Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TATA TERTIB KULIAH TIDAK ADA TITIP ABSEN (TA) KEHADIRAN DIEVALUASI PAKAIAN LAYAK KAMPUS  no tshirt & baju kaos  no sendal/sepatu sendal TOLERANSI TERLAMBAT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TATA TERTIB KULIAH TIDAK ADA TITIP ABSEN (TA) KEHADIRAN DIEVALUASI PAKAIAN LAYAK KAMPUS  no tshirt & baju kaos  no sendal/sepatu sendal TOLERANSI TERLAMBAT."— Transcript presentasi:

1

2 TATA TERTIB KULIAH TIDAK ADA TITIP ABSEN (TA) KEHADIRAN DIEVALUASI PAKAIAN LAYAK KAMPUS  no tshirt & baju kaos  no sendal/sepatu sendal TOLERANSI TERLAMBAT HADIR 10 MENIT TIDAK ADA TUGAS / PR SUSULAN 1

3 DAFTAR PUSTAKA Boediono, Ekonomi Mikro, BPFE Yogyakarta, Chang, Alpha C., Dasar-Dasar Matematika Ekonomi, Penerbit Erlangga, 1983 Johannes, H., Budi Sri Handoko, Pengantar Matematika Untuk Ekonomi, LP3ES, Sudarsosno, Pengantar Ekonomi Mikro, Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Sadono Sukirno,Mikro Ekonomi (Teori Pengantar) Wasis A. Latief, Bahan Ajar Ekonomi Mikro, FIA UB 2

4 sks : 3 Jurusan : Administrasi Bisnis Fakultas : Ilmu Administrasi Pertemuan : 1 – 16 Dosen : Wasis A.Latief 3

5 PENDAHULUAN 1.KERANGKA DASAR 2.PERSOALAN POKOK KEGIATAN PEREKONOMIAN 3.TEORI EKONOMI MIKRO dan MAKRO 4.RUANG LINGKUP EKONOMI MIKRO 5.KEGUNAAN EKONOMI MIKRO 6.APLIKASI EKONOMI MIKRO 7.PERAN MATEMATIKA DALAM EKONOMI MIKRO 4

6 KERANGKA DASAR PERKONOMIAN 5 Kebutuhan Manusia - BIOLOGIS - Krn. PERDABAN - KHAS YG. LAIN Barang / Jasa PERSOALAN POKOK PEREKONOMIAN - BEBAS - LANGKA SDA SDM SDK ENTREPRENEUR Kegiatan Ekonomi Produksi Konsumsi Distribusi

7 PERSOALAN POKOK PEREKONOMIAN 6 Persoalan Pokok Perekonomian Optimasi SD Untuk Memenuhi Kebutuhan Sebaik-baiknya 4 MACAM : 1) WHAT 2) HOW 3) FOR WHOM 4) HOW FAST PRODUKSI SOLUSI Mekanisme Harga

8 MEKANISME HARGA : SOLUSI PERSOALAN 7 1) Mekanisme Harga di Pasar Output (What) D   P      Q  D   P      Q  2) Mekanisme Harga di Pasar Input (How) Produsen melakukan pilihan input mana yang harus digunakan untuk memproduksi output dalam jumlah tertentu Q PqPq X Y Kurva penawaran

9 3) Mekanisme harga di pasar input (For Whom) : Proses Produksi Dengan mendasarkan pola income masyarakat (yg. Ditentukan oleh mekanisme harga di pasar input), produsen akan menentukan untuk siapa output diproduksi Output Income 4) Mekanisme bunga di pasar investasi (How Fast) : r   I   Produktivitas   TP   EG  8

10 TEORI KONOMI MIKRO dan MAKRO EKONOMI Ekonomi Mikro Ekonomi Makro 9 Pokok Bahasan : Perilaku Konsumen/Produsen individual Pokok Bahasan : Perilaku Negara, Masyarakat (agregate) Variabel : Permintaan, Produksi, Biaya dan Penerimaan, Usaha, dll Variabel : Pendapatan Nasional Kesempatan Kerja Inflasi, Neraca Pembayaran, Kebijakan Fiskal dan Moneter dll

11 Ruang Lingkup Ekonomi Mikro Materi : Prinsip-prinsip yang dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan seorang konsumen dan produsen atas suatu barang / jasa Membahas : faktor-faktor yang menjadi dasar kekuatan timbulnya permintaan konsumen dan penawaran produsen 10

12 PERMINTAAN KONSUMEN FUNGSI PERMINTAAN PERMINTAAN KONSUMEN KEBUTUHAN KONSUMEN PERMINTAAN ABSOLUT PERMINTAAN EFEKTIF FAKTOR TEORI PERMINTAAN 11

13 PENAWARAN PRODUSEN PERILAKU PRODUSEN PENAWARAN BARANG (PRODUKSI) FUNGSI PRODUKSI dibeli BIAYA TEORI USAHA PRINSIP-PRINSIP BERPRODUKSI dirumuskan TEORI PRODUKSI Q = f (X i) TEORI BIAYA dijual REVENUE TEORI REVENUE C = f(Q) TR = f(Q) PROFIT STRUKTUR PASAR - PERSAINGAN - MONOPOLI - DUOPOLI - OLIGOPOLI - MONOPOLISTIK PERILAKU KONSUMEN PERILAKU PRODUSEN BERTEMU DI PASAR 12

14 KESIMPULAN : RUANG LINGKUP EKONOMI MIKRO ADALAH : (1) TEORI PERMINTAAN / PERILAKU KONSUMEN (2) TEORI PRODUKSI (PERILAKU PRODUSEN) (3) TEORI BIAYA (4) TEORI REVENUE (5) TEORI USAHA 13

15 Kegunaan Teori Ekonomi Mikro 1. Sebagai Alat Analisis Tujuan Suatu Teori: - Menangkap - Menjelaskan - Menyederhanakan Peresoalan 2 Yg. Kompleks Konsep 2 Terkandung variabel 2 yg. interdependensi Statistik Grafik Matematik 2. Sebagai alat pengambilan keputusan Membantu para agen ekonomi dalam upaya optimasi sumberdaya langka melalui konsep 2 atau teori 2 nya 14

16 Aplikasi Teori Ekonomi Mikro 1. Demand Forecasting : Qd = b 0 + b 1 P + b 2 Y + b 3 Pop + b 4 A + E Qd = b 0 P b1 Y b2 Pop b3 A b4 E Elastisitas (Marketing) 2. Break Even Analysis (Manajemen Keuangan) : TR = TC P.Q = VC + FC P.Q = AVC.Q + FC P.Q - AVC.Q = FC Q ( P - AVC ) = FC FC Q = ——— P - AVC 3. Inventory Cost Analysis (Manajemen Keuangan / Produksi) : TC = PC + CC TC = (R/Q)(P) + (Q/2)(C) TC min. : dTC/dQ = - (R/Q 2 )+(C/2) = 0 Q = ( 2R/C ) 0,5 = EOQ 15

17 4. Linier Programming (Operations Research) : Contoh : Maximize : Z = $8M + $6K Stc. : A : 4M + 2K < 60 jam F : 2M + 4K < 48 jam Solusi : Metode Tabel Simplek MRS Metode Grafik (12, 6) 16

18 5. Invesment Decision Problems (Finance) : 6. Input-Output Analyasis (regional planning) : 7. etc. Utility Theory 17

19 Peran Matematika Dalam Ekonomi Mikro Teori-teori berbagai disiplin sekarang ini sering dibuat dalam bentuk matematika. Matematika bukanlah tujuan, tetapi dia merupakan alat yang melengkapi untuk penjelasan secara rinci bagi teori-teori ekonomi. Matematika berguna untuk menterjemahkan uraian-uraian verbal ke dalam bentuk-bentuk yang ringkas dan konsisten. Matematika menyediakan serangkaian alat yang lebih mampu bagi para ekonom dari pada sekedar berbicara biasa. Matematika memproses konsep-konsep dan mempermudah operasi-operasi yang tidak dapat dilakukan atau ditemukan padanan verbalnya. Penggunaan matematika memperluas kemungkinan membuat kesimpulan dari asumsi-asumsi awal. 18

20 Secara kebetulan (historis) analisis verbal merupakan tingkat permulaan dari perkembangan teori ekonomi. Akan tetapi, karena hubungan-hubungan kuantitatif diformulasikan dalam jumlah-jumlah yang berkembang, maka analisis verbal menjadi lebih kompleks dan oleh karenanya analisis verbal lebih membosankan dan lebih sulit untuk diformulasikan secara konsisten. Formulasi yg lebih teliti berperan penting untuk mendu- kung bidang geometri sebagai alat penting dalam analisis. Bidang geometri besar sekali manfaatnya, tetapi, bidang geometri memiliki beberapa keterbatasan. Salah satu keterbatasan itu bila uraian-uraian teori itu menyangkut lebih dari dua varibel. Dengan lebih banyaknya penggu- naan alat matematika mereflesikan kepercayaan bahwa bidang geometri tidak cukup sempurna dlm memberikan alasan-alasan ekonomi yg rinci dalam berbagai kasus. 19

21 Kalkulus dan beberapa konsep sederhana tentang sistem persamaan simultan adalah alat matematika utama yang dapat digunakan untuk persoalan-persoalan ekonomi saat ini.Hasil-hasil secara umum dapat digambarkan dalam bidang geometri dua demensi. Penggunaan matematika secara eksplisit tidak berarti para pengarang percaya bahwa semua anilisis verbal harus dibuat,tetapi untuk tujuan tetrtentu analisis verbal memang lebih disukai dari matematika. Analisis verbal akan melengkapi 20

22 beberapa detail, menerangkan kualifikasi-kualifikasi yang penting dan memberikan peluang untuk topik-topik penelitian baru yang lebih Penggunaan matematika secara eksplisit tidak berarti para pengarang percaya bahwa semua anilisis verbal harus dibuat, tetapi untuk tujuan tetrtentu analisis verbal memang lebih disukai dari matematika. Analisis verbal akan melengkapi beberapa detail, menerangkan kualifikasi-kualifikasi yang penting dan memberikan peluang untuk topik-topik penelitian baru yang lebih teliti. 21

23 1.a) Apa yang dimaksud dengan permintaan absulut dan permintaan efektive b) Jelaskan dengan singkat mengapa teori biaya dan teori renvenue bisa diturunkan dari teori produksi. 2.Jelaskan tentang kegunaan teori ekonomi 3.Jelaskan dengan singkat tentang peran matematika dalam teori ekonomi. LATIHAN 22

24 23

25 24

26 25 1.a) Apa yang dimaksud dengan permintaanabsulut dan permintaan efektive b) Jelaskan dengan singkat mengapa teor biaya dan teori renvenue bisa diturunkan dari teori produksi. 2. jIka diketahui TU = 18X – X 2 dan harga barang = Rp 8,-. Maka hitunglah permintaan barang. 3. Tentukan kombinasi konsumsi barang X dan Y, sehingga kepuasan maksimum, jika : (a) TU = 12 X Y; Px = $3, Py = $6 dan Dana = $60 (b) TU = 17X + 20Y – 2X 2 – Y 2 Px = $3, Py = $6 dan Dana = $60


Download ppt "TATA TERTIB KULIAH TIDAK ADA TITIP ABSEN (TA) KEHADIRAN DIEVALUASI PAKAIAN LAYAK KAMPUS  no tshirt & baju kaos  no sendal/sepatu sendal TOLERANSI TERLAMBAT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google