Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 1 Software Testing dan Quality Assurance Pendahuluan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 1 Software Testing dan Quality Assurance Pendahuluan."— Transcript presentasi:

1 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 1 Software Testing dan Quality Assurance Pendahuluan dan Konsep dasar Materi Pertemuan 3

2 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 2 Sub Pokok Bahasan Revolusi dari Kualitas Kualitas Perangkat Lunak Peran Pengujian Verifikasi dan Validasi Tujuan dari pengujian Apa yang dimaksud dengan Test Case? Hasil yang diharapkan Konsep pengujian yang sempurna Kegiatan pengujian Level Pengujian Pengujian Black Box dan White Box Perencanaan dan perancangan pengujian Pemantauan dan Pengukuran Pelaksanaan pengujian Organisasi dan manajemen tim pengujian

3 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 3 Revolusi dari Kualitas Dimulai di Jepang, oleh Deming, Juran, dan Ishikawa pada tahun 1940 Pada tahun 1950, Demin memperkenalkan quality control dalam bentuk statistik (Statistical Quality Control) kepada Insinyur-insinyur yg ada di Jepang Statistical quality control (SQC) adalah sebuah bidang disiplin ilmu berdasarkan pengukuran dan statistik –Metode SQC menggunakan tujuh tools manajemen kualitas, yaitu : Pareto analysis, Trend Chart, Flow chart, Histogram, Scatter diagram, Control chart, Cause and effect diagram “Lean principle” (Prinsip Penyederhanaan ) dikembangkan oleh Taiichi Ohno dari Toyota “Sebuah pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan melalui perbaikan terus-menerus, menarik produk yang telah beredar di pasaran dengan tujuan untuk mendapatkan kesempurnaan”

4 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 4 Revolusi dari Kualitas Pada 1954, Juran mengubah istilah SQC menjadi TQC (Total Quality Control) elemen Utama dari TQC: –Kualitas harus diutamakan, karena bukan merupakan keuntungan jangka pendek –Utamakan Pelanggan, bukan produsen –Keputusan diambil berdasarkan fakta dan data –Manajemen berpartisipasi dan menghargai semua karyawan –Management is driven by cross-functional committees sebuah metodologi yang inovatif diciptakan oleh Ishikawa, yang kemudian disebut Diagram sebab akibat Gambar 1.2: Ishikawa diagram

5 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 5 Revolusi dari Kualitas National Broadcasting Corporation (NBC) dari Amerika Serikat menyiarkan sebuah acara yang berisi : “If Japan Can... Why Can’t We?” pada 24 Juni 1980 para pemimpin di AS mulai menekankan pada kualitas Pada 1987 diperkenalkanlah Malcolm Baldrige National Quality Award di Amerika Serikat hampir sama dengan penghargaan Deming yang ada di jepang Di Baldrige National Award kualitas dikatakan sebagai: sesuatu yang ditentukan oleh pelanggan Di Deming prize, Kualitas dikatakan sebagai: sesuatu yang ditentukan oleh produsen dengan penyesuaian terhadap spesifikasi yang dibutuhkan oleh pelanggan.

6 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 6 Kualitas Software Lima sudut Pandang tentang kualitas software: –Kerumit –user –Produksi –Produk –berdasarkan nilai Kualitas Perangkat Lunak dalam hal faktor kualitas dan kriteria – faktor kualitas adalah karakter dari sebuah sistem Contoh : ketepatan, kehandalan, efisiensi, dan testability –Kriteria kualitas adalah bagian dari faktor kualitas yang berkaitan dalam pengembangan software n attribute of software architecture Model pengukuran kualitas a.l : –contoh: ISO 9126, CMM, TPI, and TMM

7 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 7 Peranan Pengujian penilaian kualitas software dibagi menjadi dua kategori: – Analisis Statis Menguji coding dan penyebab dari semua kejadian yang mungkin akan muncul apabila software dijalankan –contoh: review coding, dan analisis algoritma –Analisis Dinamis Eksekusi program untuk mengetahui kemungkinan kegagalan program Mengamati pola kerja program dan menyimpulkan mengenai kualitas dari program Analisis statis dan dinamis saling melengkapi satu sama lain kedua pendekatan ada baiknya dilakukan untuk mendapatkan hasil pengujian maksimal

8 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 8 Verifikasi dan Validasi Verifikasi –Evaluasi dari perangkat lunak yang membantu dalam menentukan apakah produk yang dikembangkan memenuhi kebutuhan yang ditetapkan sebelum pembuatan perangkat lunak dimulai Membuat software dengan tepat Validasi –Evaluasi perangkat lunak yang membantu dalam menentukan apakah produk memenuhi kegunaan yang diinginkan Membuat software yang tepat

9 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 9 Tujuan Pengujian Memastikan software bekerja dengan benar Memperbaiki kekurangan software Mengurangi resiko kegagalan Mengurangi biaya pengujian

10 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 10 Apa yang dimaksud dengan Test Case? Test Case adalah sepasang istilah sederhana, yaitu Test cases adalah sesuatu yg sederhana, dimana : haislnya hanya bergantung pada input yang diberikan Contoh : ATM ATM example: , 

11 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 11 Hasil yang diharapkan Hasil dari eksekusi program dapat berupa: –Nilai yang dihasilkan – perubahan kondisi –Sekumpulan nilai-nilai yang harus diintegrasikan untuk mendapatkan hasil yang valid Sebuah mekanisme untuk memverifikasi kebenaran output dr program disebut sebagai test oracle : –Menuliskan hasil yang diharapkan terhadap tes input –Membandingkan hasil keluaran yang seharusnya dengan hasil eksekusi

12 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 12 Konsep pengujian yang sempurna Pengujian yang sempurna atau lengkap artinya : “Tidak ada kesalahan sama sekali sekecil apapun di akhir pengujian dilakukan” Pengujian yang sempurna hampir sangat tidak mungkin untuk dilakukan bagi kebanyakan sistem, karena : –Kemungkinan domain input yang akan dimasukkan pada sebuah program terlalu besar, meliputi : Input valid Input Invalid –Rancangan program aplikasi terlalu rumit untuk diuji secara keseluruhan tanpa celah –Tidak memungkinkan untuk melaksanakan eksekusi pada keseluruhan sistem yang ada pada software

13 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 13 Aktivitas Pengujian Identifikasi tujuan dari pengujian yang akan dilakukan Memilih input Menghitung / mengolah hasil yang diharapkan Mengatur lingkup eksekusi program Mengeksekusi Program Menganalisis hasil pengujian Gambar 1.6: Berbagai Aktivitas dalam proses pengujian

14 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 14 Testing Level Test case tidak dirancang sebelumnya Pengujian yang dipilih, diprioritaskan, dan dilaksanakan Untuk memastikan bahwak tidak ada kerusakan pada versi baru dari software Gambar Pengujian regresi pada tingkat pengujian perangkat lunak yang berbeda

15 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 15 Pengujian White-box dan Black-box Pengujain White-box disebut juga sebagai pengujian terstruktur Memeriksa coding program dengan memfokuskan pada: –Pengendalian aliran –Aliran data Testing yang dilakukan terhadap prosedur-prosedur yang ada pada program, lintasan logika yang dilalui oleh setiap bagian prosedur yang ditest dengan memberikan kondisi/pengulangan Black-boxdisebut juga pengujian fungsi memeriksa program dari tampilan luar Dilakukan pada tingkat antarmuka eksternal Testing yg dilakukan untuk antarmuka program, testing ini untuk memperlihatkan bahwa fungsi- fungsi bekerja dgn baik, dalam arti masukan yg diterima dgn benar dan keluaran yg dihasilkan benar-benar tepat, integrasi dari eksternal data berjalan dgn baik

16 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 16 Perencanaan dan perancangan Pengujian Bertujuan untuk mempersiapkan dan menyusun langkah kegiatan pengujian Rencana Pengujian menyediakan: –Kerangka (Framework) Sekumpulan ide, fakta, atau kondisi yang akan dialkukan dalam pengujian –Cakupan Pengujian (Scope) Domain atau cakupan kegiatan pengujian –Rincian sumber daya yang dibutuhkan –Langkah-langkah yang dibutuhkan –Jadwal kegiatan –Budget

17 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 17 Pemantauan dan Pengukuran Pelaksanaan pengujian Matriks pelaksanaan kegiatan monitoring Matriks untuk kekurangan yang terjadi pada monitoring Matriks efektivitas test case –Mengukur “kemampuan dalam mengungkap kecacatan program” dari pengujian yang dilakukan –Menggunakan matriks untuk meningkatkan proses perancangan test case Matriks efektifitas upaya pengujian –Jumlah cacat yang ditemukan oleh user, yang tidak ditemukan oleh tester program

18 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 18 Organisasi dan manajemen tim pengujian Mempekerjakan dan mempertahankan staf adalah tugas yang menantang Wawancara adalah mekanisme utama untuk mengevaluasi pelamar Wawancara adalah keterampilan yang meningkatkan dengan praktek Untuk mempertahankan organisasi pengujian, maka harus diakui pentingnya upaya pengujian setara dengan upaya pengembangan Figure 16.1: Structure of test groups

19 Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy END OF SLIDE 19


Download ppt "Software Testing and QA Theory and Practice (Chapter 1: Basic Concepts and Preliminaries) © Naik & Tripathy 1 Software Testing dan Quality Assurance Pendahuluan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google