Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DISUSUN OLEH : ENDANG ADRIYANI. ABC analysis ABC analysis is a business term used to define an inventory categorization technique often used in materials.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DISUSUN OLEH : ENDANG ADRIYANI. ABC analysis ABC analysis is a business term used to define an inventory categorization technique often used in materials."— Transcript presentasi:

1 DISUSUN OLEH : ENDANG ADRIYANI

2

3 ABC analysis ABC analysis is a business term used to define an inventory categorization technique often used in materials management. inventory materials management Selective Inventory Control. Policies based on ABC analysis: 1)A ITEMS: very tight control and accurate records 2)B ITEMS: less tightly controlled and good records 3)C ITEMS: simplest controls possible and minimal records

4 ABC Analysis is similar to the Pareto principle in that the 'A' items will typically account for a large proportion of the overall value but a small percentage of number of items. [3] Example of ABC class arePareto principle [3] ‘A’ items – 20% of the items accounts for 70% of the annual consumption value of the items. ‘B’ items - 30% of the items accounts for 25% of the annual consumption value of the items. ‘C’ items - 50% of the items accounts for 5% of the annual consumption value of the items. Another recommended breakdown of ABC classes: [4] [4] "A" approximately 10% of items or 66.6% of value "B" approximately 20% of items or 23.3% of value "C" approximately 70% of items or 10.1% of value

5 Best Practice in Inventory Management, by Tony Wild (2nd Ed., p. 40)

6 Distribution of ABC class ABC class Number of items Total amount required A 5 % B 10 % C 85 % Total 100 % ABC classNumber of items Total amount required A 5%5% 70 % B 10 % 15 % C 85 % 15 % Total 100 %

7 Menurut Calhoun dan Campbell (1985) Pengelompokkan Persediaan pada Analisis ABC, adalah sbb : 1. Kelompok A meliputi 60%--70% dari total nilai persediaan yang terdiri dari 15% jumlah barang /item persediaan 2. Kelompok B meliputi 15%--30% dari total nilai persediaan yang terdiri dari 10%--15% jumlah barang persediaan 3. Kelompok C meliputi dari 5%--15% dari total nilai persediaan yang terdiri 70%--75% dari jumlah barang persediaan

8 Menurut Heizer dan Render (1991) Pengelompokkan Persediaan pada Analisis ABC, adalah sbb : 1. Kelompok A yaitu kelompok barang yang memiliki volume keuangan persediaan yang tinggi. Jenis barang tersebut mungkin hanya 15% dari jumlah barang persediaan namun mencakup 70% sampai 80% dari jumlah biaya persediaan secara keseluruhan 2. Kelompok B yaitu kelompok barang dengan besar uang tahunan yang sedang. Jenis barang ini mencakup 30% dari jumlah barang persediaan dan memiliki nilai sekitar 5% sampai 25% dari total nilai barang persediaan 3. Kelompok C yaitu kelompok barang dengan nilai volume yang rendah, yang memiliki nilai hanya 5% dari total nilai keuangan tahunan tetapi meliputi sekitar 55% saja dari total barang persediaan.

9 Penyusunan Indeks Harga dan Indeks Pemakai an Pemakaian barang logistik di rumah sakit menyebabkan biaya meningkat. Peningkatan biaya tersebut disebabkan oleh inflasi dan peningkatan pemakaian. ANGKA INDEKS Indeks digunakan untuk membuat grafik trend, membuat peramalan, monitoring inventory, dan pengukuran efisiensi (Sanderson, 1982).

10 Menurut Sanderson (1952) Prosedur Pengelompokan barang pada analisis ABC : 1. Mengumpulkan data dari semua item sediaan yang ada 2. Menghitung pemakaian per tahun dalam unit setiap jenis barang 3. Mengalikan pemakaian per tahun dengan biaya per unit guna memperoleh pemakaian setahun, lalu dibuat kumulatifnya 4. Merangking dari nilai penggunaan, dari yang terbesar sampai yang terkecil 5. Mencari nilai penggunaan kumulatif dengan menjumlah nilai penggunaan yang telah dirangking secara kumulatif 6. Mengklasifikasi item-item sediaan tersebut berdasarkan persen nilai penggunaan kumulatifnya

11 ABC ANALISA PEMAKAIAN INVESTASI KRITIS ABC - PEMAKAIAN : CARANYA : URUT DARI PEMAKAIAN TERSERING (TERBANYAK) S/D TERKECIL. DICARI % PEMAKAIAN DAN % KUMULATIF  DAFTAR -KEBUTUHAN MAKA : S/D 70%  A %  B 91 – 100%  C

12 ABC - INVESTASI CARANYA : HITUNG JUMLAH PEMAKAIAN/TAHUN : UTK SATUAN UNIT BARANG KALIKAN DENGAN HARGA PER-UNIT (NILAI PEMAKAIAN SETAHUN) URUT KE BAWAH, MULAI DARI YG TERTINGGI HITUNG PERSEN KUMULASI S/D 70%  A %  B %  C 80% INVESTASI DIWAKILI 20% ITEMS (PARETO)

13 ABC- NILAI KRITIS DAFTAR KEBUTUHAN BARANG MINTA USER MENGEVALUASI 1.KELOMPOK X  TDK DAPAT DIGANTI (HRS SELALU TERSEDIA) 2.KELOMPOK Y  DAPAT DIGANTI & KOSONG < 48 JAM 3.KELOMPOK Z  DAPAT DIGANTI & KOSONG > 48 JAM 4.DILUAR X,Y,Z  KELOMPOK O = 0 TIAP KELOMPOK DIJUMLAH DAN DIBAGI DENGAN JUMLAH PEMAKAI  NILAI KRITIS RATA RATA DARI TIAP BARANG /OBAT LANJUTAN……

14 ABC – NILAI KRITIS SubyekItem 1Item 2Item 3Item 4Item 5 Dr 1 Dr 2 Dr 3 Dr 4 Dr 5 Total Rata2 X=3 Y=2 X=3 X=2 13 2,6 Z=1 5 1 Z=1 Y=2 Z=1 Y=2 7 1,4 Y=2 X=3 Y=2 11 2,2 Z=1 Y=2 Z=1 Y=2 7 1,4

15 INDEKS KRITIS ABC INVESTASI : A =3 B = 2 C = 1 ABC PEMAKAIAN : A =3 B = 2 C = 1 ABC NILAI KRITIS : x = 3 y = 2 z = 1 O = 0 TIAP BARANG MEMPUNYAI 3 NILAI : KRITIS (W1); INVESTASI (W2) ; PEMAKAIAN (W3) INDEKS KRITIS TIAP BARANG = 2W1 + W2 + W3 9,5  12 = A 6,5  9,4 = B 4,0  6,4 = C LANJUTAN……

16 KEL.A : DIKENDALIKAN DGN EOQ & ROP KEL.B : DIKENDALIKAN DGN EOQ KEL.C : 1.PEMANTAUAN YG SEDERHANA 2.SIST. PENCATATAN YG BAIK 3.PENINJAUAN 1 TH SEKALI 1.PENGENDALIAN TDK TERLALU KETAT 2.SIST. PENCATATAN CUKUP BAIK 3.PENINJAUAN BERKALA (3-6 BLN) 1.PEMANTAUAN KETAT 2.PENCATATAN KOMPLIT &AKURAT 3.PENINJAUAN SCR KETAT (1-3 BL) STANDAR PERSEDIAAN

17 PERENCANAAN  ASPEK MEDIK & EKONOMIK UNTUK EVALUASI & EFISIENSI PERENCANAAN : 1.ANALISA NILAI ABC  EVALUASI ASPEK EKONOMI. 2.ANALISA VEN  EVALUASI ASPEK MEDIK 3.KOMBINASI ABC DAN VEN

18 ABC ANALISIS CAN BE USED TO : ACTUAL CONSUMPTION & MORBIDITY REDUCE INVENTORY LEVEL  SMALLER QUANTITIES OF CLASS A ITEMS OR MORE FREQUENT PURCHASE OR DELIVERY INVENTORY CONTROL STAFF  CLASS A ITEMS KEUNTUNGAN ABC INDEKS KRITIS : 1.MELIBATKAN PEMAKAI 2.MEMBERIKAN EVALUASI DLM PELAKSANAAN 3.PENYESUAIAN SECARA PERIODIK KERUGIANNNYA : 1.WAKTU YANG LAMA 2.BIAS (KARENA SETIAP USER MEMILIKI KEINGINAN SENDIRI-SENDIRI)

19 SISTEM VEN Cara untuk memaksimumkan efisiensi dengan dana terbatas dengan melakukan penyusunan daftar berdasarkan dampak tiap jenis obat terhadap pengadaannya didasarkan pada 3 katagori, yaitu: V  Kelompok obat Vital, yang sangat potensial bagi penyelamatan hidup, termasuk jenis obat untuk pelayanan kesehatan dasar (obat lifesaving) E  Kelompok obat Esensial yang tingkat efektifitas daya menyembuhkan tidak terlalu hebat namun dipercaya menyembuhkan penyakit (Antibiotik) N  kelompok obat Non esensial atau obat yang secara normal untuk mengobati penyakit ringan (self limiting diseases), obat yang kemanjurannya belum jelas, dan obat dengan biaya tinggi untuk keuntungan terapi yang kecil

20 VEN SYSTEM USES FOR : 1.DRUG SELECTION 2.PROCUREMENT (ORDER MONITORING, SAFETY STOCK, EOQ, SUPPLIER SELECTION) 3.SUPPLY SYSTEM (QUALITY & SERVICE) 4.STOCK CONTROL (VE  TO AVOID STOCK OUT) LANJUTAN……

21 ABC, VEN DAN FAST & SLOW MOVING KATEGORYABC VVAVBVC EEAEBEC NNANBNC F VA S F VB S F VC S F EA S F EB S F EC S F NA S F NB S F NC S ABC V E N F = fast S=slow

22 References 1) Manufacturing planning and control systems for supply chain management By Thomas E. Vollmann 2) Lun, Lai, Cheng (2010) Shipping and Logistics Management, p )Purchasing and Supply Chain Management By Kenneth Lysons, Brian Farrington 4)Best Practice in Inventory Management, by Tony Wild (2nd Ed., p. 40) 5)Managing Drug Supply, WHO

23

24 Uniform Purchase When you apply equal purchasing policy to all 4000 components, example weekly delivery and re-order point (safety stock) of 2 week supply assuming that there are no lot size constraints, the factory will have delivery in 4 weeks and average inventory will be 2.5 week supply. Uniform conditionWeighed condition ItemsConditionsItemsConditions Items 4000 Re-order point=2 week supply Delivery frequency=weekly A-class items 200 Re-order point=1 week supply Delivery frequency=weekly B-class items 400 Re-order point=2 week supply Delivery frequency=bi- weekly C-class items 3400 Re-order point=3 week supply Delivery frequency=every 4 weeks

25 ABC analysis

26


Download ppt "DISUSUN OLEH : ENDANG ADRIYANI. ABC analysis ABC analysis is a business term used to define an inventory categorization technique often used in materials."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google