Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Pertemuan 19. Konsep DSS Manajer dapat memperoleh banyak informasi dari sia dan lebih banyak lagi dari sim. Tetapi dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Pertemuan 19. Konsep DSS Manajer dapat memperoleh banyak informasi dari sia dan lebih banyak lagi dari sim. Tetapi dalam."— Transcript presentasi:

1 Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Pertemuan 19

2 Konsep DSS Manajer dapat memperoleh banyak informasi dari sia dan lebih banyak lagi dari sim. Tetapi dalam banyak kasus informasi ini tidak memadai untuk membuat keputusan yang spesifik untuk memecahkan permasalahan yang spesifik. u/ memenuhi kebutuhan ini dibuatlah sistem pendukung keputusan (decision support system) atau dss.

3 DSS menyediakan informasi pemecahan mslh maupun kemampuan komunikasi u/ mslh semi terstruktur Output sama seperti SIM Cuma tambah sistem pakar PADA KONSEP DSS TERDAPAT SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GROUP DECISION SUPPORT SYSTEM) ATAU GDSS.

4 Definisi DSS Secara umum : Sistem yg menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dlm memecahkan mslh semi terstruktur. Spesifk : sist. yg mendukung seorang manajer atau kelompok manajer yg jumlahnya relatif kecil, yg bekerja sebagai tim pemecah masalah u/ mengatasi masalah semi terstruktur dgn menyediakan informasi atau saran-saran ttg keputusan yg spesifik

5 DSS BERFOKUS PADA MASALAH – MASALAH SEMI-TERSTRUKUTR. SOLUSI KOMPUTER SOLUSI MANAJER SOLUSI MANAJER + KOMPUTER DSS TERSTRUKTUR SEMI TERSTRUKTUR TAK TERSTRUKTUR

6 Konsep DSS Diciptakan o/ Gorry & Scott Morton (1971) Jenis keputusan dikaitkan dengan struktur masalah yaitu semi-terstruktur Model DSS Tahapan Gorry & Scott Morton

7 Pemecah masalah perorangan Para anggota kelompok yang lain Perangkat lunak penulis laporan Perangkat kelompok (groupware) Model matematika Databas e Data Lingkungan KomunikasiInformasi Lingkungan Sistem pendukung keputusan MODEL DSS

8 Decision support systems and methods for assessing vascular health The present invention relates generally to systems and methods for assessing blood flow in blood vessels, for assessing vascular health, for conducting clinical trials, for screening therapeutic interventions for adverse effects, and for assessing the effects of risk factors, therapies and substances, including therapeutic substances, on blood vessels, especially cerebral blood vessels, all achieved by measuring various parameters of blood flow in one or more vessels and analyzing the results in a defined manner. The relevant parameters of blood flow include mean flow velocity, systolic acceleration, and pulsatility index. By measuring and analyzing these parameters, one can ascertain the vascular health of a particular vessel, multiple vessels and an individual. Such measurements can also determine whether a substance has an effect, either deleterious or advantageous, on vascular health. The present invention further provides an expert system for achieving the above.

9 MODEL DSS GAMBAR DI BAWAH INI MENUNJUKKAN BAHWA DATA DAN INFORMASI Dimasukkan ke dalam database dari lingkungan. Database juga berisi data yang disediakan oleh sia. Isi dari database digunakan oleh tiga subsistem perangkat lunak. Terdiri dari : 1. Perangkat lunak penulis laporan 2. Model matematika 3. Groupware PERANGKAT LUNAK PENULIS LAPORAN : Menghasilkan laporan periodic maupun khusus. Laporan periodic disiapkan sesuai jadwal dan biasanya dihasilkan oleh perangkat lunak yang dikodekan dalam suatu bahasa procedural seperti cobol dsb. Laporan khusus disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan informasi yang tak terduga dan berbentuk database query oleh pemakai yang menggunakan query language dari dbms.

10 MODEL MATEMATIKA : Menghasilkan informasi sebagai hasil simulasi dari berbagai aspek operasi aritmatika maupun logika. GROUPWARE : Memungkinkan beberapa pemecah masalah bekerja sama sebagai satu kelompok untuk mencapai solusi. Mungkin pemecah masalah itu mewakili suatu komite atau tim proyek. Para anggota kelompok saling berkomunikasi baik secara langsung maupun melalui groupware.

11 Jenis yang memberikan dukungan paling sedikit adalah jenis yang memungkinkan manajer mengambil elemen – elemen informasi. Manajer dapat bertanya pada database untuk mendapatkan angka penjualan dari salah satu wilayah pemasaran. Dukungan yang sedikit lebih diberikan oleh dss yang memungkinkan manajer menganalisis semua file. Manajer dapat bertanya pada database mengenai suatu laporan khusus yang menggunakan data dari file persediaan. Contoh lainnya adalah laporan gaji bulanan yang disiapkan dari file gaji. JENIS-JENIS DSS MENURUT ALTER

12 Dukungan yang lebih lagi diberikan oleh sistem yang menyiapkan laporan dari berbagai file. Contoh laporan seperti itu adalah perhitungan rugi-laba dan analisis penjualan produk menurut pelanggan. Ketiga jenis pertama dss ini memberikan dukungan dalam bentuk laporan khusus sebagai jawaban atas database query, dan laporan periodic. Tiga jenis terakhir dss melibatkan penggunaan model matematika.

13 Dss yang memungkinkan manajer melihat dampak- dampak yang mungkin dari berbagai keputusan adalah model yang dapat memperkirakan akibat keputusan. Mungkin manajer memasukkan suatu harga ke dalam model penentuan harga untuk melihat dampaknya pada laba bersih. Model tersebut menjawab misalkan : anda menurunkan harga menjadi rp ,- maka laba bersih akan naik sebesar rp ,-. Model tersebut tidak dapat menentukan apakah rp ,- merupakan harga terbaik, hanya menentukan apa yang mungkin terjadi jika keputusan itu dibuat.

14 Dukungan yang lebih lagi disediakan oleh model yang dapat mengusulkan keputusan. Misalnya seorang manajer manufaktur memasukkan data yang menjelaskan pabrik dan peralatannya, dan suatu model pemrograman linier menentukan tata letak yang paling efisien. Jenis dss yang memberikan paling banyak dukungan adalah jenis yang dapat membuat keputusan untuk manajer. Contoh suatu model computer yang menentukan premi asuransi. Operator entry data mengetik data seperti “pria, dibawah 25 thn, namanya, dll kemudian computer menghitung preminya. Manajemen perusahaan asuransi sangat yakin pada model tersebut sehingga mereka membiarkannya membuat keputusan – keputusan tertentu.

15 Jenis - jenis keputusan menurut Simon : 1.Keputusan terprogram 2. Keputusan tak terprogram

16 1.keputusan terprogram - bersifat berulang dan rutin - memiliki prosedur yg telah ditentukan 2.Keputusan tak terprogram - bersifat baru & tidak terstruktur - tidak memiliki metoda yg pasti u/ menangani mslh krn blm prnh ada sblmny

17 Tahap – tahap pengambilan keputusan menurut Simon : 1.Intelijen 2. Disain 3. Choice 4. Review

18 1.Intelijen mengamati lingkungan untuk mengetahui kondisi – kondisi yang perlu diperbaiki 2. Disain menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin 3. Choice memilih satu tindakan tertentu dari beberapa tindakan yang tersedia 4. Review menilai pilihan – pilihan yang yang lalu

19 : –Masalah terstruktur dapat dipecahkan dgn algoritma dan aturan keputusan –Mslh ridak terstruktur tidak memiliki struktur didalam tahap2 simon –Semi terstruktur memiliki struktur pada satu atau dua tahap simon

20 SIMONPENDEKATAN SISTEM INTELIJEN-sistem ke subsistem -menganalisa sistem DISAIN-identifikasi dan evaluasi alternatf CHOICE- memilih solusi terbaik REVIEW- menerapkan solusi dan membuat tindak lanjut.

21 Karakteristik dan kemampuan DSS Mendukung para pengambil keputusan Mendukung berbagai tingkat manajemen Mendukung individu atau kelompok Mendukung seluruh tahapan pengambilan keputusan Simon Dapat digunakan secara interaktif o/ pemakai Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan

22 Tujuan DSS membantu memecahkan masalah semi- terstruktur mendukung bukan menggantikan manajer meningkatkan efektivitas (manfaat) pengambilan keputusan daripada efisiensinya (waktu).


Download ppt "Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Pertemuan 19. Konsep DSS Manajer dapat memperoleh banyak informasi dari sia dan lebih banyak lagi dari sim. Tetapi dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google