Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PTRM - PTRB Ratna Mardiati. 2 Riwayat Penggunaan Heroin Perang Dunia Anti nyeri Heroin Kemudian diatur dalam perundang-undangan setiap negara mengingat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PTRM - PTRB Ratna Mardiati. 2 Riwayat Penggunaan Heroin Perang Dunia Anti nyeri Heroin Kemudian diatur dalam perundang-undangan setiap negara mengingat."— Transcript presentasi:

1 PTRM - PTRB Ratna Mardiati

2 2 Riwayat Penggunaan Heroin Perang Dunia Anti nyeri Heroin Kemudian diatur dalam perundang-undangan setiap negara mengingat sifat adiksinya, dan ditemukan obat anti nyeri lainnya.

3 3 Kementrian Kesehatan “Metadon adalah terapi yang paling efektif untuk adiksi heroin.”(penelitian RSKO-RS Sanglah, Riza Sarasvita dkk)

4 4 Metadon Opiat sintetis dengan waktu paruh jam PTRM pertama digunakan oleh Dole and Nyswander pada 1960 sebagai metode detoks bagi pengguna heroin dan rumatan

5 5 Metadon Dosis efektif: mg rentang: 5mg - >500 panduan dosis respons klinis Rettig, Leavitt 80-90% yang berhenti PTRM akan kembali menggunakan heroin, maka butuh terpi jangka panjang Ball, Magura

6 6 Metadon Aman bagi kehamilan Kandall Tidak diketahui efek merugikan jangka panjang Novick PTRM harus diiringi konseling

7 7 Keuntungan Metadon Mengurangi pemakaian sampai menghentikan Heroin Pencegahan HIV Menurunkan angka bunuh diri (4x) Menurunkan overdosis letal (4x) Capelhorn Mengurangi pekerjaan terkait seks Bellis Menurunkan kriminalitas Hubbard, Appel

8 8 PTRM Mengurangi Pemakaian Heroin Dengan dosis yang tepat, pada akhirnya seluruh pengguna heroin akan berhenti memakai heroin Pada dosis yang lebih rendah akan mengurangi penggunaan heroin Ball 1991

9 9 Pencegahan HIV Pasien PTRM berkurang risikonya menjadi HIV positif 3- 6x dibanding pengguna heroin yang tidak diterapi Metzger, Drucker, Gibson, Hartel

10 10 Mengurangi Serokonversi HIV: Studi prospektif Membandingkan pengguna opiat yang keluar dan masuk PTRM Mereka yang keluar dilaporkan berperilaku berisiko HIV Dalam terapi: 3.5% seroconversi, Di luar: 22% seroconversi Metzger

11 11 Meningkatkan Keluaran HIV Pengguna heroin dengan HIV positif yang mengikuti PTRM dirawat lebih jarang dan hidup lebih lama dibanding rekan yang tidak mengikuti PTRM Weber, Newschaffer, Laine

12 12 Permasalahan Peresepan Metadon

13 13 Pengaturan Berlebih Hanya tersedia di klinik metadon : RS, Puskesmas- wilayah tertentu Membutuhkan kehadiran tiap hari Tersedia untuk tempat tertentu karena kesediaan SDM terapis terbatas

14 14 Dosis Rendah (Under Dosing) Studi pada 1995 menemukan rata-rata dosis kurang dari 60 mg Dengan penggunaan ARV dosis tinggi 2/3 klinik membatasi dosis mg D”Aunno

15 15 Penghentian Terlalu Cepat Studi 1995 menunjukkan kebanyakan klinik menganjurkan detoks setelah hanya 1 tahun terapi Relaps bisa mematikan- Zanis menemukan 8.2% mortalitas di antara 110 pasien yang menghentikan PTRM, tapi hanya 1,2% di antara 397 yang mengikuti terapi.

16 16 Kesalahpahaman Tentang Metadon Pasien sering percaya bahwa metadon menyebabkan kerusakan tulang dan liver Dokter memiliki jkonsep keliru tentang manajemen nyeri pada pasien PTRM. PTRM menyebabkan penggunaan kokain.

17 17 Peran Penyedia Layanan Primer Di Indonesia dimulai tahun 2003 melalui sektor pemerintah Mengedukasi pasien PTRM dan keluarganya Memahami isu medis seperti interaksi obat Bekerja sama dengan klinik untuk menyediakan layanan terbaik bagi pasien

18 18 Interaksi Obat Obat yang menurunkan kadar Metadon dalam darah Phenobarbital Carbamazepin (Tegretol) Phenytoin (Dilantin )** Ritonavir (Norvir) ** Efeknya adalah kemungkinan kenaikan dosis metadon (sampai dosis besar) Nevirapine (Viraimmune)** Rifampin** Efavirenz (Sustiva)** Abacavir ( Ziagen) ethanol (chronic use)

19 19 Interaksi Obat Obat yang dapat meningkatkan kadar Metadon dalam darah Amitriptyline (Elavil) Cimetidine (Tagamet) Diazepam (Valium) Ethanol ( acute use) Ketoconazole (Nizoral) Zidovudine (AZT) levels may be increased by Metadon. KONTRAINDIKASI Pentazocine (Talwin), Tramadol (Ultram)

20 20 Buprenorphine Buprenorphine: Terapi farmakoterapi yang menjanjikan untuk terapi ketergantungan opioid. Masuk dalam layanan yang diawasi Pengambilan obat di apotik tertentu Dokter pembuat resep dilatih oleh profesi Masuk Indonesia tahun 2003, melalui jalur swasta

21 Efek Samping Mengantuk Muntah Mual Sembelit Gatal dan berkeringat Perubahan mood

22 22 Perbandingan Metadon dan Buprenorphine Tipe agonis ▫ Full agonis ▫ Agonis parsial pada reseptor m-opioid dan agonis lemah pada k-receptor Bentuk obat ▫ tablet, cair (Indonesia cair) ▫ Bentuk parenteral dan tablet sublingual (indonesia tablet SL) Dosis ▫ mg, oral ▫ mg, sublingual Frekuensi pemberian ▫ harian ▫ Harian – 3x/minggu Potensi penyalahgunaan ▫ Studi menunjukkan ketidakefektifan supresi pada penggunaan sendiri ▫ Dosis efektif mencapai plateu, dosis tinggi meningkatkan presipitasi withdrawal Withdrawal ▫ Perlambatan disosiasi kinetik dari reseptor membuat withdrawal yang lebih ringan dibanding Metadon

23 Terapi Kombinasi: Buprenorphine dan Naltrexone Transfer langsung dari buprenorphine ke naltrexone tanpa detoksifikasi Produk kombinasi Buprenorphine STOP USE Naltrexone

24 24 Filosofi terapi Adiksi Situasi Saat Ini… ▫ Ideologi abstinensia ▫ Kecurigaan terhadap terapi medis Yang bisa dilakukan… ▫ Memberi informasi Hasilnya… ▫ Pergeseran terapi dari ideologi menjadi berdasar ilmu pengetahuan ▫ Terapi farmakologis dalam konteks sosial dan politis.

25 Kesimpulan Heroin dan Metadon sangak adiktif Buprenorphine dan naltrexone diketahui tidak terlalu adiktif Terapi harus selalun disertai psikoterapi untuk perubahan perilaku kearah perilaku sehat Pengawasan dilakukan oleh pemerintah dan profesi Pendekatan kesehatan adiksi opioid/penyakit OTAK KRONIS kambuhan

26 Referensi Journals Bickel, W.K. and Ammasm L Buprenorphine treatment of opioid dependence: A review. Experimental and Clinical Psychopharmacology, 3: Cherubin, C.E.; Sapira, J.D The medical complications of drug addiction and the medical assessment of the intravenous drug user: 25 years later. Annals of Internal Medicine, 119: Chiang, C.N., and Hawks, R.L Pharmacokinetics of the combination tablet of buprenorphine and naloxone. Drug and Alcohol Dependence, 70: S39-S47. Johnson, R.E., Strain, E.C., and Ammas, L Buprenorphine: how to use it right. Drug and Alcohol Dependence, 70: S59-S77. Ling, W., and Wesson, D.R Clinical efficacy of buprenorphine: comparisons to Metadon and placebo. Drug and Alcohol Dependence, 70: S49-S57. Ling, W. and Smith, D Buprenorphine: blending practice and research. Journal of Substance Abuse Treatment, 23: Mather, L.E Opioid pharmacokinetics in relation to their effects. Anaesth Intensive Care, 1: O’Conner, P.G.; Fiellin, D.A Pharmacologic Treatment of Heroin-Dependent Patients. Annals of Internal Medicine, 133: Zhi-Min, L., Xian-Xiang, L., Yue, M., Ping, O., and Xin, A Evaluation on drug dependence of buprenorphine. Acta Pharmacol Sin, 24: Websites Books Blain, Jack, D., ed. Bruprenorphine: An Alternative Treatment for Opioid Dependence. Rockville, MD: US Department of Health and Human Services, 1992.


Download ppt "PTRM - PTRB Ratna Mardiati. 2 Riwayat Penggunaan Heroin Perang Dunia Anti nyeri Heroin Kemudian diatur dalam perundang-undangan setiap negara mengingat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google