Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

IP Addressing Presented by Riza Alfita, S.T., M.T KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "IP Addressing Presented by Riza Alfita, S.T., M.T KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL."— Transcript presentasi:

1 IP Addressing Presented by Riza Alfita, S.T., M.T KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

2 20 April 2015IP Addressing2

3 20 April 2015IP Addressing3

4 Internet Domain Host Count NOBULANJUMLAH 1JULI JANUARI JULI JULI JULI JANUARI JANUARI JANUARI JULI OKTOBER Sumber : Internet Domain Survey Oktober 2010

5 KAPAN JUMLAH HOST IPV4 AKAN HABIS ???? 20 April 2015IP Addressing5

6 Menurut (APNIC) Regional Internet Registry That Allocates IP And AS Number in The Asia Pacific Region” IPV4 akan habis diakhir/triwulan ke-3 tahun April 2015IP Addressing6

7 DOMAIN NAME Manusia lebih mudah menghafal nama dibandingkan menghafal IP Address sehingga selama bertahun tahun para ahli telah mencari cara untuk menggantikan IP Address menjadi host name dan sebaliknya sehingga hal ini disebut DNS (Domain Name system)

8 Nama DomainJenis Organisasi COM/COLembaga komersial seperti perusahaan, toko online dsb EDU/acLembaga pendidikan ORG/ORLembaga non komersial GOV/GOLembaga pemerintah MILMiliter NETLayanan Jaringan

9 Top Level Domain Negara IDIndonesia INIndia UKInggris AUAustralia JPJepang SGSingapura URL (Uniform Resource Locator) ada 3 bagian yaitu : 1.Format transfer 2.Nama host 3.Berkas Dokumen

10 SUBNET DAN CIDR Pertama-tama perlu diketahui bahwa IP address bukanlah barang gratis artinya kita harus membeli dari pihak yang berwenang. Umumnya kita bisa mendapatkan melalui langganan internet di ISP Jika kita hanya ingin membangun jaringan LAN dan tidak terhubung ke internet maka kita bebas menggunakan IP Address manapun, namun jika LAN tersebut terhubung dengan internet maka harus menaati peraturan yang berlaku

11

12 Network Address : digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet Broadcast Address : digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network Netmask adalah address yang digunakan untuk melakukan masking/filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address 20 April 2015IP Addressing12

13 20 April 2015IP Addressing13

14 20 April 2015IP Addressing14 Host Addressing Network 1 Network 2 Network 3

15 20 April 2015IP Addressing15 Original IP address scheme –Setiap jaringan fisik diberi sebuah network address yang unik –Setiap host di dalam sebuah jaringan mempunyai network address sebagai prefix dari individual address

16 20 April 2015IP Addressing16

17 20 April 2015IP Addressing17 Jumlah jaringan yang sangat banyak akan membebani Internet –Overhead administratif akan sangat banyak hanya untuk me-manage network address –Tabel ruting di dalam router akan sangat besar (membebani Internet ketika terjadi pertukaran informasi tabel ruting yang sangat besar) –Alokasi alamat akan habis

18 20 April 2015IP Addressing18 Host Addressing Setiap host di dalam suatu network punya alamat (ID) yang unique Ada banyak jaringan. Setiap jaringan harus diberi ID (alamat) untuk membedakan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain, jika jaringan-jaringan tersebut saling berhubungan. Di dalam Jaringan Global, suatu host ada dua alamat: –Alamat Jaringan (Network Address/Network Number)) –Alamat Host (Host Address/Host Number) ID suatu host secara global ditulis dengan cara : alamat network terlebih dahulu, diikuti dengan alamat host. Contoh: > 3 adalah alamat network 12 adalah alamat host di dalam network tersebut

19 20 April 2015IP Addressing19 Host Addressing Network 1 Network 2 Network 3 Tidak ada satu host-pun yang mempunyai ID sama, walaupun tersambung global

20 20 April 2015IP Addressing20 Biner ke Desimal = = = = 0 = = = 0

21 20 April 2015IP Addressing21 IP Addressing Dipakai di Internet Pengalamatan IP berdasarkan IP versi 4 (IPv4) Setiap host mempunyai ID (Network Number dan Host Number) sebanyak 32 bit. Contoh: Network NumberHost Number Di seluruh dunia secara administratif ada 2 32 alamat internet, dikurangi dengan alamat broadcast dan lain-lain Alamat sebanyak itu saat ini masih kurang. Penyelesaian: IPv6

22 20 April 2015IP Addressing22 IP Addressing Membaca bit biner terlalu sulit Alamat IP suatu host dibaca 8 bit demi 8 bit dan setiap 8 bit tersebut dikonversi ke desimal

23 20 April 2015IP Addressing23 Klasifikasi Jaringan Internet Perancang Internet mengklasifikasi jaringan berdasarkan pada ukuran jaringan Sekelompok kecil jaringan mempunyai anggota host yang sangat banyak (Class A) Di lain pihak, banyak jaringan yang mempunyai lebih sedikit anggota host (Class C)

24 20 April 2015IP Addressing24 Klasifikasi Jaringan Internet 8 bit Class ANetwork 2 8 Host 2 24 Host Class BNetwork Host Class CNetwork Host

25 20 April 2015IP Addressing25 Klasifikasi Jaringan Internet Contoh alamat IP suatu PC: –Host dari jaringan klas C –SubNet mask = –Alamat Network (Network Number,NN) = –Alamat Broadcast pada network tersebut (multicast) = –Alamat Host (Host Number, HN) = 33

26 20 April 2015IP Addressing26 Klasifikasi Jaringan Internet Subnet mask digunakan untuk mendapatkan Network Number dengan meng-AND kan dengan alamat IP suatu host –Alamat IP= –SubNet mask = –Network Nmr =

27 20 April 2015IP Addressing27 Klasifikasi Jaringan Internet Class A HN= – NetMask= NN= HN= – NetMask= NN= ?

28 IP Addressing28 Subnetting Subnetting adalah membagi suatu network menjadi sub-sub network yang lebih kecil Cara kerja subnetwork mirip dengan cara kerja pada network, hanya pada skala yang lebih kecil Misal kita akan men-subnet suatu network klas C.

29 IP Addressing29 Subnetting Hanya 8 bit yang tersedia untuk host klas C Subnet mask secara default untuk network class C adalah = Subnet mask untuk subnetting bisa menjadi = = = = =

30 IP Addressing30 Subnetting Network klas C terdapat 254 host Subnetting x.x.x.192 = x.x.x –2 bit (11) untuk subnetting, terdapat = 2 2 –2 = 2 subnet. Bit semua 0 dan semua 1 tidak bisa dipakai. (Jadi hanya subnet 01 dan 10.) –6 bit ( ) untuk host tiap subnet = 2 6 –2 = 62 host per subnet. Bit semua 0 dan semua 1 tidak bisa dipakai –Valid subnet = 256–192=64, 64+64= =192 tidak bisa dipakai sebagai subnet karena bisa menjadi subnet mask –Valid host: xx – xx –Broadcast per subnet : xx =

31 IP Addressing31 Subnetting Subnet 64 = SubnetHostKeterangan = 64Alamat (ID) subnet = 65Alamat host pertama = 126Alamat host terakhir = 127Alamat broadcast Subnet128 = SubnetHostKeterangan = 128Alamat (ID) subnet = 129Alamat host pertama = 190Alamat host terakhir = 191Alamat broadcast

32 IP Addressing32 Subnetting Subnet 1Subnet 2Keterangan 64128Alamat subnet 65129Alamat pertama Alamat terakhir Alamat broadcast

33 IP Addressing33 Subnetting x SN = HN = – BC = SN = HN = – BC =

34 IP Addressing34 Subnetting 2 Kita punya jaringan klas C, dengan Network Number = Network tersebut kita subnet dengan subnet mask (x.x.x ) Pertanyaan: –Ada berapa subnet ? –Ada berapa host per subnet ? –Alamat subnet berapa saja yang valid (bisa dipakai) –Alamat berapa yang valid (dari alamat awal sampai alamat akhir per subnet) –Alamat berapa untuk broadcast per subnet –Gambarkan

35 IP Addressing35 Subnetting 2 ( 224 = ) Ada berapa subnet ? –2 3 – 2 = 8 – 2 = 6 subnet Ada berapa host per subnet ? –2 5 – 2 = 32 – 2 = 30 host per subnet Alamat subnet berapa saja yang valid (bisa dipakai) –Ingat bahwa , dan tidak bisa dipakai Alamat subnet Keterangan Subnet Subnet Subnet Subnet Subnet Subnet 6

36 IP Addressing36 Alamat berapa yang valid (dari alamat awal sampai alamat akhir per subnet) Alamat berapa untuk broadcast per subnet Subnetting 2 ( 224 = ) Subnet 1Subnet 2Subnet 3Subnet 4Subnet 5Subnet 6 Al. Subn Al. awal Al. akhir brdcast

37 IP Addressing37 Gambarkan NN = BC = HN = SA=.32 BC = SA=.64 BC = SA=.96 BC = SA=.128 BC = SA=.160 BC = SA=.192 BC = Subnetting 2 ( 224 = )


Download ppt "IP Addressing Presented by Riza Alfita, S.T., M.T KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google