Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ptp_proses prod. susu1 AMBING KARAKTER UTAMA MAMMALIA BERASAL DARI KELENJAR KULIT DIKELOMPOKKAN SEBAGAI KELENJAR EKSOKRIN TUMBUH SELAMA KEBUNTINGAN MENGELUARKAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ptp_proses prod. susu1 AMBING KARAKTER UTAMA MAMMALIA BERASAL DARI KELENJAR KULIT DIKELOMPOKKAN SEBAGAI KELENJAR EKSOKRIN TUMBUH SELAMA KEBUNTINGAN MENGELUARKAN."— Transcript presentasi:

1 ptp_proses prod. susu1 AMBING KARAKTER UTAMA MAMMALIA BERASAL DARI KELENJAR KULIT DIKELOMPOKKAN SEBAGAI KELENJAR EKSOKRIN TUMBUH SELAMA KEBUNTINGAN MENGELUARKAN SUSU SETELAH BERANAK GAMBARAN EXTERNAL AMBING 4 BAG. TERPISAH = 4 KUARTIR KIRI-KANAN TERPISAH JELAS DEPAN-BELAKANG KURANG JELAS BERAT KOSONG 11,35-27,00 KG BELAKANG > DEPAN 4 BAG. TERPISAH = 4 KUARTIR KIRI-KANAN TERPISAH JELAS DEPAN-BELAKANG KURANG JELAS BERAT KOSONG 11,35-27,00 KG BELAKANG > DEPAN PROSES PRODUKSI SUSU

2 ptp_proses prod. susu 2 SUSU KELUAR MELALUI PUTTING BELAKANG LEBIH PENDEK EFISIEN UNTUK PEMERAHAN : SUSU KELUAR MELALUI PUTTING BELAKANG LEBIH PENDEK EFISIEN UNTUK PEMERAHAN : UKURAN SEDANG PENEMPATAN BAIK CUKUP TEGANGAN PADA OTOT SPINCHTER GAMBARAN INTERNAL AMBING JARINGAN PENUNJANG KULIT LIGAMEN SUSPENSORI LATERAL LIGAMEN SUSPENSORI MEDIAN MELINDUNGI BAGIAN DALAM AMBING DARI LUKA DAN BAKTERI SANGAT BERSERABUT; TIDAK LENTUR; PERLUASAN OTOT ATAS & BAWAH KE AMBING; MEMBESAR SEPANJANG KEDUA SISI AMBING, BAGIAN UJUNG JARINGAN MASUK KE DLM AMBING LENTUR; TIMBUL DARI TENGAH DINDING PERUT, DAN MEMBESAR DI TENGAH AMBING

3 ptp_proses prod. susu3

4 4 SISTEM PEMBULUH DARAH PERJALANAN DARAH 1 LITER SUSU PERLU 500 LITER DARAH YG MELALUI AMBING JANTUNG – AORTA – CABANG2 ARTERI KECIL – ARTERI DUPENDA ki/ka – CANALIS INGUALIS ki/ka – AMBING – ARTERI MAMMARIA – ARTERI MAMMARIA CRANIALIS + CAUDALIS – ARTER LEBIH KECIL – KAPILER – SEL AMBING PROSES PRODUKSI SUSU

5 ptp_proses prod. susu5 1.TEDIRI ATAS 2 BUAH VENA PUDENDA EXTERNA YG SEJAJAR DGN ARTERIA PUDENDA EXTERNA MELALUI CANALIS INGUINALIS DAN AKHIRNYA BERGABUNG DGN VENA CAVA YG MEMBAWA DARAH KE JANTUNG. 2.TERDIRI ATAS 2 BUAH VENA YAITU : VENA ABDOMINALIS (VENA MAMMAE) KANAN DAN KIRI YG TERDPT PD TEPI ANTERIOR DARI AMBING. KEDUA VENA INI BERADA SEPANJANG DINDING VENTRAL PERUT BERADA LANGSUNG DI BAWAH KULIT. VENA INI MASUK KE DALAM CAVUM THORACIS PADA SUMBER SUSU DAN AKHIRNYA BERGABUNG DGN VENA CAVA ANTERIOR KE DLM JANTUNG. 3.VENA PERINEALIS, WALAUPUN KECIL MERUPAKAN JALAN MASUK KE DALAM TUBUH DARI AMBING MELALUI VELVIS. DARAH MENINGGALKAN AMBING LEWAT 3 JALAN UTAMA :

6 ptp_proses prod. susu6 SISTEM LIMFATIK LIMFE (GETAH BENING) : * CAIRAN KELENJAR TANPA WARNA YG DIALIRKAN DARI RONGGA JARINGAN OLEH PEMBULUH LIMFE BERDINDING TIPIS. * LIMFE MEMPUNYAI KOMPOSISI SAMA DGN DARAH HANYA LIMFE TIDAK MENGANDUNG SEL DARAH MERAH. * PENTING UNTUK PERTAHANAN SAPI TERHADAP PENYAKIT GAMBARAN INTERNAL AMBING SISTEM SYARAF SERABUT SYARAF AFFERENT SENSORIS SERABUT SYARAF EFFERENTPARA SIMPATIS

7 ptp_proses prod. susu7 SISTEM SALURAN AMBING PUTING SISTERNA KELENJAR SALURAN AMBING ALVEOLI TERTUTUP OLEH KULIT TDK BERAMBUT DAN TANPA KELENJAR KERINGAT SALURAN PENGELUARAN SUSU PD DASAR PUTTING PANJANG SALURAN PENGELUARAN 8-12 MM PADA DASAR AMBING BERSATU DGN SISTERNE AMBING SEBAGAI RUANG PENYIMPANAN TERBATAS MENERIMA TETESAN DARI JARINGAN SEKRETORI PERCABANGAN SISTERNE AMBING > SALURAN BERCABANG BEBERAPA KALI, AKHIRNYA MEMBENTUK DUCTUL TERMINAL YG MENGALIR KE TIAP ALVEOLUS DUCTUL TERMINAL DAN ALVEOLI DISUSUN OLEH LAPISAN SEL EPITEL TUNGGAL YG BERFUNGSI MENGAMBIL ZAT GIZI DARI DARAH DAN MENGUBAHNYA KE DLM SUSU, SERTA MENYEBARKAN SUSU KE DALAM LUMEN ALVEOLUS ALVEOLI-ALVEOLI BERKELOMPOK MENJADI LOBULI LOBULI-LOBULI BERKELOMPOK MENJADI LOBUS PROSES PRODUKSI SUSU

8 ptp_proses prod. susu8 PROSES PRODUKSI SUSU

9 ptp_proses prod. susu9

10 10 PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN AMBING NORMAL JUMLAH SEL PEMBENTUK SUSU MENENTUKAN TINGKAT PRODUKSI SUSU DUGAAN KORELASI ANTARA PERKEMBANGAN FETAL DAN EMBRIONIK LAHIR SAMPAI PUBERTAS SELAMA KEBUNTINGAN SELAMA LAKTASI SELAMA LAKTASI DAN KEBUNTINGAN SELAMA MASA KERING PERKEMBANGAN FETAL DAN EMBRIONIK LAHIR SAMPAI PUBERTAS SELAMA KEBUNTINGAN SELAMA LAKTASI SELAMA LAKTASI DAN KEBUNTINGAN SELAMA MASA KERING KONTROL HORMONAL PERKEMBANGAN AMBING OVARI HORMON OVARI MERANGSANG PERKEMBANGAN AMBING SELAMA PUBERTAS DAN KEBUNTINGAN (ESTROGEN DAN PROGESTERON) ESTROGEN MERANGSANG PERTUMBUHAN SALURAN AMBING ESTROGEN + PROGESTERON DIPERLUKAN UNTUK MENCAPAI PERKEMBANGAN LOBULI-ALVEOLER PITUITARI ANTERIORDIPERLUKAN UNTUK PERTUMBUHAN AMBING LACTOGEN PLACENTAL PLASENTA MERUPAKAN SUMBER ESTROGEN DAN LAKTOGEN PLASENTAL SAPI BEKERJASAMA DGN PITUITARI ANTERIOR DAN HORMON OVARI UNTUK PERKEMBANGAN AMBING SELAMA KEBUNTINGAN PROSES PRODUKSI SUSU

11 ptp_proses prod. susu11 ADRENAL & TIROID BERHUBUNGAN DENGAN FUNGSI METABOLIK UMUM KONTROL HORMONAL PERKEMBANGAN AMBING INTERAKSI HORMON dan KEADAAN NUTRISI SAPI DARA YG MAKAN BERLEBIH / KURANG, MENGHASILKAN SUSU LEBIH SEDIKIT DP DARA YG TUMBUH DGN ZAT GIZI SESUAI KEBUTUHAN KONTROL HORMONAL LAKTASI SEKRESI AMBING DIHASILKAN SETELAH PEMBENTUKAN SISTEM LOBULI-ALVEOLER, YAKNI STLH PERTENGAHAN KEBUNTINGAN PADA SAPI DARA PERMULAAN LAKTASI PEMELIHARAAN LAKTASI PROGESTERON MENGHALANGI  -LACTALBUMIN, MENCEGAH SINTESIS SUSU (SEBAGIAN BESAR PERIODE KEBUNTINGAN DAN PERIODE KERING) SEBELUM BERANAK, PROGESTERON MENURUN, ESTROGEN, ACTH, DAN PROLAKTIN MENINGKAT SESUDAH BERANAK, PRODUKSI SUSU MENINGKAT CEPAT, MAXIMUM PADA 2-6 MINGGU, LALU MENURUN SECARA TERATUR PROSES PRODUKSI SUSU

12 ptp_proses prod. susu12 LAKTASI TERDIRI ATAS MILK SECRETION DAN MILK REMOVAL MILK SECRETION SEKRESI SUSU MELIBATKAN SINTESIS INTRASELULER SUSU DAN LAJU ALIR SUSU DARI SITOPLASMA KE DALAM LUMEN ALVEOLI. MILK REMOVAL PENGELUARAN SUSU MELIBATKAN PENGELUARAN PASIF SUSU DR PUTING, SISTERNE KELENJAR, DAN SALURAN UTAMA SERTA PENGELUARAN AKTIF SUSU YG DISEBABKAN OLEH KONTRAKSI SEL MIOEPITEL SEKITAR ALVEOLUS SBG RESPON TDP OKSITOSIN. LAKTASI TERDIRI DARI SEKRESI SUSU DAN PENGELUARAN SUSU.

13 ptp_proses prod. susu13 KOMPOSISI SUSU LAKTOSA, KASEIN, LEMAK, AIR, MINERAL VITAMIN LAKTOSA, KASEIN, LEMAK, AIR, MINERAL VITAMIN % LEMAK SUSU 3-6 % BERDISPERSI BERBENTUK GLOBULA (0,5-20  ) YG DILAPISI MEMBRAN GLOBULA SUSU (FOSFOLIPIDA+ PROTEIN) TRIGLISERIDA (3 ASAM LEMAK + 1 GLISEROL) AS. LEMAK VOLATIL dlm lemak susu Asam butirat  bau keras  DEKOMPOSISI LEMAK  Asam kaproat  BAU TENGIK PD PRODUK SUSU Asam kaprilaT  Asam kaprat Asam laurat ASAM LEMAK NON VOLATIL dalam lemak susu ASAM MIRISTAT ASAM PALMIAT ASAM STEARAT ASAM OLEAT ASAM LEMAK TAK JENUH dalam lemak susu ASAM OLEAT 1 IKATAN RANGKAP ASAM LINOLAT 2 IKATAN RANGKAP ASAM LINOLEAT 3 IKATAN RANGKAP PROSES PRODUKSI SUSU ASAM LINOLAT ASAM LINOLEAT ASAM ARACHIDONAT

14 ptp_proses prod. susu14 FOSFATIDA TRIGLISERIDA DARI ASAM LEMAK BERANTAI PANJANG, YG BERKAITAN DGN ASAM FOSFAT DAN SENYAWA YG MENGANDUNG NITROGEN (CHOLINE) LECITHIN FOSFOLIPIDA UTAMA DALAM SUSU LEMAK SUSU YG TAK BERSABUN STEROL; VITAMIN A; VITAMIN D; VITAMIN E; VITAMIN K Lanjutan …. BENTUK KOLOID TIDAK MEMBENTUK LAPISAN, SERAGAM BERDISPERSI DALAM SUSU KASEIN 80% dari protein total susu Asam amino,fosfor, garam 2 Ca (Ca-caseinat) , , , dan , LAKTALBUMIN  -laktoglobulin  -laktalbumin Albumin serum darah LAKTO-GLOBULIN Euglobulin Immunoglobulin PROSES PRODUKSI SUSU

15 ptp_proses prod. susu 15 PROSES PRODUKSI SUSU LAKTOSA  +  Laktosa  4,8 % Laktosa = glukosa + galaktosa Larut dalam susu (mempengaruhi stabilitas dari titik beku, titik didih, dan tekanan osmosasusu) KALSIUM0,12 % FOSFOR0,10 % GLUKOSA dan GALAKTOSASANGAT SEDIKIT (TRACE) LARUT DALAM AIR VITAMIN B DAN VIT. C SEDIKIT SEKALI (TRACE) Ammonia Urea Kreatinin Metil guanidin Adenin Guanin Hipoxantin Asamorotik Asam urat Asam hipurat Indikan Katalase Peroxidase Xanthin oxidase Fosfatase  +  amilase Lipase Esterase Protease Aldolase Karbonik anhidrase Selulase

16 ptp_proses prod. susu16 BIOSINTESIS SUSU 1. SITOLOGI SEL SEKRETORI AMBING 1.Nukleus 2.Retikulum endoplasmik 3.Aparatur Golgi 4.Mitokhondria 5.Lisosom 6.Membran seluler 7.Mikrotubular 8.Sitoplasma 9.Pelepasan susu ke dalam lumen alveoler

17 ptp_proses prod. susu17 1.NUKLEUS : Fungsi nucleus  untuk menyebarkan informasi genetik yg terdpt dlm gena untuk sintesis protein susu dan enzim tertentu. 2, RETIKULUM ENDOPLASMIK : Organel co sistem saluran yg terletak di dasar 2/3 sitoplasma sel ambing. mRNA bergerak dari nucleus ke retikulum endoplasmik dan mengerjakan gabungan asam amino menjadi protein susu dan enzim dalam sel ambing. 3.APARATUR GOLGI : Aparatus Golgi berfungsi sebagai tempat membungkus protein. 4.MITOKHONDRIA : disebut "sumber tenaga sel" karena mitokhondria menghasilkan energi yang diperlukan untuk sintesis lemak susu, laktosa, dan protein. 5.LISOSOM : Partikel ikat membran ini mengandung enzim pemecah 6.MEMBRAN SELULER : Membran membungkus seluruh organel 7.MIKROTUBULAR : Mikrotubula penting untuk pembelahan sel, membentuk sel ambing, dan membantu gerakan vakuola sekretori ke puncak sel. 8.SITOPLASMA : cairan yang mengandung banyak sel ambing.

18 ptp_proses prod. susu18 2.PELEPASAN SUSU KE DALAM LUMEN ALVEOLER - PELEPASAN SUSU KE DLM LUMEN ALVEOLUS TERJADI TANPA MENAMPAKKAN BAG. DLM SEL. - KOMPONEN INDIVIDUAL SUSU DISIMPAN TERPISAH DI DLM SEL AMBING. SUSU BLM TERBENTUK. - BUTIR LEMAK TERBENTUK DI SEBAG. KECIL SEL. KEMUDIAN, UKURANNYA MEMBESAR DAN BERGERAK PERLAHAN KE LUMEN ALVEOLER. MEMBRAN SEL MEMBUNGKUS BUTIR LMK SAAT BUTIR LMK MENEKAN KE LUAR SEL. KEMUDIAN, BUTIR LMK DIJEPIT OLEH MEMBRAN LUAR PERMUKAAN SEL 7 MENJADI BEBAS DI DLM ALVEOLUS. - SEBALIKNYA, PROTEIN SUSU DIBUNGKUS DI DLM SEL AMBING SEPERTI BUTIRAN ASING DI DLM VAKUOLA. LALU, PROTEIN SUSU DILEPASKAN KE DLM LUMEN ALVEOLI TANPA MELEPASKAN PENUTUP MEMBRAN SEL. - LAKTOSA TERDPT DLM VAKUOLA SEKRETORI DAN DILEPASKAN KE LUMEN ALVEOLER BERSAMA DENGAN PROTEIN. SEJUMLAH AIR DIALIRKAN KE SUSU MELALUI VAKUOLA. MEKANISME YG MENYEBABKAN SISA KOMPONEN KIMIA SUSU MEMASUK LUMEN ALVEOLI BLM DIKETAHUI

19 ptp_proses prod. susu19 BIOSINTESIS PROTEIN PREKUSOR PROTEIN PRIMER SUSU , , , , -kasein  -laktalbumin  -lakto-globulin , , , , -kasein  -laktalbumin  -lakto-globulin SELURUH PROTEIN DISINTESIS DI DLM SEL SEKRETORI AMBING DARI AS. AMINO BEBAS KASEIN TERKUMPUL KE DLM STRUKTUR SEPERTI BENANG YG DISEBUT MISEL FUNGSI UTAMA KASEIN, MEMBERI ASAM AMINO UNTUK PEDET  KASEIN : MENSTABILKAN MISEL KASEIN, AGAR DADIH TIDAK TERBENTUK DALAM SUSU  LAKTOGLOBULIN : MENYEBABKAN SIFAT AROMA MATANG PADA SUSU YANG DIPANASKAN IMMUNOGLOBULIN DAN ALBUMIN SERUM DARAH MEMASUKI SEL AMBING DARI DARAH DAN TIDAK BERUBAH BENTUK DI DALAM SUSU

20 ptp_proses prod. susu20

21 ptp_proses prod. susu21 BIOSINTESIS PROTEIN SINTESIS PROTEIN DGN RANGKAIAN ASAM AMINO KHASNYA : PROSES YANG TERKONTROL SECARA KETAT, OLEH GENA ATAU DNA SINTESIS PROTEIN DGN RANGKAIAN ASAM AMINO KHASNYA : PROSES YANG TERKONTROL SECARA KETAT, OLEH GENA ATAU DNA URUTAN PEMBENTUKAN PROTEIN: REPLIKASI DNA TRANSKRIPSI RNA DARI DNA TRANSLASI (TERBENTUKNYA PROTEIN MENURUT INFORMASI DARI RNA) URUTAN PEMBENTUKAN PROTEIN: REPLIKASI DNA TRANSKRIPSI RNA DARI DNA TRANSLASI (TERBENTUKNYA PROTEIN MENURUT INFORMASI DARI RNA) METABOLISME KARBOHIDRAT KARBOHIDRAT UTAMA : GLUKOSASEBAGIAN BESAR KARBOHIDRAT RANSUM DIFERMENTASI MENJADI ASAM LEMAK TERBANG DI DALAM RUMEN. KARBOHIDRAT UTAMA : GLUKOSASEBAGIAN BESAR KARBOHIDRAT RANSUM DIFERMENTASI MENJADI ASAM LEMAK TERBANG DI DALAM RUMEN. PROPIONAT : DIUBAH MENJADI GLUKOSA DI DALAM HATI,SUMBER PENTING LAIN : GLUKONEOGENESIS PROPIONAT : DIUBAH MENJADI GLUKOSA DI DALAM HATI,SUMBER PENTING LAIN : GLUKONEOGENESIS GLUKOSA DALAM DARAH SAPI DIGUNAKAN UNTUK : MENSINTESIS LAKTOSA SUMBER UTAMA ENERGI (ATP) MENYUSUN GLISEROL DARI TRIGLISERIDA SUSU SINTESIS RNA GLUKOSA DALAM DARAH SAPI DIGUNAKAN UNTUK : MENSINTESIS LAKTOSA SUMBER UTAMA ENERGI (ATP) MENYUSUN GLISEROL DARI TRIGLISERIDA SUSU SINTESIS RNA

22 ptp_proses prod. susu22 BIOSINTESIS LAKTOSA GULA UTAMA SUSU : DISAKARIDA, YANG BERBENTUK LAKTOSA LAKTOSA BERTANGGUNGJAWAB LANGSUNG THD RASA MANIS SUSU LAKTOSA MERANGSANG PERTUMBUHAN BAKTERI TERTENTU YANG MEMBENTUK ASAM LAKTAT DI DALAM USUS HALUS PEDET, ASAM LAKTAT INI MEMBANTU PENYERAPAN KALSIUM DAN FOSFOR UNTUK PEMBENTUKAN TULANG PEDET MUDA GLUKOSA MERUPAKAN PREKURSOR LAKTOSA DUA MOLEKUL GLUKOSA MEMASUKI SEL AMBING UNTUK TIAP MOLEKUL LAKTOSA YANG DIBENTUK. KONDENSASI MOLEKUL GLUKOSA KEDUA TERJADI DI DALAM APARATUS GOLGI DAN DIKATALIS OLEH ENZIM LAKTOSA SINTETASE DUA MOLEKUL GLUKOSA MEMASUKI SEL AMBING UNTUK TIAP MOLEKUL LAKTOSA YANG DIBENTUK. KONDENSASI MOLEKUL GLUKOSA KEDUA TERJADI DI DALAM APARATUS GOLGI DAN DIKATALIS OLEH ENZIM LAKTOSA SINTETASE

23 ptp_proses prod. susu23 BIOSINTESIS LEMAK SUSU BERSIFAT SEBAGAI TRIGLISERIDA CAMPURAN, DENGAN PROPORSI ASAM LEMAK RANTAI PENDEK (C 4 – C 16 ) DAN ASAM LEMAK RANTAI PANJANG (C 18 – C 20 ) PREKURSOR ASAM LEMAK RANTAI PANJANG ASAM LEMAK DALAM RANSUM SAPI MEMBENTUK LANGSUNG SEKITAR SETENGAH ASAM LEMAK YG TERDAPAT DALAM SUSU SETELAH MELEWATI RUMEN, ASAM LEMAK RANTAI PANJANG DISERAP DARI USUS HALUS MASUK KE DALAM SISTEM LIMFE (LAKTEAL), LALU TERIKAT KE PROTEIN DAN MASUK KE DALAM DARAH, DAN DISERAP DARI DARAH OLEH SEL SEKRETORI AMBING MACAM RANSUM MEMPENGARUHI PANJANG RANTAI LEMAK YANG DISEKRESIKAN KE DALAM SUSU PREKURSOR ASAM LEMAK RANTAI PENDEK ASAM LEMAK RANTAI PENDEK MENCAKUP 50% LEMAK SUSU YANG TIDAK BERASAL LANGSUNG DARI ASAM LEMAK RANSUM, TAPI DISINTESIS DI DALAM SEL SEKRETORI AMBING DARI ASETAT DAN BADAN KETON YG BERUPA  -HIDROSIBUTIRAT ASETAT ADALAH UNIT 2-KARBON, SEDANG  -HIDROSIBUTIRAT MOLEKUL 4-KARBON. BERASAL DARI FERMENTASI KARBOHIDRAT TANAMAN MENJADI ASAM LEMAK TERBANG DI DALAM RUMEN

24 24 VITAMIN, MINERAL, dan AIR PREKURSOR ASAM LEMAK RANTAI PENDEK AS. LMK RANTAI PENDEK SANGAT BERBAU DAN SANGAT MEMPENGARUHI AROMA & RASA KEJU ASAM LEMAK RANTAI PENDEK DISINTESIS OLEH JALUR 2-KARBON ASAL ASETAT YANG BERUPA ASETIL-KOENZIM A (CoA) ASETAT LEBIH BANYAK DIGUNAKAN DARIPADA  -HIDROSIBUTIRAT UNTUK SINTESIS LEMAK SUSU SEL SEKRETORI AMBING TIDAK DAPAT MENSINTESIS VITAMIN atau MINERAL Ca, P, K, Cl, Na, dan MgADALAH MINERAL UTAMA SUSU AIR TERUTAMA BERASAL DARI CAIRAN INTRASELULER YANG KAYA AKAN K DARI SEL SEL ALVEOLER DAN TERUTAMA ADANYA ALIRAN DARAH KE DALAM SEL UNTUK MEMELIHARA KESEIMBANGAN OSMOTIK DENGAN DARAH FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI KOMPOSISI DAN PRODUKSI SUSU 1.Genetik dan nutrisi 2.Tingkat laktasi dan persistensi 3.Tingkat sekresi susu 4.Tindakan pemerahan 5.Umur dan ukuran sapi 6.Siklus estrus dan kebuntingan 7.Periode kering 8.Lingkungan 9.Penyakit dan obat 1.Genetik dan nutrisi 2.Tingkat laktasi dan persistensi 3.Tingkat sekresi susu 4.Tindakan pemerahan 5.Umur dan ukuran sapi 6.Siklus estrus dan kebuntingan 7.Periode kering 8.Lingkungan 9.Penyakit dan obat

25 ptp_proses prod. susu25 NOKANDUNGAN SUSUPREKURSOR DALAM DARAH 1.PROTEIN  -KASEIN ASAM AMINO BEBAS  -KASEIN ASAM AMINO BEBAS  -KASEIN ASAM AMINO BEBAS  -KASEIN ASAM AMINO BEBAS  -LAKTALBUMIN ASAM AMINO BEBAS  -LAKTOGLOBULIN ASAM AMINO BEBAS IMUNO GLOBULIN ALBUMIN SERUM SUSUALBUMIN SERUM DARAH 2.KARBOHIDRAT LAKTOSAGLUKOSA 3.LEMAK ASAM LEMAK RANTAI PANJANG ASAM LEMAK RANTAI PENDEK ASETAT DAN  -HIDROKSIBUTIRAT 4.VITAMIN 5.MINERAL 6.AIR PREKURSOR DARAH KANDUNGAN SUSU

26 ptp_proses prod. susu26 PROGRAM PEMERAHAN IMBALAN USAHA SAPI PERAH ADALAH MEMANEN HASIL SUSU SEKRESI SUSU ADALAH PROSES YANG BERKESINAMBUNGAN, SEDANGKAN PANEN BIASANYA TERJADI 2-3 KALI SEHARI KARAKTERISTIK PEMERAHAN YANG BAIK MELIPUTI: PEMERAHAN PADA INTERVAL YANG TERATUR PEMERAHAN CEPAT, LENGKAP, DAN TIDAK KASAR MENGGUNAKAN PROSEDUR SANITASI, EFISIEN MENGGUNAKAN TENAGA KERJA KARAKTERISTIK PEMERAHAN YANG BAIK MELIPUTI: PEMERAHAN PADA INTERVAL YANG TERATUR PEMERAHAN CEPAT, LENGKAP, DAN TIDAK KASAR MENGGUNAKAN PROSEDUR SANITASI, EFISIEN MENGGUNAKAN TENAGA KERJA THE MILK EJECTION REFLEX SEJUMLAH KECIL SUSU YG TERDAPAT DALAM SISTERNE DAN PEMBULUH BESAR AMBING DAPAT KELUAR SETELAH MELEWATI DAYA TAHAN OTOT SPINCHTER YANG MENGELILINGI SALURAN KELUAR PUTING SEBAGIAN BESAR SUSU YG TERDAPAT DALAM AMBING HARUS DIPAKSA KELUAR DARI ALVEOLI DAN PEMBULUH KECIL SUSU DENGAN PENGAKTIFAN REFLEKS NEORO-HORMONAL YG DISEBUT PELEPASAN/PENGELUARAN SUSU (MILK EJECTION) ATAU PENURUNAN SUSU (MILK LET DOWN) REFLEKS PENGELUARAN SUSU MELIPUTI AKTIVASI SYARAF KULIT PUTTING YANG SENSITIF TERHADAP SENTUHAN DAN TEMPERATUR

27 ptp_proses prod. susu27 MENGELUARKAN SUSU DARI AMBING PENYUSUAN SELAMA MENYUSUI,PEDET MENEKAN LIDAHNYA KE SEKITAR PUTTING DAN KE ARAH LANGIT- LANGIT, SEHINGGA MENGHASILKAN TEKANAN NEGATIF, KARENA RAHANG TERPISAH ATAU PENARIKAN ULANG LIDAH. TEKANAN POSITIF TERJADI DI SEKITAR PUTTING SAAT PEDET MENELAN PEMERAHAN DENGAN TANGAN SECARA HATI-HATI MENJEPIT PUTTING DI ANTARA DUA JARI, TELUNJUK DAN IBU JARI. KEMUDIAN SUSU DI DLM PUTTING DITEKAN KELUAR OLEH TEKANAN JARI-2 LAIN PD PUTTING. BERIKUTNYA JARI-2 LAIN MENGENDOR, SHG PUTTING TERISI KEMBALI, SIKLUS BERULANG. SECARA HATI-HATI MENJEPIT PUTTING DI ANTARA DUA JARI, TELUNJUK DAN IBU JARI. KEMUDIAN SUSU DI DLM PUTTING DITEKAN KELUAR OLEH TEKANAN JARI-2 LAIN PD PUTTING. BERIKUTNYA JARI-2 LAIN MENGENDOR, SHG PUTTING TERISI KEMBALI, SIKLUS BERULANG. PEMERAHAN DENGAN MESIN MESIN PEMERAHAN MUTAKHIR MENGGUNAKAN CARA TEKANAN NEGATIF DAN ATMOSFIR SECARA BERGANTIAN. DIPERLUKAN MANGKUK PUTTING KAMAR GANDA TEMPAT PUTTING BERADA. RUANGAN DIMANA PUTTING ADA TERUS MENERUS KOSONG UNTUK MEMBUKA LUBANG PUTTING DAN MENAHAN MANGKUK PUTTING TETAP PADA PUTINGNYA. MESIN PEMERAHAN MUTAKHIR MENGGUNAKAN CARA TEKANAN NEGATIF DAN ATMOSFIR SECARA BERGANTIAN. DIPERLUKAN MANGKUK PUTTING KAMAR GANDA TEMPAT PUTTING BERADA. RUANGAN DIMANA PUTTING ADA TERUS MENERUS KOSONG UNTUK MEMBUKA LUBANG PUTTING DAN MENAHAN MANGKUK PUTTING TETAP PADA PUTINGNYA.

28 28

29 ptp_proses prod. susu29


Download ppt "Ptp_proses prod. susu1 AMBING KARAKTER UTAMA MAMMALIA BERASAL DARI KELENJAR KULIT DIKELOMPOKKAN SEBAGAI KELENJAR EKSOKRIN TUMBUH SELAMA KEBUNTINGAN MENGELUARKAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google