Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KORPS BRIMOB POLRI BAGIAN OPERASI KONSEP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERILYA ANTI GERILYA KORPS BRIMOB POLRI DALAM PENANGANAN KEJAHATAN INSURJENSI DI INDONESIA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KORPS BRIMOB POLRI BAGIAN OPERASI KONSEP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERILYA ANTI GERILYA KORPS BRIMOB POLRI DALAM PENANGANAN KEJAHATAN INSURJENSI DI INDONESIA."— Transcript presentasi:

1 KORPS BRIMOB POLRI BAGIAN OPERASI KONSEP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERILYA ANTI GERILYA KORPS BRIMOB POLRI DALAM PENANGANAN KEJAHATAN INSURJENSI DI INDONESIA Jakarta, 17 Maret 2014

2 DINAMIKA KAMTIBMAS ANCAMAN TEROR DI SULTENG KHUSUNYA POSO ;  KONTAK SENJATA DENGAN POLISI DI WILAYAH HUTAN DESA PADALEMBARA, POSO PESISIR SELATAN, KAMIS 6 FEBRUARI 2014 LALU, 1 AGT BRIMOB SULTENG GUGUR  TEROR LEDAKAN BOM JALAN RAYA DESA PANTANGO LEMBA, KECAMATAN POSO PESISIR SELATAN, KABUPATEN POSO SULAWESI TENGAH PADA KAMIS 26 FEBRUARI 2014

3 DINAMIKA KAMTIBMAS ANCAMAN SEPARATISME DI WILAYAH HUKUM POLDA PAPUA 1.SABTU, 4 JANUARI 2014, SERANGAN DAN PERAMPASAN 8 PUCUK SENPI OLEH KELOMPOK SIPIL BERSENJATA DI WILAYAH PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA, KABUPATEN PUNCAK JAYA. 2.SABTU TANGGAL 18 JANUARI 2014 SEKITAR PUKUL WIT TERJADI PENYERANGAN DAN PENEMBAKAN DI POS KOMPAS UNIT INTEL DIM 1714/JP KOTA LAMA DISTRIK MULIA KABUPATEN PUNCAK JAYA PAPUA 3.TANGGAL 21 JANUARI 2014 SURAT DIRJEN PERHUBUNGAN UDARA, NOMOR : AU.101/1/16 DRJU.KUM 2014, PERIHAL PENYERAHAN KOMANDO OPERASI BANDAR UDARA MULIA, DIALAMATKAN KEPADA KAPOLRES PUNCAK JAYA DENGAN TEMBUSAN SURAT KEPADA KAPOLRI. 4.TANGGAL 24 JANUARI 2014 TELAH TERJADI PENEMBAKAN OLEH KELOMPOK TIDAK DIKENAL TERHADAP ANGGOTA TNI AD BATALYON 753, DI PINTU ANGIN BAWAH BANDARA MULIA DISTRIK KULIRIK KABUPATEN PUNCAK JAYA PAPUA 5.SABTU TANGGAL 01 FEBRUARI 2014, PUKUL WIT, PERISTIWA PENYERANGAN TERHADAP PASUKAN PATROLI GABUNGAN TNI/ POLRI DI KAMPONG SASAWA SERUI DISTRIK KOSIWO KABUPATEN YAPEN BARAT PAPUA

4 WHAT IS INSURGENSI ? insurgensi merupakan sebuah konsep yang menyebut “Perjuangan oleh kelompok yang tidak berkuasa terhadap pemerintahan yang berkuasa dengan menggunakan sumber daya politis dan kekerasan untuk mencapai tujuan politik”, (Colin S. Gray dkk, 2002) Insurgensi merupakan salah satu bentuk perang asimetris atau non-konvensional.

5 HOW “THEY” ACT CARA LUNAK dgn manfaatkan sumber daya politik, membentuk organisasi atau jaringan yang digunakan untuk rekrutmen, pelatihan, proganda dan demonstrasi dan diplomasi politis lainnya, CARA KEKERASAN dilakukan untuk mendukung eksistensi organisasi politik yang telah dibangun, dengan bentuk : terorisme (SAS: MASYARAKAT SIPIL), perang gerilya ( SAS APARAT NEGARA), dan perang konvensional (SAS EKSISTENSI NEGARA)

6 HOW TO FIGHT “ THEM “ FAKTA : SAS IN MALAYAN CAMPAIGN VAT 69 AGAINST COMMUNIST IN SERAWAK during Operation Nickel and Operation Cauldron, the two initial terrorist incursions into Rhodesia, the need became apparent in the Army for the services of skilled, aggressive trackers “ SELOUS SCOUT” Tiga prinsip dasar dalam penanggulangan insurgensi menurut Thomas MocKaitis:1990 dalam Karnavian 2013 adalah : MINIMUM FORCE, CIVIC-MILITARY COOPERATION, DAN TACTICAL FLEXIBILITY UNIT

7 POLICE ROLE IN COUNTER INSURGENCY LANDASAN PEMIKIRAN : TACTICAL FLEXIBILITY UNIT TADI DIWUJUDKAN DENGAN : – Membentuk SATUAN MILITER yang diberikan kewenangan Polisionil atau dengan ; – Membentuk SATUAN POLISI yang berkemampuan taktis militer guna menghadapi kejahatan insurgensi

8 KEMAMPUAN BRIMOB POLRI DALAM LAWAN KEJAHATAN INSURGENCY Kondisi saat ini : pemisahan urusan keamanan negara dan pertahanan negara berakibat pd penurunan kemampuan lapangan Brimob Polri ( jungle warfare dan OLI ) menghadapi kriminalitas berinteistas tinggi berupa insurgensi ( gerilya ) Implikasi : beberapa agt gugur di ACEH ( Brig Boas BKO Densus 88 ), Papua : (Briptu Hendra), Poso : Bharada Putu.

9 Fakta penurunan kualitas kemampuan Jungle warfare dan OLI Brimob Polri Dikbangspes Pelopor terakhir tahun 2010, dikjur Pemburu tahun 1997, Dikjur Instruktur Opswanger Perbandingan kurikulum : Himpunan Bahan Ajaran Kursus Komando terbitan Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus TNI AD tahun 2005; ( 25 mapel) Ringkasan Hanjar Opswanger Bagi Instruktur Korps Brimob Polri T.A terbitan Pusat Kesenjataan Infanteri, Mabes TNI AD; (16 mapel) Ranger Handbook, terbitan Ranger Training Brigade US Army Infantry School Fort Benning, Georgia 2006; ( 15 mapel) Bahan Ajaran Utama Pendidikan Pelopor, terbitan Pusdik Brimob Lemdiklat Polri, tahun 1997; ( 9 mapel )

10 rekomendasi Peningkatan kemampuan Jungle Warfare dalam rangka GAKKUM terhadap pelaku kejahatan insurgency di Indonesia dengan : – Mengadakan kembali DIKBANGSPES PELOPOR ( PUSDIK BRIMOB ) – MEMBENTUK TEAM PELATIH BERGERAK ( MOBILE TRAINING TEAM / MTT ) utk standarisasi puan Jungle Warfare pada satuan Brimob ( DEMLAT) – Menyempurnakan HANJAR PELOPOR menjadi hanjar TACTICAL FLEXIBILITY UNIT ( DEMLAT )

11 PENUTUP “ secara praktik operasional PPU* memang diposisikan sebagai satuan pamungkas dalam berbagai hal terkait dengan tugas kepolisian yang membutuhkan upaya penyelesaian secara cepat dengan pendekatan yang lebih disesuaikan dengan intensitas kejahatan yang berkembang dimasyarakat. Di sinilah yang kemudian membuat PPU menjadi salah satu unit yang berbeda dengan unit-unit kepolisian lainnya ”. (Muradi : 2014)** *Police Paramilitary Unit **Disampaikan pada Rakernis Korbrimob Polri Tahun 2014 “Korp Brimob Polri Siap Melaksanakan Pengamanan Pemilu 2014”. Diselenggarakan pada November 2013 oleh Korp Brimob Polri. Gd. Satya Haprabu, Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok.


Download ppt "KORPS BRIMOB POLRI BAGIAN OPERASI KONSEP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERILYA ANTI GERILYA KORPS BRIMOB POLRI DALAM PENANGANAN KEJAHATAN INSURJENSI DI INDONESIA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google