2.Semua-termasuk (all-inclusive) 3.Laba komprehensif (semua-termasuk penuh)

37  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Penyesuaian Perioda-lalu Menyesuikan laba ditahan awal perioda ditemukannya jumlah perubahan sehingga tia tidak tampak dalam statemen laba-rugi perioda tersebut. Biasanya berkaitan dengan masalah ketidakpastian masa lalu. 1.Terdapat pro dan kontra 2.P&L menolak dengan alasan pengelolaan aset 3.FASB menganut P&L dengan pengecualian

38  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Koreksi Kesalahan Kesalahan: 1.Kesalahan hitung (mathematical mistakes) 2.Kesalahan aplikasi prinsip akuntansi (mistakes in application of accounting principles) 3.Kelaian menggunakan atau menyalahgunakan fakta (oversight or misuse of facts) Perlakuan: 1.Penyesuai laba ditahan 2.Penyesuai modal setoran lain 3.Komponen statemen laba-rugi

39  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Perubahan Akuntansi Sumber: 1.Prinsip atau metoda 2.Taksiran 3.Kesatuan pelapor/pelaporan Perlakuan: 1.Penyesuaian sekarang 2.Penyesuaian retroaktif 3.Penyesuaian sekarang dan retroaktif Lihat berbagai perubahan, persyaratan, dan prosedur perlakuan dalam APB No. 20, SFAS No. 16, dan PASK No. 25.

40  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi Kuasi-reorganisasi PASK No. 51: Syarat: 1.Terdapat defisit yang cukup material 2.Prospek yang menjanjikan 3.Tidak dalam proses kepailitan 4.Tidak melanggar hukum 5.Ekuitas menjadi positif Reorganisasi tanpa melalui reorganisasi secara hukum yang dilakukan dengan menilai kembali akun-akun aktiva dan kewajiban pada nilai wajar dan mengeliminasi saldo defisit.

41  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 41 Penyajian Ekuitas Pemegang Saham Perlindungan yuridis dalam kebankrutan dan penyerapan defisit mendasari penyajian. Kewajiban Modal saham istimewa Agio saham istimewa Modal saham biasa Agio saham biasa Laba ditahan Urutan penyerapan rugi Urutan perlindungan

42  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 42 Perincian Laba Ditahan 1.Sumber: Pos-pos statemen laba-rugi merupakan rincian sumber perubahan laba ditahan. 2.Tujuan: Untuk apa laba ditahan atau ke aset mana saja jumlah rupiah laba ditahan melekat? Dasar perincian: Masalah teoretis: Adakah manfaat merinci laba ditahan atas dasar tujuan, misalnya dengan memecahnya menjadi cadangan, peruntukan (appropriated), dan bebas (unappropriated)?

43  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 43 Laba Komprehensif 1.Pembedaan yang tegas antara transaksi operasi dan transaksi ekuitas. 2.Pemanfaatan aset versus aset kapital (pembedaan antara transaksi operasi dan investasi). 3.Adanya pos-pos luar biasa dan penerobos (by- passing items). 4.Implikasi terhadap komponen statemen laba-rugi (menganut semua-termasuk penuh). Dasar pikiran: Dianut oleh FASB dalam Rerangka Konseptualnya.

44  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 44 Komponen potensial pembentuk statemen L-R 1.Pos operasi (pendapatan dan biaya) 2.Pos operasi tambahan (pendapatan dan biaya lain) 3.Pajak penghasilan 4.Operasi hentian 5.Pos luar biasa 6.Pengaruh perubahan prinsip/metoda akuntansi 7.Pengaruh perubahan estimat 8.Perubahan ekuitas nonpemilik Komponen 4, 5, 6, 7, dan 8 disebut komponen takregular. Komponen ini menentukan pendekatan penyajian statemen laba-rugi: kinerja sekarang, semua-termasuk, atau laba komprehensif.

45  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 45 Komponen Statemen Laba-Rugi KS = Kinerja sekarang, ST = Semua termasuk, LK = Laba komprehensif Lihat dasar dan contoh penyajian laba komprehensif dalam Gambar 11.5/11.4 SAK-IAI menganut ST, lihat Gambar 11.6

46  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 46 Komponen Antara dalam Statemen Laba-Rugi Pendekatan Laba Komprehensif 1.Laba operasi utama (income from major operation) 2.Laba operasi berlanjut (income from continuing operations) 3.Laba perioda (earnings) 4.Laba perioda bersih (net earnings) 5.Laba komprehensif (comprehensif income) Lihat Gambar 11.4 untuk contoh.

47  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 47 Semua Termasuk versus Laba Komprehensif Statemen laba-rugi pendekatan semua-termasuk hanya sampai di sini. Statemen laba-rugi pendekatan laba komprehensif Komponen pembeda Lihat Gambar 11.4

48  Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 48 Ini paling tidak harus segera dilalui. Bahagiakan orang tua!


Download ppt " Suwardjono Bab 11Ekuitas 4/19/2015 Transi 1 Laba (Income) Rp."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google