Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

::: TCP/IP Protocol Suite ::: ::: Internet Protocol (IPv4 vs. IPv6) ::: Next Generation: Internet Protocol (IPv6)‏

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "::: TCP/IP Protocol Suite ::: ::: Internet Protocol (IPv4 vs. IPv6) ::: Next Generation: Internet Protocol (IPv6)‏"— Transcript presentasi:

1 ::: TCP/IP Protocol Suite ::: ::: Internet Protocol (IPv4 vs. IPv6) ::: Next Generation: Internet Protocol (IPv6)‏

2 Tujuan ‏ 2  Setelah mengikuti materi ini diharapkan dapat menjelaskan dan mengimplementasikan:  Model Referensi OSI dan TCP/IP Protocol Suite  Struktur IPv6 dan ICMPv6 (Next Generation IP) ‏  Perbandingan Struktur IPv4 dan IPv6 address  Model dan Format Paket IPv6  Transisi dari IPv4 ke IPv6

3 Beberapa Kelemahan IPv4 3 IPv4:  memiliki sebuah struktur pengalamatan yang terdiri dari netid dan hostid.  dibagi ke dalam 5 kelas (A, B, D, E, F) ‏  tidak mengakomodasi layanan transmisi audio dan video real- time  Internet saat ini haruslah mengakomodasi layanan tsb  Layanan ini membutuhkan strategi delay minimum dan cadangan sumber daya  tidak menyediakan mekanisme enkripsi & otentikasi  Internet saat ini haruslah mengakomodasi mekanisme enkripsi dan otentikasi

4 Beberapa Keuntungan IPv6 4 IPv6:  Ruang Alamat yang lebih besar: 128 bit (2 128 ) ‏  Format Header yang lebih baik  option terpisah dari header  Memiliki opsi (fitur) baru  Mengizinkan protokol tambahan jika ada teknologi atau aplikasi yang baru  Mendukung pengalokasian sumber daya  TOS telah dihilangkan, + mekanisme flow label untuk mengakomodasi permintaan khusus penanganan paket  fitur ini digunakan untuk mendukung trafik audio/video real-time  Mendukung mekanisme sekuriti yang lebih kompleks

5 Alamat IPv4 5  32 bits = 4 bytes (Forouzan 2003) ‏  Dipetakan secara oktet → notasi desimal  Classful addressing (50%A, 25%B, 12.5%C, 6.25% D, 6.25% E) ‏  Kelas A, B, dan C → netid & hostid Kelas IPByte pertama A 0 sampai 127 B128 sampai 191 C192 sampai 223 D224 sampai 239 E240 sampai 255

6 Struktur Header IPv4 6  Berukuran 20 s/d 60 bytes (Forouzan 2003) ‏  Setiap fields perlu diidentifikasi Ver 4 bitsHlen 4 bitsDS 8 bitsTotal Length 16 bits Identification 16 bitsFlags 3 bitsFragmentation Offset 13 bits Time to Live 8 bitsProtocol 8 bitsHeader Checksum 16 bits Source IP Address 32 bits Destination IP Address 32 bits Options ≤ 320 bits

7 Alamat IPv6 7  Terdiri dari:  16 bytes = 128 bits (Forouzan 2003) ‏

8 Notasi Address IPv6 8

9 Struktur Header IPv6 9  Header : header utama dan header tambahan  Header utama berukuran tetap 40 bytes (Forouzan 2003) ‏ Tinjauan Pustaka VER 4 bitsPRI 4 bitsFlow Label 24 bits Payload Length 16 bitsNext Header 8 bitsHop Limit 8 bits Source Address 128 bits Destination Address 128 bits Payload (Extension headers + Data packet)‏

10 Perbandingan Alamat IPv6 vs. IPv4 (jumlah alamat) ‏ 10 IPv4 mempunyai maksimum 2 32 ~ 4 milyar addresses IPv6 mempunyai maksimum = (2 32 ) 4 ~ 4 milyar x 4 milyar x 4 milyar x 4 milyar address

11 Alamat IPv6 (contoh) ‏ 11 Format Binary: Format Hexa: | | | | | | | DD:0000:0000:0000:FF01:0000:0000:08AC

12 Notasi Colon Hexadesimal 12  Terdiri dari: 16 bytes = 128 bits  More readable -> ditulis dalam hexadesimal  Penulisan heksadesimal dengan cara dipisahkan tanda titik dua “:” (hexadecimal colon notation) ‏  128 bits = 8 x 2 bytes = 32 hexadesimal (Forouzan 2003) ‏  setiap 4 digit dipisah dengan “:”

13 Abbreviation (penyingkatan tulisan) ‏ 13  Penulisan alamat IP, bahkan dalam format hexadesimal, masih sangat panjang  Umumnya masih banyak komponen nilai digit = 0  Dalam IPv6 penulisan dapat disingkat dengan aturan sbb:  nilai 0 (4 digit di antara dua colon) dapat dihilangkan  HANYA leading zero (nol di posisi depan) yang dapat dihilangkan, trailing zero (nol di posisi belakang) TIDAK BOLEH.

14 Abbreviation (contoh) ‏ 14  > 74  000F -> F  > 0  > tetap = 3210

15 Abbreviation (consecutive zeros) ‏ 15 Kelonggaran mempersingkat alamat IPv6:  Angka nol yang mengawali setiap section dapat dihilangkan, minimal memiliki 1 digit angka nol  Penyingkatan lebih lanjut dapat dilakukan HANYA jika section yang berurutan bernilai 0  Section yang berurutan dan hanya terdiri dari angka nol dapat diganti dengan double colon “::”  Ketentuan ini HANYA berlaku sekali

16 Abbreviated address with consecutive zeros (contoh) ‏ 16 58DD:0000:0000:0000:FF01:0000:0000:08AC 58DD:0:0:0:FF01:0:0:8AC 58DD::FF01:0:0:8AC Contoh 1: Contoh 2:

17 Latihan: Rabu, 14 Mei 2008KOM312 - Komunikasi Data & Jaringan Komputer 17  Tujukkan bentuk pendek dari alamat IPv6 berikut:  2340:1ABC:119A:A000:0000:0000:0000:0000  0000:00AA:0000:0000:0000:0000:119A:A231  2340:0000:0000:0000:0000:119A:A231  0000:0000:0000:2340:0000:0000:0000:0000  Tunjukkan bentuk aslinya (tanpa disingkat) dari alamat IPv6 berikut:  0::0  0:AA::0  0:1234::3  123::1:2

18 Notasi CIDR Rabu, 14 Mei 2008KOM312 - Komunikasi Data & Jaringan Komputer 18  IPv6 mengizinkan pengalamatan classless dan notasi CIDR  Contoh: prefix 60-bits dengan CIDR FDEC:0:0:0:0:BBFF:0:FFFF /60

19 Kategori Alamat Rabu, 14 Mei 2008KOM312 - Komunikasi Data & Jaringan Komputer 19  IPv6 mendefinisikan 3 tipe alamat:  unicast, anycast, multicast  Alamat Unicast  mendefinisikan komputer tunggal  paket yang dikirimkan ke alamat unicast harus dikirimkan langsung ke komputer tertentu (tunggal) ‏  Alamat Anycast  mendefinisikan sekumpulan (grup) komputer dengan alamat yang memiliki prefix yang sama Contoh: semua komputer yang terhubung ke jaringan fisik yang sama menggunakan alamat prefix yang sama  paket yang dikirimkan ke alamat anycast harus dikirimkan ke tepat satu anggota dalam grup

20 Kategori Alamat (lanjutan) ‏ 20  Alamat Multicast  mendefinisikan sekelompok (grup) komputer, baik memiliki atau tidak memiliki prefix yang sama tidak berada pada jaringan fisik yang sama paket yang dikirimkan ke alamat multicast haruslah dikirim ke setiap anggota multicast

21 Struktur dan Alokasi Ruang Alamat IPv6 21  ruang alamat memiliki beberapa tujuan berbeda  perancang alamat IP membaginya menjadi 2:  Part 1: prefix tipe (type prefix) ‏ mendefinisikan tujuan alamat sebuah kode didefinisikan Tabel 1 menunjukkan prefix untuk setiap tipe alamat kolom ke-3 menunjukkan fraksi setiap tipe alamat relatif terhadap keseluruhan ruang alamat

22 Tabel Kode Type Prefix 22

23 Provider-based Address 23  biasanya digunakan oleh host sebagai alamat unicast  Format:

24 Hierarki Alamat 24

25 Reserved Addresses ( ) 1 25  Unspecified address (semua 0) ‏  merupakan alamat dimana bagian non-prefix juga = 0, dengan kata lain, semua alamat terdiri dari 0.  digunakan ketika host tidak mengetahui alamatnya sendiri  untuk itu, host akan mengirimkan inquiry untuk mendapatkan alamatnya  dalam melakukan inquiry, host harus mendefinisikan source address  alamat ini TIDAK dapat digunakan sebagai destination address

26 Reserved Addresses ( ) 2 26  Loopback address (prefix bit bit) ‏  digunakan oleh host untuk menguji dirinya sendiri tanpa harus ke jaringan  dalam kasus ini pesan ditulis pada Lapisan Aplikasi dikirim ke Lapisan Transport dan melalui Lapisan Network  mekanisme ini berguna untuk menguji fungsi-fungsi dari paket software pada lapisan-lapisan tersebut  Format:

27 Reserved Addresses ( ) 2 27  IPv4 addresses  digunakan untuk mengakomodasi transisi IPv4 -> Ipv6  alamat IPv4 di-embed ke dalam alamat IPv6  2 rancangan format: compatible dan mapped  Compatible Address: terdiri dari = 96-bit bit alamat IPv4 digunakan ketika sebuah komputer IPv6 ingin mengirimkan pesan ke komputer IPv6 lain via jaringan IPv4 Pengirim akan menggunakan alamat IPv4-compatible untuk memfasilitasi paket melewati wilayah alamat IPv4 Contoh: alamat IPv4: (decimal dotted format) -> IPv6: 0::020D:110E (hexadecimal colon format) ‏

28 Reserved Addresses ( ) 2 28  IPv4 addresses: Compatible Address

29 Reserved Addresses ( ) 2 29  IPv4 addresses  Mapped Address: terdiri dari = 80-bit bit bit IPv4 digunakan ketika sebuah komputer yang telah dimigrasi ke IPv6 ingin mengirimkan sebuah paket ke sebuah komputer IPv4 Pada kasus ini, paket melewati jaringan IPv6 tetapi host tujuan masih menggunakan alamat IPv4 Contoh: alamat IPv4: (decimal dotted format) - > IPv6: 0:FFFF:020D:110E (hexadecimal colon) ‏

30 Reserved Addresses ( ) 2 30  IPv4 addresses: Mapped Address

31 Local Address ( ) ‏ 31  Link local address  digunakan jika sebuah LAN menggunakan IP tetapi tidak terhubung ke Internet --> masalah security  digunakan oleh jaringan yang terisolir dan tidak menginginkan efek global  Siapa pun di luar jaringan ini TIDAK dapat mengirimkan pesan  Prefix:

32 Local Address ( ) 1 32  Site local address  digunakan jika sebuah site memiliki beberapa jaringan yang menggunakan IP tetapi tidak terhubung ke Internet - -> masalah security  digunakan oleh jaringan yang terisolir dan tidak menginginkan efek global  Siapa pun di luar jaringan ini TIDAK dapat mengirimkan pesan  Prefix:

33 Local Address ( ) 2 33  Multicast address  digunakan untuk mendefinisikan sebuah grup host sebagai pengganti 1 host  Prefix:  Field ke-2 adalah Flag yang mendefinisikan alamat grup secara permanen maupun sementara.  Alamat grup permanen digunakan oleh otoritas Internet  Alamat grup sementara digunakan untuk teleconference  Field ke-3 adalah scope alamat grup

34 Local Address ( ) 3 34  Multicast Address

35 35 ::: Referensi ::: [1] Forouzan, F.A TCP/IP Protocol Suite. McGraw Hill. Int'l Ed. [2] Comer, D. E Computer Networks and Internet. Second Ed. Person Education, Inc. India. Situs: [3] Leon, A. and Indra W Communication Networks: Fundamental Concepts and Key Architectures: Chapter 7. Packet-switching Networks. Int'l Ed. McGraw Hill Inc. Singapore. ISBN


Download ppt "::: TCP/IP Protocol Suite ::: ::: Internet Protocol (IPv4 vs. IPv6) ::: Next Generation: Internet Protocol (IPv6)‏"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google