Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EKONOMI PEMBANGUNAN (EIE21105) Kuliah 7 Geografi dan ekonomi (lanjutan) Poverty trap 18 Oktober 2012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EKONOMI PEMBANGUNAN (EIE21105) Kuliah 7 Geografi dan ekonomi (lanjutan) Poverty trap 18 Oktober 2012."— Transcript presentasi:

1 EKONOMI PEMBANGUNAN (EIE21105) Kuliah 7 Geografi dan ekonomi (lanjutan) Poverty trap 18 Oktober 2012

2 Nobel Ekonomi 2012 Alvin Roth (Harvard Business School, Stanford) dan Lloyd Shapley (UCLA) "theory of stable allocations and the practice of market design“ Bagaimana menentukan alokasi yang stabil untuk problem ‘matching’: Laki-laki – perempuan Calon mahasiswa – universitas Rumah sakit – dokter Donor ginjal – penerima Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 2

3 Recap Bagaimana geografi menentukan kinerja ekonomi? Endowment, institution, policy hypothesis (Easterly & Levine) Geography determinisim (Diamond) Natural resources trap (Collier) Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 3

4 Perangkap Sumber Daya Alam Geografi: juga mempengaruhi ketersediaan SDA Tapi ketersediaan SDA juga bisa menciptakan ‘perangkap’ Dutch disease: kenaikan harga SDA  penerimaan meningkat  nilai tukar menguat  ekspor lainnya tidak kompetitif Ketergantungan pada kegiatan ekonomi berbasis SDA Konflik, patronase politik Paul Collier (2006) The Bottom Billion Perangkap SDA lebih serius bagi negara miskin (Norwegia vs Chad) karena negara maju sudah punya institusi yang memitigasi konflik Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 4

5 5 Sachs: ‘Poverty Trap’ di Afrika Geografi menjadi penyebab poverty trap Kualitas tanah Sumber air Penyakit (malaria, HIV, yellow disease, dll) Natural barriers Menjelaskan extreme poverty di Afrika; dan kenapa Afrika begitu sulit keluar dari kemiskinan Institusi (korupsi, bad governance) bukan masalah utama Pertumbuhan ekonomi seperti air pasang Semua perahu akan terangkat, tapi mereka yang tinggal di bukit tidak ikut terangkat

6 6

7 7 Diagram Solow dengan poverty trap y k n + d sy k* Poverty trap

8 8 Bagaimana keluar dari poverty trap? “The new big-push” Do everything simultaneously, in a large scale High-scale investment Untuk fasilitas kesehatan, pendidikan, kelambu dsb Analogi ‘pemadam kebakaran hutan’ Aid has done so little because it was simply too little aid We can not fight forest fire with bucket Pembiayaan? Increase ODA commitments  0.7% of GDP

9 Millennium Village Projects 1 Juni Lokasi: Sauri and Dertu, Kenya; Koraro, Ethiopia; Mbola, Tanzania; Ruhiira, Uganda; Mayange, Rwanda; Mwandama, Malawi; Pampaida and Ikaram, Nigeria; Potou, Senegal; Tiby and Toya, Mali and Bonsaaso, Ghana “Integrated approach” to rural development Pada dasarnya, mengucurkan uang dalam jumlah besar untuk berbagai kegiatan (kesehatan, air dan sanitasi, pertanian, pendidikan, HIV/AIDS) Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 9

10 Klaim Increased maize yields, from 1.3 to 3+ metric tons per hectare Improved drinking water, with household usage increasing from 21% to 68% Expanded access to HIV testing, from 8% to 28% of adults tested in the last 12 months Reduced malaria prevalence, from 22% to 5% Free basic health care for families, including visits from Community Health Workers Access to adult education classes for women starting new businesses Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 10

11 Kritik Metode evaluasi tidak akurat, hanya membandingkan “before-and-after” Perbaikan juga terjadi di desa-desa lain, tidak bisa klaim sebagai dampak dari MVP Jumlah sample terlalu kecil untuk generalisasi Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 11

12 Stunting (anak dengan berat badan di bawah standar) turun di semua lokasi Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 12

13 Imunisasi cacar sudah mengalami trend meningkat sejak sebelumnya Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 13

14 Penggunaan kelambu meningkat secara umum, bukan hanya di desa MVP Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 14

15 Demikian halnya dengan perbaikan akses pada air bersih Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 15

16 Bagaimana seharusnya evaluasi dilakukan? (1 – Randomized experiment) ‘Control’ group are communities that have similar (identical) characteristics with the ‘treated’ group. Treatment and control groups are ‘randomly assign’ – each dusun has equal probability to be treatment or control. Theoretically, the difference in post-intervention outcome measures is only due to intervention, and not because of anything else. Some potential bias are: spillover, missing treatment, different intensity of treatment across dusun, the presence of other programs – but there are some ways to take care of the issues. Intervention Post-intervention outcome measures (observed) Counterfactual: unobserved, but measured using ‘control’ group T0T0 T1T1 Program impact Outcome measure

17 17 Sachs vs. Easterly (and everyone else) Planners vs. searchers Planners: top-down approach, solusi makro Searchers: mencari solusi mikro, bottom-up Masalah principal-agent. Bagaimana mengukur pertanggungjawaban donor lebih jauh dari komitmen ODA yang diberikan? Utopian problem MVP: tidak memberikan bukti kuat bahwa planners/top- down approach berhasil

18 Recap Geografi sebagai poverty trap di Afrika Big-push approach Kontroversi Millennium Village Project Setelah UTS: kultur dan institusi Tugas bacaan 1 dikumpulkan paling lambat 25 Okt 2012 jam via ke Tulis [EconDev_FEUI] Tugas bacaan 1 di judul Ekonomi Pembangunan – Kuliah 2 (13/09/2012) 18


Download ppt "EKONOMI PEMBANGUNAN (EIE21105) Kuliah 7 Geografi dan ekonomi (lanjutan) Poverty trap 18 Oktober 2012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google