Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EKONOMI WISATA PERAMALAN PERMINTAAN WISATA Ir. Meti Ekayani, M.Sc.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EKONOMI WISATA PERAMALAN PERMINTAAN WISATA Ir. Meti Ekayani, M.Sc."— Transcript presentasi:

1 EKONOMI WISATA PERAMALAN PERMINTAAN WISATA Ir. Meti Ekayani, M.Sc

2 PENGERTIAN Peramalan/Forecasting: seni, prediksi even sebelum kejadian – dalam wisata: “Peramalan Permintaan” Peramalan/Forecasting: seni, prediksi even sebelum kejadian – dalam wisata: “Peramalan Permintaan” Estimasi permintaan wisata penting dlm pengembangan wisata - investasi. Estimasi permintaan wisata penting dlm pengembangan wisata - investasi. Hasil peramalan permintaan wisata tidak bisa sangat akurat, contoh: estimasi peningkatan jumlah pengunjung 3,5% Hasil peramalan permintaan wisata tidak bisa sangat akurat, contoh: estimasi peningkatan jumlah pengunjung 3,5%

3 Peramalan Permintaan Wisata Diperlukan Untuk: Menentukan kebijakan manajemen tempat tujuan wisata Menentukan kebijakan manajemen tempat tujuan wisata Meminimalkan ketidakpastian Meminimalkan ketidakpastian Meminimalkan resiko investasi Meminimalkan resiko investasi

4 Syarat PeramalanPermintaan Wisata Informasi yang akurat Informasi yang akurat Good feeling Good feeling

5 Permasalahan dalam Peramalan Permintaan Wisata 1. Adanya tempat dan tipe wisata baru, perubahan marketing - mempengaruhi trend permintaan wisata 2. Keanekaragaman jenis wisata baik paket maupun individu – kompleks skenario 3. Keputusan dibuat oleh banyak stake holder yang terkait wisata 4. Kurangnya data time series dalam wisata 5. Banyaknya variabel ekonomi dan variabel lainnya 6. Rentan terhadap terorisme, wabah penyakit, bencana alam, perubahan politik dan ekonomi

6 Konsep Pengukuran Permintaan Wisata Permintaan Wisata dapat diukur untuk: 1. Produk level – total produk, bentuk wisata spesifik 2. Geographical level – dunia, negara, tempat wisata 3. Time Level – saat ini, jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang

7 Konsep Pengukuran Permintaan Wisata Tipe pengukuran permintaan wisata sesuai dengan tujuannya Tipe pengukuran permintaan wisata sesuai dengan tujuannya Contoh: Contoh: Tour Operator perlu short term forecasting untuk tempat duduk dan kamar hotel Tour Operator perlu short term forecasting untuk tempat duduk dan kamar hotel Kantor wisata tingkat nasional perlu medium dan long term forecasting untuk infra dan superstruktur (akomodasi) Kantor wisata tingkat nasional perlu medium dan long term forecasting untuk infra dan superstruktur (akomodasi)

8 Market Level Total Market: aktual + potensial konsumen Total Market: aktual + potensial konsumen Potential Market: konsumen yang tertarik dengan produk Potential Market: konsumen yang tertarik dengan produk contoh: tempat wisata – tertarik dan mau contoh: tempat wisata – tertarik dan mau berkunjung lagi berkunjung lagi Available Market: konsumen yang tertarik dan mampu berkunjung lagi ke suatu tempat wisata sepanjang tidak ada hambatan aksesibilitas Available Market: konsumen yang tertarik dan mampu berkunjung lagi ke suatu tempat wisata sepanjang tidak ada hambatan aksesibilitas Served Market: bagian dari available market Served Market: bagian dari available market Contoh: pengelola wisata memilih kelas menengah ke atas Contoh: pengelola wisata memilih kelas menengah ke atas Penetrated Market: konsumen yang benar-benar membeli Penetrated Market: konsumen yang benar-benar membeli Bagan market level (Vanhove, P: 143)

9 Untuk meningkatkan permintaan wisata dapat dilakukan: Membidik available market dengan menurunkan harga dan meningkatkan aksesibilitas Membidik available market dengan menurunkan harga dan meningkatkan aksesibilitas Membidik served market dengan extensi Membidik served market dengan extensi Membidik potensial market dengan promosi Membidik potensial market dengan promosi

10 Faktor Terkait dengan Pasar Permintaan Wisata: 1. Total Volume (kedatangan, bermalam) 2. Kelompok konsumen/wisatawan (pasar utuh atau segmen) 3. Jangka waktu (pendek, sedang, panjang) 4. Marketing environment (bisnis, teknologi) 5. Program marketing (anggaran promosi) Market demand bukan angka pasti melainkan suatu fungsi Market demand bukan angka pasti melainkan suatu fungsi Fungsi Market demand bukan kondisi sepanjang waktu Fungsi Market demand bukan kondisi sepanjang waktu Bagan Market Demand (Vanhove P: 144)

11 Metode Pengukuran Peramalan Permintaan Wisata 1. Metode Kualitatif - Pendekatan Tradisional - Pendekatan Tradisional - Metode Delphi - Metode Delphi - Model Judgement-aided - Model Judgement-aided 2. Metode Kuantitatif - Metode Univariate time series - Metode Univariate time series - Metode Analisis regresi - Metode Analisis regresi - Model Gravity dan trip generation - Model Gravity dan trip generation

12 Metode Kualitatif: Pendekatan Tradisional Ada 2 jenis: Ada 2 jenis: 1. Berdasarkan survey di hari libur 1. Berdasarkan survey di hari libur 2. Focus pada survey terhadap pedagang 2. Focus pada survey terhadap pedagang Kekurangan: mahal, perlu waktu Kekurangan: mahal, perlu waktu

13 Metode Kualitatif: Metode Delphi Berdasarkan umpan balik dari responden terhadap quesioner yang diberikan Berdasarkan umpan balik dari responden terhadap quesioner yang diberikan Beberapa Tahapan: Beberapa Tahapan: 1. Definisi Problem 1. Definisi Problem 2. Seleksi anggota panel 2. Seleksi anggota panel 3. Quesioner pertama 3. Quesioner pertama 4. Analisis dan ringkasan hasil quesioner 4. Analisis dan ringkasan hasil quesioner 5. Putaran kedua 5. Putaran kedua 6. Analisis hasil putaran kedua 6. Analisis hasil putaran kedua 7. Hasil akhir 7. Hasil akhir Kelemahan: Kelemahan: - perlu waktu - perlu waktu -Jika ada exert mendominasi, bandwagon effect -Jika ada exert mendominasi, bandwagon effect Kelebihan: Seringkali menunjukkan peluang trend Kelebihan: Seringkali menunjukkan peluang trend mendatang untuk periode waktu tertentu mendatang untuk periode waktu tertentu

14 Metode Kualitatif: Model Judgement-aided Membawa expert ke dalam suatu panel untuk membahas peramalan permintaan wisata Membawa expert ke dalam suatu panel untuk membahas peramalan permintaan wisata Ada 3 metode: Ada 3 metode: 1. Seminar 1. Seminar 2. Skenario writing 2. Skenario writing 3. morphological analisis 3. morphological analisis Kelemahan: bandwagon effect Kelemahan: bandwagon effect

15 Model Judgement-aided 1. Seminar Membawa experts ke dalam satu panel untuk membahas peramalan permintaan wisata Membawa experts ke dalam satu panel untuk membahas peramalan permintaan wisata

16 Model Judgement-aided 2. Skenario writing Experts menulis analisa keterkaitan antara aspek ekonomi, politik, sosial cultural, ekologi dan teknologi dalam peramalan permintaan wisata. Experts menulis analisa keterkaitan antara aspek ekonomi, politik, sosial cultural, ekologi dan teknologi dalam peramalan permintaan wisata. Diperlukan 3 komponen: Diperlukan 3 komponen: 1. Deskripsi kondisi/situasi saat ini 1. Deskripsi kondisi/situasi saat ini 2. Minimal satu image di masa datang 2. Minimal satu image di masa datang 3. Untuk tiap image masa datang ada kondisi 3. Untuk tiap image masa datang ada kondisi saat ini yang memungkinkan untuk saat ini yang memungkinkan untuk pengembangann image tersebut pengembangann image tersebut

17 Model Judgement-aided 3. morphological analisis Tujuan untuk menyusun informasi yang ada dalam rangka mencari peluang peramalan permintaan wisata Tujuan untuk menyusun informasi yang ada dalam rangka mencari peluang peramalan permintaan wisata Beberapa tahapan: Beberapa tahapan: 1. Identifikasi variabel penting 1. Identifikasi variabel penting 2. Tiap variabel penting dipertimbangkan 2. Tiap variabel penting dipertimbangkan dampaknya dampaknya 3. Parameter matriks (morphological box) 3. Parameter matriks (morphological box) 4. Estimasi level demand, sejauh mana dapat 4. Estimasi level demand, sejauh mana dapat diciptakan diciptakan

18 Metode Kuantitatif: Metode Univariate time series Data statistik saat ini sebagai variabel peramalan permintaan wisata Data statistik saat ini sebagai variabel peramalan permintaan wisata Diperlukan: Diperlukan: 1. Data time series (daily, weekly, monly,etc) 1. Data time series (daily, weekly, monly,etc) 2. Kondisi masa depan sama dengan kini 2. Kondisi masa depan sama dengan kini 3. Memungkinkan deteksi trend demand 3. Memungkinkan deteksi trend demand 4. Peramalan jangka waktu pendek 4. Peramalan jangka waktu pendek 5. Lingkungan stabil 5. Lingkungan stabil

19 Metode Kuantitatif: Metode Analisis Regresi Menjelaskan mengapa variabel peramalan berubah dari waktu ke waktu Menjelaskan mengapa variabel peramalan berubah dari waktu ke waktu Alasan digunakan metode ini: Alasan digunakan metode ini: 1. Bisa mendeteksi dan memprediksi titik balik dari peramalan sehubungan adanya faktor kausal 1. Bisa mendeteksi dan memprediksi titik balik dari peramalan sehubungan adanya faktor kausal 2. Banyak variasi dalam variabel peramalan sehingga trend sulit dideteksi 2. Banyak variasi dalam variabel peramalan sehingga trend sulit dideteksi 3. Memahami hubungan sebab akibat sangat menarik dan berguna 3. Memahami hubungan sebab akibat sangat menarik dan berguna Tujuan: Tujuan: 1. Peramalan 1. Peramalan 2. Identifikasi Faktor penjelas 2. Identifikasi Faktor penjelas 3. Uji coba efisiensi satu atau lebih variabel 3. Uji coba efisiensi satu atau lebih variabel Ada 2 tipe: Ada 2 tipe: 1. Pendekatan metode regresi linear 1. Pendekatan metode regresi linear 2. Pendekatan model struktur 2. Pendekatan model struktur

20 Metode Kuantitatif: Model Gravity and Trip-Generation Fokus pada efek dari hambatan jarak dan waktu perjalanan dalam demand wisata Fokus pada efek dari hambatan jarak dan waktu perjalanan dalam demand wisata Faktor terpenting: demographi dan geografi Faktor terpenting: demographi dan geografi 3 grup variabel: 3 grup variabel: 1. Karakteristik generating market 1. Karakteristik generating market 2. Karakteristik pendapatan tempat tujuan 2. Karakteristik pendapatan tempat tujuan wisata wisata 3. Hambatan antara generating dan 3. Hambatan antara generating dan receiving countries or region receiving countries or region


Download ppt "EKONOMI WISATA PERAMALAN PERMINTAAN WISATA Ir. Meti Ekayani, M.Sc."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google