Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AKUNTANSI MODAL BANK 4/20/20151LILI SYAFITRI D-7134.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AKUNTANSI MODAL BANK 4/20/20151LILI SYAFITRI D-7134."— Transcript presentasi:

1 AKUNTANSI MODAL BANK 4/20/20151LILI SYAFITRI D-7134

2 Pengertian  Modal bank adalah dana yg diinvestasikan oleh pemilik dalam rangka pendirian badan usaha yg dimaksudkan untuk membiayai kegiatan usaha bank disamping untuk memenuhi regulasi yg ditetapkan oleh otoritas moneter.  Menurut Peraturan BI No.9/16/PBI/2007 mengenai modal inti Minimum bank umum bahwa wajib memenhi jumlah modal inti paling kurang Rp.100 milyar tgl 31 Desember 2010. 4/20/20152LILI SYAFITRI D-7134

3  Sedangkan untuk BPR :  1. Rp.5 milyar BPR didirikan di DKI.  2.Rp. 2 milyar BPR didirikan ibukota provinsi di P. Jawa & Bali  3. Rp. 1 milyar BPR didirikan di ibukota provinsi di luar P. Jawa & Bali, dan wilyah P. Jawa & Bali diluar no.2.  4. Rp.500 juta BPR didirikan diluar no.1, 2 dan 3. 4/20/20153LILI SYAFITRI D-7134

4 Klasifikasi Modal Bank Modal Inti : Modal inti yaitu modal yg telah disetor secara efektif oleh pemiliknya. Modal sumbangan; modal yg diperoleh kembali dr sumbangan saham (modal donasi) Cadangan umum; cadangan yg dibentuk dr cadangan laba ditahan atau laba bersih setelah pajak. Cadangan tujuan, bagian laba yg dikurangi pajak yg disisihkan untuk tujuan tertentu. Laba ditahan; saldo laba bersih yg telah dikurangi pajak. Laba tahun lalu; laba2 tahun lalu setelah dikurang pajak. Laba tahun berjalan; setelah dikurangi taksiran hutang pajak (hanya 50%). 4/20/20154LILI SYAFITRI D-7134

5 Pencatatan modal saham sebesar harga nominal. Agio saham; bila ada selisih harga jual saham diatas nilai nominal. Disagio saham; bila ada selisih harga jual saham dibawah nilai nominal. Agio saham akan diamortisasi setiap akhir periode, dan Disagio saham akan diakumulasi setiap akhir periode. Harga saham atau nilai modal disetor (paid in capital) adalah total yg harus dibayar pemegang saham kpd bank emiten untuk ditukar dg saham. 4/20/20155LILI SYAFITRI D-7134

6  Tgl 2 januari 2012 telah diterima setoran awal dana dari bank Ampera untuk modal berupa uang tunai sebesar Rp.500 juta, tanah senilai Rp.600 juta, kendaraan baru Rp.200 juta, inventaris kantor Rp.200 juta. Jumlah setoran ini dicatat dalam bentuk sham biasa 150.000 lembar, dengan nilai nominal Rp.10.000,- / lembar, kurs 103%.  Tgl 10 Januari 2012 dijual tunai saham biasa 10.000 lembar dgn nominal Rp.5.000,- kurs 97%. 4/20/20156LILI SYAFITRI D-7134

7 TglRekeningDebitKredit 2/1Kas545.000.000 Tanah600.000.000 Kendaraan20.000.000 Inventaris kantor200.000.000 Modal disetor-saham biasa1.500.000.0 00 Agio saham biasa45.000.000 10/ 1 Kas48.500.000 Disagio saham1.500.000 Modal disetor-saham biasa50.000.000 4/20/20157LILI SYAFITRI D-7134

8 Contoh pemesanan saham 1.Tgl 15 Maret 2012 Bank Mitra Palembang menerima pesanan saham 100.000 lembar saham biasa dri PT. Musi dg kurs 102. Harga nominal per lembar saham Rp.10.000,-, uang muka pesanan saham diterima 60% tunai. 2.Tgl 31 Maret 2012 pesanan saham dilunasi secara tunai. 4/20/20158LILI SYAFITRI D-7134

9 15/ 3 Kas612.000.000 Piutang – PT. Musi408.000.000 Modal saham dipesan1.000.000.0 00 Agio saham20.000.000 31/ 3 Kas408000000 Modal saham dipesan1000000000 Piutang – PT. Musi408000000 Modal disetor – saham biasa 1000000000 4/20/20159LILI SYAFITRI D-7134

10 Misal, pesanan saham tidak dilunasi PT. Musi, dan bank harus mengembalikan 80% dari setoran. 31/3Agio saham20.000.000 Modal saham yg dipesan1.000.000.0 00 Piutang – PT. Musi408.000.00 0 Kas489.600.00 0 Pendapatan lain-lain122.400.00 0 4/20/201510LILI SYAFITRI D-7134

11 Pembelian Kembali Saham  Saham yg dibeli kembali dari peredaran disebut Saham treasuri Tujuan pembelian kembali saham :  -mempertahankan struktur kepemilikan modal  -menghindari hostile takeover  -memenuhi tuntutan regulasi 4/20/201511LILI SYAFITRI D-7134

12  Perlakuan akuntansi atas saham treasuri ada 2 :  1. Dicatat sebagai harga perolehan  2. dicatat sebesar harga nominal  Selisih harga jual dg harga perolehannya tidak diakui sebagai laba atau rugi.  Penyajiannya di neraca dikurangkan dari modal saham. 4/20/201512LILI SYAFITRI D-7134

13 Contoh : 1.Tanggal 1 maret 2012 bank ABC melakukan emisi saham biasa 100.000 lbr, nominal Rp.5.000,-, kurs 106. 2.Tanggal 31 Maret 2012 Bank ABC membeli kembali 10.000 sahamnya dengan kurs 103. 3.Tanggal 30 April 2012 Bank ABC menjual kembali saham treasuri sebanyak 10.000 lbr dgn kus 104 4.Tanggal 1 Mei 2012 Bank ABC menjual kembali 10.000 lbr saham treasuri dengan kurs 96. 4/20/201513LILI SYAFITRI D-7134

14 Metode harga perolehan TglrekeningDebitkredit 1/3Kas530000000 Modal saham500000000 Agio saham30000000 31/3Saham treasuri51500000 Kas51500000 30/4Kas52000000 Saham treasuri51500000 Tambahan modal –shm treasuri 500.000 1/5Kas (96%*50 juta)48000000 Pengurangan Modal-saham Treasuri 3500000 Saham treasuri51500000 4/20/201514LILI SYAFITRI D-7134


Download ppt "AKUNTANSI MODAL BANK 4/20/20151LILI SYAFITRI D-7134."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google