Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bahasa dan Komunikasi (4) MKWF-FISIP-UI Pengajar: Prof. Dr. Meutia F. H. Swasono Semester Ganjil 2012-2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bahasa dan Komunikasi (4) MKWF-FISIP-UI Pengajar: Prof. Dr. Meutia F. H. Swasono Semester Ganjil 2012-2013."— Transcript presentasi:

1 Bahasa dan Komunikasi (4) MKWF-FISIP-UI Pengajar: Prof. Dr. Meutia F. H. Swasono Semester Ganjil

2 Bahasa dan Komunikasi Asal Bahasa: Keberadaan mutated gen (FOXP2) menjelaskan mengapa manusia bisa bicara sedangkan simpanse tidak. Bahasa: unsur adaptif bagi Homo Sapiens. Bahasa memungkinkan apa yg disimpan dalam otak disebarkan kepada org lain, dan mendorong proses belajar.

3 Non-Verbal Communication Cara-cara berkomuniakasi tanpa bicara, melainkan dengan gerak dan tanda (sign). Pemaknaan sign merupakan faktor budaya yg diajarkan turun-temurun maupun dlm proses belajar secara horizontal melalui interaksi sosial. Kinesics: Kajian mengenai komunikasi melalui gerak tubuh dan ekspresi wajah. Tiap skbgs/bgs memiliki simbol dan makna ttg gerak tubuh, dan nilai serta norma yg terkait dgnya. Hal ini termasuk bgm cara-cara berbicara dan berperilaku oleh individu dari berbagai status sosial dan jenis kelamin.

4 Struktur Bahasa: Studi ttg bahasa yg diucapkan, terdiri dari: 1.Fonologi, studi ttg suara, apa yg ada dan dianggap penting dlm bhs masyrkt ybs 2. Morfologi: studi ttg bunyi dan kata serta bagian-bagian yg bermakna (cats: cat+s). Cat berarti kucing, s berarti jamak = lebih dari 1 kucing. 3.Lexicon: kamus ttg semua morfem & artinya 4.Syntax: ttg aturan dan urutan kata-kata dan kalimat.

5 Contoh: Saya mau pergi ke pasar (menjelaskan tujuan/maksud utk pergi ke pasar) Dg intonasi tertentu: “Saya pergi ke pasar, mau” (1. menjelaskan pilihan: saya pergi ke pasar, mau ; 2. tidak menggunakan tatabahasa bahasa Indonesia standar. Seharusnya – jika berupa pilihan – saya bersedia pergi ke pasar. Keduanya berbeda urutan dan berbeda arti, juga diucapkan dengan perbedaan intonasi/irama berkata-kata, dan tatabahasa yg berbeda.

6 Speech Sounds (Suara dlm Berbicara) Ada hubungan antara bunyi dalam kata-kata. Misalnya org Perancis dan Inggris bisa membedakan “r” dan “l” walaupun masing- masing mengucapkan “r” berbeda. Namun org Jepang belum tentu bisa membedakan antara “r” dan “l”. Fonem adalah suara kontras (r an l, b dan p, dll) yg signifikan dlm suatu bhs. Ump: bat dan vat. Beda suara, beda arti.

7 Hipotesis Sapir-Whorf Fonetik: studi ttg suara berbicara secara umum. Fonemik: studi yg hanya mengenai bunyi suara yg kontras (fonem) dari suatu bahasa. Hipotesis Sapir-Whorf: Bahasa yg berbeda membentuk pola pikir yg berbeda. Tiap bangsa/sukubagsa memiliki pola pikirnya sendiri dalam melihat diri mereka sendiri, org lain dari berbagai kategori.

8 Beberapa contoh: Adanya kesadaran gender dlm Bhs Inggris & Perancis: Bahasa Inggris: - Orang ketiga (dia): he, she, it -Milik org ketiga (miliknya): his, hers, its Bahasa Perancis: -Org ketiga dan sifat: le beau fils, la belle fille. -‘le’ dan ‘la’ (= the); ‘beau’ utk laki-laki; ‘belle’ (utk perempuan). Bhs Inggris: the good boy, the good girl (tak sedetail Perancis dlm menunjukkan perbedaan gender).

9 lanjutan Bahasa Indonesia: tidak ada perbedaan gender utk menyebut orang ketiga. Org ketiga: dia (sama utk laki-laki & perempuan); miliknya (sama utk laki-laki & perempuan). Angka: Bhs Indonesia: 18: delapan-belas Bhs Inggris: eighteen Bhs Perancis: dix-huit (10+8) Bhs Perancis: 74: soixante-quatre-vingt ( ); 80: quatre-vingt (4x20).

10 lanjutan Bahasa Perancis: 90: quatre-vingt-dix (4x20+10) 93: quatre-vingt-treize (4x20+13) 94: quatre-vingt-quatorze (4x20+14). Bahasa Indonesia: Sembilanpuluh, sembilan puluh tiga (90+3), sembilan puluh empat (90+4) Bhs Inggris: Ninety, ninety-three, ninety-four (sama dg Bhs Indonesia).

11 Bahasa, Pikiran dan Budaya Setiap org berbicara melalui proses belajar, namun masyarakat dari kebudayaan yg berbeda dan hidup bersama juga bisa menghasilkan bahasa yg baru, misalnya adanya bahasa pidgin. Pidgin tercipta antara dua masyarakat yg bertemu dlm kontak, baik krn kolonialisme maupun krn sama-sama berada dlm lingkungan tertentu. Bahasa mengandung nilai dan aturan, tatakrama dlm menggunakannya dan dg demikian, bahasa merupakan bagian dari kebudayaan yg penting.

12 Focal Vocabulary Lexicon: kamus bahasa, berisi rangkaian nama utk benda, peristiwa dan ide (gagasan). Tiap skbgs mempunyai perbendaharaan kata yg berbeda berkenaan dg hal yg mereka hargai atau pentingkan, atau berperanan penting dalam kehidupan mereka. Misalnya: -Padi dlm bahasa Indonesia -Gandum dlm bahasa Inggris -Putih dlm bahasa Eskimo.


Download ppt "Bahasa dan Komunikasi (4) MKWF-FISIP-UI Pengajar: Prof. Dr. Meutia F. H. Swasono Semester Ganjil 2012-2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google