Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

5.1 67. 5.2 5.1. Menyiapkan dan Mengisi Variabel (Assignment Statement). #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; printf(“ % i”, T);

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "5.1 67. 5.2 5.1. Menyiapkan dan Mengisi Variabel (Assignment Statement). #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; printf(“ % i”, T);"— Transcript presentasi:

1 5.1 67

2 Menyiapkan dan Mengisi Variabel (Assignment Statement). #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; printf(“ % i”, T); } C #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; cout << T; } C++ int A; A = 5; Menyiapkan variabel A (isinya ada tapi tidak diketahui) Mengisi variabel A (diisi dengan suatu nilai yang dikehendaki dalam contoh ini nilai = 5 ) 67

3 5.3 A = 5; maksudnya megisi variabel A dengan nilai 5. B = 2; maksudnya mengisi variabel B dengan nilai 2. A = B; maksudnya mengisi variabel A dengan nilai yang dimiliki oleh B T = A + B; maksudnya mengisi variabel T dengan nilai hasil penambahan nilai A dan nilai B. Catatan : nilai A maksudnya isi varibel A 67

4 Mengisi dan Mencetak Variabel String Pada Program C / C++ char S[10] = “Jakarta”; printf(“%s”, S); char S[10] = “Jakarta”; cout << S; CC++ Jakarta \0 S karakter NULL Tercetak : Jakarta Dalam memory :

5 #include void main() { char S[10]; S = “Jakarta”; printf(“%s”, S); } #include void main() { char S[10]; strcpy(S,“Jakarta”); printf(“%s”, S); } Error Lihat halaman 24 String copy Tercetak : Jakarta

6 5.6

7 5.3. Mengisi dan Mencetak Variabel Character ( char ) #include void main() { char C; C = ‘A’; printf(“%c”, C ); } C #include void main() { char C; C = ‘A’; cout << C; } C C Tercetak : A Karakter = A Nilai desimal =

8 Mengisi dan Mencetak isi variabel tipe char, pada program C 1. char atau signed char x x x x sign unsigned char x x x x Bila isinya dianggap sebagai nilai numerik, maka nilai yang dapat ditampung berkisar dari : 0 sampai dengan 255 Bila dianggap numerik sign : 0 nilai positip 1 nilai negatip dalam bentuk two’s complement

9 null 1 2. A B. a b. 4) Kode ASCII Çü.áí.½¼.+-_Çü.áí.½¼.+-_ 1) data 8 bit 2) signed char ) unsigned char 4) Kode ASCII 1) data 8 bit 2) signed char 3) unsgned char Lebih jelasnya dapat digambarkan sebagai berkut :

10 Beberapa contoh program C yang memperlihatkan berbedaan tipe signed char dan unsigned char. Tercetak : A 65 #include void main() {signed char C = ‘A’; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } Tercetak : A 65 #include void main() { unsigned char C = ‘A’; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } C Karakter = A Nilai desimal = 65 Untuk nilai decimal < 128 signed dan unsigned bernilai numerik sama

11 Tercetak : A 65 #include void main() {signed char C = 65; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } #include void main() { unsigned char C = 65; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } 2. Tercetak : A C Karakter = A Nilai desimal = 65

12 Tercetak : #include void main() {signed char C = 192; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } Tercetak : #include void main() { unsigned char C = 192; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } = = 1’s complement dari 192 bernilai = ’s compl + 1 = 2’s compl. = 2’s complement dari 192 bernilai = 64

13 Tercetak : _ #include void main() {signed char C = 255; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } Tercetak : _ 255 #include void main() { unsigned char C = 255; printf(“%c\n”, C); printf(“%i\n”, C); } = = 1’s complement dari 255 bernilai = ’s compl + 1 = 2’s compl. = 2’s complement dari 255 bernilai = 1

14 5.14 Isi variabel C dicetak dengan format hasil yang tercetak Keterangan char C = ‘A’; atau dengan char C = 65; %c %i atau %d %X %x %li %f A error nilai ASCII karakter A = 65 niliai Hexadecimal karaktaer A = 41 tidak bisa dicetak dengan format floating point Beberapa contoh hasil cetakan data dengan tipe char atau signed char dicetak dengan berbagai macam format

15 5.15 Isi variabel C dicetak dengan format hasil yang tercetak Keterangan char C = ‘AB’; %c %i atau %d %X %x %li %f A error nilai ASCII karakter A = 65 niliai Hexadecimal karaktaer A = 41 tidak bisa dicetak dengan format floating point Bila ditulis 2 karakter, maka yang diambil hanyalah karakter pertama 73

16 5.16 Isi variabel C dicetak dengan format hasil yang tercetak Keterangan char C = 125; %c %i atau %d %X %x %li %f } 125 7D 7d 125 error

17 5.17 Isi variabel C dicetak dengan format hasil yang tercetak Keterangan char C = 255; atau dengan char C = 32767; %c %i atau %d %X %x FFFF ffff Mencetak spasi 1111 = = Untuk %i, %X data dianggap 2 byte yaitu tipe int.

18 Nilai yang akan disimpan Binary digit (bit) nilai yang akan disimpan Diambil 8 bit terakhir karena disimpan dalam tipe char dicetak sebagai Nilai karakter numeric ASCII AÇ___AÇ___

19 #include void main() { int N = 65; printf(“%i”, N); } C #include void main() { int N = 65; cout << N; } C Mengisi dan Mencetak isi Sebuah Variabel Numerik Integer public class Contoh01 { public static void main(String args[]) { int N = 65 System.out.println(N); } Java untuk nilai integer, digunakan format “%i” atau “%d” Pada program C++, nilai variabel integer yang dapat dicetak berada dalam batas : s.d Ketiga program diatas, akan mencetak sebuah nilai 65 dilayar monitor

20 #include void main() { unsigned int N = 65; printf(“%u”, N); } #include void main() { float F = printf(“%f”, F); } #include void main() { long int N = 65; printf(“%li”, N); } #include void main() { double D = 25.75; printf(“%f”, D); } Beberapa Contoh Pencetakan Variabel Numerik khusus pada program C tercetak : 65tercetak : tercetak : 65 tercetak :

21 5.4.1 Mengisi dan Mencetak isi Variabel Numerik Integer pada program C 1. int atau signed int (numerik integer bertanda) xxxx xxxx sign Byte ( 16 bit) 2. unsigned int (numerik integer tanpa tanda) xxxx xxxx Byte ( 16 bit)

22 3. long atau long int atau signed long int xxxx xxxx xxxx xxxx sign : 0 = positip 1 = negatip dalam bentik two’s complement Byte ( 32 bit) 4. unsigned long int xxxx xxxx xxxx xxxx Byte ( 32 bit)

23 Tercetak : A 41 #include void main() {signed int N = 65; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%c\n”, N); printf(‘%X\n”, N); } #include void main() { unsigned int N = 65; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%c\n”, N); printf(“%X\n”, N); } 1. Tercetak : A N Mengisi dan Mencetak isi Variabel Numerik Integer tipe int atau signed int dan unsigned int pada program C Catatan:Hexadecimal dari 65 sebenarnya adalah tapi yang dicetak hanya 4 1

24 Tercetak : A 341 #include void main() {signed int N = 833; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%c\n”, N); printf(‘%X\n”, N); } #include void main() { unsigned int N = 833; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%c\n”, N); printf(“%X\n”, N); } 2. Tercetak : A N Yang dicetak dengan format %c (karakter) hanyalah 8 bit paling kanan atau satu byte yang paling kanan

25 Tercetak : #include void main() {signed int N; N = 32768; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(‘%X\n”, N); } 3. Tercetak : FFFF #include void main() {signed int N; N = 65535; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(‘%X\n”, N); }

26 Nilai yang akan disimpan Binary digit (bit) nilai yang akan disimpan Diambil 32 bit terakhir karena disimpan dalam tipe signed int atau unsinged int Yang tercetak bila dicetak dengan %u %i

27 Mengisi dan Mencetak isi Variabel Numerik Integer tipe long int atau signed long int dan unsigned long int pada program C Batas nilai untuk signed long int adalah : , dan batas nilai untuk unsigned long int adalah : Tercetak : A 41 #include void main() {signed long int N; N = 65; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%li\n”, N); printf(“%lu\n”, N); printf(“%c\n”, N); printf(‘%X\n”, N); } 1.

28 Signed long int N; N = 65; Nilai yang disimpan kedalam N = 65 Binary digit untuk nilai 65 = Disimpan dalam 4 Byte signed long int menjadi : %c %i atau %u atau %X Bila dicetak denganformat %c, (karakter), maka hanya isi satu byte paling kanan yang diambil untuk dicetak. Bila dicetak dengan %i, %d, %u, atau %X maka hanya 2 byte paling kanan yang diambil untuk dicetak. %li atau %lu #include void main() {signed long int N; N = 65; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%li\n”, N); printf(“%lu\n”, N); printf(“%c\n”, N); printf(‘%X\n”, N); }

29 Tercetak : FFFF signed long int N; N = ; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%li\n”, N); printf(“%lu\n”, N); printf(‘%X\n”, N);} : bit = Tersimpan sebagai : F F Yang dicetak dengan: %i %u %X %li %lu

30 Tercetak : signed long int N; N = ; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%li\n”, N); printf(“%lu\n”, N); printf(‘%X\n”, N);} : bit = Tersimpan sebagai : Yang dicetak dengan: %i %u %X %li %lu 3.

31 Tercetak : FFFF signed long int N; N = ; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%li\n”, N); printf(“%lu\n”, N); printf(‘%X\n”, N);} : bit = Tersimpan sebagai : F F Yang dicetak dengan: %i %u %X %li %lu = batas tertinggi nilai unsigned long int

32 Tercetak : 0 signed long int N; N = ; printf(“%i\n”, N); printf(“%u\n”, N); printf(“%li\n”, N); printf(“%lu\n”, N); printf(‘%X\n”, N);} : bit = Tersimpan sebagai : Yang dicetak dengan: %i %u %X %li %lu 5.

33 Mengisi dan Mencetak isi variabel numeric integer, pada program C++ Sama dengan tipe variabel numeric integer pada bahasa C, pada C++, tipe numeric integer adalah : signed int atau cukup ditulis :int unsigned int, signed long int, dan unsigned long int. Batas nilai yang disimpanpun sama yaitu : signed int : dari unsigned int : dari signed long int : dari unsigned long int : dari Perbedaan C++ dengan C, adalah pada C++, hasil yang tercetak tergantung pada tipe variabel dimana data tersebut disimpan. Perhatikan beberapa contoh berikut ini :

34 Mengisi dan Mencetak isi Variabel Numerik Integer tipe int atau signed int dan unsigned int pada program C++ #include void main() { signed int N; N = 65; cout << N; } Tercetak : 65 #include void main() { unsigned int N; N = 65; cout << N; } Tercetak : 65 menggunakan signed int menggunakan unsigned int

35 #include void main() { signed int N; N = 32768; cout << N; } Tercetak : #include void main() { unsigned int N; N = 32768; cout << N; } Tercetak : menggunakan signed int menggunakan unsigned int 2. Batas tertinggi nilia signed int adalah

36 Nilai tertinggi yang dapat disimpan dalam : signed int adalah : dan pada unsigned int adalah Bagaimana bit-bit disimpan dalam 2 Byte memory dapat dilihat pada sub bab #include void main() { signed int N; N = 65535; cout << N; } Tercetak : -1 #include void main() { unsigned int N; N = 65535; cout << N; } Tercetak : menggunakan signed int menggunakan unsigned int

37 Mengisi dan Mencetak isi Variabel Numerik Integer tipe signed long int dan unsigned long int pada program C++ #include void main() { signed long int N; N = ; cout << N; } Tercetak : #include void main() { unsigned long int N; N = ; cout << N; } Tercetak : menggunakan signed long int menggunakan unsigned long int

38 #include void main() { signed long int N; N = ; cout << N; } Tercetak : -1 #include void main() { unsigned long int N; N = ; cout << N; } Tercetak : menggunakan signed long int menggunakan unsigned long int 2. Nilai tertinggi yang dapat disimpan dalam : signed long int adalah : dan pada unsigned long int adalah : Bagaimana bit-bit disimpan dalam 4 Byte memory dapat dilihat pada sub bab

39 5.5. Mengisi dan Mencetak isi Variabel Numerik Floating Point float dan double Data floating point dalam Bahasa C dan C++, dibagi 2 macam yaitu : 1. Tipe float : 4 Byte memory Menampung nilai : 3.4E E38 baik positip maupun negatip 2. Tipe double : a. double : b. long double : 8 Byte memory Menampung Nilai :1.7E E308 baik positip nmaupun negatip 10 Byte memory Menempung nilai : 3.4E E4932 baik positip maupun negatip

40 Contoh penggunaan : #include void main() { float F = 27.5; printf(“%f”, F); } C #include void main() { float F = 27.5; cout << F; } C++ Tercetak : Tercetak : 27.5 #include void main() { double D = 27.5; printf(“%f”, D); } C #include void main() { double D = 27.5; cout << D; } C++ Tercetak : Tercetak : 27.5 Format hasil cetakan yang lebih rinci dapat dilihat pada Bab 4, mencetak nilai konstanta floating point

41 Soal Latihan Mandiri I. Pemahaman Mengenai Pemilihan Tipe Data. 1. Sebutkan bermacam-macam tipe data standard yang termasuk dalam tipe integer, serta sebutkan jumlah byte yang diperlukan, dan jangkauan (rentang) nilai yang dapat ditampung oleh masing-masing tipe data tersebut. 2. Sebutkan format untuk mencetak nilai integer. 3. Sebutkan jumlah byte yang diperlukan untuk menyimpan data tipe float (floating point) serta rentang nilai yang dapat ditampung oleh tipe tersebut. Sebutkan format untuk mencetak nilai untuk tipe data float 4. Sebutkan format untuk mencetak nilai untuk tipe data float

42 Untuk menyimpan data Gaji Pegawai, pilih salah satu tipe data berikut ini yang sebaiknya digunakan : 1) int 2) long int 3) float dan berikan alasan memilih tipe data tersebut 6. Untuk menyimpan jumlah penduduk di Indonesia, pilih salah satu tipe data berikut iniyangsebaiknya digunakan : 1) int 2) long int 3) float dan berikan alasan memilih tipe data tersebut. 7. Untuk menghitung jumlah huruf yang digunakan untuk memberi nama seseorang, pilih salah satu tipe data berikut ini yang sebaiknya digunakan : 1) char 2) int 3) long int dan berikan alasan memilih tipe data tersebut.

43 Gambarkan bit-bit isi variabel A, yang dibuat dan diisi dengan instruksi sebagai berikut : a. int A; A = 25; II. Pemahaman mengenai nilai yang tersimpan dalam sebuah tipe data tertentu. b. int A; A = -97; c. char A; A = ‘C’; d. char A; A = 175; a b Berapa nilai numeric isi variabel A yang dibuat dengan int A, bila komposisi bit bit isi variabel tersebut digambarkan sebagai berikut :

44 a. printf(“%c”, A); 3. Variabel A yang dibuat dengan char A; komposisi bit-bit isi variabel tersedut digambarkan sebagai berikut : Apa yang tercetak bila dicetak dengan instruksi : b. printf(“%i”, A); c. printf(“%X”, A);d. printf(“%o”, A);

45 a. printf(“%c”, A); 4. Variabel A yang dibuat dengan char A; komposisi bit-bit isi variabel tersedut digambarkan sebagai berikut : Apa yang tercetak bila dicetak dengan instruksi : b. printf(“%i”, A); c. printf(“%X”, A);d. printf(“%o”, A);

46 Bersambung ke Bab-6 halaman 89


Download ppt "5.1 67. 5.2 5.1. Menyiapkan dan Mengisi Variabel (Assignment Statement). #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; printf(“ % i”, T);"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google