Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Cognitive and Language Development 3 Pertemuan 5 Matakuliah: E1122 - Psikologi Pendidikan Tahun: 2007.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Cognitive and Language Development 3 Pertemuan 5 Matakuliah: E1122 - Psikologi Pendidikan Tahun: 2007."— Transcript presentasi:

1

2 Cognitive and Language Development 3 Pertemuan 5 Matakuliah: E Psikologi Pendidikan Tahun: 2007

3 Bina Nusantara A form of communication, whether spoken, written, or signed, that is based on a system of symbols Language consists of the words used by a community (vocabulary) and the rules for varying and combining them (grammar and syntax). All human languages have some common characteristics

4 Bina Nusantara Asumsi Dasar Semua fungsi mental memiliki asal usul eksternal dan sosial Anak-anak harus menggunakan bahasa dan mengkomunikasikannya secara eksternal selama periode waktu yang lama sebelum mereka berfokus pada proses- proses mental mereka sendiri (transisi kemampuan berbicara eksternal ke internal) Periode transisi ini berlangsung antara usia 3-7 tahun Anak berbicara pada dirinya sendiri (pembicaraan egosentris) sesuai dengan pemikiran anak

5 Bina Nusantara Anak-anak yang terlibat dalam sejumlah besar pembicaraan pribadi lebih kompeten secara sosial daripada anak-anak yang tidak menggunakannya secara ekstensif (bicara pada diri sendiri merupakan transisi awal untuk dapat berkomunikasi secara sosial) Menurut Vygotsky: bahasa (dalam bentuk yang paling awal sekalipun) adalah berbasis ‘sosial’ dan tidak egosentris Duncan (1991): Anak-anak yang berbicara kepada diri mereka sendiri untuk mengatur perilakunya dan untuk mengarahkan diri mereka.

6 Bina Nusantara All human languages also have organizational rules of: Phonology, the sound system of a language Morphology, refers to the units of meaning involved in word formation Syntax, involves the ways that words must be combined to form acceptable phrases and sentences Semantics, refers to the meaning of words and sentences Pragmatics, describes the appropiate use of language in different contexts

7 Bina Nusantara Biological and Environmental Influences Famous linguist Noam Chomsky (1957) argued that humans are prewired to learn language at a certain time and in a certain way Both biological and environmental influences play important roles in children’s language development Children benefit when their parents and teachers actively engage them in conversation, ask them question, and emphasize interactive rather than directive language

8 Bina Nusantara How Language Develops Infancy –Babbling begins at about 3 to 6 months –First word at about 10 to 13 months –Begun to string two words together at about 18 to 24 months Pada masa awal, seorang bayi akan mendengarkan dan mencoba mengikuti suara yang didengarnya. Sebenarnya tidak hanya itu, sejak lahir ia sudah belajar mengamati dan mengikuti gerak tubuh serta ekspresi wajah orang yang dilihatnya dari jarak tertentu. Meskipun masih bayi, seorang anak akan mampu memahami dan merasakan adanya komunikasi dua arah dengan memberikan respon lewat gerak tubuh dan suara.

9 Bina Nusantara Setelah seorang bayi tersenyum, ia mulai belajar mengekspresikan dirinya melalui suara-suara yang sangat lucu dan sederhana, seperti 'eh', 'ah', 'uh', 'oh' dan tidak lama kemudian ia akan mulai mengucapkan konsonan seperti 'm', 'p', 'b', 'j' dan 'k'. Pada usia 12 minggu, seorang bayi sudah mulai terlibat pada percakapan "tunggal" dengan menyuarakan 'gaga', 'ah goo', dan pada usia 16 minggu, ia makin mampu mengeluarkan suara seperti tertawa atau teriakan riang, dan bublling. Pada usia 24 minggu, seorang bayi akan mulai bisa menyuarakan 'ma', 'ka', 'da' dan sejenisnya.

10 Usia 28 minggu seorang anak mulai bisa mengucapkan 'ba', 'da', 'ka' secara jelas sekali. Bahkan waktu menangis pun vokal suaranya sangat lantang dan dengan penuh intonasi. Pada usia 32 minggu, ia akan mampu mengulang beberapa suku kata yang sebelumnya sudah mampu diucapkannya. Pada usia 48 minggu, seorang anak mulai mampu sedikit demi sedikit mengucapkan sepatah kata yang sarat dengan arti. Selain itu, ia mulai mengerti kata "tidak" dan mengikuti instruksi sederhana seperti 'bye-bye' atau main 'ciluk-baa'. Ia juga mulai bisa meniru bunyi binatang seperti 'guk', 'kuk', 'ck'..

11 Bina Nusantara Early Childhood –They move rather quickly into three, four, and five word combination –The transition from simple sentences to complex sentences –Knowing about phonology (most preschool children gradually become sensitive to the sounds of spoken words) –Morphology – begin using the plural and possessive forms of nouns, using prepositions, articles and various forms of the verb –Preschool children also learn and apply rules of syntax –Semantics or meanings also rapidly advances in early childhood

12 Bina Nusantara Vocabulary of a 6 years old child range from – words (assuming that word learning began when the age was 12 months old, this translates into a rate of 5 to 8 new word meanings a day between the ages of 1 and 6) At about 3 years of age, children improve in their ability to talk about things that are not physially present Preschool children also become increasingly able to talk in different ways to different people

13 Bina Nusantara Pada usia setahun, anak mampu mengucapkan dua atau tiga patah kata yang punya makna. Sebenarnya, ia juga sudah mampu memahami sebuah obyek sederhana yang diperlihatkan padanya. Pada usia 15 bulan, anak mulai bisa mengucapkan dan meniru kata yang sederhana dan sering didengarnya untuk kemudian mengekspresikannya pada porsi/ situasi yang tepat. Usia 18 bulan, ia sudah mampu menunjuk obyek-obyek yang dilihatnya di buku dan dijumpainya setiap hari. Selain itu ia juga mampu menghasilkan kurang lebih 10 kata yang bermakna.

14 Bina Nusantara Usia 18 bln – 2 tahun, kemampuan bicara anak semakin tinggi dan kompleks. Perbendaharaan katanya pun bisa mencapai 30 kata dan mulai sering mengutarakan pertanyaan sederhana, seperti 'mana ?', 'dimana?' dan memberikan jawaban singkat, seperti 'tidak', 'disana', 'disitu', 'mau'. Pada usia ini mereka juga mulai menggunakan kata-kata yang menunjukkan kepemilikan, seperti 'punya ani', 'punyaku'. Selain itu anak belajar merespon setelah mendapatkan stimulus.

15 Bina Nusantara Middle and Late Childhood –The advances in language that take place in early childhood lay the foundation for later development in the elementary school years –Children gain new skills that make it possible for them to learn to read and write –Learning what a word is, how to recognize and talk about sounds, alphabetic principle –Metalinguistic awareness also improves considerably during the elementary school years –Metalinguistic awareness refers to knowledge of language, which allows children ‘to think about their language, understand what words are and even define them

16 Bina Nusantara Adolescence They become much better than children at analyzing the function a word plays in sentence They also develop more subtle abilities with words. They make strides in understanding metaphor, which is an implied comparison between unlike things. Adolescence become better also to understand and to use satire, which is the use irony, derision, or wit to expose folly or weakness. Caricatures are an example of satire. Most adolescence are also much better writers than children are. They are better at organizing ideas before they write.


Download ppt "Cognitive and Language Development 3 Pertemuan 5 Matakuliah: E1122 - Psikologi Pendidikan Tahun: 2007."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google