Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Program Studi Sistem Informasi STMIK Global Informatika MDP Pertemuan 2 Review Analisis Sistem.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Program Studi Sistem Informasi STMIK Global Informatika MDP Pertemuan 2 Review Analisis Sistem."— Transcript presentasi:

1 Program Studi Sistem Informasi STMIK Global Informatika MDP Pertemuan 2 Review Analisis Sistem

2 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Materi Analisis Permasalahan – Definisi dan konsep analisis sistem – Tujuan Analisis Sistem – Hal yang perlu diprhatikan – Langkah-langkah analisis sistem – Tools yang digunakan Analisis Kebutuhan – Apa itu kebutuhan – Kebutuhan fungsional – Kebutuhan non fungsional – Penggunaan diagram use case dalam menganalisis kebutuhan

3 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Definisi Analisis Sistem Penguraian dari suatu Sistem Informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya

4 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis sistem Tahap analisis merupakan tahap yang paling kritis dan sangat penting, karena kesalahan di tahapan ini akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya Hasil dari analisis sistem adalah: laporan yang dapat menggambarkan sistem yang telah dipelajari dan diketahui bentuk permasalahannya serta rancangan sistem baru yag akan dibuat atau dikembangakan.

5 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Tujuan Analisis Sistem Memberikan pelayanan kebutuhan informasi kepada fungsi manajerial di dalam pengendalian pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan Membantu para pemngambil keputusan Mengevaluasi sistem yang telah ada Merumuskan tujuan yang ingin dicapai berupa pengolahan data maupun pembuatan laporan baru Menyusun suatu tahap rencana pengembangan sistem

6 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Sistem Tugas utama dari menganalisis sistem meliputi: – Menentukan lingkup sistem – Mengumpulkan fakta – Menganalisis fakta – Mengkomunikasikan temuan-temuan tersebut melalui laporan analisis sistem Fakta merupakan bagian dari informasi yang menunjukkan realita, situasi dan relasi yang menjamin analisis dan pemodelan.

7 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Sistem Yang perlu diperhatikan dalam melakukan analisis, adalah: – Mempelajari permasalahan yang ada secara terinci – Menentukan pendekatan yang akan digunakan dalam memecahkan masalah – Membuat suatu pertimbangan apakah perlu atau tidak menggunakan cara komputerisasi

8 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Sistem 1.Langkah-langkah dalam melakukan analisis, yaitu: 1.Mengidentifikasi masalah – Mengidentifikasi penyebab masalah 2.Analisis sistem – Mengidentifikasi solusi dari masalah 3.Analisis Kebutuhan – Mengidentifikasi data apa dan proses apa yang dibutuhkan pada sistem baru. – Menentukan kebutuhan fungsional dan non-fungsional dari sistem baru.

9 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP PIECES P Kebutuhan untuk mengoreksi atau memperbaiki informasi performance/performa. I Kebutuhan untuk mengoreksi atau memperbaiki informasi/ information (dan data). E Kebutuhan untuk mengoreksi atau memperbaiki economics/ekonomi, mengendalikan biaya, atau meningkatkan keuntungan. C Kebutuhan untuk mengoreksi atau memperbaiki control/control atau keamanan E Kebutuhan untuk mengoreksi atau memperbaiki efficiency/efisiensi orang dan proses. S Kebutuhan untuk mengoreksi atau memperbaiki service/layanan ke pelanggan, pemasok, rekan kerja, karyawan dan lain-lain. PIECES (performance, information, economics, control, efficiency)

10 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP fishbone diagram Diagram tulang ikan atau fishbone diagram adalah salah satu metode / tool di dalam meningkatkan kualitas. Sering juga diagram ini disebut dengan cause effect diagram. Penemunya adalah seorang ilmuwan jepang pada tahun 60-an. bernama Dr. Kaoru Ishikawa, ilmuwan kelahiran 1915 di Tokyo Jepang yang juga alumni teknik kimia Universitas Tokyo

11 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI STMIK GLOBAL INFORMATIKA MDP Tujuan: Memahami sistem lama & benar-benar memahami persyaratan sistem baru mengembangkan sistem yang akan dibuat menetapkan dan menjaga kesepakatan dengan Kustomer dan stakeholder lain tentang apa yang harus dilakukan oleh Sistem memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pengembang tentang kebutuhan sistem membuat dasar perencanaan kegiatan & biaya Bagaimana mengumpulkan & mengintegrasikan informasi yang akurat dan bermanfaat Bagaimana menemukan orang yang tepat untuk berpartisipasi Analisis Kebutuhan Tantangan

12 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Apa itu Kebutuhan....? Kebutuhan (requirement):  rumusan user mengenai kondisi/kemampuan yang harus dimiliki oleh suatu software aplikasi Kebutuhan software aplikasi dibedakan menjadi:  kebutuhan fungsional (functional requirement)  kebutuhan non-fungsional (non-functional requirement)

13 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Kebutuhan

14 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Kebutuhan Requirement analisis perangkat lunak adalah penting untuk keberhasilan project. Requirements pembangunan harus didokumentasikan, ditindaklanjuti, terukur, dapat diuji, dapat dilacak, terkait dengan kebutuhan bisnis diidentifikasi atau peluang, dan ditetapkan untuk tingkat detail yang cukup untuk desain sistem. Persyaratan dapat arsitektur, struktural, perilaku, fungsional, dan non-fungsional.

15 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Permasalahan pada Fase Analisis Kebutuhan Pengguna (stakeholders) tidak mengetahui apa yang mereka butuhkan Pengguna menjelaskan kebutuhan dengan cara mereka sendiri sehingga sulit untuk dipahami Pengguna yang berbeda memiliki konflik kebutuhan Faktor politik dan organisasi yang dapat mempengaruhi kebutuhan sistem Perubahan kebutuhan selama proses analisis. Perubahan proses atau lingkungan bisnis

16 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Kebutuhan fungsional:  tindakan yang harus dapat dimainkan oleh software  mencakup: fitur, kemampuan (capabilities), masukan, keluaran, faktor keamanan  dimodelkan dlm bentuk use-case – use case dalam use-case model Apa itu Kebutuhan....?

17 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Kebutuhan non-fungsional:  atribut dari software dan lingkungannya  biasanya terwujud dalam properti dari use-case  dibagi menjadi: 1.Kebutuhan pemakaian (usability requirement) 2.Kebutuhan reliabilitas (reliability requirement) 3.Kebutuhan kinerja (performance requirement) 4.Kebutuhan dukungan (supportability requirement) Apa itu Kebutuhan....?

18 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Pengantar Pemodelan Use-Case Salah satu tantangan utama dalam proses pengembangan sistem adalah memahami dengan benar kebutuhan sistem menurut sudut pandang stakeholders, kemudian menyampaikannya kembali kepada mereka agar dapat diverifikasi dan divalidasi – Model data dan model proses, prototypes, spesifikasi kebutuhan pengguna – Dipahami oleh desainer, tapi tidak oleh pengguna – Bisa mengakibatkan kekeliruan ruang lingkup, keterlambatan jadwal, biaya membengkak

19 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Pengembangan Berorientasi Pengguna dan Pemodelan UC User-centered development (Pengembangan berorientasi pengguna) – suatu proses pengembangan sistem berdasar pada pemahaman akan kebutuhan stakeholders (pihak-pihak terkait) dan alasan mengapa sistem perlu dikembangkan Use-case modeling (pemodelan use-case) – proses pemodelan fungsi-fungsi dari suatu sistem dalam bentuk kejadian bisnis (business events), siapa yang menginisiasi kejadian tersebut, dan bagaiman sistem merespon kejadian tersebut.

20 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Manfaat Pemodelan Use-Case Alat bantu untuk memahami kebutuhan fungsional Membantu mendekomposisi sistem ke dalam lingkup yang lebih mudah dikelola Alat bantu komunikasi dengan pengguna dan stakeholder Membantu manajemen proyek, terutama dalam pengembangan yang incremental dan iteratif dsb

21 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Konsep Pemodelan Use-Case Diagram use-case – suatu diagram yang menggambarkan interaksi antara sistem dan pengguna dan sistem lain di luar sistem tersebut. – Scr grafis menggambarkan siapa pengguna sistem itu dan dgn cara bagaimana pengguna berharap berinteraksi dengan sistem Narasi use-case – deskripsi tekstual dari kejadian bisnis dan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan sistem untuk menyelesaikan tugas tersebut Use case – Urutan langkah-langkah perilaku (suatu skenario), baik terotomasi maupun manual, untuk menyelesaikan suatu tugas bisnis tertentu. – Deskripsi fungsi-fungsi dari sistem menurut perspektif pengguna

22 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Contoh Diagram Model Use-Case

23 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Contoh Diagram Model Use-Case

24 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Simbol Dasar dalam Use-Case Use case – bagian dari fungsionalitas sistem secara keseluruhan – Direpresentasikan secara grafis dalam bentuk elips, dengan nama use case di atas, di dalam, atau di luar elips Aktor – sesuatu yang berinteraksi dengan sistem untuk bertukar informasi – Dapat berupa orang, organisasi, sistem informasi lain, piranti eksternal, atau bahkan waktu Kejadian temporal (temporal event) – kejadian dalam sistem yang dipicu oleh waktu – Aktornya adalah waktu

25 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Empat Tipe Aktor Aktor bisnis primer – Stakeholder yang mendapatkan manfaat utama dari ekseskusi suatu use case – Contoh karyawan yang menerima slip pembayaran Aktor sistem primer – Stakeholder yang berinteraksi secara langsung dengan sistem untuk memicu/menginisiasi kejadian atau sistem bisnis – Contoh teller bank yang memasukkan data tabungan Aktor server eksternal – Stakeholder yang merespon permintaan dari suatu use case – Contoh biro kredit yang mengesahkan tagihan kartu kredit Aktor penerima eksternal – Stakeholder yang bukan aktor primer namun menerima sesuatu yang bermanfaat dari use case – Contoh gudang yang menerima slip pengepakan barang

26 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Hubungan Asosiasi Asosiasi – suatu hubungan antara aktor dan use case di mana ada interaksi antar mereka – Asosiasi dimodelkan sebagai garis lurus menghubungkan aktor dan use case – Asosiasi dengan ujung panah menyentuh use case mengindikasikan bahwa use case tsb diinisiasi oleh aktor – Asosiasi tanpa panah menunjukkan aktor penerima – Asosiasi bisa 2 arah (bidirectional) atau searah (unidirectional)

27 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Hubungan Extends antar Use Case Extension use case (use case perluasan) – suatu use case yang memuat langkah-langkah yang diekstraksi dari use case yang lebih kompleks untuk menyederhanakan case aslinya dan memperluas fungsionalitasnya – Hubungan antara use case perluasan (extension use case) dengan use case yang diperluas disebut hubungan extends – Direpresentasikan sebagai garis berpanah mulai dari extension use case dan menunjuk ke use case yang diperluas – Hubungan diberi label “ >.”

28 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Hubungan Uses antar Use Case Abstract use case (use case abstrak) – suatu use case yang dibuat untuk mengurangi redundansi antara dua atau lebih use case dengan menggabungkan langkah-langkah umum yang ada pada kedua use case – Suatu use case abstrak dapat dipergunakan oleh use case lain yang membutuhkan fungsionalitasnya. – Hubungan antara use case abstrak dengan use case yang mempergunakannuya disebut hubungan uses (atau includes). – Digambarkan dengan panah mulai dari use case aslinya dan menunjuk ke use case yang digunakan – Hubungan diberi label “ >.”

29 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Hubungan Uses antar Use Case

30 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Hubungan Depends On Depends On – suatu hubungan use case yang menyatakan bahwa suatu use case harus dijalankan sebelum use case tersebut – Membantu menentukan urutan use case mana yang perlu dibuat lebih dulu – DIgambarkan dengan garis panah mulai dari satu use case dan menunjuk ke use case lain dengan mana dia tergantung – Digambarkan sebagai garis panah mulai dari satu use case dan menunjuk ke use case dengan mana dia tergantung – Diberi label “ >.”

31 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Hubungan Depends On

32 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Proses Membangun Model Use-Case Tujuannya adalah untuk menguraikan dan menganalisa informasi kebutuhan yang memadai untuk menyiapkan model yang dapat: – mengkomunikasikan apa yang dibutuhkan pengguna dari perspektif pengguna itu sendiri – tidak memuat detil spesifikasi bagaimana sistem akan dibangun atau diimplementasikan Langkah: 1.Identifikasi aktor bisnis 2.Identifikasi use case bisnis 3.Buat diagram model use-case 4.Buat narasi use-case

33 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Langkah 1: Identifikasi Aktor Bisnis Pertanyaan panduan untuk menentukan aktor bisnis: – Siapa atau apa yang menyediakan input bagi sistem? – Siapa atau apa yang menerima output dari sistem? – Apakah ada hubungan dengan sistem lain? – Apakah ada kejadian yang otomatis dipicu pada suatu waktu tertentu? – Siapa yang akan merawat informasi dalam sistem?

34 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Contoh Daftar Aktor

35 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Langkah 2: Identifikasi Use Case Bisnis Selama fase analisis kebutuhan, identifikasi dan dokumentasikan hanya use case yang paling penting, kompleks, dan esensial Pertanyaan panduan untuk mencari use case: – Apa tugas utama aktor? – Informasi apa yang dibutuhkan aktor dari sistem? – Informasi apa yang disediakan aktor bagi sistem? – Apakah sistem perlu menginformasikan pada aktor perubahan atau kejadian yang telah terjadi? – Apakah aktor perlu menginformasikan pada sistem perubahan atau kejadian yang telah terjadi?

36 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Contoh Kasus (Sistem Informasi Rawat Jalan Poliklinik ABC) Identifikasi Masalah – Permasalahan yang terjadi di Poliklinik ABC adalah sebagai berikut: 1.Data-data yang disimpan di poliklinik masih berjalan manual, padahal Kebutuhan akan data-data pasien rawat jalan, rekam medis pasien serta dokter yang menangani tiap pasien meningkat 2.Sistem yang dijalankan belum sepenuhnya membantu pekerjaan, karena kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta ada saat dibutuhkan (availability) belum bisa terpenuhi 3.Penyediaan data yang banyak menyebabkan overload data dan informasi kurang

37 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Sistem Penyimpanan data dalam bentuk kertas atau manual menimbulkan resiko yang cukup besar, seperti kebakaran, rusak atau bencana alam yang bisa mengakibatkan data-data penting itu hilang, sehingga diperlukan sistem yang bisa menyimpan data lebih aman Kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta ada saat dibutuhkan (availability) menjadi alasan utama untuk penyediaan informasi yang akurat

38 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Data yang kurang lengkap menyebabkan informasi pelayanan kesehatan juga kurang, karena data tidak tersusun rapi dan susahnya pencarian data yang mengurangi kurangnya informasi dari data tersebut Dari berbagai alasan yang telah diungkapkan di atas, maka pengembangan Sistem Informasi Rawat Jalan Poliklinik ABC ini dibuat untuk membantu menyelesaikan permasalahan- permasalahan yang muncul.

39 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Analisis Kebutuhan Data yang dibutuhkan – Data yang dibutuhkan dalam pengembangan Sistem Informasi ini adalah : – Data Pasien : nama pasien, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir, agama, golongan darah. – Data Dokter: nama dokter, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir. – Data Obat: nama obat, jenis obat, aturan pakai, harga

40 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP – Data Admin/Petugas: nama petugas, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir. – Data Pemeriksaan: data pasien, data dokter, keluhan, diagnosa, perlakuan/pemeriksaan, data obat – Data Biaya: data pasien, pemeriksaan, total harga obat – *) untuk nomor_id, tidak dicantumkan disini tidak apa-apa, dicantumkan juga boleh

41 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP Kebutuhan fungsional Fungsi dari sistem ini adalah : – proses login untuk dokter dan petugas – proses pengelolaan data pasien, meliputi input, update dan delete – proses pengelolaan data dokter, meliputi input, update dan delete – proses pengelolaan data petugas, meliputi input, update dan delete

42 Perancangan Sisfo Program Studi Sistem Informasi – STMIK GI MDP – proses pendaftaran pasien, baik daftar baru maupun pendaftaran untuk periksa dilakukan oleh user petugas – proses searching/pencarian data (data pasien, data dokter, data petugas, data pemeriksaan, data obat) – proses pemeriksaan, dilakukan oleh user dokter – proses pemberian obat, dilakukan oleh petugas untuk diberikan kepada pasien


Download ppt "Program Studi Sistem Informasi STMIK Global Informatika MDP Pertemuan 2 Review Analisis Sistem."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google