Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum1 Pengendalian Lecture Note: Mulyati, SE, M.T.I.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum1 Pengendalian Lecture Note: Mulyati, SE, M.T.I."— Transcript presentasi:

1 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum1 Pengendalian Lecture Note: Mulyati, SE, M.T.I

2 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum2 PENGAWASAN atau PENGENDALIAN  Proses untuk memastikan bahwa aktivitas sebenarnya sesuai dengan aktivitas yang direncanakan  Proses pengaturan aktivitas organisasi secara sistematis agar konsisten dengan ekspektasi yang terdapat dalam rencana, target, dan standar kerja

3 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum3 JENIS PENGENDALIAN ORGANISASI  PENGENDALIAN ANTISIPATIF Pengendalian yang berfokus pada manusia, bahan baku, dan sumberdaya keuangan yang mengalir ke dalam organisasi.

4 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum4 JENIS PENGENDALIAN ORGANISASI  PENGENDALIAN BERSAMA Pengendalian yang terdiri dari pemantauan aktivitas berjalan untuk memastikan bahwa aktivitas tersebut konsisten dengan standar

5 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum5 JENIS PENGENDALIAN ORGANISASI  PENGENDALIAN UMPAN BALIK Pengendalian yang berfokus pada output organisasi

6 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum6 Hubungan Pengawasan dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya PerencanaanPengorganis asian Penyusunan personalia PengarahanPengawasan

7 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum7 Langkah proses pengendalian

8 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum8 Langkah proses pengendalian 1.Penetapan Standar Standar mengandung arti sebagai suatu satuan pengukuran yang dapat digunakan sebagai “patokan” untuk penilaian hasil-hasil. Tiga bentuk standar umum adalah: 1.Standar-standar phisik 2.Standar-standar moneter 3.Standar-standar waktu

9 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum9 Langkah proses pengendalian 2. Penentuan Pengukuran Pelaksanaan Kegiatan Menentukan pengukuran pelaksanaan kegiatan secara tepat menggunakan beberapa pertanyaan yang penting berikut ini : Berapa kali (how often) pelaksanan seharusnya diukur, Dalam bentuk apa (what form) pengukuran akan dilakukan, Siapa (how) yang akan terlibat

10 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum10 Langkah proses pengendalian 3. Pengukuran Pelaksanaan kegiatan Ada berbagai cara untuk melakukan pengukuran pelaksanaan yaitu: 1.Pengamatan (observasi) 2.Laporan-laporan, baik lisan dan tertulis 3.Metoda-metoda otomatis, dan 4.Inspeksi, pengujian (test), atau dengan pengambilan sampel.

11 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum11 Langkah proses pengendalian 4. Pembandingan Pelaksanaan dengan Standar dan Analisa Penyimpangan Tahap kritis dari proses pengawasan adalah pembandingan pelaksanaan nyata dengan pelaksanaan yang direncanakan atau standar yang telah ditetapkan. Walau tahap ini paling mudah dilakukan, tetapi kompleksitas dapat terjadi pada saat penginterprestasikan adanya penyimpangan (deviasi).

12 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum12 Langkah proses pengendalian 5. Pengambilan Tindakan Koreksi Bila Diperlukan Tindakan koreksi dapat diambil dalam berbagai bentuk. Standar mungkin diubah, pelaksanaan diperbaiki, atau keduanya dilakukan bersamaan. Tindakan koreksi berupa: 1.Mengubah standar mula-mula (barang kali terlalu tinggi atau terlalu rendah) 2.Mengubah pengukuran pelaksanaan (inpeksi terlalu sering frekuensinya atau kurang atau bahkan mengganti sistem pengukuran itu sendiri) 3.Mengubah cara dalam menganalisa dan menginterorestasikan penyimpangan-penyimpangan.

13 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum13 PERENCANAAN PROSES PENGAWASAN 1.Merumuskan hasil yang diinginkan 2.Menetapkan petunjuk hasil 3.Menetapkan standar petunjuk hasil 4.Menetapkan jaringan informasi & umpan balik 5.Menilai informasi & mengambil tindakan koreksi

14 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum14 JENIS-JENIS PENGENDALIAN  Pengendalian pendahuluan  Pengendalian concurrent  Pengendalian umpan balik

15 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum15 JENIS-JENIS PENGENDALIAN

16 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum16 PENTINGNYA PENGENDALIAN 1.Perubahan lingkungan organisasi 2.Peningkatan kompleksitas organisasi 3.Kesalahan-kesalahan 4.Kebutuhan manajer untuk mendelegasikan wewenang

17 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum17 Alat Bantu Pengawasan Manajerial 1.Management By Exception (MBE) => MBE, atau prinsip pengecualian, memungkinkan manajer untuk mengarahkan perhatiannya pada bidang-bidang pengawasan yang paling kritis dan mempersilahkan para karyawan atau tingkatan manajemen rendah untuk menangani variasi-variasi rutin. 2.Management – Information System (MIS) MIS adalah sistem pengadaan, pemrosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi yang direncanakan agar keputusan-keputusan manajemen yang efektif dapat dibuat. Sistem menyediakan informasi waktu yang lalu, sekarang dan yang akan datang serta kejadian-kejadian didalam dan diluar organisai.

18 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum18 Alat Bantu Pengawasan Manajerial 1.Management By Exception (MBE 2.Management – Information System (MIS) MIS dirancang melalui beberapa tahapan utama, yaitu: 1.Tahapan survei pendahuluan dan perumusan masalah 2.Tahap desain konsepsual 3.Tahap disain terperinci, dan 4.Tahap implementasi akhir

19 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum19 Alat Bantu Pengawasan Manajerial 1.Management By Exception (MBE 2.Management – Information System (MIS) Agar perancangan MIS berjalan efektif, manajemen perlu memperhatikan 5 (lima) pedoman berikut ini: 1.Mengikut sertakan pemakai (unsur) ke dalam tim perancang 2.Mempertimbangkan secara hati-hati biaya sistem 3.Memperlakukan informasi yang relevan dan terseleksi lebih daripada pertimbangan kuantitas belaka 4.Pengujian pendahuluan sebelum diterapkan 5.Menyediakan latihan dan dokumentasi tertulis yang mencukupi bagi para operator dan pemakai sistem

20 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum20 KARAKTERISTIK PENGENDALIAN EFEKTIF 1.Akurat 2.Tepat waktu 3.Obyektif dan menyeluruh 4.Terpusat pada titik-titik pengendalian strategik 5.Realistik secara ekonomis 6.Realistik secara organisasional

21 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum21 KARAKTERISTIK PENGENDALIAN EFEKTIF 7.Terkoordinasi dengan aliran kerja organisasi 8.Fleksibel 9.Bersifat sebagai petunjuk & operasional 10.Diterima para anggota organisasi

22 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum22 Metoda Pengawasan 1.Non – Kuantitatif 2.Kuantitatif

23 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum23 Metoda Pengawasan 1.Non – Kuantitatif => Metoda pengawasan yang digunakan manajer dalam pelaksanaan fungsi- fungsi manajemen. Pada umumnya hal ini mengawasi keseluruhan (overall) “ Performance” organisasi. Dan sebagian besar mengawasi sikap dan “ Performance” para karyawan.

24 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum24 Metoda Pengawasan 1.Non – Kuantitatif Teknik yang sering digunakan meliputi:  Pengamatan  Inpeksi teratur dan langsung  Pelaporan lisan dan tertulis  Evaluasi pelaksanaan  Diskusi antara manajer dan bawahan tentang pelaksanaan kegiatan.

25 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum25 Metoda Pengawasan 1.Non – Kuantitatif Sistem-sistem dan metoda-metoda manajemen yang digunakan untuk tujuan pengawasan mencakup management by objectives (MBO), management by exception (MBE), dan management information system (MIS).

26 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum26 Metoda Pengawasan 1.Non – Kuantitatif 2.Kuantitatif Metoda-metoda kuantitatif tersebut terdiri dari: 1. Anggaran (budget) seperti;a) anggaran operasi, anggaran pembelanjaan modal, anggaran penjualan, anggaran kas, dll. b) anggaran-anggaran khusus, seperti planning- programming-budgeting system (PPBS), sero- base budgeting (ZBB) dan human resource accounting (HRA).

27 Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum27 Metoda Pengawasan 1.Non – Kuantitatif 2.Kuantitatif Metoda-metoda kuantitatif tersebut terdiri dari: 2. Audit, seperti a) internal audit, b) external audit, dan c) management audit 3. Analisa break –even 4. Analisa rasio 5. Bagan dan teknik yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan kegiatan, seperti a) bagan Gantt, b) Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan c) Critical Path Method (CPM)


Download ppt "Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom Manajemen Umum1 Pengendalian Lecture Note: Mulyati, SE, M.T.I."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google