Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Pertemuan 04 Mengukur Perilaku Biaya Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Pertemuan 04 Mengukur Perilaku Biaya Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00."— Transcript presentasi:

1 1 Pertemuan 04 Mengukur Perilaku Biaya Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00

2 D2182-Armanto W 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memahami bagaimana mengukur dan memprediksi perilaku biaya

3 D2182-Armanto W 3 Outline Materi Cost Function Prediksi Biaya Beberapa model cost function

4 D2182-Armanto W 4 Cost Functions ¬ Langkah pertama dalam melakukan estimasi atau prediski biaya adalah dengan melakukan cost measurement atau mengukur perilaku biaya sebagai suatu fingsi dari cost driver.

5 D2182-Armanto W 5 Cost Functions ­ Langkah kedua adalah memanfaatkan hasil pengukuran biaya untuk melakukan estimasi biaya dimasa depan sesuai dengan tingkatan aktivitas yang diharapkan.

6 D2182-Armanto W 6 Form of Cost Functions Sebuah cost function adalah persamaan aljabar yang dimanfaatkan oleh para manajer untuk mendeskripsikan hubungan antara suatu biaya dengan cost driver-nya

7 D2182-Armanto W 7 Plausibility cost function WAJIB plausible alias bisa dipercaya (believable).

8 D2182-Armanto W 8 Analisis Aktivitas Analisis Aktivitas sangat diperlukan dalam melakukan pengukuran dan prediksi biaya terutama bila cost driver- nya tidak jelas

9 D2182-Armanto W 9 Prediksi Biaya Cost prediction merupakan pengukuran biaya pada tingkat aktivitas dimasa depan dengan tujuan memprediksi biaya yang akan timbul.

10 D2182-Armanto W 10 Beberapa Metoda Cost Functions Engineering analysis Account analysis High-low analysis Visual-fit analysis Simple least-squares regression, & Multiple least-squares regression.

11 D2182-Armanto W 11 Engineering Analysis Engineering analysis adalah melakukan penelahaan secara sistematis terhadap keseluruha kebutuhan bahan, perlengkapan, tenaga kerja, termasuk jasa pendukung untuk menghasilkan barang dan jasa

12 D2182-Armanto W 12 Engineering Analysis Yang dilakukan adalah mengukur perilaku biaya berdasarkan biaya yang seharusnya, dan bukan biaya yang telah terjadi

13 D2182-Armanto W 13 Account Analysis Salah satu metoda yang paling sederhana dalam account analysis adalah dengan pemilahan apakah suatu biaya termasuk biaya variabel atau biaya tetap.

14 D2182-Armanto W 14 High-Low Analysis high-low method adalah sebuah metoda sederhana untuk mengukur fungsi linear dari data biaya historisA simple method for measuring a linear-cost function from past cost data is the. Cara yang dilakukan adalah dengan menentukan titik aktivitas tertingi dan terendah untuk kemudian menempatkan sebuah garis lurus yang melewati kedua titik tersebut.

15 D2182-Armanto W 15 Visual-Fit Analysis Dalam visual-fit method hal yang dilakukan memiliki kemiripan dengan high-low method, nmun garis lurus diupayakan melewati sebanyak mungkin data yang tersedia, sehingga metoda ini lebih dapat dipercaya.

16 D2182-Armanto W 16 Regresi dengan metoda Simple Least-Squares Least-squares regression (regression analysis) mengukur fungsi suatu biaya secara lebih objektif dengn menggunakan statistik dalam mem-fit-kan suatu fungsi biaya dengan keseluruhan data.

17 D2182-Armanto W 17 Bulan Setup Costs Setup Hours Januari $1, Februari 1, Maret 2, April 2, Mei 3, Contoh High-Low Analysis

18 D2182-Armanto W 18 Contoh High-Low Analysis Variabel Rate (V)=Change in cost/Change in output V=(High cost - Low cost) / (High output – Low output) V=($3,750 - $1,000) / ( ) V=$2,750 / 400 V= $6.875 per setup hour

19 D2182-Armanto W 19 Contoh High-Low Analysis 3,750 = Fixed costs + $6.875 (500) Fixed costs = $3, $3, Fixed costs = $ Maka dengan menggunakan high-low analysis diperoleh persamaan: Total cost = $ ($6.875 x setup hours)

20 D2182-Armanto W 20 Activity Hours Activity Cost $4,000 3,000 2,000 1, Scatterplot Method.... Analyst dapat menarik garis berdasarkan pengalamannya PENTING !!: Fungsi biaya hanya Selama berada dalam relevant range

21 D2182-Armanto W 21 Nonlinear Relationship` Activity Cost 0 Activity Output * * * * *

22 D2182-Armanto W 22 Upward Shift in Cost Relationship Activity Cost 0 Activity Output * * * * * *

23 D2182-Armanto W 23 Presence of Outliers Activity Cost 0 Activity Output * * * * * *

24 D2182-Armanto W 24 Least Squares Constant 125 Standard Error of Y Est R squared No. of Observations5 Degrees of Freedom3 X Coefficient(s) 6.75 Standard Error of Coef

25 D2182-Armanto W 25 Least Squares (continued) Hasil tsb menghasilkan persamaan: Setup Costs = $125 + ($6.75 x # of setup hours) R 2 =.944, atau 94.4 % dari variasi dari setup costs dapat dijelaskan oleh jumlah variabel setup hours variable.

26 D2182-Armanto W 26 TC = b 0 + b 1 X 1 + b 2 X b 0 = adalah fixed cost atau intercept b i = variable rate untuk variabel independen ke i X i = adalah variabel independen ke i Multiple Regression

27 D2182-Armanto W 27 Multiple Regression (continued) Utility BulanMachine HrsSummerCost January1,3400$1,688 February1,29801,636 March1,37601,734 April1,40501,770 May1,50012,390 June1,43212,304 July1,32212,166 August1,41612,284 September1,37011,730 October1,58001,991 November1,46001,840 December1,45501,833

28 D2182-Armanto W 28 Multiple Regression (continued) Constant Std Error of Y Est R squared No. of Observations 12 Degrees of Freedom 9 X Coefficient(s) Std Err of Coef

29 D2182-Armanto W 29 Multiple Regression (continued) Hasil yg diperoleh: Utilities cost = $ $1.097(MH) + $ (Summer) R 2 =.967, atau 96.7 % dari variasi biaya utilitas dapat dijelaskan oleh jam mesin dan variabel musim panas

30 D2182-Armanto W 30 Perilaku Biaya dan Pertimbangan Manajerial l Jangan abaikan pengalaman masa lampau l Senantiasa konfirmasikan hasil dengan para staff bagian operasi l Senantiasa gunakan akal sehat dalam mengkonfirmasikan hasil studi statistik Beberapa Tips

31 D2182-Armanto W 31 Biaya dari sudut lainnya Direct or Indirect Overhead Costs Controllable Costs Differential Costs Relevant Costs Sunk Costs Opportunity Costs Standard Costs

32 D2182-Armanto W 32 Isu –isu berkaitan Biaya dan Konsolidasi Produktivitas Variable costs Materials –Components –Inventories Labour Discounts and commissions Supplier rationalisation Fixed costs (direct) Advertising Specific selling costs RD and D Dedicated manufacturing and logistics Price adjustments Increases Decreases Simplification, value analysis, common component analysis Payment systems, job specifications, multi-skilling Customer account profitability, direct product profitability Optimise number of suppliers to achieve margins and services objectives Review effectiveness of advertising/objectives Review sales force effectiveness, consider consolidation Value engineering, product development Review and consider outsourcing options Monopoly advantage, value in use positioning/ perception Price/volume elastics, capacity utilisation

33 D2182-Armanto W 33 Is-isu Biaya Berkaitan dengan Pengembanga Produk Variable costs Materials –Components –Inventories Labour Discounts and commissions Supplier rationalisation Fixed costs (direct) Specific promotional costs: selling and advertising RD and D Manufacturing and logistics facilities Fixed costs (indirect) Corporate advertising Administrative overhead Semi-fixed costs Product extension NPD Product platforms, cross components Skills extension, multi-skilling Selective discounts and commissions for introduction purposes Product introduction, use and availability information Customer research, proto-types product testing New facilities for new products, expansion of existing facilities Brand reinforcement/corporate credibility Expansion of systems and corporate services Expand capacities of existing facilities Additional capacity and capability

34 D2182-Armanto W 34 Isu-isu Biaya Berkaitan dengan Pengembangan Pangsa Pasar Variable costs Materials Labour commissions and discounts Fixed costs (direct) Specific selling activities Manufacturing and logistics facilities Fixed costs (indirect) Corporate advertising Administrative overhead Semi-fixed costs Volume extension Volume expansion Volume expansion with introductory increases New/expanded sales force and supervision Consideration of new facilities if required for competitive reasons Corporate and brand credibility Expansion of systems and services, eg., customer communications Expansion of existing management and capacities


Download ppt "1 Pertemuan 04 Mengukur Perilaku Biaya Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google