Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs."— Transcript presentasi:

1 Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

2  Array pada Java adalah objek yang dapat digunakan untuk menyimpan data-data dengan tipe yang sama.  Tipe dari data yang disimpan pada array dapat berupa tipe data primitive atau objek dari kelas tertentu.

3  Array dapat diibaratkan sebagai sebuah gedung yang memiliki beberapa ruangan dengan bentuk dan ukuran yang sama.

4 Cara mendeklarasikan array:  tipe_data nama_array[]; atau  tipe_data[] nama_array; Contoh: int nim[]; int[] nim;

5  Cara mengalokasikan ukuran array: Contoh: int[] daftarSiswa = new int[100]; char[] huruf = new char[92]; int[][] matriks = new int[3][3];

6  Cara memberikan nilai pada array: Contoh: int[] nim = new int[3]; nim[0]=1; nim[1]=2; nim[2]=3;

7

8

9  Indeks array yang alamatnya terdiri dari x dan y atau x, y, dan z, atau lebih dari 3.

10

11

12  Collection digunakan untuk menyimpan, mengambil, dan memanipulasi data.  Salah satu collection paling sederhana adalah Array. Namun dalam Collection Framework, Java menawarkan berbagai bentuk lain dari Collection.

13  Karena Collection adalah interface, maka harus dibuat class yang mengimplementasikannya.  Dalam Java API, sudah tersedia beberapa class yang sangat berguna untuk memanage object-object dalam Collection, sesuai sifat dan kebutuhannya.

14  Mengurangi effort dalam membuat program, karena sudah tersedia struktur data dan algoritma tanpa harus menulis sendiri.  Meningkatkan performa, karena setiap implementasi dapat berfungsi maksimal sesuai kasus yang ada.  Dapat dikembangkan dan fleksibel terhadap tipe object yang ada dalam Collection.

15  Semua class yang berhunbungan dengan Collection tergabung dalam Java Collection Framework dan terdapat dalam package java.util  punya 2 interface utama : Collection dan Map.

16  Pada dasarnya ada 3 Interface yang digunakan, yaitu Set, List, dan Map.  Kemudian ada 5 implementasi dasar yang digunakan pula, yaitu Hash Table, Resizable Array, Balanced Tree, Linked List, dan Hash Table + Linked List.

17

18  Berdasarkan teknik pengelompokkannya terbagi menjadi 3 : Set, List, dan Queue.

19  Set Merupakan cara pengelompokkan mengikuti model himpunan  setiap anggotanya harus unik.  List Merupakan pengelompokkan berdasarkan urutan seperti array. Isi list tidak harus unik. Contoh class List : Vector, Stack, linkedList & ArrayList.  Queue Merupakan pengelompokkan berdasarkan aturan FIFO. Contoh class : PriorityQueue & LinkedList.

20  Untuk menambahkan isi dari Map memerlukan sepasang objek, satu sebagai key satu lagi nilai yang akan disimpan.  Map juga dikenal sebagai Dictionary : sifatnya mirip dengan kamus.  Contoh class Map : HashTable, TreeMap, HashMap, LinkedHashmap.

21

22  Vector merupakan suatu bentuk array dinamis, sehingga kita tidak perlu mengubah ukuran array saat melakukan penambahan pada array yang sudah penuh.  Perbedaan vector dengan array adalah pengaksesan elemen pada vector tidak bisa dilakukan secara langsung, tetapi harus menggunakan setter dan getter.  Untuk menggunakan vector kita harus melakukan  import java.util.Vector;

23  Mendeklarasikan vector caranya:  Vector namaVector = new Vector ();  Contoh: Vector vec = new Vector ();

24  Contoh: misal nama vector-nya ‘vec’  vec.size() adalah fungsi untuk mengembalikan jumlah elemen di dalam vektor.  vec.addElement(obj) akan menambahkan Object obj di akhir vektor.  vec.removeElement(obj) menghapus obj dari dalam vektor, kalau ada. Hanya objek pertama yang ditemui akan dihapus.

25  vec.removeElementAt(N) menghapus elemen ke-N. N harus berada pada rentang 0 hingga vec.size() - 1.  vec.setSize(N) akan mengubah ukuran vektor menjadi N. Jika di dalam vektor terdapat elemen yang jumlahnya lebih banyak dari N, maka elemen lainnya akan dihapus.  vec.setElementAt(Object, index) akan mengubah elemen pada index yang diset dengan nilai baru

26

27  ArrayList digunakan untuk membuat array yang ukurannya dinamis. Berbeda dengan array biasa yang ukurannya harus ditentukan di awal deklarasi array, dengan ArrayList, ukurannya akan fleksibel tergantung banyaknya elemen yang dimasukkan.

28

29  Kelebihan lain collection framework ini adalah kemampuannya untuk membuat perulangan dirinya sendiri, sebab Collection framework mengimplementasikan interface Iterable. Sehingga untuk membuat perulangan “for” sebenarnya cukup dengan:

30  Stack merupakan sebuah collection sederhana yang menerapkan aturan LIFO (Last in First out). Artinya, elemen yang masuk terakhir akan dikeluarkan terlebih dahulu.  Meskipun terdapat method add, get, dan remove karena Stack tetap inherit ke interface collection, namun method yang umum dipakai dalam Stack adalah push() untuk memasukkan elemen, pop() untuk mengeluarkan elemen, empy() untuk mengecek apakah stack kosong, dan peek() untuk melihat elemen teratas. Semua dilakukan sesuai urutan LIFO.

31

32  Linked List adalah salah satu bentuk struktur data, berisi kumpulan data (node) yang tersusun secara sekuensial, saling sambung-menyambung dan dinamis. Linked List sering disebut juga Senarai Berantai.

33 public class SenaraiBerkaitTunggal { private static LinkedList l; public static void main(String[] args) { System.out.println("Program dengan LINKEDLIST default Java."); l = new LinkedList (); Integer j = null; int i; System.out.println("starting..."); for (i = 0; i < 5; i++) { j = new Integer((int) (Math.random() * 100)); l.addFirst(j); System.out.println("add : " + j); }

34 for (; i < 10; i++) { j = new Integer((int) (Math.random() * 100)); l.addLast(j); System.out.println("addLast : " + j); } for (i = 0; i < l.size(); i++) { System.out.println("get " + i + " : " + l.get(i)); } for (i = 0; i < 5; i++) { System.out.println("remove : " + ((Integer) l.remove())); } while (!l.isEmpty()) { System.out.println("removeLast : " + ((Integer) l.removeLast())); }

35  addFirst(E), menambahkan elemen di depan list  addLast(E), menambahkan elemen di akhir list  get(int), mendapatkan list berdasarkan indeks  remove(), menghapus head/elemen pertama pada list  removeLast(), menghapus elemen terakhir pada list

36  Implementasi ketiga adalah dari Interface Map. Map berfungsi sebagai collection yang memetakan setiap value dengan key tertentu. Jika mencoba menambahkan elemen dengan key yang sama, maka elemen sebelumnya pada key tersebut akan ditindih sehingga hilang.  Deklarasi HashMaps juga harus diikuti nama class yang akan menjadi key dan value-nya.

37


Download ppt "Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google