Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MODUL 2 PENGERTIAN SISTEM Oleh : Rosad Ma’ali El Hadi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MODUL 2 PENGERTIAN SISTEM Oleh : Rosad Ma’ali El Hadi."— Transcript presentasi:

1 MODUL 2 PENGERTIAN SISTEM Oleh : Rosad Ma’ali El Hadi

2 DEFINISI SISTEM (1) Sistem adalah Komponen-komponen yang saling berinteraksi antara satu dengan lainnya untuk mencapai suatu tujuan; Sistem adalah sekumpulan dari beberapa komponen yang saling berhubungan/ ketergantungan untuk mencapai suatu tujuan; Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan/ ketergantungan dan berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegioatan atau mencapai suatu tujuan; Komponen-komponen atau bagian-bagian yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya untuk mencapai suatu tujuan.

3 DEFINISI SISTEM (2) Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem, ini berarti bahwa sistem berada pada lebih dari satu tingkat. Contoh : Mobil adalah suatu sistem yang terdiri dari sistem­sistem bawahan seperti sistem mesin, sistem badan mobil dan sistem rangka. Masing­masing sistem ini terdiri dari sistem tingkat yang lebih rendah lagi. Misalnya, sistem mesin adalah kombinasi dari sistem karburator, sistem generator, sistem bahan bakar dan seterusnya. Supra sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar, sistem yang lebih besar itu adalah supra sistem. Contohnya: Pemerintahan kota adalah suatu sistem, tetapi ia juga merupakan bagian dari sistem yang lebih besar – pemerintahan propinsi. Pemerintahan propinsi adalah supra sistem dari pemerintahan kota dan juga merupakan sub sistem dari pemerintahan nasional.

4 DEFINISI SISTEM (3) Dari definisi dan penjelasan diatas dapatlah diambil kesimpulan, suatu sistem terdiri dari elemen yang bisa berbentuk individu atau bagian­bagian yang terpisah, kemudian berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan. Contoh : Mobil terdiri dari bagian­bagian sistem yang berinteraksi/kerjasama untuk tujuan mobil tersebut bergerak ke suatu arah. Keluarga, pertama kali terdiri dari 2 individu yang terpisah yang mana individu itu sendiri merupakan suatu sistem yang terdiri dari subsistem-subsistem, kemudian bersatu membentuk keluarga untuk mencapai suatu tujuan. Keluarga itu sendiri merupakan sub sistem dari sistem Rukun Tetangga (RT), RT merupakan sub sistem dari Rukun Warga (RW), RW sub sistem dari suatu Kelurahan, Kelurahan sub sistem dari suatu Kecamatan, dan demikian seterusnya

5 PERGURUAN TINGGI SWASTA
DEFINISI SISTEM (4) SISTEM SUPRA SISTEM SUPRA 2 SISTEM SUPRA 3 SISTEM SUB SISTEM SUB2 SISTEM SUB3 SISTEM PERGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS DIRJEN DIKTI PENDIDIKAN NASIONAL FAKULTAS JURUSAN PROGRAM STUDI

6 CIRI-CIRI SISTEM (1) Jalinan dari berbagai bagian/komponen/elemen
Bagian/komponen/elemen saling berhubungan/berinteraksi Mempunyai tujuan yang mempunyai nilai dan hasil guna SISTEM

7 CIRI-CIRI SISTEM (2) ELEMENNYA LEBIH DARI SATU DAN SALING KETERKAITAN/ BERHUBUNGAN Adanya input, proses dan output menggambarkan elemennya lebih dari satu. Sifat ini juga menunjukkan adanya keterkaitan atau ketergantungan antara masing-masing elemen dalam suatu sistem. MEMPUNYAI TUJUAN Segala aktivitas/kegiatan pasti diarahkan untuk mencapai tujuan, artinya semua sistem mempunyai tujuan. Sistem biasanya mempunyai tujuan jamak, maka timbul prioritas yang menyangkut : Kualitas, kuantitas, waktu dan biaya/ongkos; Ada yang didapat dan ada yang tidak didapat, misalnya : Biaya murah tetapi kualitas kurang memuaskan; Faktor pembatas, misalnya : Peraturan-peraturan, dana yang tersedia.

8 CIRI-CIRI SISTEM (3) MEMBENTUK KESATUAN YANG UTUH
Kesatuan lebih tinggi nilainya dari sekedar keberhasilan sesaat. Kalau jawabannya tunggal dan jelas, maka akan mudah mendefinisikannya dan kesatuan mudah dicapai; Jika tujuan jamak, harus dipikirkan keseimbangan dalam perumusan tujuan untuk : Seluruh sistem, elemen sistem atau lingkungan sistem. TERBUKA/BERINTERAKSI DENGAN LINGKUNGAN Sistem selalu berinteraksi dengan lingkungan yang dapat mewujudkan interaksi, yaitu : Lingkungan dapat mempengaruhi sistem (stimulus) dan sistem dapat mempengaruhi lingkungan (respon). Pengertian lingkungan : Merupakan sumber; Pemakai hasil dari suatu sistem; Sumber dari adanya keterbatasan.

9 CIRI-CIRI SISTEM (4) ADANYA PROSES TRANSFORMASI PERUBAHAN
Adanya suatu proses untuk mengubah status, model yang digunakan untuk menganalisis dalam transformasi sistem, sebagai berikut : Model input-output INPUT PROSES OUTPUT Konsep persediaan dan aliran dalam suatu sistem PROSES PROSES PROSES Proses Analisis (Menganalisis proses yang terjadi) INPUT OUTPUT

10 CIRI-CIRI SISTEM (5) ADANYA MEKANISME PENGENDALIAN
Tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan antara lingkungan dengan yang ada di dalam sistem itu sendiri. Standar Kriteria Rencana Hasil Pelaksanaan (kenyataan) Unit Pengukur Hasil Bandingkan Aapakah B lebih baik dai A ? Output A B Ya Tindaklanjut Tidak Feedback

11 BENTUK UMUM SISTEM (1) INPUT PROSES OUTPUT Elemen Relasi
Batasan Sistem Lingkungan Sistem EVALUASI Feedback

12 BENTUK UMUM SISTEM (2) boundary

13 STRUKTUR SISTEM (1) INPUT / MASUKAN
Masukan adalag sesuatu yang menjadi dimasukan ke dalam suatu sistem atau masukan mencakup elemen-elemen yang masuk dalam suatu sistem. Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Contoh : Calon mahasiswa bagi sebuah perguruan tinggi; Bahan baku bagi sebuah pabrik; Bensin bagi sebuah kendaraan bermotor; Didalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi

14 STRUKTUR SISTEM (2) PROSES / PENGOLAHAN
Suatu kegiatan yang mengubah/mengalihkan masukan menjadi keluaran yang mempunyai nilai dan hasil guna. Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran. Contoh : Proses pembelajaran di perguruan tinggi ; Data diproses oleh suatu program dalam komputer; Beroperasinya mesin kendaraan bermotor; Beroperasinya mesin bubut; Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan­bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi; Sistem akuntansi akan mengolah data­data transaksi menjadi laporan­laporan keuangan dan laporan­laporan lain yang dibutuhkan oleh manajemen.

15 STRUKTUR SISTEM (3) OUTPUT / KELUARAN
Keluaran berupa produk-produk selesai ayau konsekuensi-konsekuensi keberadaan di dalam sistem yang bersangkutan. Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supersistem. Contoh : Pupuk buatan merupakan salah satu keluaran yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan pupuk; Alumni (S-1) merupakan keluaran salah sebuah perguruan tinggi; Kendaraan bermotor bergerak dari satu satu tempat ke tempat lain untuk mengantarkan orang atau barang; Sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan, sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.

16 STRUKTUR SISTEM (4) KOMPONEN / ELEMEN SISTEM
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu sub sistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat dari sistem untuk menjal;ankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Jadi, dapat dibayangkan jika dalam suatu sistem ada subsistem yang tidak berjalan/berfungsi sebagaimana mestinya. Tentunya sistem tersebut tidak akan berjalan mulus atau mungkin juga sistem tersebut rusak sehingga dengan sendirinya tujuan sistem tersebut tidak tercapai

17 STRUKTUR SISTEM (5) PENGHUBUNG (INTERFACE) / RELASI SISTEM
Penghubung (interface) merupakan media antara suatu subsistem dengan subsistem lainnya atau antara satu elemen dengan elemen lainnya, melalui penghubung ini memungkinkan sumber –sumber daya menganalisis dari satu subsistem ke subsistem lainnya atau dari satu elemen ke elemen lainnya. Keluaran dari satu subsistem atau elemen akan menjadi masukan bagi subsistem atau elemen lainnya melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem atau elemen dapat berintegrasi dengan subsistem atau lemen lainnya membentuk satu kesatuan. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber­sumber daya mengalir dari satu subsistem ke yang lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan

18 STRUKTUR SISTEM (6) BATASAN SISTEM
Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan sistem. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari suatu sistem tersebut. Batasan Sistem INPUT PROSES OUTPUT EVALUASI

19 STRUKTUR SISTEM (7) LINGKUNGAN SISTEM (1)
Perubahan dalam sistem dapat juga disebabkan oleh perubahan yang terjadi diluar sistem, perubahan yang terjadi diluar sistem ini disebut lingkungan. Tahap yang paling pentingdalam mendefinisikan suatu sistem adalah menentukan batasan antara sistem dengan lingkungannya. Aktivitas yang dapat mempengaruhi sistem dari luar disebut Stimulus, sedangkan aktivitas yang mempengaruhi lingkungan dari suatu sistem disebut Respon. INPUT PROSES OUTPUT EVALUASI STIMULUS RESPON Lingkungan

20 STRUKTUR SISTEM (8) LINGKUNGAN SISTEM (1)
Perubahan dalam sistem dapat juga disebabkan oleh perubahan yang terjadi diluar sistem, perubahan yang terjadi diluar sistem ini disebut lingkungan. Tahap yang paling pentingdalam mendefinisikan suatu sistem adalah menentukan batasan antara sistem dengan lingkungannya. Aktivitas yang dapat mempengaruhi sistem dari luar disebut Stimulus, sedangkan aktivitas yang mempengaruhi lingkungan dari suatu sistem disebut Respon. INPUT PROSES OUTPUT EVALUASI STIMULUS RESPON Lingkungan

21 STRUKTUR SISTEM (9) LINGKUNGAN SISTEM (2)
Terdapat berbagai elemen yang terletak diluar suatu sistem dalam arti bahwa mereka bukan merupakan input, proses atau output, tetapi berpengaruh terhadapt kinerja sistem dan dengan sendirinya akan berpengaruh kepada pencapaian tujuan sistem tersebut. Lingkungan sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat pula bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi bagi suatu sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara, sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak terkendali maka akan mengganggu kinerja sistem. Contoh : Para pemasok bahan baku, konsumen dan pesaing merupakan lingkungan sistem produksi; Penonton sepak bola merupakan lingkungan sistem kompetisi sepakbola.

22 STRUKTUR SISTEM (10) SASARAN (OBJECTIVES) ATAU TUJUAN (GOAL)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempnyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya. Perbedaan suatu sasaran dan suatu tujuan adalah, goal biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran dalam ruang lingkup yang lebih sempit. Bila merupakan suatu sistem utama, misalnya sistem bisnis perusahaan, maka istilah goal lebih tepat diterapkan. Untuk sistem akuntansi atau sistem­sistem lainnya yang merupakan bagian atau subsistem dari sistem bisnis, maka istilah objectives yang lebih tepat. Jadi tergantung dari ruang lingkup mana memandang sistem tersebut. Seringkali tujuan (goal) dan sasaran digunakan bergantian dan tidak dibedakan

23 SISTEM CONTOH-CONTOH

24 Contoh 2 : Sistem Peternakan Ikan
Contoh 1 : Sistem Mobil Masukan Proses Keluaran Penekanan Pedal Gas Kecepatan Mobil Sistem = Mobil Contoh 2 : Sistem Peternakan Ikan Masukan Proses Keluaran Makanan Ikan Ikan muda dari pembibitan Suhu Air Ikan Untuk Dijual Peternakan Ikan Sistem = Peternakan Ikan

25 Contoh 4 : Sistem Pemanasan Rumah
Contoh 3 : Sistem Tubuh Masukan Proses Keluaran Kebutuhan Kalori Berat Badan Tubuh Sistem = Tubuh Contoh 4 : Sistem Pemanasan Rumah Kecepatan angin Terbukanya jendela Suhu air Suhu kamar tidur Pemanasan Rumah Sistem = Pemanasan Rumah Masukan Proses Keluaran Terbukanya pintu Penyetelan thermostat Suhu ruang keluarga Suhu ruang tamu

26 Contoh 5 : Sistem Mobil & Jalan
Masukan Proses Keluaran Kecepatan mobil Kebutuhan bahan bakar Mobil & Jalan Sistem = Mobil & Jalan Contoh 6 : Sistem Kerja Masukan Proses Keluaran Jumlah pekerja Waktu yang dibutuhkan Kerja Sistem = Kerja

27 Contoh 8 : Sistem Pendidikan
Contoh 7 : Sistem Balita Masukan Proses Keluaran Imunisasi8 Ketahanan tubuh Penyuntikan Sistem = Balita Contoh 8 : Sistem Pendidikan I P O/I P O/I P O/I Alumni SD SLTP Sistem = Pendidikan Alumni SLTP SMU Alumni SMU PT Alumni PT

28 Contoh 9 : Sistem Produksi
Elemen utama : Produksi Input : Buruh dan Mesin Output : Supply (Pendistribusian) Faktor lingkungan : > Ekonomi nasional upah buruh > Ekonomi internasional PRODUKSI Sistem = Produksi Ekonomi Nasional Upah Buruh DISTRIBUSI SUPPLY BURUH MESIN Ekonomi Internasional

29 Contoh 10 : Sistem Pasar Sistem = Pasar Elemen utama : Pasar
Input : > Harga > Supply Output : Demand (Kebutuhan) Faktor lingkungan : > Ekonomi nasional (kapital pada konsumen) > Populasi pembeli yang mempengaruhi saingan > Saingan PASAR P o p u l a s i Supply Harga Demand S a i n g a n Ekonomi Nasional Sistem = Pasar

30 Contoh 11 : Sistem Manufaktur
Produk & Spesifikasi Sistem = Manufaktur Perencanaan & Pengendalian Usaha Pasar & Produk yang Diinginkan Perkembangan Teknologi Produksi Perkembangan Pasar Penjualan Produk Produk Feasible Produksi Kebutuhan Pasar Target Penjualan dan Performansi Sistem Usaha yang Terencana & Terkendali

31 Contoh 12 : Sistem Produksi
Penyediaan Sumber2 Kebutuhan & Produksi Material & Utilitas Perencanaan & Pengendalian Produksi Ketersediaan Jadwal Produksi Pengendalian Informasi Bahan Baku & Permintaan Pemeliharaan Produk yangTerkendali & Berkualitas Produk & Spesifikasi Perubahan Bahan Baku Menjadi Produk Strategi Pemeliharaandan Kebutuhan Informasi Kualitas Pengendalian Kualitas Produk Sistem = Produksi

32 Contoh 13 : Sistem Komputer
CONTOH-CONTOH SISTEM

33 Contoh 14 : Sistem Inovasi Produk
KEBIJAKAN TUJUAN STRATEGI Pembentukan Ide Pengembangan Desain Realisasi Inovasi Rencana Komprehensif Realisasi Kebijakan

34 Contoh 15 : Sistem Pengembangan Produk
Perencanaan Produk Realisasi Idea Finding Formulasi kebijakan USE Tujuan dan strategi Pembentukan dan Pemilihan ide Penilaian Pasar Produksi Kebijakan produk Ide Bisnis Baru Desain Produk Pengembangan Rencana Pemasaran Desain Produk Distribusi & Pengembangan ketat

35 Contoh 16 : Sistem Siklus Hidup Desain Produk
Tujuan Lingkungan Biaya Resiko Persyaratan Solusi Seimbang Teknologi

36 (Material Management) Physical distribution
CONTOH 17 : SISTEM LOGISTIK Business Logistich Physical supply (Material Management) Physical distribution Sources of supply Plants Customers Transportation Inventory maintenance Order processing Acquisition Protective packaging Warehousing Materials handling Information maintenance Transportation Inventory maintenance Order processing Product scheduling Protective packaging Warehousing Materials handling Information maintenance

37 Contoh 18 : Sistem Komunikasi

38 CONTOH 19 : SISTEM TRANSPORTASI
1. Infrastruktur  Jalan, Jembatan  Pelabuhan (Seaport)  Bandara (Airport)  Pipanisasi (Pipe lines) 2. Sarana  Moda Darat  Moda Laut  Moda Udara

39 1 2 3 CONTOH 20 : SISTEM DI WAREHOUSE Delivery (Pengiriman)
Gudangology : Ilmu Pengetahuan Logistic Widiyanto, Group Logistic Manager TNT LogisticIndonesia CONTOH 20 : SISTEM DI WAREHOUSE Delivery (Pengiriman) Goods Receiving (Penerimaan Barang) Storage & Picking (Penyimpanan & Penyiapan) 1 2 3 UNLOADING LOADING STORAGE GOODS RECEIPT CHECKING ORDER PICKING SORTATION DELIVERY 39

40 TERIMA KASIH


Download ppt "MODUL 2 PENGERTIAN SISTEM Oleh : Rosad Ma’ali El Hadi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google