Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bahan Ujian AKI. Dalam mengukur atau menilai adanya suatu proyek yang akan atau telah didirikan terdapat beberapa kriteria yang digunakan, yaitu : 1.NPV.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bahan Ujian AKI. Dalam mengukur atau menilai adanya suatu proyek yang akan atau telah didirikan terdapat beberapa kriteria yang digunakan, yaitu : 1.NPV."— Transcript presentasi:

1 Bahan Ujian AKI

2 Dalam mengukur atau menilai adanya suatu proyek yang akan atau telah didirikan terdapat beberapa kriteria yang digunakan, yaitu : 1.NPV (Net Present value) 2.Net B/C 3.Gross B/C 4.IRR (Internal Rate of Return) 5.Payback Period

3 1.NPV (Net Present Value) 1. NPV (Net Present Value) merupakan manfaat bersih tambahan (nilai kini bersih) yang diterima proyek selama umur proyek pada tingkat discount factor tertentu

4 NPV merupakan selisih antara present value benefit dengan present value cost (Rp, Rp Jt, dll) Indikator NPV : Jika NPV > 0 (positif), maka proyek layak (go) utk dilaksanakan Jika NPV < 0 (negatif), maka proyek tidak layak (not go) utk dilaksanakan

5 Analisis Kriteria Investasi Contoh 1: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk membangun industri pengolahan hasil pertanian, diketahui: Dana investasi: Rp ,- dialokasikan selama 2 tahun, yaitu tahun persiapan Rp ,- dan tahun pertama Rp ,-. Kegiatan pabrik dimulai setelah tahun ke-2 dari pengembangan kontruksi. Jumlah biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan rekapitulasi dari berbagai biaya pada tahun kedua sebesar Rp ,- per tahun dan untuk tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1. Benefit dari kegiatan industri ini adalah jumlah produksi dari pengolahan hasil-hasil pertanian. Kegiatan produksi dimulai pada tahun kedua dengan jumlah penghasilan Rp ,- sedang tahun-tahun berikutnya seperti terlihat pada tabel 1. Berdasarkan data di atas, apakah rencana pembukaan industri yang mengolah hasil pertanian tersebut layak untuk dkembangkan bila dilihat dari segi NPV dengan diskon faktor sebesar 18%? Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 5

6 Analisis Kriteria Investasi Tabel 1: Persiapan Perhitungan NPV (dalam Rp.000,-) ThnInvestasiBiaya Operasi Total CostBenefitNet Benefit D.F. 18% Present Value , , , ,71823, ,60863, ,51584, ,43714, ,37045, ,31395, ,26605, ,22555, ,19116,115 NPV11.115,73 Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 6

7 Analisis Kriteria Investasi Tabel 2: Persiapan Perhitungan NPV (dalam Rp.000,-) ThnInvestasiBiaya Operasi Total Cost BenefitNet Benefit D.F. 18% BC , , , , , , , , , , , NPV Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 7

8 Analisis Kriteria Investasi Dengan menggunakan rumus yang lain, NPV dapat juga dihitung dengan bantuan Tabel 2 berikut. Pada tabel tersebut cost dan benefit langsung dikalikan dengan DF: Hasil menunjukkan bahwa NPV > 0, ini berarti gagasan usaha (proyek) layak diusahakan. Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 8

9 Analisis Kriteria Investasi Dari keterangan dan tabel yang diberikan maka: Hasil menunjukkan bahwa NPV > 0, ini berarti gagasan usaha (proyek) layak diusahakan. Catatan: Perkiraan cash in flow dan cash out flow yang menyangkut proyeksi harus mendapat perhatian Perkiraan benefit harus diperhitungkan dengan menggunakan berbagai variabel (perkembangan trend, potensi pasar, perkembangan proyek sejenis di masa datang, perubahan teknologi, perubahan selera konsumen). Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 9

10 2. NET B/C Merupakan manfaat bersih tambahan yg diterima proyek dari setiap 1 satuan biaya yg dikeluarkan (tanpa satuan)

11 Dimana : (Bt-Ct)/(1+i)t, utk (Bt-Ct) > 0 dan (Ct-Bt)/(1+i)t utk (Bt-Ct) < 0 Net B/C rasio merupakan perbandingan antara present value positif (sbg pembilang) dgn jumlah present value negatif (sbg penyebut)

12 Indikator NET B/C adalah : - Jika Net B/C > 1, maka proyek layak (go) utk dilaksanakan - Jika Net B/C < 1, maka proyek tdk layak (not go) utk dilaksanakan

13 Analisis Kriteria Investasi Dari Contoh 1 dibuat Tabel 4 berikut: Tabel 4: Jumlah benefit dan persiapan Perhitungan Net B/C Proyek ThnNet BenefitD.F. 18% Present Value , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 13

14 Analisis Kriteria Investasi Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Net B/C > 1, berarti proyek tersebut layak untuk dikerjakan. Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 14

15 3. GROSS B/C merupakan manfaat yang diterima proyek dari setiap satu satuan biaya yang dikeluarkan (tanpa satuan) Kriteria ini hampir sama dengan Net B/C.

16 Perbedannya dalam perhitungan Net B/C, biaya tiap tahun dikurangkan dari benefit tiap tahun utk mengetahui benefit netto yg positif dan negatif. Kemudian jumlah present value positif dibandingkan dgn jumlah present value yg negatif.

17 Sebaliknya, dlm perhitungan Gross B/C, pembilang adalah jumlah present value arus benefit (bruto) dan penyebut adalah jumlah present value arus biaya (bruto). Semakin besar Gross B/C, semakin besar perbandingan antara benefit dgn biaya. Artinya proyek reltif semakin layak

18 Indikator Gross B/C : -Jika Gross B/C > 1, maka proyek layak (go) utk dilaksanakan - Jika Gross B/C < 1, maka proyek tdk layak (not go) utk dilaksanakan

19 Analisis Kriteria Investasi 4. Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C) Gross B/C adalah perbandingan antara benefit kotor yang telah didiskon dengan cost secara keseluruhan yang telah didiskon. Rumus: Jika: Gross B/C > 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Gross B/C < 1 (satu) berarti proyek tidak layak dikerjakan Gross B/C = 1 (satu) berarti proyek dalam keadaan BEP. Dari contoh 1 (tabel 2), Gross B/C dapat dihitung sbb: Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 19 Gross B/C menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan.

20 4. IRR (Internal Rate of Return) merupakan tingkat pengembalian internal yaitu kemampuan suatu proyek menghasilkan return (satuannya %) IRR ini merupakan tingkat discount rate yang membuat NPV proyek = 0

21 Indikator IRR : - Jika IRR > tk, discount rate yg berlaku maka proyek layak (go) utk dilaksanakan - Jika IRR < Tk. Discount rate yg berlaku, maka proyek tdk layak (not go) utk dilaksanakan

22 Perhitungan IRR dgn cara interpolasi Jika diperoleh NPV +, maka carilah NPV – dgn cara meningkatkan discount factornya

23 Analisis Kriteria Investasi 2. Internal Rate of Return (IRR) IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV 1 dan NPV 2 dengan cara coba-coba. Jika NPV 1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC, dan sebaliknya. Dari percobaan tersebut maka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negatif yaitu pada NPV = 0. Rumus: dimana: i 1 = tingkat discount rate yang menghasilkan NPV 1 i 2 = tingkat discount rate yang menghasilkan NPV 2 Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 23

24 Analisis Kriteria Investasi Dari Contoh 1 dibuat Tabel 3 berikut: Tabel 3: Persiapan Perhitungan IRR (dalam Rp.000,-) ThnNet BenefitD.F. 18% Present ValueD.F. 24% Present Value , , , ,7130, , ,71823,5910,65043, ,60863,6520,52453, ,51584,1260,42304, ,43714,3710,34114, ,37045,1860,27515, ,31395,3360,22185, ,26605,5860,17895, ,22555,863 0,1443 5, ,19116,115 0,1164 6,115 NPV11.115,73-48,94 Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 24

25 Analisis Kriteria Investasi Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR 23,97% lebih besar dari SOCC sebesar 18%, berarti proyek tersebut layak untuk dikerjakan. Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 25

26 4. PAYBACK PERIDOS Merupakan jangka waktu /periode yang diperlukan untuk membayar kembali semua biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam investasi suatu proyek

27 Indikator Payback Periods : Semakin cepat kemampuan proyek mampu mengembalikan biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam investasi proyek maka proyek semakin baik (satuan waktu)

28 Perhitungan payback belum memperhatikan time value of money dimana : I = besarnya biaya investasi Ab = benefit bersih yg diperoleh setiap tahunnya

29 Analisis Kriteria Investasi 5. Profitability Ratio (PR) PR adalah rasio perbandingan antara selisih benefit dengan biaya operasi dan pemeliharaan dengan jumlah investasi. Nilai dari masng-masing variabel dalam bentuk present value (telah didiskon dengan DF dari SOCC) Rumus: Jika: PR > 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan PR < 1 (satu) berarti proyek tidak layak dikerjakan PR = 1 (satu) berarti proyek dalam keadaan BEP. Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 29

30 Analisis Kriteria Investasi Tabel 5: Jumlah Investasi, Biaya Operasi, dan Biaya Pemeliharaan dalam Harga Berlaku dan dalam Present Value (dalam Rp.000,-) ThnInvestasiBiaya Operasi BenefitNet 18% ī OMB , , , , , , , , , , , Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 30

31 Analisis Kriteria Investasi Hasil perhitungan menunjukkan bahwa PR > 1, berarti proyek tersebut layak untuk dikerjakan. Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 31

32 Analisis Kriteria Investasi ANALISIS PAY BACK PERIOD DAN BEP 1.Pay Back Period (PBP) PBP adalah jangka waktu tertentu yang menunjukkan terjadinya arus penerimaan (cash in flows) yang secara kumulatif sama dengan jumlah investasi dalam bentuk present value. PBP digunakan untuk mengetahui berapa lama proyek dapat mengembalikan investasi. Rumus: Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 32 Dimana: PBP = Pay Back Period T p-1 = Tahun sebelum terdapat PBP I i = Jumlah investasi telah didiskon B icp-1 = Jumlah benefit yang telah didiskon sebelum PBP B p = Jumlah benefit pada PBP

33 Analisis Kriteria Investasi Dari Tabel 5, PBP dapat dihitung sbb: PBP = 5 tahun 5 bulan 15 hari. Untuk nilai T p-1 dihitung secara kumulatif dari nilai benefit yang telah didiskon ( =29.137) karena pada tahun kelima terdapat kumulatif benefit di bawah jumlah investasi yang telah didiskon. Nilai B p yaitu jumlah benefit pada PBP adalah sebesar 7.778, berarti pada tahun keenam terdapat jumlah kumlatif benefit sama dengan jumlah investasi. Studi Kelayakan Bisnis Ati Harmoni 33

34 Contoh Soal : Diketahui suatu proyek besar menghasilkan estimasi biaya dan manfaat sebagai berikut : - Umur proyek 6 tahun - Tk. DF yg berlaku 10 % - Biaya yg dikeluarkan hanya pada tahun ke-1 dan ke-2 masing-masing sebesar Rp 500 jt dan Rp 400 jt

35 -Manfaat yang diterima mulai tahun ke-3 sampai tahun ke-6 masing-masing sebesar Rp 200 jt, Rp 300 jt, Rp 400 jt, dan Rp 500 jt - Hitunglah : Kriteria investasi proyek tersebut dengan 4 kriteria NPV, Net B/C, Gross B/C dan PP - Bagaimana kesimpulannya ?

36 Thn Cost (Rp) Benefit (Rp) NB DF 10% PV 10% 1500(500)0,909(454,5) 2400(400)0,826(330,4) ,751150, ,683204, , ,564282,0 TOTNPV 100,2

37 Jadi berdasarkan kriteria NPV, proyek tersebut mampu menghasilkan nilai kini bersih selama 6 tahun pada Tk, DF 10 % sebesar Rp 100,6 juta, sehingga layak untuk dilaksanakan

38 2. Berdasarkan kriteria Net B/C (perbandingan present value + dgn present value -) maka hasilnya : PV + = Rp 885,5 PV- = Rp 784,9 SHG Net B/C = (885,5/784,9) = 1,13 Artinya, dari setiap satu satuan biaya yg dikeluarkan proyek mampu manghasilkan manfaat bersih sebesar 1,13

39 Dgn demikian berdasarkan kriteria Net B/C proyek layak utk dilaksanakan 3. Kriteria Gross B/C (perbandingan present value benefit dgn present value biaya)

40 TahunCostBiaya DF 10% PV Cost PV BNFT 15000,909454, ,826330, ,751150, ,683204, , , ,9885,1

41 Gross B/C = Rp 885,1/Rp 784,9 = 1,127 Artinya, dari setiap satua satuan biaya yang dikeluarkan proyek mampu menghasilkan manfaat kotor sebesar 1,127 SHG berdasarkan kriteria gross B/C proyek layak utk dilaksanakan

42 4.IRR krn pada Tk DF 10% NPV +, maka utk berikutnya carilah agar NPV bernilai negatif (+ & - saling meniadakan) dengan meningkatkan DFnya (maks 5 %)

43 Thn Cost (Rp) Benefit (Rp) NB DF 10% PV 10% DF 15% PV 15% 1500(500)0,909(454,5)0,869(434,5) 2400(400)0,826(330,4)0,756(302,4) ,751150,20,657131, ,683204,90,572171, ,620284,40,497198, ,564282,00, TOTNPV100,6-19,1

44 Krn pada Tk DF 15% NPV bernilai negatif (19,1) maka mulai masuk ke rumus IRR IRR = 10 % + (15%-10%){(100,6)/(100,6-(-19,1)} = 14,20 %

45 Artinya, kemempuan proyek menghasilkan return sebesar 14,20 persen (> 10 %) SHG berdasarkan kriteria IRR layak untuk dilaksanakan

46 5.Payback Period (PP) PP = 900/( ) = 5 tahun


Download ppt "Bahan Ujian AKI. Dalam mengukur atau menilai adanya suatu proyek yang akan atau telah didirikan terdapat beberapa kriteria yang digunakan, yaitu : 1.NPV."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google