Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tujuan Instruksional: 1.Mengetahui arti penting budaya kerja 2.Mengetahui prinsip-prinsip budaya kerja 3.Mengetahui proses pengembangan budaya kerja 4.Mengetahui.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tujuan Instruksional: 1.Mengetahui arti penting budaya kerja 2.Mengetahui prinsip-prinsip budaya kerja 3.Mengetahui proses pengembangan budaya kerja 4.Mengetahui."— Transcript presentasi:

1 Tujuan Instruksional: 1.Mengetahui arti penting budaya kerja 2.Mengetahui prinsip-prinsip budaya kerja 3.Mengetahui proses pengembangan budaya kerja 4.Mengetahui perbedaan budaya kerja dan budaya organisasi

2 Budaya Kerja  Budaya kerja adalah sekelompok pemikiran dasar atau program mental yang dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kerjasama manusia yang dimiliki oleh golongan masyarakat ( Budhi Paramitha,1974 )  Budaya kerja adalah nilai nilai yang mendasari perilaku dalam bekerja

3 Pengertian tentang Budaya  Budaya adalah cara hidup yang memancarkan identitas tertentu pada suatu bangsa  The American Heritage Dictionary mendefinisikan budaya sebagai suatu keseluruhan dari pola perilaku kehidupan sosial, seni, agama, kelembagaan dan hasil kerja dari pemikiran manusia dalam suatu kelompok  Kuntjaraningrat mendefinisikan budaya sebagai keseluruhan sistem gagasan,tindakan dan hasil karya manusia dalam suatu masyarakat yang dijadikan acuan dalam proses belajar atau dapat dikatakan secara singkat budaya adalah hasil dari cipta, karsa dan karya manusia  Wujud budaya adalah ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, pola perilaku dan hasil karya manusia

4 Pengertian Kerja & Anggapan dasar tentang kerja Kerja adalah aktivitas atau melakukan sesuatu untuk suatu kebutuhan Berbagai anggapan dasar tentang antara lain : 1.Kerja adalah hukuman 2.Kerja adalah beban 3.Kerja adalah kewajiban 4.Kerja adalah sumber penghasilan 5.Kerja adalah kesenangan 6.Kerja adalah gengsi 7.Kerja adalah aktualisasi diri 8.Kerja adalah panggilan hati 9.Kerja adalah pengabdian 10.Kerja adalah ibadah 11.Kerja adalah hidup 12.Kerja adalah suci

5 Budaya Kerja  Budaya kerja menjadi terkenal ketika jepang mengalami kemajuan yang pesat ditahun 1970 setelah kalah dalam Perang Dunia II  Semangat membangun kembali perekonomiannya, mendorong bangsa Jepang mencari cara-cara baru untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas sehinggga timbullah istilah manajemen kualitas

6 Pengertian Nilai dalam Manajemen  Nilai adalah suatu pilihan moral yang berkaitan etika  Nilai adalah suatu yang baik, penting dan bermanfaat  Nilai adalah segala sesuatu yang dianggap baik, wajib, bijak, indah dan mengandung kebenaran ( Wiliam Frankena )  Nilai adalah pandangan metafisik/keyakinan makrokosmos manusia tentang hakekat dirinya sehingga mampu menilai, bersikap dan mengambil tindakan terhadap dirinya dan orang lain ( E. Erikson )

7 Prinsip Budaya Kerja  Budaya kerja selalu dikaitkan dengan kualitas kerja  Budaya kerja merupakan komponen kualitas manusia yang menentukan identitas suatu bangsa apakah mampu mendorongnya untuk meraih prestasi kerja yang setinggi-tingginya  Budaya kerja yang tinggi selalu dikaitkan dengan, semangat kerja, kerja keras, disiplin, keuletan dalam bekerja, tanggung jawab, mandiri, persisten, konsisten untuk menjadi lebih baik  Budaya kerja merupakan proses Continuous Improvement melalui siklus PDCA

8 Anggapan Dasar dan Sikap tentang Kerja  Anggapan dasar ( Persepsi )  Kerja sebagai hukuman  Kerja sebagai beban  Kerja sebagai aktualisasi diri  Kerja sebagai ibadah  Kerja sebagai sebagai panggilan hati  Kerja sebagai gengsi  Sikap terhadap kerja  Negatif  Positif/negatif  Positif  Negatif/positif

9 Arti penting Budaya Kerja  Budaya kerja sebagai sistem nilai yang dipersepsikan akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku seseorang atau sekelompok orang untuk bekerja sehingga dapat dikatakan bahwa budaya kerja hadir dalam bentuk fisik, sikap dan perilaku serta pendirian seseorang atau sekelompok orang  Pendirian dalam hal ini merupakan bentuk pengorbanan karena hadir sebagai bentuk keteladanan  Contoh : Budaya kerja disiplin

10 Budaya Kerja “ Kaizen “ ( Five Step Plan )  Seiri  Seiton  Seiso  Seiketsu  Shitsuke  5 S

11 Five-M Checklist  Lima faktor kunci dalam proses pelayanan :  Man  Machine  Material  Methode  Measurement

12 Kaizen Checklist  Personil  Tehnik kerja  Metode kerja  Prosedur kerja  Waktu  Fasilitas  Peralatan  Sistem  Hardware  Software  Material  Layout  Beban kerja  Services

13 Ethos Kerja  Ethos Kerja adalah spirit kerja yang merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya kerja  Hubungan ethos kerja dengan kondisi sosial- ekonomi masyarakat bersifat reversibel atau saling mempengaruhi

14 Budaya Organisasi  Budaya organisasi sering disamakan dengan budaya kerja karena budaya organisasi adalah budaya kerja yang berlaku dalam suatu organisasi tertentu  Budaya kerja berlaku secara umum dalam suatu masyarakat dalam suatu negara  Menurut Newstrom & Davis (1993), budaya organisasi adalah kumpulan asumsi-asumsi, kepercayaan-kepercayaan, nilai-nilai dan norma-norma yang merupakan kontribusi para anggota organisasi tersebut  Sternberg (2000) memberikan definisi budaya organisasi sebagai suatu budaya atau iklim kerja yang membentuk lingkungan kerja yang memungkinkan pegawai merasa aman, dipercaya, spesial, dibutuhkan, merasa penting, merasa terlibat, bekerjasama, fokus, produktif, termotivasi, bernilai dan merasa dihormati.  Munandar (2001) menyimpulkan bahwa budaya organisasi sebagai cara berpikir, cara bekerja, cara laku para karyawan suatu perusahaan dalam melakukan tugas pekerjaan mereka masing-masing

15 Ciri-ciri Budaya Organisasi O’Reilly, Chatman and Caldwell dalam Munandar (2001)  Innovation & risk taking  Stability and security  Respect for people  Outcome orientation  Team orientation & collaboration  Aggressiveness and competition

16 Ciri-ciri Budaya Organisasi Robbin (1998)  Innovation & risk taking  Attention to detail  Outcome orientation  People orientation  Team orientation  Aggressiveness  Stability

17 Faktor-faktor tang mempengaruhi Budaya Organisasi Tossi, Rizzo & Carol ( dalam Munandar,2001)  Pengaruh umum dari luar ( broad external influences )  Pengaruh nilai-nilai yang ada di masyarakat ( sosietal values inflences)  Organization spesific elements  Nilai-nilai dasar dari koalisi dominan

18 MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG KONDUSIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA

19 BUDAYA ORGANISASI ?  RS  PELAYANAN JASA  SDM ( BERKUALITAS, PROFESIONAL, BERKOMITMEN, INTEGRITAS TINGGI )  KUNCI KEBERHASILAN  PERLU ARAH SAMA DALAM BERTINDAK  ( PANDANGAN, NORMA, NILAI, SIKAP KERJA )  BUDAYA ORGANISASI  DAYA UNGKIT  BUDAYA ORGANISASI  ARAH NURANI  SIKAP & PERILAKU KARYAWAN  BERTINDAK  BERUPA : PEMIKIRAN, TINDAKAN, PEMBICARAAN SEHARI- HARI  KEARAH YANG BERMAKNA  BEKERJA & BERKEHIDUPAN  MEMBANGKITKAN KEBANGGAAN & KEPUASAN BATIN

20  IF YOU WANT ONE YEAR OF PROSPERITY  GROW GRAIN  IF YOU WANT TEN YEARS OF PROSPERIRY  GROW TREES  IF YOU WANT ONE HUNDRED YEARS OF PROSPERITY  GROW PEOPLE Apa yang kita lakukan hari ini  Membangun masa depan RS

21 Challenge: World Class Hospital  Patients management with minimum medical error  Enhancement of service quality  Better communication and collaboration  Effective and efficient administration HOSPITAL COMPETITIVENESS PERFORMANCE

22 OBJECTIVES:  CUSTOMER AWARENESS  COSTOMER IMAGE  CUSTOMER SATISFACTION  CUSTOMER LOYALTY

23 MOMENTS OF TRUTH  HEALTHCARE QUALITY : NOT ONLY THE QUALITY OF PATIENT’S CLINICAL CARE EVERYTHING THAT HAPPENS DURING THE COURSE OF TREATMENT “SERVICE QUALITY” INCLUDES ALL ASPECTS OF A PATIENT’S HEALTHCARE EXPERIENCE

24  MOMENTS OF TRUTH : THE CUSTOMER’S EXPECTATIONS OF : - WHAT HE/SHE BELIEVES WILL HAPPEN - WHAT HE/SHE THINKS SHOULD HAPPEN - WHAT HE/SHE HOPES WILL HAPPEN

25 Pull into parking lot Park Walk from car Enter facility Ask direction Approach receptionist Sign in Wait Clinical examination To the patient room Doctor visit Nurse care Operating theater Discharge Payment Leave facility Get into car Leave parking lot Decide “Would I recommend this hospital ?” To the hospital MOMENTS OF TRUTH : HOSPITAL IN PATIENT

26 Pengertian BUDAYA ORGANISASI  BO  sejumlah pemahaman penting : norma, nilai, sikap dan keyakinan yg dimiliki bersama oleh anggota organisasi ( Stoner, 1996)  BO  pola tentang cara berpikir, merasakan dan bereaksi yang melekat pada suatu organisasi atau sub sektor organisasi. BO ciri pembeda satu organisasi dengan organisasi lainnya. ( Henry,1996)  BO  The set of key values, beliefs, and understanding that are shared by members of an organization ( Randolph & Blackburn, 1996)

27  Budaya Organisasi seperangkat nilai – nilai kunci, kepercayaan dari sepemahaman yang berlaku di antara anggota organisasi yang menggambarkan pola perilaku organisasi tersebut. Ciri pembeda organisasi, merujuk pada kepribadian organisasi yang tergambar melalui filosofi dasar organisasi, nilai yg mendasari norma organisasi, norma yg menjadi acuan perilaku, status keyakinan individu yg disepakati ; aturan formal dan informal yg telah dikembangkan, bahasa yg digunakan dalam organisasi.

28 POLA PERILAKU & BAHASA DIANUT BERSAMA KEYAKINAN, NILAI, NORMA DIANUT BERSAMA CARA KAMI BERPIKIR CARA KAMI BERTINDAK REWARD & PUNISHMENT CIRI PEMBEDA ORGANISASI

29 PERAN & FUNGSI BUDAYA ORGANISASI  PERAN BO  merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi & memberikan standar yg tepat  apa yg harus dikatakan apa  yg dikerjakan bagaimana mengerjakannya  FUNGSI  Ciri pembeda organisasi  Rasa identitas  anggota  Memudahkan timbul komitmen  organisasi  Meningkatkan kemantapan sistem sosial

30 Bagaimana Budaya Organisasi dibentuk ? PIMPINAN PUNCAK Pimpinan puncak pada org baru Mengembangkan dan menerapkan visi/filosofi dan atau strategi organisasi HASIL Organisasi berhasil dalam jangka waktu lama PERILAKU ORGANISASI Penerapan, karyawan berperilaku menurut cara yg sesuai dg filosofi & Strategi BUDAYA ORGANISASI B O lahir, merefleksikan visi dan strategi dan pengalaman Pimpinan serta karyawan yg telah menerapkannya

31 BAGAIMANA BUDAYA ORGANISASI DISOSIALISASIKAN Budaya dibentuk CERITA, RITUAL, LAMBANG MATERI DAN BAHASA. 1. Budaya dibentuk  cerita : ttg pendiri organisasi, ketentuan atau aturan, sukses, reaksi  kesalahan masa lalu, Cerita  menjangkarkan  masa kini – masa lampau  praktek masa kini. 2. budaya dipelajari  ritual  deretan berulang dari kegiatan  memperkuat nilai- nilai utama organisasi itu, tujuan apa yang paling penting, dll. 3. lambang materi berupa fasilitas-fasilitas mis: pakaian, ukuran dan tata letak kantor, penghasilan, mobil  eksekutif puncak, dll. 4. Bahasa  bahasa  suatu cara : untuk mengidentifikasi anggota. Mempelajari bahasa  bukti penerimaan mereka akan budaya.

32 APA BUDAYA KERJA ?

33 MENGAPA HARUS BERUBAH ? KARENA LINGKUNGAN SELALU BERUBAH  Lingkungan dunia usaha (globalisai, deregulasi)  Lingkungan tempat kerja (teknologi, struktur organisasi, program TQM, program patient safety,dll)  Pelanggan (mutu, harga, delivery, inovasi, pelayanan pelanggan)  Karyawan (peran & ketrampilan baru, harapan, ingin pekerjaan bermakna, ingin dilibatkan)

34 BUDAYA KERJA  Suatu falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagai Nilai-nilai yang menjadi sifat, Kebiasaan dan kekuatan pendorong  membudaya dlm kehidupan suatu Kelompok masy. dalam organisasi  tercermin dari sikap menjadi perilaku, cita-cita, pendapat dan tindakan  Terwujud sebagai KERJA ATAU BEKERJA

35 BUDAYA KERJA KEBIASAAN DALAM PERILAKU KERJA/ ORGANISASI NILAI-NILAI YANG DIMILIKI & PERILAKU KEBIASAAN ADAT ISTIADAT; AGAMA; NORMA; KAIDAH yg menjadi keyakinan

36 PRINSIP BUDAYA KERJA P = PLAN D = DO C = CHECK A = ACTION AP CD AP CD AP CD AP CD SIKLUS PENGENDALIAN LANGKAH AWAL LANGKAH BERIKUT LANGKAH BERIKUT RANGKAIAN PROSES MENINGKAT UNSUR BUDAYA KERJA  MATA RANTAI PROSES  SETIAP KEGIATAN BERKAITAN DG PROSES LAINNYA  HASIL  MASUKAN PROSES BERIKUTNYA

37 TUJUAN BUDAYA KERJA MEMBANGUN SDM ( Kekuatan semangat dan kemampuan bekerjasama) perubahan pola komunikasi hubungan pemasok – pelanggan KERJA TRADISIONAL BUDAYA KERJA TRADISIONAL BUDAYA KERJA BUDAYA KERJA

38 Perlu Perubahan Komunikasi horizontal & partisipatif ; dan kepemimpinan pemberdayaan NILAI-NILAI BUDAYA Nilai-Nilai Instru mental SISTEM KERJA LINGK. KERJA Cepat Efektif Efisien Disiplin Pasti Sopan Penolong dll Pening- Katan Mutu TANTANGAN  Standar mutu, Hub P-P ; penyempurnaan terus menerus  Orientasi pencegahan

39 Hal Penting BUDAYA KERJA  INTIPERUBAHAN  DIRI MANUSIA YANG MAMPU BERUBAH  NILAI-NILAI yang diyakiniMENJADI KENYATAAN PERILAKU  KEPEMIMPINAN pemberdayaan  KERJASAMA TIM dasar kepercayaan  PENINGKATAN KUALITAS SDM pelatihan  SINERGI (saling melengkapi kekuatan)  DISIPLINkunci peningkatan kualitas  KOMUNIKASIprinsip pemasok-pelanggan ; partisipatif ; Horizontal

40 CIPTAKAN LINGKUNGAN KONDUSIF  Tantangan, keterlibatan dan kesungguhan  Kebebasan mengambil keputusan  Tersedia waktu mengembangkan ide-ide baru  Tinggi-rendahnya tingkat konflik  Keterlibatan dalam tukar pendapat  Kesempatan humor, bercanda, bersantai  Tingkat saling percaya & keterbukaan  Kerjasama  Keberanian menanggung resiko/boleh gagal

41 TERGAMBAR :  KONDISI KERJA (SARANA/PRASARANA)  KEBIJAKAN (GAYA KEPEMIMPINAN/TOLERANSI)  BIROKRASI (ORGANISASI/SISTEM KERJA/PENDELEGASIAN/UMPAN BALIK)  HUBUNGAN KERJA  REKRUITMEN/PENEMPATAN/DIKLAT  NILAI-NILAI/NORMA KELOMPOK  GAJI/INSENTIF

42 LANGKAH-LANGKAH OPERASIONAL BUDAYA KERJA  PENGGUNAAN TEHNIK-TEHNIK PEMECAHAN MASALAHIdentifikasi masalah ; analisis masalah ; pemecahan masalah ; kelompok/ tim work - Tujuh alat & delapan langkah - Siklus pengendalian kualitas (PDCA) - Jadwal kegiatan - Benchmarking - Program 5 S (Sort, Systematic, Sweep, Standardize, Self Dicipline); - dll

43 2. STRATEGI PERUBAHAN  Tentukan alat dan ukuran yang sama merencanakan, melaksanakan pekerjaan memecahkan masalah, peningkatan kualitas  Pengakuan dan penghargaan  Komunikasi yang BAIK antar karyawan  Pelatihan kepada setiap karyawan perubahan perilaku  Pengendalian sikap & perilaku organisasi kepemimpinan keteladanan, konsisten, konsekwen  Tim penggerak program Budaya Kerja

44 MELAYANI DENGAN HATI LIBATKAN SEMUA PANCA INDERA : BERBICARA/ MENYAPA/ SENYUM MEMANDANG  KONTAK MATA MENDENGARKAN AKTIF BERJABAT TANGAN/ SENTUHAN DLL BUDAYA KERJA MENGANGGAP SEMUA ORANG ADALAH PELANGGAN

45 KUNCI  BUDAYA KERJA  KEPEMIMPINAN ( NILAI-NILAI LUHUR )  KERJASAMA ANTARA ATASAN DAN BAWAHAN  ATASAN DAN BAWAHAN MERUPAKAN SUATU KESATUAN  SALING MEMERLUKAN DAN SALING KETERGANTUNGAN  TIDAK MENGENAL KEMENANGAN ATAS MINORITAS ATAU TIRANI MINORITAS ; TDK DISKRIMINATIF  PEMECAHAN MASALAH ++> MUSYAWARAH, MUFAKAT  PERGAULAN DIDASARI  RASA KEKELUARGAAN DAN KASIH SAYANG  KETELADANAN ; MENDORONG, MEMOTIVASI, MELIBATKAN DAN MEMBERDAYAKAN

46 LANGKAH PEMIMPIN  BUDAYA KERJA  MEMBERI FOKUS YANG SAMA  VISI DAN STRATEGI  MELAKSANAKAN PENYEMPURNAAN TERUS MENERUS ( INTI BUDAYA KERJA)  MERUBAH BUDAYA  KEPEMIMPINAN BUADAY KERJA  MAMPU MERUBAH DIRINYA SENDIRI  PERUBAHAN AKAN TERJADI  BERTAHAP :  Memberi fokus yg sama  Komunikasikan VISI  Penyempurnaan  membuat model  Merubah budaya terus menerus  jelas dan konsisten  JANGAN MEMBUAT KESALAHAN DALAM SETIAP TAHAPAN

47 ATASAN Tidak main perintah Usulan selaras sasaran BAWAHAN Mengubah Kepatuhan  Partisipasi, Menetapkan, Mendiskusikan, Perbaiki sasaran USAHA BERSAMA SASARAN TINGKATCARA LAMACARA BARU PERENCANAAN PENENTUAN TUJUAN & SASARAN STARTEGI PERINTAH PATUH REKOMENDASI kERJASAMA PARTISIPASI PELAKSANAAN MELAKUKAN PEKERJAAN PENGAWASAN KEPATUHAN DUKUNGAN PENILAIAN BERSAMA PENILAIAN SENDIRI PENGECEKAN DAN PENILAIAN HASIL PENILAIAN PENGUCILAN PENGHARGAAN PENILAIAN BERSAMA PENILAIAN SENDIRI

48 BUDAYA ORGANISASI !!!!  PROSES PERUBAHAN  POLA PIKIR / “MIND SET”  KEPENTINGAN ORGANISASI :  DIMULAI  HATI BERSIH/ TULUS  SELALU  BERPIKIR POSITIF  TANPA KERJASAMA DAN SALING MEMBANTU  SULIT TERWUJUD  KONSENSUS  UPAYA TERUS MENERUS; KOSISTEN, KONSEKWEN  BILA PEMBICARAAN MENTOK  ULANG LAGI  ULANG LAGI  JANGAN PUTUS ASA  MULAI PERBAIKAN  DARI DIRI SENDIRI

49 BILA INGIN MERUBAH SEKELOMPOK UMAT, HENDAKLAH  MERUBAH DIRINYA TERLEBIH DAHULU


Download ppt "Tujuan Instruksional: 1.Mengetahui arti penting budaya kerja 2.Mengetahui prinsip-prinsip budaya kerja 3.Mengetahui proses pengembangan budaya kerja 4.Mengetahui."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google