Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi1. 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi2 APAKAH KOMUNIKASI ITU?

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi1. 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi2 APAKAH KOMUNIKASI ITU?"— Transcript presentasi:

1 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi1

2 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi2 APAKAH KOMUNIKASI ITU?

3 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi3 MODEL LASWELL (1948) SHANNON & WEAVER (1949) SAYS WHAT MESSAGE TO WHOM RECIEVER WITH WHAT EFFECT EFFECT IN WHICH CHANNEL MEDIUM WHO COMMUN ICATOR TRANSMITTERRECIEVERDESTINATIONINFORMATION SOURCE NOICE SOURCE MESSAGESIGNAL RECEIVED SIGNAL MESSAGE

4 Gambar : Proses Komunikasi

5 Unsur-unsur Komunikasi 1. PENGIRIM (komunikator) mengirimkan pesan dengan cara menyandikan pemikirannya  Pesan adalah produk fisik aktual dari penyandian oleh komunikator Pembicaraan, tulisan, gerakan, ekspresi wajah adalah pesan. 2. SALURAN merupakan perantara yang dipakai pesan dalam menempuh perjalanan  Saluran formal disediakan oleh organisasi,, dan mengikuti rantai otoritas dlm organisasi  Saluran informal, diciptakan secara spontan dan muncul sebagai tanggapan thd pilihan-pilihan individual. 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi5

6 3. PENERIMA (komunikan) adl obyek yg menjadi sasaran pesan.  Sebelum pesan diterima, dilakukan penerjemahan sandi shg simbol-simbol pesan dapat dipahami oleh komunikan 4. GANGGUAN, mewakili berbagai hambatan komunikasi yang mengacaukan kejelasan pesan  Baik datang dari pengirim, saluran, penerima maupun umpan balik. 5. UMPAN BALIK, adalah sarana pengecekan apakah pesan telah diterima seperti yg dimaksudkan pada awalnya. 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi6

7 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi7

8 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi8 SCHRAMM’S MODEL (1971) MESSAGE A MESSAGE B COMMUNICATOR A COMMUNICATOR B DECODER ENCODER CONTEXT OF RELATIONSHIP SOCIAL ENVIRONMENT A’s Frame of Reference B’s Frame of Reference Overlapping of experience Overlapping of knowledge Overlapping of interests

9 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi9 Dalam situasi tertentu, komunikasi menggunakan media tertentu untuk mencapai sasaran yang jauh tempatnya dan atau banyak jumlahnya

10 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi10 Dalam situasi tertentu, komunikasi dimaksudkan atau ditujukan untuk membangun pengetahuan, membentuk sikap, pendapat atau tingkah laku seseorang atau sejumlah orang atau merubah, sehingga ada efek tertentu yang diharapkan

11 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi11 1.Media Ekspresi, Aksi, Interaksi, Nilai-nilai Manfaat, Keluhuran dan Budaya. 2.Proses Aktivitas Pengembangan Kreatifitas dan Inovatif Atau Penciptaan Pengetahuan. 3.Transfer atau Pemindahan Pengertian dan Pengetahuan 4.Koreksi, Pengendalian dan Penguasaan Lingkungan 5.Evaluasi Efektivitas Proses Komunikasi 6.Evaluasi dan transformasi diri dan satuan sosial lain sebagai subyek dan obyek. FUNGSI UMUM KOMUNIKASI

12 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi12 KOMUNIKASI IDE-GAGASAN RELASI-HUBUNGAN INTRA-PERSONAL INTER-PERSONAL Dalam diri/pribadi Antar-diri/pribadi INTRAPERSONAL COM INTERPERSONAL COM

13 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi13 TUJUAN BERKOMUNIKASI 1. Untuk mengubah dan mempengaruhi persepsi, sikap dan perilaku 2. Sebagai alat menyatukan aktivitas organisasi 3. Untuk mencapai tujuan organisasi 4. Untuk menambah dan memberikan pengertian dan pengetahuan 5. Untuk menciptakan suasana dialogis, dinamis antara aksi dan reaksi 6. Menciptakan kepuasan dan penyaluran rasa ingin tahu

14 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi14 DISSEMINASI VS KOMMUNIKASI  Mitos komunikasi menyatakan bahwa pengirimankan pesan sama dengan mengkomunikasikan pesan.  Isensinya disseminasi dicampuradukkan dengan komunikasi.  Kekaburan ini nampak ketika para praktisi menempatkan pesan- pesannya pada media (kliping atau sepenggal siaran) sebagai bukti bahwa komunikasi telah berlangsung.  Para praktisi ini barangkali terkecah dengan model komunikasi yang diperkenalkan oleh Shannon dan Weaver, berdasarkan kajiannya pada laboratorium Bell Telephone tahun 1940-an.  Model Shannon and Weaver meliputi : sumber informasi (information source), pesan atau sinyal (message or signal), saluran (Channel), penerima atau tujuan (receiver or destination).  Tidaklah mengherankan bila karena mendasarkan pada perspektif telepon Shannon & Weaver, proses komunikasi hanya menimbulkan sedikit masalah komunikasi yang sederhana.

15 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi15  Berdasarkan perspektif Shannon & Weaver, masalah komunikasi hanya meliputi 3 hal, yaitu : Technical Problems, Semantic Problems, dan Influencial Problems.  Technical Problems terjadi manakala sinyal atau saluran mengalami keterbatasan atau distorsi dalam mengirimkan pesan dari sumber kepada penerima.  Semantic Problems terjadi manakala persepsi penerima atas pesan dan makna yang dikandungnya tidak sama sebagaimana dimaksudkan pengirim, dan  Influencial Problems terjadi manakala pesan yang dikirim oleh pengirim tidak menghasilkan efek pada penerima sebagaimana dinginkan pengirim.  Akan tetapi para praktisi PR akan mengatakan bahwa permasalahan komunikasi tidak sesederhana sebagaimana di atas.  To understand the human communication process one must understand how people relate to each other.  Model Osgood & Schram berikut menggambarkan model proses dua arah dimana pengirim dan penerima bekerja dalam konteks referensi kerangka pikir masing-masing, hubungan keduanya dan konteks situasi sosial.

16 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi16  Berdasarkan perspektif Schramm, Komunikasi adalah : Proses timbal-balik (reciprocal process) pertukaran sinyal untuk menginformasikan, mengintruksikan atau persuasi, berdasarkan makna yang dipahami bersama yang dipengaruhi oleh hubungan komunikasi dan konsteks sosialnya.  Proses komunikasi informasi meliputi 4 tahap : 1) Menarik perhatian untuk komunikasi 2) Tercapainya penerimaan pesan (message) 3) Melakukan interpretasi sebagaimana dimaksudkan 4) Penyimpanan pesan untuk kegunaan berikutnya.  Untuk intruksi (pembelajaran) ditambah satu tahap : 5) Stimulasi belajar aktif dan praktek  Untuk persuasi (menciptakan perubahan) ditambah : 6) Menghasilkan apa yang diinginkan pengirim (komunikator)  Hambatan (barriers) untuk mencapai hasil dalam kegiatan menginformasikan, intruksi,dan persuasi tebtunya menambah faktor-faktor lain dalam proses komunikasi.

17 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi17 Komunikator (Communicator)  Sering disebut juga Pengirim (the sender), partisipan (participant),  Efektivitas komunikator dalam proses komunikasi dipengaruhi oleh identitas atau karakter komunikator.  Karakteristik komunikator akan mempengaruhi penerimaan awal penerima / komunikan (receiver) atas pesan. Akan tetpi kecil saja pengaruhnya untuk jangka panjang.  Karekateristik komunikator yang berpengaruh :  Atractiveness (pesona/dayatarik) (terkait: penampilan, gaya bicara, cara pemaparan – fasilitas media) => mempengaruhi perhatian atas komunikator  Expertness (keahlian) (terkait : tingkat pendidikan, pengalaman, reputasi) => mempengaruhi penerimaan nilai informasi  Credibility (kepercayaan) (terkait : status, kewenangan, legalitas) => mempengaruhi penerimaan kesahihan informasi.  Pengaruh karakteristik tersebut berbeda-beda, sangat tergantung pada : (1) situasi (2) konteks topik (3) ketepatan waktu (timing).

18 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi18 PERSEPSI KOMKAN THD KOMTOR (Social Perception) 1.HALO atau RAINBOW EFFECT (penilaian dikaitkan dengan satu aspek/karakteristik tertentu) 2.STEREO TYPING atau RED TAPE (menggeneralisir, gebyah uyah) 3.ATTRIBUTION (sbg proses bagaimana seseorang mencari kejelasan sebab-sebab dr perilaku orang lain)

19 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi19 4.PROJECTION (memancing pendapat orang lain dng mengemukakan pendapatnya sendiri yg sebenarnya dia sudah tahu) 5.EMPATHY (mengandaikan keadaan atau pendapat orang lain kepada dirinya sendiri) 6.SELECTIVE PERCEPTION (kesan pertama menggoda, selanjutnya terserah anda) 7.CONTRAST EFFECT (pendapat yang aneh- aneh dan bertentangan)

20 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi20 Pesan (the Message) BENTUK PESAN PESAN INFORMATIF: bersifat memberikan keterangan-2 (fakta dan data) dan kemudian komunikan mengambil kesimpulan dan tindakannya sendiri (interpretative) PESAN PERSUASIF: berisi bujukan yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran manusia bahwa apa yang komunikator sampaikan akan memberikan sikap berubah, tapi perubahannya adalah atas kehendak sendiri PESAN KOERSIF: penyampaian pesan yang bersifat memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi/hukuman (instruksi, perintah, agitasi, fear arosing, intimidasi, intervensi, remuneratif) PESAN DEMONSTRATIF: penyampaian pesan yang bersifat memberi contoh dan tidak memaksa (iklan, reklame, spanduk, himbauan)

21 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi21 Karakteistik Pengaruh Pesan  Karakteristik pesan berpengaruh kuat dalam proses komunikasi.  Nilai pesan terkait makna pesan (the meaning of the message) yang dikandungnya.  Para ahli berpendapat bahwa “makna pesan ada pada manusia, bukan pada kata-kata”.  Penelitian menyimpulkan bahwa “orang yang berbeda menerima pesan yang sama :  Dapat memaknai (menginterpretasikan) secara berbeda  Menangkap makna berbeda, dan  Menanggapai secara berbeda.

22 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi22 Dalam Penelitian Persuasi ditemukan pedoman ektktifitas sbb:  Jika penerima orang yang berseberangan pendapat (oposisi), penyajian argumen dari dua sisi (positif negatif, manfaat-mudlarat) atas pesan yang disampaikan akan lebih efektif.  Jika penerima pada posisi yang setuju, maka pesan yang disampaikan akan lebih memperkokoh jika penyampaian pesan dengan argumen sesuai dengan sudutpandang penerima.  Jika anda menyampaikan pesan yang menggunakan argumen dua sisi, jangan sampai ada yang tertinggal item-item argumen dua sisi dari keseluruhan argumen. Apabila ada item-item argumen yang telah diketahui penerima terlewat tidak disampaikan akan menimbulkan benih-benih keraguan pada penerima.  Jika di kemudian hari ada kemungkinan pihak-pihak yang akan memutarbalik atau menyerangnya, harus disampaikan argumen dua sisi secara selengkap mungkin agar tertanam resistensi atau kekebalan atas serangan pihak lain.

23 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi23  Hasil riset komunikasi untuk mendapat kepatuhan menyimpulkan :  Jika komunikator memiliki kekuasaan atau kendali terbatas atas audien atau penerima, maka strategi komunikasi yang utama adalah strategi persuasi.  Sebaliknya, jika komunikator memiliki kekuasaan atau kendali banyak atas audien atau penerima, maka strategi komunikasi yang utama adalah strategi intruksi atau perintah.

24 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi24 1.Strategi Sangsi, yakni memberikan hadiah dan atau hukuman 2.Strategi Altruisme, yakni meminta penerima untuk mematuhi shingga dapat membantu pengirim atau pihak ketiga yang mewakili pengirim. 3.Strategi Argumen digunakan manakala: (1) permintaan langsung, yakni pengirim tidak menerima rasionalitas atau motivasi untuk menolak. (2) Penjelasan (explanations), yakni : pengirim memberikan kepada penerima satu atau lebih alasan untuk mematuhi. (3) Sindiran (hint) yakni : pengirim menciptakan situasi atau gambaran yang menempatkan penerima dapat menarik kesimpulan sendiri dan menetapkan kepatuhan dirinya. 4.Strategi Circumvention, yakni menjelaskan situasi atau, memberikan rasionalisasi yang salah, atau memberikan ganjaran atau hukuman yang tidak diinginkan terjadi pada penerima kepada pengirim.  Empat Pendekatan memperoleh KEPATUHAN,

25 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi25 Media (the Medium or Channel)  Teknologi baru untuk menyampaikan pesan telah menantang kebijakan konvensional  Komunikasi face to face sebagai lambang kesopanan mulai digerogoti dengan munculnya answering machines, cordless and cellular phones, dan voice mail.  Dalam banyak organisasi, dan e-service telah merubah komunikasi dalam organisasi dan bahkan melampaui batas-batas nasional.

26 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi26  Teknologi komunikasi dan informasi melejit karena kemampuannya mengatasi tiga hal, yaitu :  Hambatan waktu – mengubah time lag dengan real time.  Hambatan valume – produksi terbatas menjadi massal  Hambatan akomodasi – penyimpanan, penarikan, dan produksi ulang sangat mudah dan jauh lebih hemat.  Hambatan ruang – dari jangkauan edar terbatas menjadi tidak terbatas.  Kontak tatap muka diganti dengan transmisi media  Publikasi cetak telah digeser ke siaran penuturan dan gambar

27 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi27  Siaran TV akan digeser dengan jaringan komputer  menyalurkan sinyal digital dan menghkonversikan ke dalam berbagai bentuk informasi (penuturan, gambar, cetak, suara dan gabungan semuanya).  Karena itu hal yang sangat penting : “ Memilih media yang tepat perlu dipahami karakter media dan efeknya ”  Sifat khas media sbg pembawa pesan  Hal ini menjadi perhatian utama setelah memperhatikan ungkapan McLuhan yang sangat terkenal : “MEDIUM IS THE MESSAGE”  Setiap jenis media memiliki kelebihan dan kekurangan  Setiap jenis media cetak, radio, TV dan website MSG2 memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi penyampaian pesan maupun jangkauan khalayaknya (audiens).  Setiap jenis media punya daya pengaruh berbeda  Setiap jenis media juga mempunyai daya dan macam pengaruh yang berbeda baik terhadap komunikator maupun terhadap audiensnya.

28 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi28 Penerima (the receiver)  Pada mulanya Audiens dipandang sebagai “Penerima Yang Pasif”  Audiens dipandang gampang menerima pesan apa saja dan karena itu dimanipulasi melalui media oleh pihak-pihak yang hendak mengendalikan atau menguasainya.  Hasil penelitian membuktikan bahwa  Adanya kenyataan berbagai tipe kelompok audiens yang berbeda.  Penerima yang menjadi anggota kelompok yang kuat ikatan kelompoknya relatif sulit dipengaruhi oleh pesan-pesan yang diekspos oleh kelompok-kelompok saingannya.  Mereka yang memiliki kepribadian otonom atau agresif terhadap pihak lain cenderung menolak pesan-pesan persuasif.  Sebaliknya, penerima yang lemah harga dirinya dan rendah ikatan sosial kelompoknya cenderung lebih mudah menerima pesan-pesan persuasif dibanding mereka yang tinggi harga dirinya dan tinggi ikatan sosial kelompoknya.

29 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi29 Konteks Hubungan (Context of relationship)  Komunikasi berlangsung dalam konteks hubungan komunikasi  Termasuk diantaranya : hubungan nyang erat dan intim dalam perkawanan dan perkawinan; atau hubungan formal, kompetitif dan konflik.  Konteks hubungan mempengaruhi proses komunikasi.  Konteks hub komunikasi meliputi :  Independence versus dependency – komunikasi diantara kawan yang dibawah tekanan pendukungnya cenderung tidak mengubah keputusannya.  Affection versus intrumentality – komunikasi diantara pihak yang memberikan ketulusan dan kasih sayang sebagai tujuan akhir komunikasinya versus komunikasi diantara pihak yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan lain.  Judgment versus acceptence – komunikasi yang dilandasi saling menerima keadaan masing-masing apa adanya versus komunikasi yang bermuatan kritik kepada salah satu pihak aatau saling mengkritik kedua belah pihak.  Expresiveness versus protectiveness – komunikasi yang dilandasi dengan sikap spontanitas dan ketulusan versus dilandasi strategi dan kepentingan.

30 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi30  Dimensi relasi komunikasi meliputi 4 dimensi :  Emotional Arausal, Composure, And Formality  Intimacy And Similirity.  Immediacy or Liking  Dominance - Submission  Perilaku non verbal yang berperan meliputi :  Proximity (kedekatan) mengkomunkasikan keintiman, ketertarikan, kepercayaan, peduli, persuasif dan keagresivan.  Smiling (senyum) mengkomunikasikan keterlibatan emosi, akomodatif, keintiman, dan kesenangan.  Touching (sentuhan) mengkomunikasikan keakraban.  Eye contact (tatapan mata) menguatkan perilaku komunikasi non verbal yang lain.  Tentau saja makna perilaku non verbal ini maknanya sangat terikat pada kultur masyarakatnya.  Mengenali konteks hub komunikasi akan membantu memahami proses komunikasi, akan tetapi untuk memahami makna yang lebih mendalam, konteks komunikasi yang lebih luas, yaitu konteks lingkungan sosialnya perlu pula dipahami dengan baik. Jika tidak dapat saja pemahaman makna pesan dalam komunikasi akan bias.

31 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi31 Lingkungan Sosial (the social environment)  Komunikasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh setting sosial.  Komunikasi berlangsung sebagai suatu proses terstruktur dalam sistem yang dinamis yang melibatkan berbagai komponen dan aktivitas yang saling berhubungan.  Sistem sosial dimaksud meliputi : keluarga, kelompok, organisasi dan setiap jenis kolektivitas yang pada waktu yang sama sebagai hasil atau menghasilkan komunikasi.  Contoh : komunikasi dalam suatu kelompok tidak dapat dihindarkan banyak dipengaruhi oleh sifat kelompok (apakah primer atau sekunder, formal atau informal, orientasi pekerjaan atau pengalaman), karakteristik anggota kelompoki ukuran kelompok, kohesivitas kelompok, dan tujuan kelompok.  Disamaping pemahaman atas diterminan dan konsekuensi dari komunikasi kelompok, peneliti atau praktisi juga akan tertarik pada efektivitas kelompok dalam pengambilan keputusan.

32 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi32  Kelompok yang efektif dalam pengambilan keputusan harus memenuhi 4 syarat : 1. Mengembangkan akurasi penilaian yang memadai atas masalahnya, 2. Mengembangkan kebersamaan dalam memahami secara tuntas tujuan dan kriteria keberhasilan. 3. Menyepakati hasil-hasil keputusan yang posistif dan 4. Menyepakati hsil-hasil keputusan yang negatif.  Efektivitas pembuatan keputusan ditetukan sejauhmana komunikasi anggota membantu terwujudnya fungsi-fungsi kelompok tersebut.  Proses komunikasi dalam organisasi lebih kompleks dan lebih banyak hambatan. Tak satupun yang mengatakan proses komunikasi dalam organisasi berjalan gampang, karena banyaknya aktor dan kepentingan, kelompok serta aturan-aturan yang berlaku dalam organisasi. Masing-masing saling mempengaruhi.

33 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi33 Bagaimana komunikasi antarpribadi dapat berkembang? Defensive climate 1. Evaluation 2. Control 3. Strategy 4. Neutrality 5. Superiority 6. Certainty 7. Exclusiveness 8. Enclosure 9. Formal Orientation 10. Competitive 11. Agresive Supportive climate 1. Description 2. Proplem Orientation 3. Spontanity 4. Emphaty 5. Equility 6. Provisionalism 7. Familiority 8. Desclosure 9. Understanding Orientation 10. Adjustment 11. Mutual respect

34 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi34 TUJUAN DAN METODE INTERAKSI KOMUNIKASI DLM PROSES MNAJEMEN PR: 1. Koordinasi tugas (task coordination) 2. Pemecahan masalah (problem solving) 3. Mencari jalan keluar konflik (conflict resolution) 4. Memadukan informasi (information sharring) 5. Pengambilan keputusan (decesion making)

35 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi35 PROSES KOORDINASI TUGAS A B C D E F

36 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi36 PROSES PEMECAHAN MASALAH A B C D E F

37 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi37 PROSES MENCARI JALAN KELUAR KONFLIK A B C D E F

38 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi38 PROSES MEMADUKAN INFORMASI A BC D E F

39 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi39 PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN A B C D E F

40 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi40 Mapping Relasi Komunikasi Tingkatan Komunikasi IndividuDyadicGroupOrganisasiPublikMassa IndividuInterperson al C. Public C. DyadicInterdyad C. Public C. GroupIntergroup C. Public C. OrganisasiInter-organizanal C. Public C. PublikMass C. MassMass C.

41 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi41


Download ppt "4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi1. 4/20/2015 Dasar-Dasar Komunikasi2 APAKAH KOMUNIKASI ITU?"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google